Bukti Cinta tuk Sang Baginda, Santri MTs. Zaha Bersholawat Bersama

Pembacaan Sholawat Nabi yang dipimpin oleh Kepala Madrasah KH. Moh. Hasan Naufal

Genggong-Terik matahari makin membakar semangat santri dalam bersholawat memperingati maulid nabi yang diadakan oleh MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo. Acara dengan tajuk “suka cita dalam cinta habibana Muhammad SAW” dilaksanakan kemarin Kamis (22/12), tepat 2 hari sebelum pelaksanaan UAS Ganjil.

Bertempat di halaman madrasah, para santri berkumpul rapi dengan bersarung dan mengenakan baju dan kopyah putih. Ya memang khusus hari itu semua santri dihimbau untuk berseragam islami. “Untuk santri pakaian putih bersarung, begitu juga asatidz, serta asatidzah mengenakan jubah”. Kata ustadz Abd. Wafi Haris, wakamad kesiswaan.

Sebelum mulai bersholawat, acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an. Lalu dilanjutkan dengan sambutan sekaligus mau’idhoh hasanah yang disampaikan langsung oleh kepala madrasah Abuya KH. Moh. Hasan Naufal.

Abuya (sapaan akrab beliau) menyampaikan bahwa cinta harus tumbuh dalam setiap insan yang bernyawa, terlebih kecintaan kepada sang baginda agung Nabi Muhammad SAW. Karena dengan cinta semua halangan dan rintangan jadi tak terasa. “Kalian salah satu buktinya, dengan kecintaan kepada baginda rosul, panas mentaripun jadi tak terasa”. Dawuh beliau sembari member semangat kepada para santri.

Untuk acara ini, lanjut abuya, memang dikhususkan untuk santri putra saja. Tujuannya tak lain agar kekhusyu’an dalam bersholawat senantiasa terjaga. Seain itu, akses jalan untuk santri putri menuju lokasi gedung putra cukup jauh. “supaya kalian tidak lirik kanan-kiri sehingga kita bisa lebih khusu’ dalam bersholawat”. Pesan beliau kepada santri.

Usai memberikan sambutan, kepala madrasah juga langsung memimpin pembacaan maulid nabi yang diiringi dengan hadroh munsyiduna MTs. Zaha feat Al-Hasanain. Semangat santri dalam mengikuti lantunan sholawat semakin tampak. Suara lantang mereka tunjukkan mengikuti irama sholawat yang dibawa, seakan mereka tak perduli semakin panasnya terik matahari.

Sebagai acara penutup, para santri dan asatidz serta asatidzah menikmati makan bersama. Dengan membentuk barisan panjang mereka menikmati makanan yang dibawa serta menikmati indahnya kekeluargaan yang tercipta di MTs. Zaha Genggong. (fin)

Indahnya Kebersamaan- Asatidz MTs. Zaha Makan Bersama Beralaskan Daun Pisang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More posts