Penulis: Admin MTs Zaha

  • Inovasi Layanan Digital MTs. Zainul Hasan Geggong

    MTs. Zainul Hasan Genggong secara resmi meluncurkan aplikasi pelayanan digital MaTa_Qta pada Rabu (22/07/2026). Peresmian ini menjadi langkah penting dalam transformasi madrasah menuju sistem pendidikan yang modern, cepat, transparan, dan terintegrasi di lingkungan pesantren.

    Aplikasi MaTa_Qta merupakan hasil kerja sama strategis antara MTs. Zainul Hasan Genggong dengan PT Teknologi Indonesia dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Peluncuran platform digital ini diresmikan secara langsung oleh Aryaga Gani Agusta, S.T., Pimpinan BRI Cabang Probolinggo, dengan didampingi oleh Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong.

    Platform ini dirancang sebagai solusi untuk mempermudah seluruh aktivitas administrasi maupun akademik yang dapat diakses oleh pihak madrasah, guru, santri, hingga wali santri kapan saja dan di mana saja. Melalui MaTa_Qta, berbagai layanan pendidikan kini beralih ke format digital. Wali santri dapat melakukan pembayaran administrasi pendidikan secara aman, memantau kehadiran dan kedisiplinan putra-putrinya secara real-time, serta menerima pengumuman dan informasi resmi madrasah secara cepat.

    Aplikasi MaTa_Qta hadir sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik berbasis teknologi. Transformasi digital ini tidak hanya memudahkan akses administrasi, tetapi juga membangun transparansi dan sinergi yang lebih kuat antara madrasah dan wali santri,” tegas Pimpinan BRI Cabang Probolinggo dalam sambutannya

    Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan akses, aplikasi MaTa_Qta kini resmi tersedia dan dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store. Langkah ini diambil agar fasilitas layanan digital madrasah dapat diakses secara instan tanpa hambatan teknis oleh seluruh wali santri MTs. Zainul Hasa Genggong

    Bersamaan diluncurkannya aplikasi ini, terdapat juga acara pelantikan pengurus Pelopor Kedisiplinan dan Musyrifah periode baru di MTs Zainul Hasan Genggong. MaTa_Qta hadir memperkuat kualitas sistem dan pelayanan berbasis teknologi, keberadaan Pelopor Kedisiplinan dan Musyrifah menjadi pilar utama dalam menjaga ketertiban, pembentukan karakter, serta pendampingan kehidupan santri di pesantren..

    Langkah inovatif ini membuktikan bahwa keberadaan pesantren dan kemajuan teknologi dapat berjalan berdampingan secara harmonis. Melalui kehadiran aplikasi MaTa_Qta, madrasah tidak hanya mempermudah administrasi digital dan memperketat pendampingan moral santri, tetapi juga berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang efisien, transparan, serta berakar kuat pada nilai-nilai pesantren. Dengan demikian, madrasah optimis mampu mencetak generasi santri yang unggul secara akademis, berkarakter mulia, dan siap menghadapi era digital.

  • Buku Santri MTs. Zaha Genggong Tembus Perpusda

    MTs. Zainul Hasan Genggong kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan pesantren. Dalam agenda resmi penyerahan karya, perwakilan lembaga menyerahkan antologi cerpen berjudul “Catatan Pena Teristimewa” hasil karya santri kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo.

    Buku tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Perpus MTs. Zainul Hasan Genggong kepada Dispersip Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas menulis para santri sekaligus memperluas jangkauan pembaca di luar lingkungan pesantren.

    Buku Catatan Pena Teristimewa merupakan kumpulan cerita pendek tentang kisah inspiratif, serta perenungan para santri MTs Zainul Hasan Genggong selama menimba ilmu di pesantren. Karya ini menjadi bukti nyata bahwa lingkungan pesantren mampu melahirkan karya literasi yang bernilai dan berdaya saing.

    Buku antologi cerpen tersebut nantinya akan dikoleksi di Perpustakaan Daerah agar dapat diakses dan dibaca oleh masyarakat umum di Kabupaten Probolinggo. Langkah ini diambil untuk menginspirasi generasi muda lainnya agar semakin gemar membaca dan berani menuangkan gagasan mereka ke dalam bentuk tulisan

    Dengan masuknya karya ini ke Perpustakaan Daerah, diharapkan karya santri tidak hanya menjadi arsip internal sekolah, melainkan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan literasi masyarakat Probolinggo secara luas.

  • Perkuat Fondasi Melalui Matrikulasi

    Dalam rangka mengawali tahun ajaran baru, MTs. Zainul Hasan Genggong menyelenggarakan program matrikulasi secara intensif bagi seluruh santri baru. Kegiatan pembekalan awal ini dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar keagamaan maupun akademik para santri. Langkah ini menjadi fondasi penting agar setiap santri memiliki pemahaman yang setara dan siap beradaptasi dengan sistem pembelajaran terpadu di lingkungan pesantren.

    Rangkaian kegiatan matrikulasi berlangsung selama empat pekan. Pada tiga pekan pertama, matrikulasi berfokus pada penguatan fondasi keagamaan dan literasi bahasa Arab, meliputi matrikulasi Al-Qur’an, Imla’ dan Amsilati yang dilaksanakan pada 14–30 Juli. Melalui matrikulasi ini, para santri dibimbing intensif oleh para ustad dan ustadzah agar memiliki standar kemampuan membaca Al-Qur’an yang tajwidnya benar serta kemahiran dasar dalam penulisan dan pemahaman kaidah tulisan Arab.

    Pada pekan keempat, matrikulasi beralih pada pemantapan Matematika Dasar dan Ubudiyah yang dilaksanakan pada tanggal 1–6 Agustus. Matrikulasi Matematika Dasar bertujuan untuk mengasah logika berpikir dan kemampuan berhitung santri, sedangkan matrikulasi Ubudiyah berfokus pada praktik ibadah sehari-hari, mulai dari tata cara bersuci, salat fardu, hingga salat-salat sunnah sesuai tuntunan pesantren.

    Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong mengungkapan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini sekaligus menyampaikan pandangannya mengenai arah pembekalan santri ke depan.

    “Alhamdulillah, matrikulasi ini sudah terlaksana dengan baik. Dengan penambahan Matematika Dasar, sebenarnya hal ini memberi harapan baru bagi santri teristimewa untuk bisa menjawab tantangan global yang saat ini sudah berbasis data, di mana ada sangkut pautnya dengan matematika. Selain itu, Amsilati dalam matrikulasi juga menjadi roda depan kendaraan santri dalam mengarungi berbagai macam tantangan di era digitalisasi yang semakin masif, sebab mempertahankan cinta kitab salaf itu gampang-gampang susah. Tentunya dengan Imla’ dan Al-Qur’an, santri yang mengikuti matrikulasi tahun ini dapat menjadi insan yang bertanggung jawab secara Qur’ani dan tanpa ragu bisa memberikan ciri khasnya sebagai santri tulen yang tidak pernah meninggalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an dengan segala dimensinya, doakan semoga matrikulasi ke depannya bisa lebih baik dan berkah, Aamiin,” ungkap Beliau

    Melalui program matrikulasi ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana adaptasi awal, tetapi juga membekali para santri baru MTs. Zainul Hasan Genggong dengan fondasi agama yang kokoh serta kesiapan akademis untuk menghadapi tantangan zaman.

  • MTs ZaHa Perkuat Sinergi Madrasah, Pesantren, dan Wali Santri

    Dalam mendukung keberhasilan pendidikan santri melalui sinergi antara pihak madrasah dan orang tua, MTs Zainul Hasan Genggong menggelar Rapat Wali Santri Baru tahun ajaran 2026-2027. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (12/07) ini dilaksanakan di GOR Damanhuri Romly, Genggong. Acara ini dihadiri oleh Jajaran Pimpinan Madrasah, dewan Asatidz dan Asatidzah, serta Wali Santri baru.

    Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al- Quran dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu indonesia raya dan Hubbul Waton. Selanjutnya, Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Madrasah, KH. Moh Hasan Naufal.,S.H.I.,M.Pd.

    Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, KH. Moh Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd., menegaskan, “Madrasah dan pesantren adalah satu kesatuan yang utuh, bukan dua entitas yang berbeda. Apapun kebijakan yang berlaku di pesantren, madrasah pasti ikut dan selaras dengan kebijakan tersebut. Bahkan, pelanggaran yang dilakukan santri di lingkungan pesantren juga akan berdampak pada penilaian kedisiplinan di madrasah melalui sistem poin pelanggaran yang berlaku. Hal ini merupakan bentuk sinergi dalam membangun karakter, akhlak, dan kedisiplinan santri secara menyeluruh.”

    Usai memberikan sambutan, Kepala Madrasah langsung menyampaikan pemaparan mengenai informasi Madrasah. Momen Rapat Wali Santri ini juga dimanfaatkan untuk memaparkan visi, misi, dan arah tujuan madrasah ke depan. Selain itu, beliau menjelaskan berbagai program yang ada di MTs. Zainul Hasan beserta target ketercapaian pada setiap program pada tahun ajaran baru. Fokus utama Madrasah bertumpu pada 6 Program Unggulan, yaitu Bahasa, Seni, Sains, ICP, Agama, dan IT, yang masing-masing telah dirancang memiliki target ketercapaian yang jelas dan terukur bagi seluruh santri.

    Dalam kesempatan ini, Beliau juga memperkenalkan program baru yang ada di Madrasah yaitu peluncuran sistem pemantauan berbasis digital melalui CPS (Catatan Pribadi Santri). Sistem ini terintegrasi dengan Program MATA, sebuah inovasi penataan administrasi dan tabungan santri yang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Melalui aplikasi ini, orang tua dapat memantau rekam jejak kedisiplinan, perkembangan, serta keuangan anak secara real-time langsung dari aplikasi yang telah tersedia.

    Tidak hanya berfokus pada sisi akademik, Kepala Madrasah juga memaparkan rangkaian program kesiswaan di MTs. Zainul Hasan Genggong. Program-program tersebut meliputi penegakan disiplin dan karakter melalui Program Petasan dan Program Pelopor Kedisiplinan, serta program pembiasaan harian seperti Profatan, Trap, pembacaan Asmaul Husna, sholat berjamaah, Dawamul Wudhu, dan Yaumul Shodaqoh.

    Selain pemaparan program kurikulum serta kesiswaan, agenda rapat juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Para wali santri diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, serta memberikan saran mengenai program yang terdapat di lingkungan madrasah. Melalui ruang diskusi ini, diharapkan terjalin komunikasi dua arah yang harmonis demi menyelaraskan visi dan misi pendidikan antara pihak orang tua dan Madrasah.

    Rangkaian acara Rapat Wali Santri Baru ditutup dengan khidmat melalui pembacaan sholawat nabi dan Asroful Anam oleh Jam’iyyah Hadroh Mursyiduna. Acara kemudian diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, KH. Moh Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd.

  • MTs. Zaha Genggong Perkuat Kompetensi Guru Pembimbing Akademik

    Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas bimbingan bagi peserta didik, MTs Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan Evaluasi dan Penguatan Kompetensi Guru Pembimbing Akademik (EPK GPA). Kegiatan ini dilaksanakan dengan pada Rabu (08/07), bertempat di lingkungan Madrasah.

    Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Madrasah serta para Guru Pembimbing Akademik (GPA) yang bertanggung jawab untuk menjaga perkembangan akademik dan karakter santri. Mengingat GPA juga mengemban peran ganda sebagai wali kelas, posisi mereka dinilai sangat strategis karena tingginya interaksi dengan santri. Kedekatan emosional yang terbangun inilah yang membuat GPA mampu memahami karakter, capaian akademik, hingga kondisi psikologis santri secara mendalam, sekaligus menjadi kunci utama dalam memberikan pendampingan yang objektif dan tepat sasaran

    Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan para santri, GPA diharapkan dapat mendeteksi secara dini setiap perubahan perilaku serta penurunan nilai akademik para santri. Dengan mengidentifikasi berbagai kendala sejak awal, langkah pendampingan dan solusi dapat segera diambil sebelum masalah tersebut membesar. Selain itu, GPA juga diharapkan sebagai sosok yang adaptif oleh santri untuk menyampaikan keluh kesah, membangkitkan motivasi, serta mendapatkan bimbingan dalam mengatasi persoalan sehari-hari.

    Upaya pendampingan ini tetap diselaraskan melalui koordinasi aktif bersama Guru BK. Kerja sama ini memastikan bahwa jika ditemukan indikasi masalah yang lebih besar, terutama terkait kesehatan mental dan psikologis santri, penanganan selanjutnya dapat langsung ditindaklanjuti oleh Guru BK. Selain mendampingi santri, GPA berfokus pada peningkatan layanan bagi orang tua. GPA hadir sebagai garda terdepan dalam menyajikan informasi mengenai perkembangan santri secara cepat dan akurat, demi menjaga kenyamanan serta kepercayaan wali santri kepada Madrasah.

    Evaluasi dan penguatan kali ini difokuskan pada pemenuhan administrasi wajib bagi GPA, seperti laporan perkembangan santri dan dokumentasi bimbingan. Laporan tersebut memuat kondisi kelas, perkembangan santri, kebutuhan kelas, hingga berbagai hal yang memerlukan tindak lanjut. Kelengkapan data ini menjadi bentuk akuntabilitas sekaligus bahan rujukan madrasah untuk meningkatkan kualitas layanan pembinaan.

    “Melalui kegiatan Evaluasi dan Pengembangan Kompetensi Guru Pembimbing Akademik ini, Madrasah berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pendampingan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter serta pelayanan prima kepada santri dan wali santri,” ujar Ustad Alfin Fikri HM, S.Pd.I., M.Pd. selaku pemateri kegiatan.

    Melalui kegiatan EPK GPA, MTs. Zainul Hasan Genggong memperkuat komitmennya untuk terus berinovasi. Kerja sama antara pimpinan, GPA, guru BK, dan orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan responsif bagi seluruh santri.

  • Wujudkan Pembelajaran Aplikatif, MTs Zainul Hasan Genggong Sukses Gelar Outing Class Serentak di 5 Destinasi

    Dalam rangka memberikan penyegaran sekaligus ruang belajar yang lebih aplikatif di luar kelas, MTs. Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan Outing Class pada Selasa, 30/06. Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh 6 program yang ada di madrasah, dengan tujuan destinasi yang telah disesuaikan dengan fokus kompetensi masing-masing program.

    Kegiatan belajar mengajar tidak selamanya harus terpaku pada formalitas ruang kelas yang monoton. Pengondisian siswa melalui pembelajaran di luar ruangan mampu menghadirkan suasana baru yang lebih kondusif bagi perkembangan psikologis mereka. Metode pembelajaran ini dinilai strategis tidak hanya dalam meningkatkan semangat dan keceriaan siswa, tetapi juga sebagai langkah pencegahan untuk mengatasi kejenuhan dalam belajar.

    Sejalan dengan hal tersebut, Outing Class ini bertujuan untuk menyegarkan kembali motivasi belajar siswa sekaligus mengaplikasikan materi pelajaran secara langsung di lapangan. 5 program memiliki tujuan yang disesuaikan dengan fokus kompetensi masing-masing program. Program Sains melakukan kunjungan edukatif ke PT. Amerta Indah Otsuka di Pasuruan untuk mempelajari proses produksi modern dan penerapan ilmu sains dalam skala industri. Program Seni mengunjungi Sanggar Omah Pandma untuk mengasah kepekaan estetika dan mempraktikkan seni budaya langsung bersama para praktisi setempat.

    Program IT menggelar studi banding ke Universitas Dinamika (STIKOM Surabaya) demi mendalami perkembangan teknologi informasi terkini. Sementara itu, Program Bahasa dan ICP berkunjung ke Pare, Kediri, untuk mengikuti intensive immersion di Paman Syam English Course untuk memperkuat kemampuan komunikasi internasional mereka. Program Agama melaksanakan rihlah ilmiah ke MTs. Madrasatul Qur’an Tebuireng dan Museum Islam K.H. Hasyim Asy’ari di Jombang. Kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat literasi sejarah Islam.

    Kepala MTs Zainul Hasan Genggong menegaskan bahwa kegiatan Outing Class ini bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan sebuah komitmen nyata madrasah dalam membangun ekosistem belajar yang mandiri demi memaksimalkan potensi setiap siswa.

    “Kegiatan Outing Class masing-masing program di MTs. Zainul Hasan Genggong sejatinya bukanlah sekadar jalan jalan asik tapi sebuah komitmen menciptakan lingkungan belajar yang mandiri dan berkembang demi terciptanya masing masing pribadi yang unik sesuai kemampuan masing masing. Kita menyadari bahwa bukan hanya kita yang menciptakan sistem pembelajaran berbasis keterampilan, tetapi masing-masing anak didik. Kita percayai mereka dapat mengembangkan diri mereka menjadi sebuah sistem bagi mereka sendiri! They can control themself in a good way with many ways.” Ujar Kepala Madrasah

    Kegiatan Outing Class berjalan dengan lancar dan kondusif hingga rombongan kembali ke madrasah. Pihak sekolah berharap, pengalaman berharga yang didapatkan dari lima destinasi berbeda ini tidak hanya menyegarkan pikiran siswa, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk terus mengembangkan bakat dan kompetensi unggulan di program mereka masing-masing.

  • Prestasi Bergengsi, MTs. ZaHa Genggong Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Inspiratif dalam Ajang Anugerah Pendidikan Radar Bromo

    Prestasi membanggakan kembali didapatkan oleh MTs. Zainul Hasan Genggong. Kali ini MTs. ZaHa resmi dianugerahi penghargaan bergengsi dalam kategori Lembaga Pendidikan Inspiratif pada ajang Anugerah Pendidikan Jawa Pos Radar Bromo 2026 yang digelar pada Rabu, 30 Juni 2026. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan dan komitmen madrasah dalam meluncurkan inovasi berupa Internasional Class Program (ICP) yang berbasis kurikulum Cambridge.

    Penghargaan dari Jawa Pos Radar Bromo ini membuktikan bahwa MTs. Zainul Hasan Genggong sukses menjadi pelopor pendidikan yang menyelaraskan tradisi pesantren dengan kurikulum dunia. Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi madrasah sebagai sekolah Islam yang progresif dan siap bersaing di kancah internasional.

    Melalui program ICP ini, para siswa tidak hanya dibekali dengan kurikulum nasional, tetapi juga distandardisasi secara internasional melalui penguasaan bahasa asing, mathematics, dan sains berbasis Cambridge. Langkah berani ini membuktikan bahwa madrasah mampu berdiri sejajar dengan lembaga pendidikan modern lainnya di era globalisasi. Dengan diraihnya penghargaan bergengsi ini, MTs. Zainul Hasan Genggong berkomitmen untuk terus konsisten melakukan terobosan baru demi mencetak generasi muda Islam yang berwawasan global namun tetap berkarakter lokal.

    Menanggapi prestasi luar biasa tersebut, Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas penganugerahan Lembaga Pendidikan Inspiratif 2026. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah pencapaian individu, melainkan buah dari sinergi dan kerja keras seluruh komponen Madrasah serta lingkungan pesantren.

    “Alhamdulillah Masya Allah Tabarokallah… Penghargaan ini tentunya kita syukuri bersama. Ini merupakan sebuah momentum berharga bagi MTs. Zainul Hasan. Bukan bagi saya pribadi. Kami berterima kasih kepada Jawa Pos Radar Bromo, juga kepada ketua Yayasan Pesantren Zainul Hasan dan semua masyaikh PP. Zainul Hasan Genggong yang sudah menjadi support sistem kami untuk menjadi lebih baik. Award ini juga menjadi penanda bahwa: we are not competing with the others but we are competing with ourself! Kita keluar dari zona nyaman kita. Agar pengalaman baru bisa menjadikan MTs. ZaHa lebih Teristimewa lagi di masa yang akan datang. Aaamiiin” ujar Beliau saat diwawancarai pasca-acara

    Keberhasilan keluar dari zona nyaman ini kian memantapkan langkah MTs. Zainul Hasan Genggong untuk terus menantang batasan demi menghadirkan mutu pendidikan yang jauh lebih teristimewa di masa yang akan datang.

  • Gelar Tasyakuran Akhirussanah 2026, MTs Zainul Hasan Genggong Padukan Tradisi, Prestasi, dan Seni

    Madrasah Tsanawiyah (MTs) Zainul Hasan Genggong sukses menyelenggarakan tasyakuran Akhirussanah santri semester akhir tahun ajaran 2025-2026. Acara yang penuh khidmat dan haru ini berlangsung pada hari Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Gor Damanhuri, Pesantren Zainul Hasan Genggong. Acara ini dihadiri oleh  jajaran Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kepala Dinas dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Kepala Madrasah, Pengurus Komite serta Wali santri yang datang untuk menyaksikan momentum penting ini.

    Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh santri MTs. ZaHa, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan disambung dengan Hubbul Wathon. Suasana acara semakin meriah dengan penampilan Seni Tari Saman yang dibawakan oleh Santri Program Seni dan pemutaran film karya orisinil santri program IT dan berkolaborasi dengan Program Agama, Bahasa, Sains, dan Seni. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan santri serta wali santri semester akhir.

    Memasuki puncak acara yaitu pemberian penghargaan bagi santri berprestasi yang terbagi dalam lima kategori yaitu Santri Pelopor Kedisiplinan 5 Semester, 10 Santri Peraih Poin Prestasi Tertinggi, Santri Program SPIL, Santri Terbaik, dan Santri Bintang Teristimewa. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambutan oleh pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Ibu Nyai Hj. Diana Susilowati dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan kepada santri semester akhir MTs. Zainul Hasan Genggong, untuk tidak terlepas dari berkah KH Hasan Genggong. Beliau mengimbau para santri tidak perlu cemas, sebab Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong telah menyediakan jenjang pendidikan lanjutan bagi santri yang akan melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren.

    Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam kesempatannya, beliau mengucapkan selamat kepada para santri yang telah menyelesaikan masa studi di MTs Zainul Hasan Genggong. Beliau juga berpesan agar para santri tidak pernah melupakan jasa para guru yang telah menjaga mereka lahir dan batin. Oleh karena itu, beliau menegaskan agar santri tidak membeda-bedakan antara guru di madrasah dengan guru di pondok pesantren. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahjono, S.E., M.M. Dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat kepada santri yang telah menyelesaikan jenjang di MTs. Zaha Genggong. Beliau berpesan teruslah belajar sepanjang hayat karena ilmu adalah cahaya yang akan menerangi kehidupan. Jaga almamater, Pondok Pesantren, keluarga dan masyarakat dimanapun berada jadilah generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa dan kemanusian.

    Acara dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kepada pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong dan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk apresiasi. Rangkaian acara formal ditutup dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh tim Hadrah Munsyiduna MTs. ZaHa dan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh KH. Hassan Ahsan Malik S.Sy, M.Pd. Selesai pembacaan doa yang berlangsung khidmat, agenda acara dilanjutkan dengan sesi pentas seni dan hiburan yang dipersembahkan oleh para santri semester akhir. Berbagai pertunjukan mulai dari seni peran, seni bela diri, hingga seni musik sukses menghibur para hadirin. Kemeriahan rangkaian acara ini akhirnya ditutup secara resmi melalui penampilan memukau dari grup band ustad MTs. Zainul Hasan Genggong.