Penulis: Admin MTs Zaha

  • Perkuat Ukhuwwah di Bulan Suci, MTs Zainul Hasan Genggong Distribusikan 550 Paket Takjil untuk Masyarakat

    Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 H, MTs Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada masyarakat pada Minggu (22/2). Kegiatan ini dipusatkan di depan area madrasah yang berbatasan langsung dengan jalan raya. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh pihak lembaga di setiap bulan suci Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga sekitar dan pengguna jalan.

    Mengusung tema Kuatkan Ukhuwwah dengan Takjil Penuh Berkah, aksi sosial ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Muslim sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial di lingkungan madrasah.

    Kegiatan dimulai pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Pembagian takjil dilakukan secara langsung oleh perwakilan guru, staff dan anggota Osim MTs ZaHa. Madrasah telah menyiapkan 550 bungkus takjil yang dilengkapi dengan kesegaran minuman Trily untuk dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas, baik pengendara kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memfasilitasi para pengguna jalan yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

    Masyarakat tampak menyambut antusias kegiatan ini. Meski arus lalu lintas cukup padat, pembagian takjil berjalan tertib dengan bantuan koordinasi dari panitia. Dalam waktu kurang dari satu jam, paket takjil yang telah disediakan tersebut habis terdistribusi kepada para pengendara yang melintas.

    Waka Humas MTs Zainul Hasan Muhammad Afifuddin, S.Pd menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana refleksi diri bagi keluarga besar madrasah. Kegiatan bagi-bagi takjil ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan dan penuh makna. Melihat senyum para penerima takjil menjelang waktu berbuka menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami keluarga besar MTs. Momen ini juga mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa empati serta kepedulian sosial di bulan suci Ramadan,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, MTs Zainul Hasan Genggong berharap nilai-nilai ukhuwwah dan kepedulian sosial yang ditebarkan tidak hanya berhenti pada bulan Ramadan, tetapi dapat terus tumbuh menjadi karakter bagi seluruh keluarga besar madrasah dalam kehidupan bermasyarakat.

  • Memperingati HPSN, MTs Zaha Genggong Gelar Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Ponpes Zainul Hasan 2

    Memperingati HPSN, MTs Zaha Genggong Gelar Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Ponpes Zainul Hasan 2

    Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, MTs Zainul Hasan (Zaha) Genggong menggelar kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Zainul Hasan 2, Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/2). Kegiatan ini melibatkan Pembina dan Pengurus OSIM MTs Zaha Genggong serta seluruh santri Pondok Pesantren Zainul Hasan 2.

    Kegiatan ini diisi dengan dua agenda utama, yaitu aksi bersih-bersih sampah massal diarea pesantren, serta penanaman pohon sebagai simbol pelestarian alam. Kegiatan diawali dengan para santri menyisir setiap sudut lokasi untuk memastikan tidak ada sampah plastik yang tertinggal. Seluruh sampah yang telah terkumpul kemudian dipilah berdasarkan jenisnya untuk kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir.

    Kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon sebagai upaya melestarikan ekosistem di wilayah Desa Tambelang. Selain bertujuan meningkatkan estetika dan penghijauan kawasan, langkah ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas udara dan air demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

    Pembina OSIM MTs Zaha, Ustad Barokallahufik, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana edukasi bagi santri agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah. Menurutnya, pembiasaan membuang sampah pada tempatnya sangat krusial untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, sekaligus mencegah risiko penyakit serta bencana banjir. Selain menjaga kelestarian ekosistem dan estetika, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan udara dan air yang bersih.

    Melalui kegiatan ini, MTs Zaha berharap dapat memberikan dampak positif bagi santri Pondok Pesantren Zainul Hasan 2 dan menjadi pijakan awal bagi santri untuk konsisten menjaga kebersihan demi mewujudkan lingkungan pesantren yang sehat dan asri. Melalui kemandirian dalam pengelolaan sampah, Pondok Pesantren Zainul Hasan 2 diharapkan terus berkembang menjadi kawasan hijau yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Desa Tambelang.

  • MTs. Zaha Gelar Workshop Persiapan International Class Program

    MTs. Zaha Gelar Workshop Persiapan International Class Program

    Sebagai bentuk persiapan dalam penerapan International Class Program (ICP), MTs Zainul Hasan Genggong menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Cambridge, pada Sabtu (26/07). Kegiatan tersebut bertempat di Aula Tabaarakallah dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi ternama dari Universitas Negeri Malang (UM), yakni Prof. Dr. H. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., Prof. Dr. H. Arif Hidayat, M.Si. dan Bapak Muchson, S.Pd., M.Pd., Ph.D.

    Acara ini dihadiri oleh Kepala MTs Zaha Genggong beserta seluruh ustadz dan ustadzah, sebagai bentuk keseriusan madrasah dalam mempersiapkan kelas berstandar internasional. Workshop ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kesiapan guru, sistem pembelajaran, serta infrastruktur pendidikan yang mendukung model pembelajaran berbasis Cambridge.

    Dalam pemaparannya, Prof. Ahmad Taufiq dari Universitas Negeri Malang menekankan pentingnya kesiapan mental dan pedagogi guru dalam menghadapi tantangan global melalui ICP. “International Class bukan hanya soal bahasa, tetapi lebih pada cara berpikir dan pendekatan pembelajaran yang mendalam, terintegrasi, dan kontekstual,” ujar beliau.

    Kepala MTs Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. menyampaikan bahwa workshop ini menjadi pijakan penting untuk menciptakan generasi santri yang unggul secara akademis dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan jati diri keislaman.

    Para ustad dan ustadzah aktif berdiskusi untuk menggali informasi serta berbagi pandangan tentang tantangan dan peluang dari program ICP ini.

    Dengan terlaksananya workshop ini, MTs Zainul Hasan Genggong berharap mampu menghadirkan pendidikan madrasah yang mampu menyeimbangkan antara keunggulan intelektual, penguasaan bahasa internasional, serta karakter Islami yang kuat.

  • MTs. Zaha Borong Juara Riset Tingkat Nasional

    MTs. Zaha Borong Juara Riset Tingkat Nasional

    Para santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali mengharumkan nama madrasah dengan berhasil meraih prestasi gemilang. Ya. Pada Ajang Exellent Festival of SMA Unggulan Haf-Sa (EXFESH) 2025 yang diselenggarakan pada Sabtu (8/2) oleh SMA Unggulan Hafshawati ini, delegasi MTs. Zaha berhasil memborong dua juara tingkat nasional dan satu tingkat provinsi.

    Mereka adalah Muhammad Jadid Nurul Yaqin, Billy Aflah H.P., dan M. Hasnun Nasrullah berhasil meraih juara 3 pada lomba Riset Bidang Sains dan Teknologi Tingkat Nasional. Sementara itu, Rizki Yoga Pratama bersama Ahmad Syafiq Alvian berhasil meraih juara harapan 3 lomba Riset Bidang Sosial & Sains Tingkat Nasional.

    Sedangkan Anisa Munawwaroh berhasil naik podium dengan meraih juara harapan 2 pada lomba Speech English Tingkat Provinsi.

    Keberhasilan ini disambut baik oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Beliau mengapresiasi perjuangan para santri yang berhasil meraih juara.

    “Saya ucapkan mabruk dan barokah kepada anak-anakku yang sudah membawa juara di ajang Exfesh 2025. Walau pun belum maksimal, kami harap ini dapat menjadi pengalaman sehingga nantinya para santri bisa lebih kreatif, vokal, dan berkembang di ajang selanjutnya.” Dawuh beliau

    Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para asatidz-asatidzah yang telah membimbing para santri sehingga meraih juara.

    Prestasi ini juga membuktikan bahwa para santri tingkat madrasah tsanawiyah juga mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang riset sains dan teknologi.

    Dengan prestasi ini, diharapkan para santri MTs. Zaha semakin termotivasi untuk terus berkarya dan dapat mengembangkan ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.Gus/Ry

  • Duo Sains Terpilih jadi Duta Madrasah 2024.

    Duo Sains Terpilih jadi Duta Madrasah 2024.

    Setelah melewati proses seleksi selama lebih kurang dua pekan, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) resmi memiliki Duta Madrasah baru tahun ajaran 2024-2025. Adalah Billy Aflah Hartono Putra yang terpilih menjadi Duta Madrasah Putra dan Tsarwah Zamzamiyah sebagai Duta Madrasah Putri.

    Billy terpilih sebagai duta madrasah putra setelah di babak grand final berhasil mengungguli empat belas finalis lain yang berlangsung Selasa (10/09) halaman kantor MTs. Zaha. Santri semester I program sains ini mengaku bangga dan senang bisa menjadi duta madrasah.

    “Alhamdulillah…senang sekali bisa terpilih menjadi Duta Madrasah. Semoga saya bisa mempromosikan MTs. Zaha baik di masyarakat maupun ke sekolah-sekolah dasar.” Ungkap santri asal Desa Karangbong tersebut.

    Sementara itu, Tsarwah Zamzamiyah yang merupakan finalis Duta Madrasah tahun lalu, juga berhasil menyingkirkan empat belas finalis di grand final yang berlangsung pada Rabu (11/09) di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong. Santri semester III program sains ini meminta dukungan dari semua pihak agar bisa menjalankan amanah dengan baik.

    “Terima kasih kepada kepala madrasah, para ustad-ustadzah, dan teman teman atas dukungannya. Kami mohon dukungan dan doa agar saya dapat menjalankan amanah dengan baik dan dapat mempromosikan MTs. Zaha dengan lebih baik.” Ucapnya.

  • Gelar Praktik Bilal MTs. Zaha Terjunkan Santri di 14 Masjid.

    Gelar Praktik Bilal MTs. Zaha Terjunkan Santri di 14 Masjid.

    Sebagai bentuk tindak lanjut dari program Fakhriyah, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong mendelegasikan empat belas santri untuk menjadi bilal pada pelaksanaan salat Jumat di empat belas masjid berbeda. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat Pahing, 23 Agustus 2024.

    Keempat belas santri tersebut di antaranya M. Nailul Barokah, M. Rizqi Maula Moh. Ifan Abdillah dan Affan Rizqul dari program agama, M. Guntur Satya dan Saiv Islam Al Mubarok dari program IT, Ahmad Kevin dan Muhammad Zidan dari program Sains, M. Afini Maulana dan M. Zulfan dari program Bahasa. Sedangkan dari program seni, diwakili oleh Alaikan Kevin, M. Fais Romadhoni, M. Bagas Arifin, dan Wahyu Aminullah.

    Mereka merupakan perwakilan dari santri semester 5 di setiap program kelas yang tersebar di delapan desa, di antaranya Desa Karangbong, Desa Ketompen, Desa Brani Wetan, Desa Satreyan, Desa Condong, Desa Pajarakan Kulon, Desa Rondokuning, Desa Kamalkuning, dan Desa Opo-opo.

    Pembina program Fakhriyah, Ustad Muhammad Hodri, S.Pd.I., M.Pd. menerangkan bahwa program ini merupakan wujud nyata pembelajaran fakhriyah di MTs. Zaha. “Dengan kegiatan ini, berharap para santri bisa mengaplikasikan apa yang sudah didapat selama ini di madrasah.” Ungkapnya.

    Tanggapan positif juga diberikan oleh salah satu takmir Masjid Arrohmatul Bayan di Desa Satreyan, Ustad Toha. Beliau menyambut baik program ini dan berharap MTs. Zaha rutin mendelegasikan para santrinya.
    “Program ini sangat bagus. Sebagai pengkaderan kepada generasi remaja kita. Saya sangat berterima kasih kepada MTs. Zaha. Kalau bisa, tidak hanya praktik bilal, namun juga praktik khotib.” Jelas beliau.

  • MTs. Zaha Beri Santunan Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa

    MTs. Zaha Beri Santunan Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar santunan bagi anak yatim pada Senin (22/7). Kegiatan ini merupakan wujud dari program Yaumus Shodaqoh yang dilaksanakan setiap Kamis oleh para santri dan asatidz-asatidzah.


    Pembagian santunan untuk puluhan anak yatim tersebut berlangsung di halaman Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong ketika pelaksanaan Apel Pelantikan Pelopor Kedisiplinan. Para anak yatim tersebut berasal dari sekitar Pondok PZH Genggong. Santunan dibagikan langsung oleh kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. beserta Nyai Hj. Balqis Husni Sulthon.


    “Ini merupakan agenda tahunan madrasah setiap bulan Muharam. Santunan ini berasal dari para santri dan asatidz sebagai bentuk pembelajaran untuk saling berbagi kepada sesama.” Ungkap Ustad Teguh Firmansyah, M.Pd. selaku koordinator kegiatan.


    Selain anak yatim, MTs. Zaha juga mengundang kaum duafa yang ada di sekitar PZH Genggong untuk menerima santunan.

  • Sambut Ajaran Baru, MTs. Zaha Gelar Review Muallim Amtsilati

    Sambut Ajaran Baru, MTs. Zaha Gelar Review Muallim Amtsilati

    Sebanyak 50 Asatidz wal Asatdzah pengampu Amtsilati MTs. Zainul Hasan Genggong mengikuti kegiatan Review Muallim Amtsilati di Aula Tabaarakallah MTs. Zaha pada Rabu (10/7). Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari Koordinator Amtsilati MTs. Zaha sebagai bentuk penyegaran agar lebih semangat dalam menebar ilmu Nahwu dan Shorrof dengan metode Amtsilati.

    Menghadirkan pemateri dari Koordinator Wilayah Jawa Timur (Korwil Jatim 3), Ustad Azwar Anas, para peserta mendapatkan pendalaman materi Amtsilati dan Tatimmah dalam menyambut tahun ajaran baru. Selain itu, para peserta juga sharing tentang proses pembelajaran dan metode amtsilati yang diterapkan kepada para santri.

    Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) bagian kurikulum, Ustad. Hazbullah Rohman, S.Pd berharap dengan kegiatan ini, para muallim (Asatidz/Asatidzah) mendapatkan ilmu baru yang dapat meningkatkan kualitas para calon wisudawan Amtsilati.

    “Dengan kegiatan ini, harapannya ada ilmu baru, semangat baru yang didapat para muallim untuk meningkatkan kualitas para santri dalam hal Amtsilati.” Ungkap beliau.Hl/Ry