Penulis: Admin MTs Zaha

  • Babak Baru Kepemimpinan MTs. ZaHa Genggong

    Kepemimpinan baru di MTs. Zainul Hasan Genggong resmi berganti. Yayasan Pesantren Zainul Hasan Genggong resmi melantik Ibu Nyai Hj. Idlom Umi Athiyah sebagai Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong pada Rabu, 14 Oktober 2026. Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dihadiri oleh Pengasuh dan Sohibul Bait Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, pengurus yayasan, serta para asatidz dan asatidzah MTs. Zainul Hasan Genggong.

    Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) yang dibacakan secara khidmat oleh pihak Yayasan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan Serah Terima Jabatan (Sertijab) oleh pengasuh Pondok Pesantren Zainiul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah, kepada Kepala Madrasah yang baru, Ibu Nyai Hj. Idlom Umi Athiyah.

    Setelah prosesi serah terima jabatan selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Madrasah yang baru. Dalam sambutannya, Ibu Nyai Hj. Idlom Umi Athiyah menyampaikan rasa terima kasih dan kerendahan hati atas amanah besar yang kini diemban beliau. Beliau menegaskan bahwa jabatan ini diniati penuh sebagai bentuk pengabdian (khidmah). “Saya bukanlah seorang yang hebat, melainkan seorang pendidik yang ingin selalu belajar. Saya mohon doa, arahan, dan bimbingan agar dapat menjalani amanah ini dengan baik dan bijaksana,” tutur beliau.

    Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah. Dalam arahannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada Ibu Nyai Hj. Idlom Umi Athiyah atas dedikasi waktu dan tenaga yang telah diberikan untuk berkhidmat di madrasah. Beliau juga berpesan agar ke depannya madrasah terus menjaga sinergi, baik dengan internal maupun eksternal yaitu lembaga-lembaga di bawah naungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong maupun lembaga di luar pesantren.

    Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kiai Zidni Ilma. Suasana khidmat dan penuh rasa syukur pun melingkupi akhir acara, mengiringi harapan besar agar kepemimpinan baru ini membawa berkah, kemajuan, serta kejayaan bagi MTs. Zainul Hasan Genggong kedepannya.

    Dengan dimulainya kepemimpinan yang baru ini, Keluarga besar MTs. Zainul Hasan Genggong berharap madrasah dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih, meningkatkan mutu pendidikan berkarakter pesantren, serta melahirkan inovasi-inovasi baru yang siap menjawab tantangan zaman demi kemajuan para santri.

  • Pelepasan Khidmat Sang Pemimpin Teladan

    Haru tangis sedih sekaligus bangga mewarnai pisah kenang Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong pada Senin (12/10) di lingkungan MTs. Zaha. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian beliau selama sebelas tahun memimpin madrasah, sebelum resmi melanjutkan amanah pengabdian sebagai Rektor Universitas Islam Zainul Hasan Genggong (UNZAH).

    Selama memimpin MTs. Zainul Hasan Genggong, beliau dikenal sebagai sosok pemimpin yang berdedikasi tinggi, mengayomi, serta berkomitmen kuat dalam memajukan kualitas pendidikan di MTs. Zaha.

    Seluruh warga madrasah, mulai dari santri hingga asatidz-asatidzah turut hadir memberikan apresiasi terakhir kepada kepala madrasah yang sudah membawa banyak inovasi terhadap MTs. Zaha.

    Di bawah kepemimpinannya, MTs. Zainul Hasan Genggong telah menorehkan berbagai prestasi, baik di bidang akademik, keagamaan, maupun non-akademik, sehingga MTs. Zaha dikenal luas hingga tingkat internasional.

    Dalam suasana yang penuh kehangatan, Abuya turut menyampaikan pesan dan ungkapan terima kasih kepada seluruh asatid dan asatidzah yang selama ini telah berjuang bersama. Beliau berharap silaturahmi dan semangat untuk memajukan pendidikan di bawah naungan Yayasan Pesantren Zainul Hasan Genggong akan terus terjaga dengan erat.

    Abuya juga memberikan nasihat penguat agar senantiasa meluruskan niat dalam berjuang. “Mereka-mereka yang mendedikasikan dan mengkhidmahkan dirinya untuk pendidikan pesantren, kelak akan dibersamai oleh pendiri pesantren. Percayalah bahwa pengabdian ini mendapat perhatian lebih dari almarhum KH. Moh. Hasan Genggong,” tutur beliau.

    Peralihan tugas Beliau sebagai Rektor Universitas Islam Zainul Hasan Genggong menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar madrasah. Amanah baru ini diharapkan semakin memperluas jangkauan keberkahan dan kontribusi beliau dalam dunia pendidikan tinggi.

    Keluarga besar madrasah berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi dan melestarikan semangat inovasi pembelajaran yang telah dibangun selama ini. Fondasi kurikulum, program pembiasaan karakter, hingga integrasi teknologi dalam pembelajaran yang telah dirintis di bawah kepemimpinan Abuya diharapkan tidak berhenti, melainkan terus bertransformasi menjadi lebih adaptif, relevan, dan berdaya saing dalam menjawab tantangan zaman.

  • Wajah Baru Duta Madrasah MTs. ZAHA

    MTs. Zainul Hasan Genggong kembali sukses menggelar Pemilihan Duta Madrasah tahun 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah dalam menjaring santri berprestasi yang memiliki dedikasi tinggi, wawasan luas, dan memiliki jiwa kepemimpinan untuk menjadi teladan.

    Duta Madrasah adalah program terbesar yang dimiliki oleh MTs. Zainul Hasan Genggong. Program ini memiliki visi dan misi yang sangat luar biasa, tidak hanya membawa nama besar madrasah, tetapi juga memperkenalkan secara utuh program-program unggulan yang dimiliki oleh MTs. Zainul Hasan Genggong,” ujar Kepala Madrasah

    Ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum menuju panggung Grand Final. Kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta. Setiap kelas diwajibkan untuk mendelegasikan minimal 3 santri terbaiknya untuk bersaing secara kompetitif. Para kandidat kemudian diuji melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari pembuatan video profil, hingga tahap seleksi wawancara mendalam bersama Guru Bimbingan Konseling (BK). Sebelum melaju ke babak puncak, para finalis terpilih juga mendapatkan pembekalan intensif (mentoring) dari tim seleksi.

    Puncak Grand final diselenggarakan secara terpisah, kategori putra dilaksanakan pada Kamis, 17/9. Kategori putri diselenggarakan pada Senin, 28/9. Mengusung Tema Profesi pada ketentuan kostum, para finalis tampil memukau mengenakan busana kreasi bernuansa profesi yang dipadukan secara rapi, dan sopan

    Setelah melalui penilaian ketat dari dewan juri, terpililihlah dua nama yang akan mengemban amanah sebagai Duta Madrasah Tahun 2026. Berdasarkan hasil keputusan dewan juri untuk kategori putra, Achmad Rosiddin Ibnu Thomas (Santri Semester 3F Sains) dan untuk kategori putri, Nadhira Queenusha Azzalfa (Santri Semester 3N ICP) dinobatkan sebagai Duta Madrasah MTs. Zainul Hasan Genggong 2026.

    Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, kehadiran Duta Madrasah diharapkan mampu menjadi penggerak inspiratif bagi seluruh santri untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik serta membawa nama baik madrasah ke kancah yang lebih luas.

  • Tingkatkan Kualitas Belajar Melalui Video AI

    Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran digital dan inovasi teknologi di lingkungan madrasah, para guru MTs. Zainul Hasan Genggong mengikuti kegiatan Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (12–13 September 2026), ini difokuskan pada penguasaan teknologi animasi digital guna mendesain media ajar yang interaktif dan menarik.

    Pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para guru dengan keterampilan merancang media ajar modern secara praktis. Memanfaatkan efisiensi teknologi AI, para guru diajak mengeksplorasi berbagai fitur pintar, mulai dari penyusunan alur materi (prompting script), pembuatan karakter avatar visual, pengisian suara otomatis (voiceover), hingga eksekusi final editing video pembelajaran.

    Penggunaan video berbasis AI ini diharapkan mampu menjawab tantangan pembelajaran modern. Dengan sajian visual yang dinamis, karakter animasi yang interaktif, serta penyampaian materi yang ringkas, media pembelajaran baru ini diproyeksikan dapat meningkatkan daya tangkap, fokus, serta partisipasi aktif para santri selama proses belajar mengajar di kelas.

    Pada hari pertama (Sabtu, 12/9), para guru dibekali kemampuan teknis secara sistematis. Dimulai pukul 08.00 WIB, para guru belajar merumuskan instruksi visual melalui Praktik Pembuatan Prompt Animasi Video. Materi dilanjutkan dengan Praktik Pembuatan Karakter Animasi, proses rendering/generate video, hingga teknik editing video animasi, dan diakhiri dengan Praktik Mandiri I.

    Memasuki hari kedua (Ahad, 13/9), kegiatan beralih pada pemantapan karya. Sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB, para guru memanfaatkan sesi Praktik Mandiri II untuk menyempurnakan alur dan visual video ajar mereka. Acara dilanjutkan dengan guru mempresentasikan dan mengumpulkan produk video animasi karya masing-masing. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para guru untuk terus berinovasi dalam menyampaikan materi pelajaran di era digital.

    Pentingnya integrasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar ini juga disampaikan oleh Kepala Madrasah MTs. Zainul Hasan Genggong. “Teknologi kecerdasan buatan hadir bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu yang sangat efisien untuk memperkuat kualitas pembelajaran. Melalui workshop ini, kami ingin memastikan para guru mampu menghadirkan materi yang sesuai dengan gaya belajar santri masa kini, sehingga proses belajar di kelas terasa lebih interaktif, dinamis, dan menyenangkan.” ujar beliau.

    Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru MTs. Zainul Hasan Genggong semakin siap dan kreatif dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih modern, menyenangkan, dan efektif bagi para santri. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan karya yang dihasilkan, seluruh peserta yang menyelesaikan produk video AI juga mendapatkan sertifikat kompetensi pelatihan dari pihak madrasah.

  • Inovasi Layanan Digital MTs. Zainul Hasan Geggong

    MTs. Zainul Hasan Genggong secara resmi meluncurkan aplikasi pelayanan digital MaTa_Qta pada Rabu (22/07/2026). Peresmian ini menjadi langkah penting dalam transformasi madrasah menuju sistem pendidikan yang modern, cepat, transparan, dan terintegrasi di lingkungan pesantren.

    Aplikasi MaTa_Qta merupakan hasil kerja sama strategis antara MTs. Zainul Hasan Genggong dengan PT Teknologi Indonesia dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Peluncuran platform digital ini diresmikan secara langsung oleh Aryaga Gani Agusta, S.T., Pimpinan BRI Cabang Probolinggo, dengan didampingi oleh Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong.

    Platform ini dirancang sebagai solusi untuk mempermudah seluruh aktivitas administrasi maupun akademik yang dapat diakses oleh pihak madrasah, guru, santri, hingga wali santri kapan saja dan di mana saja. Melalui MaTa_Qta, berbagai layanan pendidikan kini beralih ke format digital. Wali santri dapat melakukan pembayaran administrasi pendidikan secara aman, memantau kehadiran dan kedisiplinan putra-putrinya secara real-time, serta menerima pengumuman dan informasi resmi madrasah secara cepat.

    Aplikasi MaTa_Qta hadir sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik berbasis teknologi. Transformasi digital ini tidak hanya memudahkan akses administrasi, tetapi juga membangun transparansi dan sinergi yang lebih kuat antara madrasah dan wali santri,” tegas Pimpinan BRI Cabang Probolinggo dalam sambutannya

    Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan akses, aplikasi MaTa_Qta kini resmi tersedia dan dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store. Langkah ini diambil agar fasilitas layanan digital madrasah dapat diakses secara instan tanpa hambatan teknis oleh seluruh wali santri MTs. Zainul Hasa Genggong

    Bersamaan diluncurkannya aplikasi ini, terdapat juga acara pelantikan pengurus Pelopor Kedisiplinan dan Musyrifah periode baru di MTs Zainul Hasan Genggong. MaTa_Qta hadir memperkuat kualitas sistem dan pelayanan berbasis teknologi, keberadaan Pelopor Kedisiplinan dan Musyrifah menjadi pilar utama dalam menjaga ketertiban, pembentukan karakter, serta pendampingan kehidupan santri di pesantren..

    Langkah inovatif ini membuktikan bahwa keberadaan pesantren dan kemajuan teknologi dapat berjalan berdampingan secara harmonis. Melalui kehadiran aplikasi MaTa_Qta, madrasah tidak hanya mempermudah administrasi digital dan memperketat pendampingan moral santri, tetapi juga berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang efisien, transparan, serta berakar kuat pada nilai-nilai pesantren. Dengan demikian, madrasah optimis mampu mencetak generasi santri yang unggul secara akademis, berkarakter mulia, dan siap menghadapi era digital.

  • Buku Santri MTs. Zaha Genggong Tembus Perpusda

    MTs. Zainul Hasan Genggong kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan pesantren. Dalam agenda resmi penyerahan karya, perwakilan lembaga menyerahkan antologi cerpen berjudul “Catatan Pena Teristimewa” hasil karya santri kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo.

    Buku tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Perpus MTs. Zainul Hasan Genggong kepada Dispersip Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas menulis para santri sekaligus memperluas jangkauan pembaca di luar lingkungan pesantren.

    Buku Catatan Pena Teristimewa merupakan kumpulan cerita pendek tentang kisah inspiratif, serta perenungan para santri MTs Zainul Hasan Genggong selama menimba ilmu di pesantren. Karya ini menjadi bukti nyata bahwa lingkungan pesantren mampu melahirkan karya literasi yang bernilai dan berdaya saing.

    Buku antologi cerpen tersebut nantinya akan dikoleksi di Perpustakaan Daerah agar dapat diakses dan dibaca oleh masyarakat umum di Kabupaten Probolinggo. Langkah ini diambil untuk menginspirasi generasi muda lainnya agar semakin gemar membaca dan berani menuangkan gagasan mereka ke dalam bentuk tulisan

    Dengan masuknya karya ini ke Perpustakaan Daerah, diharapkan karya santri tidak hanya menjadi arsip internal sekolah, melainkan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan literasi masyarakat Probolinggo secara luas.

  • Perkuat Fondasi Melalui Matrikulasi

    Dalam rangka mengawali tahun ajaran baru, MTs. Zainul Hasan Genggong menyelenggarakan program matrikulasi secara intensif bagi seluruh santri baru. Kegiatan pembekalan awal ini dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar keagamaan maupun akademik para santri. Langkah ini menjadi fondasi penting agar setiap santri memiliki pemahaman yang setara dan siap beradaptasi dengan sistem pembelajaran terpadu di lingkungan pesantren.

    Rangkaian kegiatan matrikulasi berlangsung selama empat pekan. Pada tiga pekan pertama, matrikulasi berfokus pada penguatan fondasi keagamaan dan literasi bahasa Arab, meliputi matrikulasi Al-Qur’an, Imla’ dan Amsilati yang dilaksanakan pada 14–30 Juli. Melalui matrikulasi ini, para santri dibimbing intensif oleh para ustad dan ustadzah agar memiliki standar kemampuan membaca Al-Qur’an yang tajwidnya benar serta kemahiran dasar dalam penulisan dan pemahaman kaidah tulisan Arab.

    Pada pekan keempat, matrikulasi beralih pada pemantapan Matematika Dasar dan Ubudiyah yang dilaksanakan pada tanggal 1–6 Agustus. Matrikulasi Matematika Dasar bertujuan untuk mengasah logika berpikir dan kemampuan berhitung santri, sedangkan matrikulasi Ubudiyah berfokus pada praktik ibadah sehari-hari, mulai dari tata cara bersuci, salat fardu, hingga salat-salat sunnah sesuai tuntunan pesantren.

    Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong mengungkapan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini sekaligus menyampaikan pandangannya mengenai arah pembekalan santri ke depan.

    “Alhamdulillah, matrikulasi ini sudah terlaksana dengan baik. Dengan penambahan Matematika Dasar, sebenarnya hal ini memberi harapan baru bagi santri teristimewa untuk bisa menjawab tantangan global yang saat ini sudah berbasis data, di mana ada sangkut pautnya dengan matematika. Selain itu, Amsilati dalam matrikulasi juga menjadi roda depan kendaraan santri dalam mengarungi berbagai macam tantangan di era digitalisasi yang semakin masif, sebab mempertahankan cinta kitab salaf itu gampang-gampang susah. Tentunya dengan Imla’ dan Al-Qur’an, santri yang mengikuti matrikulasi tahun ini dapat menjadi insan yang bertanggung jawab secara Qur’ani dan tanpa ragu bisa memberikan ciri khasnya sebagai santri tulen yang tidak pernah meninggalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an dengan segala dimensinya, doakan semoga matrikulasi ke depannya bisa lebih baik dan berkah, Aamiin,” ungkap Beliau

    Melalui program matrikulasi ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana adaptasi awal, tetapi juga membekali para santri baru MTs. Zainul Hasan Genggong dengan fondasi agama yang kokoh serta kesiapan akademis untuk menghadapi tantangan zaman.

  • MTs ZaHa Perkuat Sinergi Madrasah, Pesantren, dan Wali Santri

    Dalam mendukung keberhasilan pendidikan santri melalui sinergi antara pihak madrasah dan orang tua, MTs Zainul Hasan Genggong menggelar Rapat Wali Santri Baru tahun ajaran 2026-2027. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (12/07) ini dilaksanakan di GOR Damanhuri Romly, Genggong. Acara ini dihadiri oleh Jajaran Pimpinan Madrasah, dewan Asatidz dan Asatidzah, serta Wali Santri baru.

    Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al- Quran dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu indonesia raya dan Hubbul Waton. Selanjutnya, Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Madrasah, KH. Moh Hasan Naufal.,S.H.I.,M.Pd.

    Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, KH. Moh Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd., menegaskan, “Madrasah dan pesantren adalah satu kesatuan yang utuh, bukan dua entitas yang berbeda. Apapun kebijakan yang berlaku di pesantren, madrasah pasti ikut dan selaras dengan kebijakan tersebut. Bahkan, pelanggaran yang dilakukan santri di lingkungan pesantren juga akan berdampak pada penilaian kedisiplinan di madrasah melalui sistem poin pelanggaran yang berlaku. Hal ini merupakan bentuk sinergi dalam membangun karakter, akhlak, dan kedisiplinan santri secara menyeluruh.”

    Usai memberikan sambutan, Kepala Madrasah langsung menyampaikan pemaparan mengenai informasi Madrasah. Momen Rapat Wali Santri ini juga dimanfaatkan untuk memaparkan visi, misi, dan arah tujuan madrasah ke depan. Selain itu, beliau menjelaskan berbagai program yang ada di MTs. Zainul Hasan beserta target ketercapaian pada setiap program pada tahun ajaran baru. Fokus utama Madrasah bertumpu pada 6 Program Unggulan, yaitu Bahasa, Seni, Sains, ICP, Agama, dan IT, yang masing-masing telah dirancang memiliki target ketercapaian yang jelas dan terukur bagi seluruh santri.

    Dalam kesempatan ini, Beliau juga memperkenalkan program baru yang ada di Madrasah yaitu peluncuran sistem pemantauan berbasis digital melalui CPS (Catatan Pribadi Santri). Sistem ini terintegrasi dengan Program MATA, sebuah inovasi penataan administrasi dan tabungan santri yang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Melalui aplikasi ini, orang tua dapat memantau rekam jejak kedisiplinan, perkembangan, serta keuangan anak secara real-time langsung dari aplikasi yang telah tersedia.

    Tidak hanya berfokus pada sisi akademik, Kepala Madrasah juga memaparkan rangkaian program kesiswaan di MTs. Zainul Hasan Genggong. Program-program tersebut meliputi penegakan disiplin dan karakter melalui Program Petasan dan Program Pelopor Kedisiplinan, serta program pembiasaan harian seperti Profatan, Trap, pembacaan Asmaul Husna, sholat berjamaah, Dawamul Wudhu, dan Yaumul Shodaqoh.

    Selain pemaparan program kurikulum serta kesiswaan, agenda rapat juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Para wali santri diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, serta memberikan saran mengenai program yang terdapat di lingkungan madrasah. Melalui ruang diskusi ini, diharapkan terjalin komunikasi dua arah yang harmonis demi menyelaraskan visi dan misi pendidikan antara pihak orang tua dan Madrasah.

    Rangkaian acara Rapat Wali Santri Baru ditutup dengan khidmat melalui pembacaan sholawat nabi dan Asroful Anam oleh Jam’iyyah Hadroh Mursyiduna. Acara kemudian diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, KH. Moh Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd.