• MTs. Zaha Gelar Workshop Persiapan International Class Program

    MTs. Zaha Gelar Workshop Persiapan International Class Program

    Sebagai bentuk persiapan dalam penerapan International Class Program (ICP), MTs Zainul Hasan Genggong menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Cambridge, pada Sabtu (26/07). Kegiatan tersebut bertempat di Aula Tabaarakallah dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi ternama dari Universitas Negeri Malang (UM), yakni Prof. Dr. H. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., Prof. Dr. H. Arif Hidayat, M.Si. dan Bapak Muchson, S.Pd., M.Pd., Ph.D.

    Acara ini dihadiri oleh Kepala MTs Zaha Genggong beserta seluruh ustadz dan ustadzah, sebagai bentuk keseriusan madrasah dalam mempersiapkan kelas berstandar internasional. Workshop ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kesiapan guru, sistem pembelajaran, serta infrastruktur pendidikan yang mendukung model pembelajaran berbasis Cambridge.

    Dalam pemaparannya, Prof. Ahmad Taufiq dari Universitas Negeri Malang menekankan pentingnya kesiapan mental dan pedagogi guru dalam menghadapi tantangan global melalui ICP. “International Class bukan hanya soal bahasa, tetapi lebih pada cara berpikir dan pendekatan pembelajaran yang mendalam, terintegrasi, dan kontekstual,” ujar beliau.

    Kepala MTs Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. menyampaikan bahwa workshop ini menjadi pijakan penting untuk menciptakan generasi santri yang unggul secara akademis dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan jati diri keislaman.

    Para ustad dan ustadzah aktif berdiskusi untuk menggali informasi serta berbagi pandangan tentang tantangan dan peluang dari program ICP ini.

    Dengan terlaksananya workshop ini, MTs Zainul Hasan Genggong berharap mampu menghadirkan pendidikan madrasah yang mampu menyeimbangkan antara keunggulan intelektual, penguasaan bahasa internasional, serta karakter Islami yang kuat.

  • MTs. Zaha Borong Juara Riset Tingkat Nasional

    MTs. Zaha Borong Juara Riset Tingkat Nasional

    Para santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali mengharumkan nama madrasah dengan berhasil meraih prestasi gemilang. Ya. Pada Ajang Exellent Festival of SMA Unggulan Haf-Sa (EXFESH) 2025 yang diselenggarakan pada Sabtu (8/2) oleh SMA Unggulan Hafshawati ini, delegasi MTs. Zaha berhasil memborong dua juara tingkat nasional dan satu tingkat provinsi.

    Mereka adalah Muhammad Jadid Nurul Yaqin, Billy Aflah H.P., dan M. Hasnun Nasrullah berhasil meraih juara 3 pada lomba Riset Bidang Sains dan Teknologi Tingkat Nasional. Sementara itu, Rizki Yoga Pratama bersama Ahmad Syafiq Alvian berhasil meraih juara harapan 3 lomba Riset Bidang Sosial & Sains Tingkat Nasional.

    Sedangkan Anisa Munawwaroh berhasil naik podium dengan meraih juara harapan 2 pada lomba Speech English Tingkat Provinsi.

    Keberhasilan ini disambut baik oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Beliau mengapresiasi perjuangan para santri yang berhasil meraih juara.

    “Saya ucapkan mabruk dan barokah kepada anak-anakku yang sudah membawa juara di ajang Exfesh 2025. Walau pun belum maksimal, kami harap ini dapat menjadi pengalaman sehingga nantinya para santri bisa lebih kreatif, vokal, dan berkembang di ajang selanjutnya.” Dawuh beliau

    Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para asatidz-asatidzah yang telah membimbing para santri sehingga meraih juara.

    Prestasi ini juga membuktikan bahwa para santri tingkat madrasah tsanawiyah juga mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang riset sains dan teknologi.

    Dengan prestasi ini, diharapkan para santri MTs. Zaha semakin termotivasi untuk terus berkarya dan dapat mengembangkan ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.Gus/Ry

  • Duo Sains Terpilih jadi Duta Madrasah 2024.

    Duo Sains Terpilih jadi Duta Madrasah 2024.

    Setelah melewati proses seleksi selama lebih kurang dua pekan, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) resmi memiliki Duta Madrasah baru tahun ajaran 2024-2025. Adalah Billy Aflah Hartono Putra yang terpilih menjadi Duta Madrasah Putra dan Tsarwah Zamzamiyah sebagai Duta Madrasah Putri.

    Billy terpilih sebagai duta madrasah putra setelah di babak grand final berhasil mengungguli empat belas finalis lain yang berlangsung Selasa (10/09) halaman kantor MTs. Zaha. Santri semester I program sains ini mengaku bangga dan senang bisa menjadi duta madrasah.

    “Alhamdulillah…senang sekali bisa terpilih menjadi Duta Madrasah. Semoga saya bisa mempromosikan MTs. Zaha baik di masyarakat maupun ke sekolah-sekolah dasar.” Ungkap santri asal Desa Karangbong tersebut.

    Sementara itu, Tsarwah Zamzamiyah yang merupakan finalis Duta Madrasah tahun lalu, juga berhasil menyingkirkan empat belas finalis di grand final yang berlangsung pada Rabu (11/09) di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong. Santri semester III program sains ini meminta dukungan dari semua pihak agar bisa menjalankan amanah dengan baik.

    “Terima kasih kepada kepala madrasah, para ustad-ustadzah, dan teman teman atas dukungannya. Kami mohon dukungan dan doa agar saya dapat menjalankan amanah dengan baik dan dapat mempromosikan MTs. Zaha dengan lebih baik.” Ucapnya.

  • Gelar Praktik Bilal MTs. Zaha Terjunkan Santri di 14 Masjid.

    Gelar Praktik Bilal MTs. Zaha Terjunkan Santri di 14 Masjid.

    Sebagai bentuk tindak lanjut dari program Fakhriyah, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong mendelegasikan empat belas santri untuk menjadi bilal pada pelaksanaan salat Jumat di empat belas masjid berbeda. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat Pahing, 23 Agustus 2024.

    Keempat belas santri tersebut di antaranya M. Nailul Barokah, M. Rizqi Maula Moh. Ifan Abdillah dan Affan Rizqul dari program agama, M. Guntur Satya dan Saiv Islam Al Mubarok dari program IT, Ahmad Kevin dan Muhammad Zidan dari program Sains, M. Afini Maulana dan M. Zulfan dari program Bahasa. Sedangkan dari program seni, diwakili oleh Alaikan Kevin, M. Fais Romadhoni, M. Bagas Arifin, dan Wahyu Aminullah.

    Mereka merupakan perwakilan dari santri semester 5 di setiap program kelas yang tersebar di delapan desa, di antaranya Desa Karangbong, Desa Ketompen, Desa Brani Wetan, Desa Satreyan, Desa Condong, Desa Pajarakan Kulon, Desa Rondokuning, Desa Kamalkuning, dan Desa Opo-opo.

    Pembina program Fakhriyah, Ustad Muhammad Hodri, S.Pd.I., M.Pd. menerangkan bahwa program ini merupakan wujud nyata pembelajaran fakhriyah di MTs. Zaha. “Dengan kegiatan ini, berharap para santri bisa mengaplikasikan apa yang sudah didapat selama ini di madrasah.” Ungkapnya.

    Tanggapan positif juga diberikan oleh salah satu takmir Masjid Arrohmatul Bayan di Desa Satreyan, Ustad Toha. Beliau menyambut baik program ini dan berharap MTs. Zaha rutin mendelegasikan para santrinya.
    “Program ini sangat bagus. Sebagai pengkaderan kepada generasi remaja kita. Saya sangat berterima kasih kepada MTs. Zaha. Kalau bisa, tidak hanya praktik bilal, namun juga praktik khotib.” Jelas beliau.

  • MTs. Zaha Beri Santunan Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa

    MTs. Zaha Beri Santunan Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar santunan bagi anak yatim pada Senin (22/7). Kegiatan ini merupakan wujud dari program Yaumus Shodaqoh yang dilaksanakan setiap Kamis oleh para santri dan asatidz-asatidzah.


    Pembagian santunan untuk puluhan anak yatim tersebut berlangsung di halaman Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong ketika pelaksanaan Apel Pelantikan Pelopor Kedisiplinan. Para anak yatim tersebut berasal dari sekitar Pondok PZH Genggong. Santunan dibagikan langsung oleh kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. beserta Nyai Hj. Balqis Husni Sulthon.


    “Ini merupakan agenda tahunan madrasah setiap bulan Muharam. Santunan ini berasal dari para santri dan asatidz sebagai bentuk pembelajaran untuk saling berbagi kepada sesama.” Ungkap Ustad Teguh Firmansyah, M.Pd. selaku koordinator kegiatan.


    Selain anak yatim, MTs. Zaha juga mengundang kaum duafa yang ada di sekitar PZH Genggong untuk menerima santunan.

  • Sambut Ajaran Baru, MTs. Zaha Gelar Review Muallim Amtsilati

    Sambut Ajaran Baru, MTs. Zaha Gelar Review Muallim Amtsilati

    Sebanyak 50 Asatidz wal Asatdzah pengampu Amtsilati MTs. Zainul Hasan Genggong mengikuti kegiatan Review Muallim Amtsilati di Aula Tabaarakallah MTs. Zaha pada Rabu (10/7). Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari Koordinator Amtsilati MTs. Zaha sebagai bentuk penyegaran agar lebih semangat dalam menebar ilmu Nahwu dan Shorrof dengan metode Amtsilati.

    Menghadirkan pemateri dari Koordinator Wilayah Jawa Timur (Korwil Jatim 3), Ustad Azwar Anas, para peserta mendapatkan pendalaman materi Amtsilati dan Tatimmah dalam menyambut tahun ajaran baru. Selain itu, para peserta juga sharing tentang proses pembelajaran dan metode amtsilati yang diterapkan kepada para santri.

    Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) bagian kurikulum, Ustad. Hazbullah Rohman, S.Pd berharap dengan kegiatan ini, para muallim (Asatidz/Asatidzah) mendapatkan ilmu baru yang dapat meningkatkan kualitas para calon wisudawan Amtsilati.

    “Dengan kegiatan ini, harapannya ada ilmu baru, semangat baru yang didapat para muallim untuk meningkatkan kualitas para santri dalam hal Amtsilati.” Ungkap beliau.Hl/Ry

  • Santri MTs. Zaha Juara MMA Junior Tingkat Nasional

    Santri MTs. Zaha Juara MMA Junior Tingkat Nasional

    Satu lagi prestasi membanggakan diraih oleh santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Kali ini santri atas nama Muhammad Saiful Ikhsan berhasil menjadi juara dua MMA tingkat nasional.

    Prestasi tersebut ia dapat kala mengikuti ajang Junior National Championship MMA 2024 yang diselenggarakan oleh Global Association Mixed Martial Arts (GAMMA) yang berlangsung di Jakarta pada 9-12 Mei 2024.

    Santri semester 4 program seni ini bertarung di kelas 63.5 Kg. Meski harus kalah di partai final, namun perjuangannya patut diapresiasi karena ini merupakan kejuaran pertama yang ia ikuti.

    “Alhamdulillah. Walaupun baru pertama ikut kejuaraan MMA, tapi Ikhsan bisa dapat juara. Walau pun akhirnya kalah di final. Ini bisa jadi pengalaman yang bagus bagi dia.” terang pelatih Ikhsan, Mardiono.

    Ikhsan mengaku senang bisa berpartisipasi dalam ajang Junior Nasional Championship MMA ini. “Pastinya bangga bisa ikut kejuaraan MMA Nasional. Dan lebih bangga lagi bisa naik podium juara dua.” Ungkap santri asal Tempeh Lumajang tersebut. Gus,Ry

  • Gemilang!!! Santri MTs. Zaha Raih Bronze Medal Ajang Olimpiade di Thailand.

    Gemilang!!! Santri MTs. Zaha Raih Bronze Medal Ajang Olimpiade di Thailand.

    Perjalanan hampir lima ribu kilometer yang ditempuh oleh Widhat Ainur Muttaqin ke Bangkok, Thailand tidak sia-sia. Santri MTs. Zainul Hasan Genggong asal Bondowoso tersebut berhasil mengharumkan nama Pesantren Zainul Hasan Genggong dan MTs. Zaha, termasuk Indonesia.

    Ya. Widhat, sapaan akrabnya berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Final Round Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2024 yang berlangsug di Bangkok, Thailand pada Sabtu (27/04). Widhat bersaing dengan ribuan siswa dari berbagai negara.

    “Alhamdulillah, Prestasi ini berkat dukungan dan doa dari semuanya, orang tua, guru, teman-teman, dan juga kepala madrasah.” Ungkap Widhat.

    Sementara itu wakil kepala madrasah bidang kurikulum, Ustad Hazbullah Rohman, S.Pd. turut mengapresiasi pencapaian Widhat.

    “Sangat membanggakan. Kita kembali dapat medali internasional. Inilah hasil dari program pembinaan olimpiade kepada para santri yang selama ini kami jalankan.” Jelasnya. 

    Beliau berharap, prestasi ini dapat konsisten diraih oleh MTs. Zaha setiap tahun. Gus/Ry

  • Santri MTs. Zaha Kembali Torehkan Juara Olimpiade Internasional

    Santri MTs. Zaha Kembali Torehkan Juara Olimpiade Internasional

    Torehan prestasi internasional kembali datang dari santri program Sains Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Adalah Anisa Munawaroh yang berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Final BBB Macau 2024 yang diselenggarakan oleh Guangdong-Hongkong-Macau Greater Bay Area Mathematical Olympiad.

    Santri yang masih duduk di bangku kelas VII ini mengikuti perlombaan secara daring pada Sabtu, 16 Maret 2024 lalu. Anisa, sapaan akrabnya bersaing dengan ribuan peserta dari 18 negara. Hasilnya, ia berhasil meraih bronze medal pada ajang tersebut.

    Tidak hanya itu, sepanjang bulan ini, santri asal probolinggo ini juga berhasil meraih prestasi nasional di babak Heat Round HKIMO 2024. Ia berhasil meraih bronze medal pada ajang yang diikuti pada 30 Maret 2024 tersebut dan berhak mengikuti babak final di Hongkong.

    Keberhasilan Anisa Munawaroh tersebut tidak lepas dari bimbingan intensif dari madrasah dalam membina santri berprestasi. Ustad Hasan Saifur Rahman, M.Pd, selaku ketua program sains mengungkapkan rasa bangganya kepada santri program sains tersebut.

    “Ahamdulillah! Santri program sains yang masih duduk di semester 2 (kelas VII) bisa menorehkan prestasi internasional. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi santri lainnya, utamanya calon santri baru.” Ungkapnya. Gus/Ry

  • Santri Program IT Raih Prestasi Tingkat Provinsi

    Santri Program IT Raih Prestasi Tingkat Provinsi

    Santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong kembali mengukir prestasi. Kali ini, santri program IT dan Agama yang mengharumkan nama madrasah di ajang DWK X-Prime tingkat Provinsi yang diadakan oleh Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah, Kraksaan pada Senin (12/02).

    Adalah Muhammad Guntur Satya Nugraha dan Sabrina Aprilia yang mengukir prestasi gemilang. Guntur meraih juara 1 dalam lomba Desain Power Point tingkat Jawa Timur. Santri yang duduk di bangku semester 4C program IT ini sukses mengungguli puluhan kompetitornya.

    “Alhamdulillah, kali ini kita diberi kesempatan juara 1. Semoga juara ini memacu para santri lainnya, khususnya program IT untuk terus meningkatkan prestasinya. Dan selamat untuk Guntur.” Ungkap Ustad Muhlasin, S.Kom selaku ketua program IT.

    Sementara itu, Sabrina Aprilia  hanya bisa meraih juara harapan 1 pada lomba olimpiade Bahasa Arab. Meskipun belum meraih hasil maksimal, santri program bahasa tersebut layak diapresiasi karena mampu bersaing dengan ratusan santri dari berbagai lembaga. Gus/Ry

  • Ciptakan BTS, Tim Riset MTs. Zaha Raih Juara 1

    Ciptakan BTS, Tim Riset MTs. Zaha Raih Juara 1

    Prestasi membanggakan kembali diukir oleh para santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Kali ini, santri program sains yang tergabung dalam Tim Riset MTs. Zaha berhasil meraih juara satu pada ajang Exellent Festival (Exfesh) yang diselenggarakan oleh SMA Unggulan  Hafsawati Zainul Hasan Genggong pada Sabtu (27/1).

    Tiga santri tersebut adalah A. Zakaria QZ, M. Faiz Santoso, dan Yahya Afid Fajriansyah. Mereka menciptakan produk dengan brand BTS (Banana Tree Sunblok), yaitu sunblock yang terbuat dari pelepah batang pisang.

    Bersaing dengan puluhan SMP/MTs. se Jawa Timur, jalan merengkuh juara tidak dilalui dengan mudah. Diawali dengan tahap uji artikel hasil penelitian,  Zakaria DKK berhasil masuk  lima besar tim terbaik untuk presentasi di depan dewan juri dan pameran produk hasil riset. Hasilnya, perjuangan para santri berbuah manis dengan raihan juara satu.

    “Alhamdulillah! Perjuangan luar biasa! Persiapan sekitar dua bulan yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Kompetisi bidang riset, kompetisi perdana berbuah juara.” Ungkap Ustad Hasan Saifur Rahman, M.Pd. selaku Ketua Program Sains sesaat setelah lomba.

    Sebagai informasi, Banana Tree Sunblock (BTS) merupakan produk karya santri MTs. Zaha memiliki beberapa manfaat, di antaranya untuk melindungi kulit dari sinar UV, melembabkan kulit, serta memiliki aroma terapi yang khas. Gus/Ry

  • Empat Santri Will Fly to Thailand!!!

    Empat Santri Will Fly to Thailand!!!

    Lagi dan lagi!!! Prestasi luar biasa kembali diperoleh oleh santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Sebanyak empat santri dari madrasah dengan visi Teristimewa ini akan terbang ke Thailand guna mengikuti ajang olimpiade internasional yang diselenggarakan oleh Thailand Mathematical International Olympiad bulan April 2024.

    Keempat santri tersebut adalah Nuraini Labibur Rosita (5L), Widhat Ainur Muttaqin (Spill G), Saelan Maulydani (Spill G), dan Annisa Munawwaroh (1K). Keempat santri tersebut berhak berangkat ke Thailand setelah di Heat Round TIMO 2024 Regional Indonesia yang berlangsung pada 7 Oktober lalu sukses meraih Silver Medal (Nuraini dan Saelan) dan Bronze Medal (Widhat dan Annisa).

    Kepala MTs. Zaha, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas prestasi yang diraih para santri tersebut.

    “Tidak mudah melewati segala perjuangan ini. Hampir tidak percaya bahwa kita kembali bisa mendulang prestasi ini bersama semua pihak.” Dawuh beliau.

    Selain itu, Kepala Madrasah yang biasa disapa Nun Boy ini juga memohon doa restu kepada semua pihak. “Semoga kado istimewa ini menjadi lebih teristimewa di Negeri Gajah Putih dan mendulang lebih banyak prestasi demi mengharumkan nama Genggong, tentunya nama NKRI.” Gus/Ry

  • Tingkatkan Pelajaran Amtsilati dengan Kegiatan Halati

    Tingkatkan Pelajaran Amtsilati dengan Kegiatan Halati

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menggelar Halaqoh Amtsilati. Kegiatan yang berlangsung mulai tahun kemarin ini dilaksanakan selama dua hari, Senin-Selasa (18-19/09) di dua tempat berbeda. Santri putra di Aula Tabaarakallah, sedangkan santri putri di Aula Pesantren.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para santri dan muallim untuk terus meningkatkan kemampuan mempelajari metode Amtsilati. Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan review para muallim bersama Koordinator Wilayah Jawa Timur 3 (Korwil Jaga), Ustad Alfan Efendi.

    “Alhamdulillah, Halati ini sudah tahun kedua kita laksanakan. Banyak manfaat dari kegiatan ini untuk memberikan semangat kepada para santri untuk menuntaskan jilid Amtsilati.” Ungkap Koordinator kegiatan, Ustaf Ahmad Kholilullah Khutaimi, S.Pd.

    Selain itu, pada kegiatan tersebut, Kepala Madrsah juga memberikan penghargaan kepada para santri yang tuntas dengan nilai terbaik. Beliau berharap hal tersebut dapat memacu para santri lain untuk lebih giat lagi belajar Amtsilati. Gus/Ry

  • Lewati Persaingan Ketat, Bintang dan Vika Resmi Jadi Duta Madrasah

    Lewati Persaingan Ketat, Bintang dan Vika Resmi Jadi Duta Madrasah

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong akhirnya memiliki Duta Madrasah baru untuk tahun ajaran 2023-2024. Adalah Bintang Tegar dan Vika yang terpilih sebagai Duta Madrasah setelah menyisihkan para kompetitornya di Grand Final.

    Sebelum masuk Grand Final, mereka berdua melewati beberapa tahap seleksi, mulai dari seleksi tingkat kelas hingga tes wawasan.

    Bintang Tegar terpilih sebagai Duta Madrasah pada Grand Final Pemilihan Duta Madrasah kemarin Ahad (10/09) yang berlangsung hari di Aula Tabaarakallah MTs. Zaha. Santri semester 3 C program Sains ini berhasil menyisihkan 14 pesaingnya.

    “Terima kasih kami ucapkan kepada  para asatid dan teman-teman, khususnya Abuya (kepala madrasah) yang telah memilih saya sebagai duta.” ucapnya dengan terbata-bata.

    Sementara di putri, Grand Final digelar pada Senin (11/09) pagi di Halaman Pondok Pesantren. Vika juga menyisihkan 14 calon duta madrasah. Namun, persaingan begitu ketat sampai di tiga besar. Bahkan, kejutan terjadi saat tiga besar didominasi oleh santri semester 1. Namun dengan pengalamnnya, santri yang juga pengurus OSIM ini mampu menjawab pertanyaan dari juri dengan tegas dan mantap.

    “Alhamdulillah. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya, Khususnya kepada Abuya dan Ning. Semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan baik.” Katanya sambil menahan tangis haru.Gus/Ry

  • Tambah Wawasan Asatidz-Asatidzah Melalui Pelatihan Falakiyah dan Fikih Nisa’.

    Tambah Wawasan Asatidz-Asatidzah Melalui Pelatihan Falakiyah dan Fikih Nisa’.

    Dalam rangka menambah wawasan para ustadz-ustadzah pengampu Amtsilati, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) menggelar Kaderisasi Mu’allim Mu’allimah Falakiyah dan Fikih Nisa’. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu-Ahad (09-10/09) yang bertempat di Aula Tabaarakallah.

    Sebanyak sepuluh pengampu Amtsilati yang terdiri atas lima ustadz dan lima ustadzah mengikuti kegiatan tersebut dengan narasumber Ustad Fandi Ika Maulana dan Ustad Erfan Bashori dari Koordinator Wilayah (Korwil) Amtsilati Jatim 3 (Bondowoso).

    “Kami ingin para pengampu Amtsilati menambah wawasan untuk bekal dalam membimbing santri, khususnya santri pascaamtsilati.” Ungkap Ustad Mistari sebagai koordinator kegiatan.

    Kegiatan pengkaderan Falakiyah merupakan pelatihan ilmu Falak, yakni meliputi penentuan waktu salat, pembuatan kalender masehi dan hijriyah, menentukan arah kiblat, hingga menentukan jam. Para peserta begitu enjoy mengikuti kegiatan tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan hanya dalam hitungan jam, para asatidz-asatidzah MTs. Zaha  sudah mampu mengaplikasikan pembuatan kalender, penentuan arah kiblat, dan waktu salat.

    Sementara itu, pada materi Fikih Nisa’, kegiatan didesain secara santai. Narasumber menggunakan metode tanya jawab dan diskusi secara langsung kepada para peserta. Gus/Ry

  • Kepala Madrasah Lantik Pengurus OSIM Putri Masa Khidmah 2023-2024

    Kepala Madrasah Lantik Pengurus OSIM Putri Masa Khidmah 2023-2024

    Usai terpilihnya ketua Organisasi Santri Intra Madrasah (OSIM) Putri Masa Khidmah 2023-2024, Hafsawati pada Rabu (23/8) lalu, Kemarin (29/08) Kepala Madrasah resmi melantik pengurus OSIM Putri Masa Khidmah 2023-2024. Hafsawati bersama 29 pengurus OSIM Putri dilantik di hadapan para asatid-asatidzah dan para santri di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong.

    Sebelum dilantik, Pengurus OSIM baru tersebut melakukan prosesi serah terima jabatan dari Pengurus OSIM Masa Khidmah 2022-2023. Hafsawati DKK akan meneruskan tongkat estafet kepengurusan yang sebelumnya dinahkodai oleh Naila Minhatal Maula.

    Usai dilantik, baik Ketua OSIM lama dan ketua OSIM baru memberikan sambutan. Tata, sapaan ketua OSIM lama mengucapkan terima kasih dan mengucapkan permintaan maaf   kepada para asatid-asatidzah. “Kami mewakili pengurus OSIM lama mengucapkan terima kasih atas dukungan para asatid-asatidzah dan juga teman-teman. Tanpa kalian, program OSIM tidak akan berjalan.” Ungkapnya.

    Hafsawati sebagai ketua OSIM baru juga berharap dukungan dari warga madrasah. ” Mohon doanya semoga saya bersama teman-teman bisa mengemban amanah ini dengan baik agar para santri MTs. Zaha lebih teristimewa.” ucap santri semester 3 H tersebut.

    Kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. berpesan agar pengurus OSIM baru senantiasa kompak. “Kunci dari sebuah organisasi adalah menghilangkan ego dalam diri kalian. Perbanyak berkumpul, bermusyawarah untuk membuat program-program yang baik bagi diri kalian dan para santri.” Dawuh beliau.Gus/Ry

  • Unggul Telak, Alfan-Hafsawati Pimpin OSIM Masa Khidmah 2023-2024.

    Unggul Telak, Alfan-Hafsawati Pimpin OSIM Masa Khidmah 2023-2024.

    Organisasi Santri Intra Madrasah (OSIM) Madrasah Tsanawiyah Zainul  (MTs. Zaha) Genggong akhirnya memiliki pemimpin baru. Hal tersebut terjadi usai OSIM MTs. Zaha menggelar pemilihan ketua OSIM Masa Khidmah 2023-2024 pada Rabu (23/08) kemarin di dua tempat berbeda. Pemilihan Ketua OSIM Putra di Aula Tabaarakallah, Sedangkan di putri bertempat di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong.

    Adalah Alfan Bashori yang terpilih sebagai Ketua OSIM Putra. Santri program agama tersebut memperoleh 289 suara. Unggul jauh dari calon lainnya, yaitu Marcell R.A (150 suara), M. Aidil Ramadhan (59 suara), dan Wahyu A. (13 Suara).

    Sedangkan di putri, Hafsawati juga unggul jauh dari para pesaingnya. Santri program agama tersebut meraih 251 suara. Sedangkan para pesaingnya, Rifka Firdiana meraih 103 suara, Nadira Putri Utami 111 suara, dan Syafa El Zahro 50 suara.

    “Syukur Alhamdulillah. Terima kasih kepada teman-teman santri dan asatid yang telah mempercayai saya. Semoga saya bisa amanah dalam menjalankan tugas ini.” Ujar Alfan usai pemilihan ketua OSIM.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Hafsawati. Ia tidak menyangka bisa meraih suara terbanyak. “nggak nyangka sebenarnya. tapi Alhamdulillah. Semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan baik.” Tuturnya.

    Sebelum terpilih, mereka telah melalui beberapa tahap seleksi, mulai dari tes wawancara hingga debat kandidat yang dilaksanakan sebelum pemungutan suara.Gus/Ry

  • Jaga Sanad Keilmuan Amtsilati, MTs. Zaha Gelar Rihlah Sanadiyah

    Jaga Sanad Keilmuan Amtsilati, MTs. Zaha Gelar Rihlah Sanadiyah

    Dalam rangka mempererat silaturahmi dan sambung sanad keilmuan, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan ( MTs. Zaha ) Genggong mengadakan kunjungan ke Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah pada Senin (21/08). Kunjungan bertajuk “Rihlah Sanadiyah” tersebut bertujuan sambung sanad keilmuan Amtsilati kepada mushonnif (pengarang) kitab Amtsilati, KH. Taufiqul Hakim yang selama ini digunakan untuk pembelajaran di MTs. Zaha.

    “Ini (Rihlah Sanadiyah) perdana untuk program Amtsilati. Semoga kegiatan ini penuh manfaat dan barokah, khususnya untuk kepada para santri pasca (yang telah wisuda Amtsilati) peserta Rihlah ini.” Ungkap Koordinator Amtsilati, Ustad A.Kholilullah Khutaimi, S.Pd.

    Sebanyak 65 santri putra dan 50 santri putri berangkat pada Ahad sore. Mereka didampingi oleh 25 asatid yang terdiri atas pimpinan dan pengampu Amtsilati.

    Di Darul Falah, rombongan disambut hangat oleh pengasuh. Mereka langsung beramah tamah di Aula Pesantren. “Terima Kasih sudah bisa rawuh ke sini. Berharap semoga kegiatan ini penuh dengan barokah dan manfaat serta sanad keilmuan tetap terjaga.” Dawuh beliau.

    Pengasuh yang biasa dipanggil Romo Yai tersebut juga menceritakan sedikit tentang bagaimana proses berdirinya Pesantren Darul Falah dua puluh tahun yang lalu

    Selain itu, beliau juga memberikan beberapa kitab hasil karyanya sendiri kepada para santri dan asatid pendamping sebagai kenang-kenangan dari Pesantren Darul Falah. Gus/Ry

  • Tingkatkan Kreativitas Guru, MTs. Zaha Gelar Workshop Pembelajaran

    Guna meningkatkan kemampuan guru dalam pengelolaan proses pembelajaran, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar Workshop Pembelajaran bertajuk “Menjadi Guru Inovatif, Kreatif, dan Interaktif.” Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (19/08) di Aula Tabaarakallah dengan menghadirkan narasumber dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Dr. Widayanto, M.Pd dan dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik MTs. Zaha.

    Acara dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau berharap dengan adanya workshop ini, para tenaga pendidik mendapatkan ilmu baru dan dapat menerapkannya di kelas nantinya.

    Workshop dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, Dr. Widayanto memaparkan tentang beberapa model pembelajaran dan pengelolaan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan interaktif  dalam kelas. “Jadi, Bapak-Ibu, ketika kita masuk ke dalam kelas, buat suasana yang menyenangkan dan aktif. Jangan kita masuk kelas hanya karena ingin menggugurkan kewajiban. Berikan yang terbaik pada siswa-siswa anda.” Papar pemateri asal Kota Malang tersebut.

    Selain itu, peserta workshop juga diajak untuk praktik menggunakan media dan sumber pembelajaran, baik online maupun offline. Seperti penggunaan media pembelajaran aplikasi Quizizz. Para asatid-asatidzah tampak sangat antusias mengikuti kuis melalui media pembelajaran Quizizz tersebut. Seperti yang disampaikan Ustad Kamaluddin. Menurut beliau, kegiatan workshop ini sangat positif. “Ini kegiatan yang sangat seru. Tidak membosankan. Kenapa? karena kita juga ikut praktik layaknya para murid.” Ungkap salah satu guru Al Qur’an Hadits tersebut.

    Keseruan Workshop berlanjut di sesi dua. Pada sesi ini, para peserta workshop diajak untuk melakukan simulasi pembelajaran yang aktif, kreatif, dan interaktif. Simulasi pertama, para peserta diajak untuk praktik model pembelajaran Two Stay Two Stray. Para asatid dibagi menjadi 17 kelompok yang berisikan lima guru tiap kelompok. Di setiap kelompok, ada yang bertugas untuk mengerjakan soal, ada yang bertugas bertamu untuk sharing dengan anggota kelompok lain.

    Selain Two Stay Two Stray, pemateri yang pernah mendapat penghargaan tingkat nasional tersebut juga mengajak para peserta untuk simulasi model pembelajaran Snowball Throwing, model pembelajaran yang mengharuskan para siswa membuat dan menjawab soal sendiri dengan melempar kertas berisi pertanyaan.

    “Jadi, dengan pembelajaran seperti itu (Snowball Throwing), para siswa akan aktif di kelas karena soalnya dari siswa, jawabannya juga dari siswa.” Imbuhnya. Gus/Ry

  • Dua Santri MTs. Zaha Kembali Raih Emas Olimpiade Nasional

    Dua Santri MTs. Zaha Kembali Raih Emas Olimpiade Nasional

    Kabar gembira sekaligus membanggakan kembali didapat oleh Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong di awal tahun ajaran. Sebanyak dua santri berhasil meraih prestasi tingkat Nasional.

    Mereka adalah Hasanul Azmi Azzabillah dari kelas Spill Agama dan Muhammad Ilham Al Azmi dari kelas 9F Program Umum. Keduanya berhasil mendapat Gold Medal pada Ajang Olimpiade Pendidikan Agama Islam (O-MAPSI) Tingkat Nasional yang diadakan oleh PT. Edutainer Karya Nusantara dan PT. Lembaga Bina Prestasi Nusantara.Olimpiade yang dilaksanakan pada Jumat, 04 Agustus 2023 ini diikuti oleh siswa SMP/MTs. se-Indonesia secara daring.

    Ustad Mistari, S.Pd. selaku Ketua Program Agama mengatakan bahwa persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan para santri. Mereka diberi pembinaan khusus selama sepekan oleh pembina olimpiade.

    “Alhamdulillah, MasyaAllah Tabarakallah. Tentunya sangat bangga dengan prestasi para santri. Namun tidak mudah untuk mencapai itu semua. Perlu semangat belajar yang tinggi dan pantang menyerah.” Ujar Ketua Program Agama, Ustad Mistari, S.Pd. Gus/Ry

  • Gelar Santunan, Kamad Semangati Santri dan Anak Yatim

    Gelar Santunan, Kamad Semangati Santri dan Anak Yatim

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menggelar santunan untuk anak yatim pada Sabtu, (29 /07). Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Muharam sebagai bentuk kepedulian sosial kepada para anak yatim.

    Bertempat di halaman Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, kegiatan ini dihadiri oleh para santri putri, asatid-asatidzah, dan Kepala madrasah, Al Mukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd.

    Sebanyak puluhan anak yatim dari daerah sekitar pondok sengaja diundang dalam kegiatan tersebut untuk menerima santunan. Santunan yang diberikan langsung oleh kepala madrasah tersebut merupakan hasil dari program Yaumus Shodaqoh, yaitu hari bersedekah yang dilakukan oleh para santri dan asatid-asatidzah setiap kamis.

    Usai memberi santunan Kepala Madrasah memberi pengarahan kepada para santri. Beliau berpesan kepada para santri agar tetap semangat dan melakukan hal-hal positif.

    “Setiap manusia pasti akan mengalami susah dan senang. Namun, lakukanlah hal-hal terbaik semampu kalian. Jangan pernah goyah, jangan gamang jika pun kalian sudah kehilangan orang tua. kalahkan kegamangan itu dengan prinsip hidup yang positif.” Dawuh beliau.

  • Program Bahasa Unjuk Gigi, Raih 6 Medali Tingkat Nasional.

    Program Bahasa Unjuk Gigi, Raih 6 Medali Tingkat Nasional.

    Di penghujung tahun ajaran 2022-2023, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali berhasil menambah pundi-pundi medalinya. Sebanyak enam santri berhasil meraih medali pada Olimpiade Bahasa (Olimba) tingkat nasional yang diadakan oleh Al-Mukhlas ECC pada Jumat-Sabtu, 23-24 Juni 2023.

    Kabar gembira tersebut didapat setelah panitia pelaksana mengumumkan hasil lomba secara online di sosial media pada Senin (26/6) kemarin.

    Enam santri peraih medali tersebut adalah Hafsawati dan Fairuz Azzahro meraih emas pada bidang Bahasa Indonesia, Sarah Qurratu Aini dan Hasby Iskandar Fayyadh meraih emas pada bidang Bahasa Inggris. Sedangkan dua santri lainnya, Sunniyatul Mutammimah dan Sabrina Aprilia meraih perak pada bidang Bahasa Arab.

    Sebagai informasi, keenam santri peraih medali tersebut masih duduk di bangku kelas 7 semester dua.

    “Kami mendelegasikan enam santri Kelas 7 dan Alhamdulillah semuanya meraih medali.” Ungkap Ustad Muhammad Afifuddin, S.Pd. selaku Ketua Program Bahasa.

    Selain itu, beliau juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi langkah awal Program Bahasa di tahun ajaran baru untuk lebih semangat lagi dalam berkompetisi. Gus/Ry

  • Terbang ke Bogor, Santri Asal Bondowoso Bawa Pulang Medali Perak

    Terbang ke Bogor, Santri Asal Bondowoso Bawa Pulang Medali Perak

    Proses tidak akan mengkhianati hasil. Itulah ungkapan yang pas disematkan kepada Widhat Ainur Muttaqin. Santri kelas 7 Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong ini baru saja meraih medali perak pada ajang Final Kompetisi Matematika Suprarasional (KOMAS) ke-18 yang digelar di Bogor pada Ahad (14/5) kemarin.

    Widad, sapaan akrabnya bersaing dengan ribuan peserta tingkat kelas 7 SMP/MTs. dari seluruh Indonesia. Berkat kerja keras dan doa, santri program dua tahun ini berhasil menjadi terbaik kedua pada ajang bergengsi grade 2 Nasional tersebut.

    “Alhamdulillah!Lega, Ustad! Nggak sia-sia dari kemarin baca sholawat, ke Maqbaroh Kiai Hasan, dan belajar tengah malam ngurangi tidur.” Ungkapnya setelah penyerahan medali.

    Sebelum mencapai babak final, Widad harus melalui babak penyisihan dan semi final yang digelar di SMPN 1 Kraksaan pada 19 Februari 2023 dan 19 Maret 2023. Widad berhasil menjadi salah satu delegasi Kabupaten Probolinggo.

    Prestasi membanggakan tersebut disambut gembira oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.Pd., M.Pd. Beliau memberi selamat sekaligus berpesan agar prestasi ini menjadi motivasi bagi para santri.

    “Alhamdulillah! MasyaAllah Tabaarakallah! Selamat kepada Widad. Semoga ini bisa menjadi penyemangat bagi Widad dan semua santri serta para ustad-ustadzah.” Dawuh Beliau.Gus/Ry

  • Tim Asesor Puji Program Inovasi MTs. Zaha Saat Visitasi Akreditasi

    Tim Asesor Puji Program Inovasi MTs. Zaha Saat Visitasi Akreditasi

    Genggong- Tahun 2023 merupakan tahun yang penting bagi Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs.Zaha) Genggong. Sebab, pada Senin dan Selasa (08-09/05), MTs. Zaha kedatangan Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) yang diwakili oleh dua asesor asal Malang, Dr. Miftahu Soleh, M.Sc. dan Arito, S.Ag., M.A.

    Dua asesor tersebut mendapat tugas untuk melaksanakan visitasi akreditasi bagi MTs. Zaha selama dua hari. Sekitar pukul 08.00 WIB, tim asesor datang ke MTs. Zaha dan disambut hangat oleh seluruh asatid-asatidah. Mereka langsung melakukan observasi terhadap sarana prasarana dan lingkungan madrasah mulai dari gedung madrasah, ruang kelas, koperasi santri, kantin, ruang OSIS, hingga kamar mandi.

    Setelah itu, acara dilanjut dengan pembukaan atau temu awal yang berlangsung di Aula Tabaarakallah dengan agenda sambutan dari kepala madrasah sekaligus pemutaran video profil. Kemudian dilanjut dengan sambutan dari Biro Pendidikan Pesantren Zainul Hasan dan  tim asesor.

    Usai pembukaan, tim asesor langsung melakukan telaah dokumen empat komponen, yaitu komponen mutu lulusan, komponen mutu guru, komponen proses pembelajaran, dan komponen manajemen madrasah. Selain telaah dokumen, para asesor juga mewawancarai kepala madrasah, para guru, komite madrasah, wali santri, serta alumni. Rangkaian kegiatan di hari pertama ini berakhir hingga pukul 16.00 WIB.

    Di hari kedua, tim asesor melakukan observasi kelas dengan menilai langsung praktik pembelajaran di kelas. Setelah melakukan observasi kelas, tim asesor melakukan survei dengan memberi angket dan mewawancarai para santri.

    Sekitar pukul 13.00, acara dilanjutkan dengan penutupan. Pada sesi ini, tim asesor memaparkan hasil observasi selama dua hari di MTs. Zaha. Menurut tim asesor yang diwakili Bapak Arito, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa secara umum MTs. Zaha sangat bagus karena memiliki program-program yang inovatif.

    “Secara umum, MTs. Zaha ini sangat bagus dan luar biasa. Terutama program-programnya. Banyak program dengan istilah unik yang mudah diingat dan dapat membentuk karakter santri serta, Seperti Profatan, pelopor kedisiplinan, Petasan,  Cyber Fann (Tim Website),  dan lain sebagainya.” Ungkap beliau.

    Disisi lain, Dr. Miftahus Soleh juga menyampaikan berbagai keunggulan dan kelebihan yang dimiliki MTs. Zaha. Seperti pengamatannya dalam observasi kelas. Beliau menilai bahwa setiap guru dapat menguasai kelas dan menciptakan kelas yang menyenangkan sehingga para santri terlibat aktif dalam berkomunikasi, berkolaborasi, serta berkreativitas dalam proses pembelajaran.

    “Dari awal mengamati, saya menunggu dan mencari kekurangan guru dalam kegiatan pembelajaran, tapi di sini saya tidak menemukannya. Ini bukti bahwa guru-gurunya luar biasa.” Ungkap asesor lulusan Electrical Engineering Fachhochschule Darmstadt, Germany

    Selain itu, tim asesor juga berterima kasih kepada warga madrasah yang sudah menyambut  beliau berdua dengan sangat ramah selama dua hari.

    Usai penutupan, kegiatan visitasi akreditasi ditutup dengan makan bersama ala santri, yaitu polok’an. Gus/Ry

  • Lagi, Dua Santri MTs. Zaha Raih Medali Olimpiade Internasional

    Lagi, Dua Santri MTs. Zaha Raih Medali Olimpiade Internasional

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong tidak henti-hentinya menuai prestasi yang membanggakan. Rabu (03/5) kemarin,  lewat dua santri teristimewa, MTs. Zaha kembali meraih prestasi di ajang olimpiade tingkat internasional.

    Adalah Nuriyah Rahmawati dan Nuraini Labibur Rosita yang masing-masing mendapat Bronze Medal dan Merit Medal dari ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) Final Round 2022-2023 yang diikuti pada 1 April lalu.

    Hasil tersebut didapat setelah pihak penyelenggara mengumumkan secara daring lewat media sosial. Dua santri tersebut berhasil meraih medali di antara ribuan peserta dari mancanegara.

    “Alhamdulillah, ini kesekian kalinya MTs. Zaha meraih juara di kancah internasional. Kado indah di awal Syawal.” Ungkap Ustad Hasan Saifur Rahman, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Program Sains.

    Ustad Saifur juga menambahkan, tidak mudah meraih prestasi di ajang TIMO karena para santri harus melalui beberapa tahap babak. Sebelum di final round, dua santri tersebut harus bersaing dengan ribuan peserta dari Indonesia di babak regional. Gus/Ry

  • Dua Santri MTs. Zaha Raih Medali Nasional Lomba Desain Poster

    Dua Santri MTs. Zaha Raih Medali Nasional Lomba Desain Poster

    Bulan Ramadan tidak menyurutkan semangat para santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong untuk mengukir prestasi. Hal tersebut terbukti atas prestasi nasional yang diraih pada bulan Ramadan oleh dua santri MTs. Zaha, yakni Alibi Ahmad Sulton dan Felicya Junika Larasati.

    Mereka berhasil memperoleh medali perunggu lomba Desain Poster pada ajang Lomba IT Semarak Ramadan 2023 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Bright Pantura Kreatif pada 25 Maret – 16 April.

    Kabar membanggakan tersebut diketahui setelah pihak penyelenggara, Bright Pantura Kreatif mengumukan hasil lomba pada Selasa, 18 April 2023 melalui media sosial. Kedua santri tersebut bersaing dengan ratusan pelajar seluruh Indonesia, baik tingkat SMP maupun SMA.

    “Kita bersaing tidak hanya tingkat SMP, namun juga tingkat SMA se-Indonesia. Dan Alhamdulillah, dua santri yang diutus berhasil mempersembahkan medali.” Ungkap Ketua Program IT MTs. Zaha, Ustad Muhlasin Hadi Irwanto, S.Kom. Gus/Ry

  • Gelar Seminar Nasional, MTs Zaha Hadirkan Ning Sheila

    Gelar Seminar Nasional, MTs Zaha Hadirkan Ning Sheila

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar Seminar Nasional bertajuk “Fikih Kewanitaan”. Kegiatan ini merupakan salah satu program kelas agama untuk menambah wawasan para santri di bidah fikih kewanitaan. Acara yang berlangsung pada Ahad (19/3) di GOR Damanhuri ini menghadirkan narasumber ternama, yaitu Ning Sheila Hasina dan ratusan peserta baik dari santri MTs. Zaha maupun umum.

    “Ini merupakan program kami (kelas Agama) untuk memfasilitasi santri menambah keilmuannya di bidang fikih. Dan alhamdulillah tidak hanya santri, kami juga buka untuk umum karena antusiasnya sangat tinggi.” Ucap Ustad Mistari, S.Pd. selaku Ketua Program Agama.

    Materi yang disampaikan pada seminar nasional ini yaitu Menstruasi dalam Pandangan Islam serta Permasalahannya. Acara berlangsung begitu khidmat. Tidak sedikit peserta yang antusias bertanya di sesi diskusi kepada pemateri untuk menuntaskan rasa penasaran.

    Salah satu peserta dari Ashabul Bait Pesantren Zainul Hasan Genggong, Ning Yusrina Zaharani mengapresiasi acara seminar nasional tersebut. “Alhamdulillah, senang sekali MTs. Zaha bisa memfasilitasi para wanita yang ingin belajar lebih dalam tentang ilmu agama. Ungkap beliau.

    Sementara itu, di Aula Tabaarakallah MTs. Zaha di waktu yang bersamaan juga diadakan seminar nasional tentang “Peran Santri dalam Membangun Nusantara” dengan pemateru Gus Ahmad Kafabihi Mahrus. Seminar Nasional ini dikhususkan untuk santri putra dan para asatidz MTs. Zaha. Gus/Ry

  • Ikuti Olimpiade Bahasa Nasional, MTs. Zaha Borong Medali

    Ikuti Olimpiade Bahasa Nasional, MTs. Zaha Borong Medali

    Sebanyak lima santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong berhasil meraih prestasi nasional. Kali ini, kelima santri tersebut berhasil mendapat lima medali pada ajang Olimpiade Bahasa Nasional 2023 yang diselenggarakan secara daring oleh Akademi Sains Indonesia (AKSI) pada Ahad (19/3) kemarin.

    Kabar membanggakan tersebut didapat setelah penyelenggara mengumumkan hasil lomba secara daring pada Senin (20/3) kemarin.

    Hasilnya, lima medali berhasil direbut, antara lain dua medali emas dari bidang Bahasa Inggris disumbang oleh Aulia Rohma dan Kasyafani Nuri. Khusus Kasyafani, santri yang masih duduk di bangku kelas 7 ini bertengger di peringkat pertama dari ratusan peserta seluruh Indonesia.

    Sedangkan dua medali perak dari bidang Bahasa Indonesia diraih oleh Airen Sabila Elzahran Wahid dan Nikita Fibri, serta satu medali perunggu diraih oleh Keysha Maharani dari bidang Bahasa Inggris.

    Ustad Muhammad Afifuddin, S.Pd. selaku Ketua Program Bahasa mengaku bangga atas prestasi yang diraih para santri. “Alhamdulillah, dari lima santri yang didelegasikan, semuanya mendapatkan medali. Ini merupakan langkah kami untuk memberi ruang dan fasilitas kepada santri agar memiliki keberanian untuk berkompetisi.” Ungkapnya.

    Selain itu, beliau mengucapkan terima kasih kepada para pembimbing yang telah berhasil membimbing para santri sehingga meraih prestasi. Gus/Ry

  • MTs Zaha Raih Juara Ajang Picos V.5 Tingkat Nasional

    MTs Zaha Raih Juara Ajang Picos V.5 Tingkat Nasional

    Santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali mengukir prestasi nasional. Kali ini, giliran santri program IT yang mengharumkan nama madrasah, yakni Ani Sugi Aizah dan M. Fahreza Irsyadillah.

    Dua santri tersebut meraih juara nasional pada ajang Picos V5 yang diadakan SMA Islam Al Ma’arif Singosari, Malang pada 9 Februari 2023.

    Kabar gembira tersebut didapat setelah panitia penyelenggara mengumumkan secara live via Zoom pada Ahad (12/3) pagi. Hasilnya, Ani Sugi Aizah meraih juara dua pada lomba video pendek dengan judul “Gunakan Teknologi Sebaik Mungkin”. Sedangkan M. Fahreza Irsyadillah meraih juara harapan 1 lomba video pendek dengan judul “Lika-liku Era Society 5.0”.

    Ketua Program IT, Ustad Muhlasin Hadi Irwanto, S.Kom mengapresiasi hasil yang diperoleh para santri tersebut. Menurutnya, tidak mudah menjadi juara pada ajang tingkat nasional tersebut.

    “Syukur Alhamdulillah. Para santri bisa meraih juara. Namun, prosesnya tidak mudah karena mereka melewati babak penyisihan, semi final, sampai final yang diumumkan Ahad kemarin.” Ungkapnya. Gus/Ry

  • Ratusan Siswa SD-MI SE Jatim Ikuti Teristimewa Fest 2023

    Ratusan Siswa SD-MI SE Jatim Ikuti Teristimewa Fest 2023

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan lomba bagi siswa SD/MI se- Jawa Timur. Kegiatan kompetisi dengan nama Teristimewa Fest ini digelar pada Sabtu (25/2) yang terdiri atas Olimpiade Matematika, IPA, Bahasa Inggris serta lomba Pildacil, Seni Menggambar, Kaligrafi, Tahfidz dan Rangking 1.

    Ratusan peserta begitu antusias mengikuti kompetisi tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

    Kegiatan diawali dengan opening ceremony Teristimewa Test yang dibuka langsung oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I. dan beberapa tamu undangan, yakni Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. A. Sruji Bahtiar, M.Pd. dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo yang diwakili oleh Ibu Like Widiawati,

    “Ini acara yang luar biasa. MTs. Zaha memberi kesempatan kepada para siswa SD/MI untuk menunjukkan bakatnya di Teristimewa Fest ini. Ada olimpiade, seni menggambar, pildacil, hingga tahfidz. Luar biasa.” Kata Dr. A. Sruji Bahtiar ketika memberi sambutan.

    Usai opening ceremony, acara dilanjut dengan pelaksanaan lomba yang dimulai pukul 09.30 sampai dengan pukul 15.00. Selain lomba, juga ada penampilan seni dari para santri MTs. Zaha.

    Selesai lomba, acara dilanjut dengan pengumuman pemenang dari seluruh lomba. Acara berakhir pada pukul 16.00 WIB

  • MTs. Zaha Wisuda 264 Santri Tahfidz dan Amtsilati

    MTs. Zaha Wisuda 264 Santri Tahfidz dan Amtsilati

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menggelar wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-VI dan Amtsilati ke-VII bagi para santri yang tuntas program Tahfidz dan Almtsilati pada Ahad (12/2). Sebanyak 264 santri menjalani wisuda yang digelar di GOR Damanhuri Romli PZH Genggong. Mereka terdiri atas 79 wisudawan Tahfidz Al-Qur’an dan 185 wisudawan Amtsilati.

    Acara ini dihadiri oleh Para Ashabul Bait Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong, Ketua JQHNU Kota Kraksaan, Habib Anis Al Habsyi, Kepala Biro Pendidikan PZH Genggong, Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag., Kepala Biro Kepesantrenan PZH Genggong, Gus Dr. M. Haris Damanhuri, M.Kes., wali santri, dan Kepala sekolah /madrasah di bawah Yayasan Pendidikan PZH Genggong.

    Selain itu, turut hadir pula para pejabat di wilayah Kementerian Agama Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo, di antaranya Kasi Pendidikan Kesetaraan dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Jawa Timur, Dr. H. Nur Ibadi, M.Ag, Kepala Kemenag Probolinggo, Dr. Ahmad Sruji Bahtiar, M.Pd., Kasi Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Didik Heriyadi, S.Ag., M.Pd., serta Pengawas Madrasah, Ibu Hj. Siti Aminah, M.Pd.

    Sebelum acara dimulai, para santri dikirab dari halaman pesantren hingga tempat acara dengan diiringi drum band dan pasukan baris-berbaris santri putra MTs. Zaha Genggong. Acara baru dimulai pukul 07.30 dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan Hubbul Wathon.

    Setelah itu, acara dilanjut dengan sambutan dari Kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau meminta doa dari para hadirin untuk para wisudawan. “Kami mohon doanya, terutama kepada Bapak-Ibu wali santri. semoga para wisudawan-wisudawati yang akan dikukuhkan hari ini ke depannya lebih semangat dalam menegakkan agama Allah melalui Al-Qur’an dan Amtsilati.” Dawuh beliau.

    Sambutan juga diberikan oleh Bapak Dr. Nur Ibadi, M.Ag. Beliau memberi selamat dan mendoakan para wisudawan-wisudawati menjadi generasi yang maslahah dan barokah dunia hingga akhirat.

    Sebelum prosesi wisuda, para santri wisudawan melaksanakan uji publik. Uji publik Tahfidz dipandu oleh Ustad Qosimur Ridho Al-Hafidz. Para santri dipilih secara acak dan mendapatkan soal acak, lalu menjawabnya di hadapan para hadirin, termasuk wali santri. sorak tepuk tangan meriah terdengar kala santri berhasil meneruskan ayat yang dibacakan oleh penguji.

    Sementara itu, uji publik Amtsilati dipandu langsung oleh Koordinator Amtsilati Jawa Timur 3, Ustad Kamaluddin. Para santri dengan lancar mampu menjawab pertanyaan dari penguji. Bahkan, ada santri yang mampu menerjemahkan kitab dengan bahasa inggris.

    Selanjutnya, para wisudawan melaksanakan prosesi wisuda. Ijazah Tahfidz Al-Qur’an diberikan langsung oleh Habib Anis Al Habsyi didampingi Kepala Madrasah. Sedangkan Ijazah Amtsilati diserahkan oleh Ustad Kamaluddin juga didampingi Kepala Madrasah.

    Usai prosesi, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan bagi santri wisudawan berprestasi, di antaranya wisudawan terbaik dan wisudawan tercepat. Selain itu, MTs. Zaha juga memberikan cendera mata kepada tamu undangan yang hadir sebagai bentuk apresiasi.

    Usai pemberian cendera mata, acara dilanjut pengarahan oleh Biro Pendidikan PZH Genggong, Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag. Beliau begitu bangga dengan wisudawan-wisudawati Tahfidz dan Amtsilati.

    Acara diakhiri dengan pembacaan sholawat nabi yang dipandu langsung oleh Tim Hadroh Munsyiduna MTs. Zaha serta doa oleh KH. Moh. Hasan Zidni Ilma dan Habib Anis Al Habsyi. Gus/Ry

  • Santri MTs. Zaha Panen Emas di Ajang CIC Tingkat Nasional.

    Santri MTs. Zaha Panen Emas di Ajang CIC Tingkat Nasional.

    Lagi dan lagi. penghargaan tidak henti-hentinya diraih oleh santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan ( MTs. ZAHA) Genggong. Kali ini, sebanyak 13 santri berhasil memborong medali dari ajang Olimpiade Nasional Cendekia Islamic Competition (CIC) yang dilaksanakan pada Jumat-Sabtu (27-28/1) secara daring.

    Kabar gembira tersebut didapat setelah panitia pelaksana mengumumpkan hasil kompetisi pada Kamis, 3 Februari 2023. Hasilnya, Sebanyak 11 emas dan 2 perak diraih oleh para santri program Agama tersebut.

    Sebelas medali emas tersebut diraih oleh Muhammad Jefri, Muhammad Almas, M. Evand Ganif, Farossa Valendika dari bidang PAI. Emas juga didapat dari bidang Fikih atas nama Arini Ilan Nikmah dan SKI yang diwakili Muhammad Ilham Al Azmi, M. Robith Itsnaini Ilman, Icahayu Maisilia, Naila Minhatal Maula, serta bidang Alqur’an Hadist atas nama Indah Nur Fadilah dan Tri Buana Aulia Kalinda Dewi yang mendapat nilai tertinggi.

    Sementara itu, medali perak didapat dari bidang PAI atas nama Miqyala Salwa dan Kirana Dwi Anjani.

    Kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I, M.Pd. sangat bersyukur atas pencapaian para santri tersebut.

    “Alhamdulillah sangat bersyukur sekali atas prestasi tersebut. Ini tidak lepas dari barokah para guru, utamanya Kiai Hasan Sepuh Genggong. Dan juga doa dari para orang tua para santri.” Dawuh beliau.

    Prestasi ini merupakan kali ketiga dalam kurun waktu dua bulan santri MTs. Zaha memborong medali pada ajang olimpiade tingkat nasional. Hasilnya, 34 prestasi nasional berhasil diraih MTs. Zaha selama kurang dari tiga bulan. Gus/Ry

  • Lagi, MTs. Zaha Borong Emas Olimpiade Nasional

    Lagi, MTs. Zaha Borong Emas Olimpiade Nasional

    Setelah sebelumnya 11 santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong memborong medali olimpiade nasional, kini MTs. Zaha Genggong lagi-lagi berjaya di Ajang Olimpiade Mipa Sains dan Bahasa ( ONMIPASA) yang diadakan secara daring pada Ahad (22/1).

    Kabar gembira tersebut didapat setelah panitia pelaksana mengumumkan hasil pelaksanaan olimpiade secara daring pada Selasa (24/1) kemarin. Hasilnya, para santri teristimewa ini berhasil meraih tujuh emas, satu perak, dan tiga perunggu.

    Medali emas diraih oleh Ahmad Nadzifi bidang Matematika, Viorry Magnata bidang IPA, Aulia Rahma di bidang Bahasa Inggris, Kamilatul Badriyah dan Airen Sabila pada bidang Bahasa Indonesia dan Alfira Early di bidang IPS .

    Sedangkan perak diraih oleh Nuriyah Rahmawati di bidang matematika serta perunggu didapat Nuraini Labibur bidang Matematika, M. Fataa Yardhan bidang IPA, dan Syadidah di bidang Bahasa Inggris.

    Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Nuraini Labibur di bidang Matematika, M. Fataa Yardan bidang IPA, dan Aulia Rahma bidang Bahasa Inggris.

    Capaian ini merupakan kedua kalinya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan. Wakamad Kurikulum, Ustad Hazbullah Rohman, S.Pd. mengapresiasi prestasi yang diraih oleh para santri tersebut.

    “Alhamdulillah. Prestasi yang sangat membanggakan. Semoga dengan prestasi ini menjadikan MTs. Zaha semakin teristimewa.” Tuturnya. Gus/Ry

  • Awal Tahun, MTs. Zaha Borong Juara Olimpiade Nasional

    Awal Tahun, MTs. Zaha Borong Juara Olimpiade Nasional

    Awal tahun 2023 menjadi awal yang sangat baik bagi Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Sebanyak sebelas santri berhasil memborong medali pada ajang Pekan Olimpiade Sains Nasional (POSN) yang diadakan oleh Yapresindo pada Ahad (08/01) kemarin.

    Mereka berhasil meraih enam medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu dari ajang tingkat nasional yang diikuti secara daring tersebut.

    Kesebelas santri tersebut adalah Kamilatul Badriyah dan Airen Sabila meraih emas bidang Bahasa indonesia, Ahmad Nadzifi dan Nuriyah Rahmawati meraih emas bidang Matematika, serta Ahmad Zakaria dan Nuril Hidayatul meraih emas di bidang IPS.

    Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Nuraini Labibur di bidang Matematika, M. Fataa Yardan bidang IPA, dan Aulia Rahma bidang Bahasa Inggris.

    Sedangkan Perunggu didapat dari bidang Bahasa Inggris yang diwakili Syadida Aqila dan bidang IPA atas nama Viorry Magnata.

    Kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. begitu mengapresiasi hasil yang didapat oleh para santri. “Mabruk alfa mabruk. Allah memberikan keistimewaan buat kalian.” Dawuh beliau.

    Sementara itu, Koordinator Olimpiade, Ustad Hasan Saifurrahman, S.Pd. mengaku bangga atas prestasi yang dicapai oleh para santri. “Alhamdulillah. Dari semua bidang yang kami ikuti, semuanya dapat medali. /Semoga ini menjadi awal yang baik buat tahun ini.” Ujarnya. Gus/Ry

  • Rayakan Maulid Nabi dengan MTs. Zaha Bersholawat

    Rayakan Maulid Nabi dengan MTs. Zaha Bersholawat

    Dalam rangka memperingati hari kelahiran Baginda Agung Nabi Muhammad SAW, keluarga besar MTs. Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan MTs. Zaha Bersholawat. Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari santri, asatidz-asatidzah, serta karyawan. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh ashabul bait Pesantren Zainul Hasan Genggong. Tampak Nun Alex, Nun Aan, dan Nun Alba, hadir bersama istri memeriahkan acara yang berlangsung pada Rabu (31/11).

    Kegiatan yang berlangsung di halaman MTs. Zaha Putra ini dibawakan oleh pembawa acara Najwa Musdalifa yang sekaligus membuka acara tepat pukul 08.00 WIB. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al- Quran yang dibawakan oleh Ashgar Kandias.

    Selesai pembacaan ayat suci Al Quran, acara dilanjut dengan pelantikan santri Pelopor Kedisiplinan Bulan Oktober 2021 dan pembagian hadiah dan piagam penghargaan untuk santri dan guru berprestasi dalam berbagai ajang perlombaan tahun 2021.

    Setelah itu, dilanjut dengan sambutan kepala madrasah yang disampaikan oleh KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau sangat gembira dengan kegiatan MTs. Zaha bersholawat ini. “Kita patut berbahagia dan bersyukur karena pada detik ini, hari ini, kita masih bisa berkumpul untuk berdzikir, bersholawat kepada Nabi besar Muhammad SAW.” Dawuh beliau.

    Selepas sambutan dari kepala madrasah, acara dilanjutkan dengan Mau’idoh Hasanah oleh Nun Hassan Ahsan Malik. Dalam ceramahnya, pengasuh yang biasa dipanggil Nun Alex berpesan agar para santri senantiasa mengetahui nashab Rasulullah SAW. “Jika bukan karena Rasulullah, tidak mungkin ada kita, tidak akan ada Isra’ Mi’raj, dan tidak akan tercipta surga dan neraka. Maka dari itu, kita sepatutnya hafalkan nashab Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.” Terang beliau.

    Selesai ceramah agama, acara dilanjutkan dengan acara inti, yaitu Sholawat Nabi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh kepala MTs. Zaha, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal beserta Jam’iyah Hadrah Al- Hasanain. Para santri, asatid, dan hadirin mengikuti acara sholawat nabi tersebut dengan penuh khidmat.

    Acara ditutup dengan doa yang juga dipimpin langsung oleh kepala madrasah. Selepas acara, para santri dan asatidz-asatidzah makan bersama ala santri, yaitu polo’an. Gus/Ry

  • Bekali Pengurus OSIS dengan Diklat Jurnalistik-Kepemimpinan

    Bekali Pengurus OSIS dengan Diklat Jurnalistik-Kepemimpinan

    Guna memberi pembekalan dalam menjalankan tugas sebagai pengurus OSIS, MTs. Zaha Genggong mengadakan Diklat Pengurus OSIS Masa Khidmah 2021-2022. Kegiatan tahunan ini berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu sampai Ahad (25-26/9) yang bertempat di Aula MTs. Zaha untuk OSIS putra dan Aula SMA Zaha untuk OSIS Putri. Selain pengurus OSIS, diklat tersebut juga diikuti oleh Duta Madrasah.

    Kegiatan tersebut berisi dua materi yang dilaksanakan secara bergantian. Yakni Kepemimpinan dan Organisasi dengan pemateri M.Hendra, M.Pd.I. dan Jurnalistik Dasar yang disampaikan Rudianto, S.H.

    Pada hari pertama, OSIS Putra mendapat materi Kepemimpinan dan Organisasi. Pada sesi ini, Ustad Hendra memberikan materi kepemimpinan, mulai dari tipe-tipe pemimpin sampai bagaimana menjadi pemimpin yang baik. “Pemimpin yang baik itu adalah pemimpin yang mau mendengar pendapat anggotanya. Dalam hal ini, disebut pemimpin demokrasi.” Ungkap beliau.

    Selain materi kepemimpinan, peserta diklat juga mendapat materi Ke-NU-an. Pada sesi ini, ustad yang juga penulis buku ini memberi pengetahuan tentang sejarah berdirinya NU, para pendiri NU, hingga organisasi yang ada di bawah NU.

    Sementara di putri, para pengurus OSIS mendapat materi Jurnalistik Dasar. Ustad Rudianto yang juga Direksi Radar Bromo ini menyampaikan tentang bagaimana cara membuat berita yang mudah. “Jangan takut salah dalam menulis (membuat berita:red). Jangan pedulikan kosa kata. Yang terpenting, menulis, baca, sunting. Tulis lagi, baca lagi.” Tutur beliau.

    Selain mendapat materi Jurnalistik Dasar, peserta diklat juga melakukan praktik membuat berita. Pemateri yang juga alumnus Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong ini mengapresiasi hasil berita yang dibuat oleh peserta. “Hasilnya sudah bagus-bagus. Cuma cara merangkai kalimatnya saja yang perlu diasah.” Jelasnya.

    Pembina OSIS, Ustad Agus Setiawan berharap dengan adanya diklat ini, para santri dapat menambah wawasan dan pengetahuannya. “Semoga nantinya tidak hanya sekadar sampai di diklat saja, tapi ada tindak lanjutnya, yaitu para pengurus dapat menjalankan program OSIS dengan baik dan dapat mengembangkan bakat menulisnya.” Jelasnya. Gus/Ry

  • Joe-Viori Dinobatkan Sebagai Duta Madrasah 2021-2022

    Joe-Viori Dinobatkan Sebagai Duta Madrasah 2021-2022

    Rahmad Junior Pratama dan Viorri Magnata akhirnya terpilih sebagai Duta Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong tahun 2021-2022. Keduanya terpilih pada acara grand final pemilihan Duta Madrasah yang diselenggarakan pada 13 dan 14 September 2021.

    Joe, Panggilan Rahmad Junior Pratama, sendiri merupakan santri semester 3C. Sementara Viorri merupakan santri dari semester 3J.

    Kegiatan yang merupakan puncak acara dari rangkaian pemilihan Duta Madrasah tersebut digelar di tempat berbeda. Yakni grand final santri putra berlangsung pada Senin (13/9) pagi di halaman MTs. Putra. Sedangkan untuk Duta santri putri digelar pada Selasa (14/9) di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong.

    Keduanya terpilih sebagai duta madrasah setelah melewati beberapa tahapan, mulai dari seleksi kelas, 30 besar, hingga grand final kemarin. Dalam kriterianya, Duta madrasah tersebut dipilih bukan hanya dari penampilan saja, namun juga keterampilan berbicara di depan umum dan memiliki wawasan yang luas.

    Koordinator acara, Ustad Teguh Firmansyah mengatakan bahwa duta madrasah harus menjadi contoh bagi santri lain. “Duta madrasah harus bisa menjadi cerminan santri MTs. Zaha yang sesungguhnya. Selain itu, Duta Madrasah akan menjadi ujung tombak dalam mempromosikan madrasah.” Tutur beliau pada acara grand final. gus/al

  • Giliran Pengurus OSIS Putri Resmi Dilantik

    Giliran Pengurus OSIS Putri Resmi Dilantik

    Kepala Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong kembali melantik pengurus OSIS. Kali ini, giliran pengurus OSIS putri yang dilantik pada Selasa kemarin (14/9), tepat sehari setelah pelantikan pengurus OSIS putra. Dari itu, Tiara Ocha dkk resmi menjadi pengurus OSIS Putri MTs. Zaha masa khidmah 2021-2022.

    Pelantikan sendiri digelar di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong yang ini dihadiri dan disaksikan oleh asatid-asatidzah serta seluruh santri putri. Acara pun berlangsung meriah sekaligus khidmat.

    Sama seperti di putra, sebelum dilantik, pengurus OSIS baru ini melaksanakan prosesi serah terima jabatan dari pengurus OSIS masa khidmah 2020-2021. Tiara Ocha dkk akan meneruskan tanggung jawab yang sebelumnya pimpin oleh Zuhriatun Nisa’.

    Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. berharap pengurus OSIS baru tersebut dapat mengemban amanah dengan baik. “Jadikan khidmah ini sebagai garda terdepan kalian dalam mengemban amanah. Jika kalian berkhidmah dengan sungguh-sungguh, maka barokah akan kalian dapat.” Dawuh beliau ketika memberikan pengarahan.Gus/Ry

  • Pengurus OSIS Putra Masa Khidmah 2021-2022 Resmi Dilantik

    Pengurus OSIS Putra Masa Khidmah 2021-2022 Resmi Dilantik

    Genggong- Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong resmi memiliki pengurus OSIS baru. Kepala MTs. Zaha, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. secara langsung melantik pengurus OSIS putra masa khidmat 2021-2022 Pada Selasa (13/9)

    Sebanyak tiga puluh santri yang terpilih menjadi pengurus OSIS diambil sumpahnya di hadapan para santri dan asatid. Acara yang digelar di halaman MTs. Zaha Putra ini berlangsung dengan khidmat.

    Sebelum dilantik, pengurus OSIS masa khidmat 2020-2021 menyerahkan jabatan, fungsi, dan tugasnya secara simbolis kepada pengurus OSIS baru. Setelah pelantikan, kepala madrasah juga memberikan sertifikat kepada pengurus OSIS masa khidmat 2020-2021 yang telah selesai melaksanakan tugas selama satu tahun.

    Setelah itu, acara dilanjut dengan pengarahan kepala madrasah. Dalam pengarahannya, beliau berharap para santri, utamanya pengurus OSIS baru menata niat kembali. “Tata kembali niat kalian, terutama para pengurus OSIS yang baru dilantik ini, niatkan dua hal. Pertama, niat berkhidmah, kedua, mencari barokah.” Dawuh beliau. Gus/Ry

  • Mengenal Lebih Dekat Sosok Ketua OSIS Terpilih Masa Khidmat 2021-2022

    Mengenal Lebih Dekat Sosok Ketua OSIS Terpilih Masa Khidmat 2021-2022

    Pemilihan Umum Ketua OSIS MTs. Zainul Hasan Genggong telah usai. Baik putra maupun putri, sudah mendapatkan sosok ketua yang akan memimpin roda organisasi santri ini untuk satu tahun kedepan walau pun belum dilantik.
    Lalu, siapakah sosok pemimpin yang mendapat amanah dari santri dan asatid ini???


    OSIS Putra akan dikomandoi oleh Ismail. Ismail merupakan santri semester 3A program Agama. Ia lahir di Surabaya, 12 Desember 2007 silam dari pasangan Ahsanul Haq dan Fida Elis Zunaida. Santri yang juga memiliki saudara kembar ini memiliki hobi berenang dan bercita-cita menjadi dosen.


    Tidak seperti santri pada umumnya, santri pondok pusat ini cenderung pendiam. Namun siapa sangka ketika debat kandidat, Ismail mampu menyampaikan visi dan misi dengan lugas dan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan lancar tanpa terbata-bata.
    Ketika ditanya perasaannya terpilih menjadi ketua OSIS Putra, ia mengungkapkan kegembiraannya dengan sikap malu. “ Ya, pastinya senang, Ustad. Karena saya memang ingin menjadi pengurus OSIS. Dan Alhamdulillah, saya ternyata terpilih menjadi ketua.” Jelas santri asal Kota Pahlawan tersebut.

    Selain itu, ia juga mengutarakan harapannya setelah terpilih menjadi Ketua OSIS. “Harapan saya yang pasti ingin membawa OSIS di MTs. ZAHA ini lebih maju lagi, lebih kreatif, dan tentunya santri-santrinya berakhlak mulia.” Ungkapnya.


    Sementara itu, OSIS Putri akan dipimpin oleh Tiara Ocha Ramadhina. Ia lahir di Blitar pada 5 Oktober 2006. Ocha, panggilan akrabnya merupakan pengurus OSIS/IPPNU masa khidmat 2020-2021 dan menjabat sebagai anggota Pembinaan Pendidikan dan Budi Pekerti. Santri yang mondok di Pondok Damanhuri Romli ini sangat gemar dengan olah raga, utamanya Bulutangkis dan bercita-cita menjadi pengusaha.


    Pengalamannya menjadi pengurus OSIS Putri tahun lalu membuat ia PeDe. Itulah sebabnya ketika debat kandidat kemarin, Ocha begitu tenang dalam menjawab pertanyaan baik dari moderator maupun dari audiensi.
    Sama seperti Ismail, Ocha sangat senang bisa terpilih menjadi Ketua OSIS Putri. “Alhamdulillah, senang dan bangga. Senang karena terpilih menjadi ketua OSIS, bangga karena usaha saya berhasil dan mendapat kepercayaan dari teman-teman santri serta para asatidz.” Ungkap santri yang saat ini duduk di semester 3 O.


    Namun, santri asal Sidoarjo ini tidak ingin larut dalam kegembiraan. Bahkan sebelum dilantik, ia akan menyusun program yang akan ia jalankan nanti bersama para anggotanya. ”Pertama, saya akan menyusun program bersama pengurus OSIS terpilih agar program-program OSIS yang kemarin belum terlaksana dapat dilaksanakan tahun ini.” Terang santri dari pasangan Choirul Huda dan Sri Dwi Astuti tersebut.Gus/Ry

  • Debat Kandidat Pemilihan OSIS, Calon Ketua Paparkan Visi Hingga Program Unggulan

    Debat Kandidat Pemilihan OSIS, Calon Ketua Paparkan Visi Hingga Program Unggulan

    Ada banyak rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka pemilihan Ketua OSIS (IPNU/IPPNU) MTs. Zainul Hasan Genggong. Salah satunya adalah debat kandidat. Sabtu kemarin (04/9), OSIS (IPNU/IPPNU) MTs. Zainul Hasan Genggong mengadakan acara debat kandidat bagi para calon Ketua OSIS (IPNU/IPPNU) masa khidmat 2021-2022.

    Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengukur kemampuan para calon dalam hal kecakapan menyampaikan pendapat. Selain itu, debat kandidat bertujuan agar warga madrasah, terutama santri dapat menilai para calon Ketua OSIS (IPNU/IPPNU) yang akan dipilih.

    “Kita ingin para santri mengenal para calon yang akan dipilih. Mana yang menurut mereka berkompeten dalam memimpin OSIS ke depannya.” Jelas Ustad Ufik selaku Pembina OSIS Putra.

    Kegiatan debat ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, yakni putra di Aula Putra lantai dua, dan putri di Aula SMA ZAHA lantai tiga.

    Debat berlangsung empat sesi. Pada sesi pertama, para calon memaparkan visi dan misi. Mereka dengan lantang menyampaikan visi dan misinya. Keempat calon OSIS Putra memiliki visi yang berbeda, namun garis besarnya sama, yaitu ingin memajukan OSIS/IPNU MTs. ZAHA dengan melaksanakan berbagai program.

    “Saya ingin OSIS/IPNU menjadi wadah bagi para santri dalam menyampaikan aspirasi, inspirasi, dan informasi.” Tegas salah satu calon ketua OSIS/IPPNU nomor urut tiga, Ahmad Iqbal Hakan.

    Setelah pemaparan visi dan misi, sesi selanjutnya adalah pertanyaan dari moderator. Pertanyaan seputar MTs. ZAHA dan OSIS/IPNU dapat dijawab dengan lancar oleh keempat calon.

    Sesi ketiga, lebih seru lagi. Masing-masing calon saling bertanya tentang program yang akan dilaksanakan jika menjadi ketua OSIS/IPNU. Mereka saling memberi tanggapan terhadap jawaban calon lain.

    Kemudian, sesi terakhir merupakan pertanyaan dari audiensi, yaitu santri dan asatid. Banyak para santri yang ingin bertanya kepada para calon. Namun, moderator hanya memberi tiga kesempatan.

    Sementara itu, di putri, jalannya debat tidak jauh berbeda dengan di putra. Namun, para calon sempat bingung ketika ditanya oleh salah satu ustad tentang memilih tetap menjadi ketua OSIS/IPPNU atau menjadi Duta Madrasah jika nanti terpilih.

    “ Ya kalau bisa jadi ketua OSIS/IPPNU dan jadi Duta, Ustad. Hehe. Tapi kalau saya harus memilih, saya sebenarnya ingin menjadi Duta Madrasah karena itu keinginan saya dari semester satu.” Ungkap Tiara Ocha, kandidat nomor urut tiga.

  • Rayakan Muharam, MTs. Zaha Santuni Puluhan Anak Yatim

    Rayakan Muharam, MTs. Zaha Santuni Puluhan Anak Yatim

    GENGGONG- Dalam rangka memperingati bulan mulia Muharam, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali mengadakan kegiatan santunan bagi anak yatim. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (19/8).

    Sebanyak puluhan anak yatim beserta walinya sengaja diundang oleh madrasah untuk menerima santunan. Santunan yang diberikan tersebut merupakan hasil dari salah satu program MTs. Zaha yang istikamah dilaksanakan setiap hari Kamis oleh santri dan asatidz, yaitu Yaumus Shodaqoh.

    Acara yang berlangsung di Aula MTs. Zaha ini, dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah, Almukarrom KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. beserta para asatid dan seluruh santri putra dengan menerapkan protokol kesehatan.

    Dalam sambutannya, beliau memaparkan keutamaan Bulan Muharam sebagai bulan pertama dalam kalender Tahun Hijriah. Seperti yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW, di bulan Muharam salah satu ibadah yang bernilai pahala besar adalah membelai anak-anak yatim yang diartikan sebagai menyantuni anak yatim..

    “Banyak amalan yang dapat dilakukan di bulan istimewa ini. Salah satunya menyantuni anak yatim. Sebagaimana dalam hadits, bahwa orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga, berdekatan dengan Rasulullah SAW seperti dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah.” Tutur beliau.

    Selain itu, beliau juga mengapresiasi program Yaumus Shodaqoh yang istikamah dilakukan para santri dan asatidz. “Inilah hasilnya. Shodaqoh kalian tidak sia-sia. Ini menjadi saksi nanti di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.” Dawuh beliau. Gus/Ry

  • MTs. Zaha Borong Juara Lomba Tarik Suara, Ini Yang Viral

    MTs. Zaha Borong Juara Lomba Tarik Suara, Ini Yang Viral

    Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong di masa pandemi ini. Kemarin (30/03), dua santri MTs. Zaha berhasil meraih tiga juara sekaligus dalam ajang Gebyar Prestasi Siswa (GPS) se-kabupaten dan kota Probolinggo yang diselenggarakan oleh MAN 1 Probolinggo. Mereka adalah Muhammad Iqbal meraih juara 2 lomba tarik suara dan Annisa Dian Firdausi meraih juara 1 dan juara favorit di lomba yang sama . Lomba yang diadakan oleh MAN 1 Probolinggo tersebut dilaksanakan pada 3 Maret 2021 dan ditayangkan secara live di Youtube.

    Kepastian juara tersebut diketahui lewat surat keputusan yang di-share oleh panitia penyelenggara melalui grup whats app pada Selasa siang.

    Berdasarkan penilaian juri, Annisa Dian Firdausi mengumpulkan nilai 71.3, mengungguli Iqbal sebagai juara dua yang meraih nilai 66. Sedangkan untuk juara favorit, santriwati asal Mojokerto ini mengungguli perolehan like dan viewer dari peserta lain dengan 949 viewer dan 241 like.

    “Alhamdulillah, setelah menunggu hampir sebulan, dua santri kita berhasil dapat tiga piala sekaligus.” Kata Ustad Restu, koordinator lomba lewat pesan telegram.

    Setali tiga uang, salah satu pembina Student’s Day musik, ustad Sulaiman Bakir juga mengapresiasi keberhasilan anak didiknya. “Alhamdulillah, senang sekali mendengar mereka (Annisa dan Iqbal) dapat juara. Mereka memang berbakat di bidang tarik suara. Prestasi ini pastinya tidak lepas dari doa Kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal.” Ungkapnya. Gus/Ry

  • Perkuat Ukhuwwah di Bulan Suci, MTs Zainul Hasan Genggong Distribusikan 550 Paket Takjil untuk Masyarakat

    Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 H, MTs Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada masyarakat pada Minggu (22/2). Kegiatan ini dipusatkan di depan area madrasah yang berbatasan langsung dengan jalan raya. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh pihak lembaga di setiap bulan suci Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga sekitar dan pengguna jalan.

    Mengusung tema Kuatkan Ukhuwwah dengan Takjil Penuh Berkah, aksi sosial ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Muslim sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial di lingkungan madrasah.

    Kegiatan dimulai pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Pembagian takjil dilakukan secara langsung oleh perwakilan guru, staff dan anggota Osim MTs ZaHa. Madrasah telah menyiapkan 550 bungkus takjil yang dilengkapi dengan kesegaran minuman Trily untuk dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas, baik pengendara kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memfasilitasi para pengguna jalan yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

    Masyarakat tampak menyambut antusias kegiatan ini. Meski arus lalu lintas cukup padat, pembagian takjil berjalan tertib dengan bantuan koordinasi dari panitia. Dalam waktu kurang dari satu jam, paket takjil yang telah disediakan tersebut habis terdistribusi kepada para pengendara yang melintas.

    Waka Humas MTs Zainul Hasan Muhammad Afifuddin, S.Pd menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana refleksi diri bagi keluarga besar madrasah. Kegiatan bagi-bagi takjil ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan dan penuh makna. Melihat senyum para penerima takjil menjelang waktu berbuka menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami keluarga besar MTs. Momen ini juga mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa empati serta kepedulian sosial di bulan suci Ramadan,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, MTs Zainul Hasan Genggong berharap nilai-nilai ukhuwwah dan kepedulian sosial yang ditebarkan tidak hanya berhenti pada bulan Ramadan, tetapi dapat terus tumbuh menjadi karakter bagi seluruh keluarga besar madrasah dalam kehidupan bermasyarakat.

  • Memperingati HPSN, MTs Zaha Genggong Gelar Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Ponpes Zainul Hasan 2

    Memperingati HPSN, MTs Zaha Genggong Gelar Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Ponpes Zainul Hasan 2

    Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, MTs Zainul Hasan (Zaha) Genggong menggelar kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Zainul Hasan 2, Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/2). Kegiatan ini melibatkan Pembina dan Pengurus OSIM MTs Zaha Genggong serta seluruh santri Pondok Pesantren Zainul Hasan 2.

    Kegiatan ini diisi dengan dua agenda utama, yaitu aksi bersih-bersih sampah massal diarea pesantren, serta penanaman pohon sebagai simbol pelestarian alam. Kegiatan diawali dengan para santri menyisir setiap sudut lokasi untuk memastikan tidak ada sampah plastik yang tertinggal. Seluruh sampah yang telah terkumpul kemudian dipilah berdasarkan jenisnya untuk kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir.

    Kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon sebagai upaya melestarikan ekosistem di wilayah Desa Tambelang. Selain bertujuan meningkatkan estetika dan penghijauan kawasan, langkah ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas udara dan air demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

    Pembina OSIM MTs Zaha, Ustad Barokallahufik, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana edukasi bagi santri agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah. Menurutnya, pembiasaan membuang sampah pada tempatnya sangat krusial untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, sekaligus mencegah risiko penyakit serta bencana banjir. Selain menjaga kelestarian ekosistem dan estetika, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan udara dan air yang bersih.

    Melalui kegiatan ini, MTs Zaha berharap dapat memberikan dampak positif bagi santri Pondok Pesantren Zainul Hasan 2 dan menjadi pijakan awal bagi santri untuk konsisten menjaga kebersihan demi mewujudkan lingkungan pesantren yang sehat dan asri. Melalui kemandirian dalam pengelolaan sampah, Pondok Pesantren Zainul Hasan 2 diharapkan terus berkembang menjadi kawasan hijau yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Desa Tambelang.