Penulis: Admin MTs Zaha

  • Gelar Praktik Bilal MTs. Zaha Terjunkan Santri di 14 Masjid.

    Gelar Praktik Bilal MTs. Zaha Terjunkan Santri di 14 Masjid.

    Sebagai bentuk tindak lanjut dari program Fakhriyah, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong mendelegasikan empat belas santri untuk menjadi bilal pada pelaksanaan salat Jumat di empat belas masjid berbeda. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat Pahing, 23 Agustus 2024.

    Keempat belas santri tersebut di antaranya M. Nailul Barokah, M. Rizqi Maula Moh. Ifan Abdillah dan Affan Rizqul dari program agama, M. Guntur Satya dan Saiv Islam Al Mubarok dari program IT, Ahmad Kevin dan Muhammad Zidan dari program Sains, M. Afini Maulana dan M. Zulfan dari program Bahasa. Sedangkan dari program seni, diwakili oleh Alaikan Kevin, M. Fais Romadhoni, M. Bagas Arifin, dan Wahyu Aminullah.

    Mereka merupakan perwakilan dari santri semester 5 di setiap program kelas yang tersebar di delapan desa, di antaranya Desa Karangbong, Desa Ketompen, Desa Brani Wetan, Desa Satreyan, Desa Condong, Desa Pajarakan Kulon, Desa Rondokuning, Desa Kamalkuning, dan Desa Opo-opo.

    Pembina program Fakhriyah, Ustad Muhammad Hodri, S.Pd.I., M.Pd. menerangkan bahwa program ini merupakan wujud nyata pembelajaran fakhriyah di MTs. Zaha. “Dengan kegiatan ini, berharap para santri bisa mengaplikasikan apa yang sudah didapat selama ini di madrasah.” Ungkapnya.

    Tanggapan positif juga diberikan oleh salah satu takmir Masjid Arrohmatul Bayan di Desa Satreyan, Ustad Toha. Beliau menyambut baik program ini dan berharap MTs. Zaha rutin mendelegasikan para santrinya.
    “Program ini sangat bagus. Sebagai pengkaderan kepada generasi remaja kita. Saya sangat berterima kasih kepada MTs. Zaha. Kalau bisa, tidak hanya praktik bilal, namun juga praktik khotib.” Jelas beliau.

  • MTs. Zaha Beri Santunan Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa

    MTs. Zaha Beri Santunan Puluhan Anak Yatim dan Kaum Duafa

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar santunan bagi anak yatim pada Senin (22/7). Kegiatan ini merupakan wujud dari program Yaumus Shodaqoh yang dilaksanakan setiap Kamis oleh para santri dan asatidz-asatidzah.


    Pembagian santunan untuk puluhan anak yatim tersebut berlangsung di halaman Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong ketika pelaksanaan Apel Pelantikan Pelopor Kedisiplinan. Para anak yatim tersebut berasal dari sekitar Pondok PZH Genggong. Santunan dibagikan langsung oleh kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. beserta Nyai Hj. Balqis Husni Sulthon.


    “Ini merupakan agenda tahunan madrasah setiap bulan Muharam. Santunan ini berasal dari para santri dan asatidz sebagai bentuk pembelajaran untuk saling berbagi kepada sesama.” Ungkap Ustad Teguh Firmansyah, M.Pd. selaku koordinator kegiatan.


    Selain anak yatim, MTs. Zaha juga mengundang kaum duafa yang ada di sekitar PZH Genggong untuk menerima santunan.

  • Sambut Ajaran Baru, MTs. Zaha Gelar Review Muallim Amtsilati

    Sambut Ajaran Baru, MTs. Zaha Gelar Review Muallim Amtsilati

    Sebanyak 50 Asatidz wal Asatdzah pengampu Amtsilati MTs. Zainul Hasan Genggong mengikuti kegiatan Review Muallim Amtsilati di Aula Tabaarakallah MTs. Zaha pada Rabu (10/7). Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari Koordinator Amtsilati MTs. Zaha sebagai bentuk penyegaran agar lebih semangat dalam menebar ilmu Nahwu dan Shorrof dengan metode Amtsilati.

    Menghadirkan pemateri dari Koordinator Wilayah Jawa Timur (Korwil Jatim 3), Ustad Azwar Anas, para peserta mendapatkan pendalaman materi Amtsilati dan Tatimmah dalam menyambut tahun ajaran baru. Selain itu, para peserta juga sharing tentang proses pembelajaran dan metode amtsilati yang diterapkan kepada para santri.

    Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) bagian kurikulum, Ustad. Hazbullah Rohman, S.Pd berharap dengan kegiatan ini, para muallim (Asatidz/Asatidzah) mendapatkan ilmu baru yang dapat meningkatkan kualitas para calon wisudawan Amtsilati.

    “Dengan kegiatan ini, harapannya ada ilmu baru, semangat baru yang didapat para muallim untuk meningkatkan kualitas para santri dalam hal Amtsilati.” Ungkap beliau.Hl/Ry

  • Santri MTs. Zaha Juara MMA Junior Tingkat Nasional

    Santri MTs. Zaha Juara MMA Junior Tingkat Nasional

    Satu lagi prestasi membanggakan diraih oleh santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Kali ini santri atas nama Muhammad Saiful Ikhsan berhasil menjadi juara dua MMA tingkat nasional.

    Prestasi tersebut ia dapat kala mengikuti ajang Junior National Championship MMA 2024 yang diselenggarakan oleh Global Association Mixed Martial Arts (GAMMA) yang berlangsung di Jakarta pada 9-12 Mei 2024.

    Santri semester 4 program seni ini bertarung di kelas 63.5 Kg. Meski harus kalah di partai final, namun perjuangannya patut diapresiasi karena ini merupakan kejuaran pertama yang ia ikuti.

    “Alhamdulillah. Walaupun baru pertama ikut kejuaraan MMA, tapi Ikhsan bisa dapat juara. Walau pun akhirnya kalah di final. Ini bisa jadi pengalaman yang bagus bagi dia.” terang pelatih Ikhsan, Mardiono.

    Ikhsan mengaku senang bisa berpartisipasi dalam ajang Junior Nasional Championship MMA ini. “Pastinya bangga bisa ikut kejuaraan MMA Nasional. Dan lebih bangga lagi bisa naik podium juara dua.” Ungkap santri asal Tempeh Lumajang tersebut. Gus,Ry

  • Gemilang!!! Santri MTs. Zaha Raih Bronze Medal Ajang Olimpiade di Thailand.

    Gemilang!!! Santri MTs. Zaha Raih Bronze Medal Ajang Olimpiade di Thailand.

    Perjalanan hampir lima ribu kilometer yang ditempuh oleh Widhat Ainur Muttaqin ke Bangkok, Thailand tidak sia-sia. Santri MTs. Zainul Hasan Genggong asal Bondowoso tersebut berhasil mengharumkan nama Pesantren Zainul Hasan Genggong dan MTs. Zaha, termasuk Indonesia.

    Ya. Widhat, sapaan akrabnya berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Final Round Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2024 yang berlangsug di Bangkok, Thailand pada Sabtu (27/04). Widhat bersaing dengan ribuan siswa dari berbagai negara.

    “Alhamdulillah, Prestasi ini berkat dukungan dan doa dari semuanya, orang tua, guru, teman-teman, dan juga kepala madrasah.” Ungkap Widhat.

    Sementara itu wakil kepala madrasah bidang kurikulum, Ustad Hazbullah Rohman, S.Pd. turut mengapresiasi pencapaian Widhat.

    “Sangat membanggakan. Kita kembali dapat medali internasional. Inilah hasil dari program pembinaan olimpiade kepada para santri yang selama ini kami jalankan.” Jelasnya. 

    Beliau berharap, prestasi ini dapat konsisten diraih oleh MTs. Zaha setiap tahun. Gus/Ry

  • Santri MTs. Zaha Kembali Torehkan Juara Olimpiade Internasional

    Santri MTs. Zaha Kembali Torehkan Juara Olimpiade Internasional

    Torehan prestasi internasional kembali datang dari santri program Sains Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Adalah Anisa Munawaroh yang berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Final BBB Macau 2024 yang diselenggarakan oleh Guangdong-Hongkong-Macau Greater Bay Area Mathematical Olympiad.

    Santri yang masih duduk di bangku kelas VII ini mengikuti perlombaan secara daring pada Sabtu, 16 Maret 2024 lalu. Anisa, sapaan akrabnya bersaing dengan ribuan peserta dari 18 negara. Hasilnya, ia berhasil meraih bronze medal pada ajang tersebut.

    Tidak hanya itu, sepanjang bulan ini, santri asal probolinggo ini juga berhasil meraih prestasi nasional di babak Heat Round HKIMO 2024. Ia berhasil meraih bronze medal pada ajang yang diikuti pada 30 Maret 2024 tersebut dan berhak mengikuti babak final di Hongkong.

    Keberhasilan Anisa Munawaroh tersebut tidak lepas dari bimbingan intensif dari madrasah dalam membina santri berprestasi. Ustad Hasan Saifur Rahman, M.Pd, selaku ketua program sains mengungkapkan rasa bangganya kepada santri program sains tersebut.

    “Ahamdulillah! Santri program sains yang masih duduk di semester 2 (kelas VII) bisa menorehkan prestasi internasional. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi santri lainnya, utamanya calon santri baru.” Ungkapnya. Gus/Ry

  • Santri Program IT Raih Prestasi Tingkat Provinsi

    Santri Program IT Raih Prestasi Tingkat Provinsi

    Santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong kembali mengukir prestasi. Kali ini, santri program IT dan Agama yang mengharumkan nama madrasah di ajang DWK X-Prime tingkat Provinsi yang diadakan oleh Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah, Kraksaan pada Senin (12/02).

    Adalah Muhammad Guntur Satya Nugraha dan Sabrina Aprilia yang mengukir prestasi gemilang. Guntur meraih juara 1 dalam lomba Desain Power Point tingkat Jawa Timur. Santri yang duduk di bangku semester 4C program IT ini sukses mengungguli puluhan kompetitornya.

    “Alhamdulillah, kali ini kita diberi kesempatan juara 1. Semoga juara ini memacu para santri lainnya, khususnya program IT untuk terus meningkatkan prestasinya. Dan selamat untuk Guntur.” Ungkap Ustad Muhlasin, S.Kom selaku ketua program IT.

    Sementara itu, Sabrina Aprilia  hanya bisa meraih juara harapan 1 pada lomba olimpiade Bahasa Arab. Meskipun belum meraih hasil maksimal, santri program bahasa tersebut layak diapresiasi karena mampu bersaing dengan ratusan santri dari berbagai lembaga. Gus/Ry

  • Ciptakan BTS, Tim Riset MTs. Zaha Raih Juara 1

    Ciptakan BTS, Tim Riset MTs. Zaha Raih Juara 1

    Prestasi membanggakan kembali diukir oleh para santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Kali ini, santri program sains yang tergabung dalam Tim Riset MTs. Zaha berhasil meraih juara satu pada ajang Exellent Festival (Exfesh) yang diselenggarakan oleh SMA Unggulan  Hafsawati Zainul Hasan Genggong pada Sabtu (27/1).

    Tiga santri tersebut adalah A. Zakaria QZ, M. Faiz Santoso, dan Yahya Afid Fajriansyah. Mereka menciptakan produk dengan brand BTS (Banana Tree Sunblok), yaitu sunblock yang terbuat dari pelepah batang pisang.

    Bersaing dengan puluhan SMP/MTs. se Jawa Timur, jalan merengkuh juara tidak dilalui dengan mudah. Diawali dengan tahap uji artikel hasil penelitian,  Zakaria DKK berhasil masuk  lima besar tim terbaik untuk presentasi di depan dewan juri dan pameran produk hasil riset. Hasilnya, perjuangan para santri berbuah manis dengan raihan juara satu.

    “Alhamdulillah! Perjuangan luar biasa! Persiapan sekitar dua bulan yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Kompetisi bidang riset, kompetisi perdana berbuah juara.” Ungkap Ustad Hasan Saifur Rahman, M.Pd. selaku Ketua Program Sains sesaat setelah lomba.

    Sebagai informasi, Banana Tree Sunblock (BTS) merupakan produk karya santri MTs. Zaha memiliki beberapa manfaat, di antaranya untuk melindungi kulit dari sinar UV, melembabkan kulit, serta memiliki aroma terapi yang khas. Gus/Ry