Penulis: Admin MTs Zaha

  • Santri MTs. Zaha Juara MMA Junior Tingkat Nasional

    Santri MTs. Zaha Juara MMA Junior Tingkat Nasional

    Satu lagi prestasi membanggakan diraih oleh santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Kali ini santri atas nama Muhammad Saiful Ikhsan berhasil menjadi juara dua MMA tingkat nasional.

    Prestasi tersebut ia dapat kala mengikuti ajang Junior National Championship MMA 2024 yang diselenggarakan oleh Global Association Mixed Martial Arts (GAMMA) yang berlangsung di Jakarta pada 9-12 Mei 2024.

    Santri semester 4 program seni ini bertarung di kelas 63.5 Kg. Meski harus kalah di partai final, namun perjuangannya patut diapresiasi karena ini merupakan kejuaran pertama yang ia ikuti.

    “Alhamdulillah. Walaupun baru pertama ikut kejuaraan MMA, tapi Ikhsan bisa dapat juara. Walau pun akhirnya kalah di final. Ini bisa jadi pengalaman yang bagus bagi dia.” terang pelatih Ikhsan, Mardiono.

    Ikhsan mengaku senang bisa berpartisipasi dalam ajang Junior Nasional Championship MMA ini. “Pastinya bangga bisa ikut kejuaraan MMA Nasional. Dan lebih bangga lagi bisa naik podium juara dua.” Ungkap santri asal Tempeh Lumajang tersebut. Gus,Ry

  • Gemilang!!! Santri MTs. Zaha Raih Bronze Medal Ajang Olimpiade di Thailand.

    Gemilang!!! Santri MTs. Zaha Raih Bronze Medal Ajang Olimpiade di Thailand.

    Perjalanan hampir lima ribu kilometer yang ditempuh oleh Widhat Ainur Muttaqin ke Bangkok, Thailand tidak sia-sia. Santri MTs. Zainul Hasan Genggong asal Bondowoso tersebut berhasil mengharumkan nama Pesantren Zainul Hasan Genggong dan MTs. Zaha, termasuk Indonesia.

    Ya. Widhat, sapaan akrabnya berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Final Round Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2024 yang berlangsug di Bangkok, Thailand pada Sabtu (27/04). Widhat bersaing dengan ribuan siswa dari berbagai negara.

    “Alhamdulillah, Prestasi ini berkat dukungan dan doa dari semuanya, orang tua, guru, teman-teman, dan juga kepala madrasah.” Ungkap Widhat.

    Sementara itu wakil kepala madrasah bidang kurikulum, Ustad Hazbullah Rohman, S.Pd. turut mengapresiasi pencapaian Widhat.

    “Sangat membanggakan. Kita kembali dapat medali internasional. Inilah hasil dari program pembinaan olimpiade kepada para santri yang selama ini kami jalankan.” Jelasnya. 

    Beliau berharap, prestasi ini dapat konsisten diraih oleh MTs. Zaha setiap tahun. Gus/Ry

  • Santri MTs. Zaha Kembali Torehkan Juara Olimpiade Internasional

    Santri MTs. Zaha Kembali Torehkan Juara Olimpiade Internasional

    Torehan prestasi internasional kembali datang dari santri program Sains Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Adalah Anisa Munawaroh yang berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Final BBB Macau 2024 yang diselenggarakan oleh Guangdong-Hongkong-Macau Greater Bay Area Mathematical Olympiad.

    Santri yang masih duduk di bangku kelas VII ini mengikuti perlombaan secara daring pada Sabtu, 16 Maret 2024 lalu. Anisa, sapaan akrabnya bersaing dengan ribuan peserta dari 18 negara. Hasilnya, ia berhasil meraih bronze medal pada ajang tersebut.

    Tidak hanya itu, sepanjang bulan ini, santri asal probolinggo ini juga berhasil meraih prestasi nasional di babak Heat Round HKIMO 2024. Ia berhasil meraih bronze medal pada ajang yang diikuti pada 30 Maret 2024 tersebut dan berhak mengikuti babak final di Hongkong.

    Keberhasilan Anisa Munawaroh tersebut tidak lepas dari bimbingan intensif dari madrasah dalam membina santri berprestasi. Ustad Hasan Saifur Rahman, M.Pd, selaku ketua program sains mengungkapkan rasa bangganya kepada santri program sains tersebut.

    “Ahamdulillah! Santri program sains yang masih duduk di semester 2 (kelas VII) bisa menorehkan prestasi internasional. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi santri lainnya, utamanya calon santri baru.” Ungkapnya. Gus/Ry

  • Santri Program IT Raih Prestasi Tingkat Provinsi

    Santri Program IT Raih Prestasi Tingkat Provinsi

    Santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong kembali mengukir prestasi. Kali ini, santri program IT dan Agama yang mengharumkan nama madrasah di ajang DWK X-Prime tingkat Provinsi yang diadakan oleh Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah, Kraksaan pada Senin (12/02).

    Adalah Muhammad Guntur Satya Nugraha dan Sabrina Aprilia yang mengukir prestasi gemilang. Guntur meraih juara 1 dalam lomba Desain Power Point tingkat Jawa Timur. Santri yang duduk di bangku semester 4C program IT ini sukses mengungguli puluhan kompetitornya.

    “Alhamdulillah, kali ini kita diberi kesempatan juara 1. Semoga juara ini memacu para santri lainnya, khususnya program IT untuk terus meningkatkan prestasinya. Dan selamat untuk Guntur.” Ungkap Ustad Muhlasin, S.Kom selaku ketua program IT.

    Sementara itu, Sabrina Aprilia  hanya bisa meraih juara harapan 1 pada lomba olimpiade Bahasa Arab. Meskipun belum meraih hasil maksimal, santri program bahasa tersebut layak diapresiasi karena mampu bersaing dengan ratusan santri dari berbagai lembaga. Gus/Ry

  • Ciptakan BTS, Tim Riset MTs. Zaha Raih Juara 1

    Ciptakan BTS, Tim Riset MTs. Zaha Raih Juara 1

    Prestasi membanggakan kembali diukir oleh para santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Kali ini, santri program sains yang tergabung dalam Tim Riset MTs. Zaha berhasil meraih juara satu pada ajang Exellent Festival (Exfesh) yang diselenggarakan oleh SMA Unggulan  Hafsawati Zainul Hasan Genggong pada Sabtu (27/1).

    Tiga santri tersebut adalah A. Zakaria QZ, M. Faiz Santoso, dan Yahya Afid Fajriansyah. Mereka menciptakan produk dengan brand BTS (Banana Tree Sunblok), yaitu sunblock yang terbuat dari pelepah batang pisang.

    Bersaing dengan puluhan SMP/MTs. se Jawa Timur, jalan merengkuh juara tidak dilalui dengan mudah. Diawali dengan tahap uji artikel hasil penelitian,  Zakaria DKK berhasil masuk  lima besar tim terbaik untuk presentasi di depan dewan juri dan pameran produk hasil riset. Hasilnya, perjuangan para santri berbuah manis dengan raihan juara satu.

    “Alhamdulillah! Perjuangan luar biasa! Persiapan sekitar dua bulan yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Kompetisi bidang riset, kompetisi perdana berbuah juara.” Ungkap Ustad Hasan Saifur Rahman, M.Pd. selaku Ketua Program Sains sesaat setelah lomba.

    Sebagai informasi, Banana Tree Sunblock (BTS) merupakan produk karya santri MTs. Zaha memiliki beberapa manfaat, di antaranya untuk melindungi kulit dari sinar UV, melembabkan kulit, serta memiliki aroma terapi yang khas. Gus/Ry

  • Empat Santri Will Fly to Thailand!!!

    Empat Santri Will Fly to Thailand!!!

    Lagi dan lagi!!! Prestasi luar biasa kembali diperoleh oleh santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Sebanyak empat santri dari madrasah dengan visi Teristimewa ini akan terbang ke Thailand guna mengikuti ajang olimpiade internasional yang diselenggarakan oleh Thailand Mathematical International Olympiad bulan April 2024.

    Keempat santri tersebut adalah Nuraini Labibur Rosita (5L), Widhat Ainur Muttaqin (Spill G), Saelan Maulydani (Spill G), dan Annisa Munawwaroh (1K). Keempat santri tersebut berhak berangkat ke Thailand setelah di Heat Round TIMO 2024 Regional Indonesia yang berlangsung pada 7 Oktober lalu sukses meraih Silver Medal (Nuraini dan Saelan) dan Bronze Medal (Widhat dan Annisa).

    Kepala MTs. Zaha, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas prestasi yang diraih para santri tersebut.

    “Tidak mudah melewati segala perjuangan ini. Hampir tidak percaya bahwa kita kembali bisa mendulang prestasi ini bersama semua pihak.” Dawuh beliau.

    Selain itu, Kepala Madrasah yang biasa disapa Nun Boy ini juga memohon doa restu kepada semua pihak. “Semoga kado istimewa ini menjadi lebih teristimewa di Negeri Gajah Putih dan mendulang lebih banyak prestasi demi mengharumkan nama Genggong, tentunya nama NKRI.” Gus/Ry

  • Tingkatkan Pelajaran Amtsilati dengan Kegiatan Halati

    Tingkatkan Pelajaran Amtsilati dengan Kegiatan Halati

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menggelar Halaqoh Amtsilati. Kegiatan yang berlangsung mulai tahun kemarin ini dilaksanakan selama dua hari, Senin-Selasa (18-19/09) di dua tempat berbeda. Santri putra di Aula Tabaarakallah, sedangkan santri putri di Aula Pesantren.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para santri dan muallim untuk terus meningkatkan kemampuan mempelajari metode Amtsilati. Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan review para muallim bersama Koordinator Wilayah Jawa Timur 3 (Korwil Jaga), Ustad Alfan Efendi.

    “Alhamdulillah, Halati ini sudah tahun kedua kita laksanakan. Banyak manfaat dari kegiatan ini untuk memberikan semangat kepada para santri untuk menuntaskan jilid Amtsilati.” Ungkap Koordinator kegiatan, Ustaf Ahmad Kholilullah Khutaimi, S.Pd.

    Selain itu, pada kegiatan tersebut, Kepala Madrsah juga memberikan penghargaan kepada para santri yang tuntas dengan nilai terbaik. Beliau berharap hal tersebut dapat memacu para santri lain untuk lebih giat lagi belajar Amtsilati. Gus/Ry

  • Lewati Persaingan Ketat, Bintang dan Vika Resmi Jadi Duta Madrasah

    Lewati Persaingan Ketat, Bintang dan Vika Resmi Jadi Duta Madrasah

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong akhirnya memiliki Duta Madrasah baru untuk tahun ajaran 2023-2024. Adalah Bintang Tegar dan Vika yang terpilih sebagai Duta Madrasah setelah menyisihkan para kompetitornya di Grand Final.

    Sebelum masuk Grand Final, mereka berdua melewati beberapa tahap seleksi, mulai dari seleksi tingkat kelas hingga tes wawasan.

    Bintang Tegar terpilih sebagai Duta Madrasah pada Grand Final Pemilihan Duta Madrasah kemarin Ahad (10/09) yang berlangsung hari di Aula Tabaarakallah MTs. Zaha. Santri semester 3 C program Sains ini berhasil menyisihkan 14 pesaingnya.

    “Terima kasih kami ucapkan kepada  para asatid dan teman-teman, khususnya Abuya (kepala madrasah) yang telah memilih saya sebagai duta.” ucapnya dengan terbata-bata.

    Sementara di putri, Grand Final digelar pada Senin (11/09) pagi di Halaman Pondok Pesantren. Vika juga menyisihkan 14 calon duta madrasah. Namun, persaingan begitu ketat sampai di tiga besar. Bahkan, kejutan terjadi saat tiga besar didominasi oleh santri semester 1. Namun dengan pengalamnnya, santri yang juga pengurus OSIM ini mampu menjawab pertanyaan dari juri dengan tegas dan mantap.

    “Alhamdulillah. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya, Khususnya kepada Abuya dan Ning. Semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan baik.” Katanya sambil menahan tangis haru.Gus/Ry