Buat Buku Bahan Ajar, MTs. Zaha Adakan Workshop

Dalam rangka membekali para guru dalam membuat buku bahan ajar, MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar workshop penyusunan buku bahan ajar. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Sabtu dan Ahad (09-10/1) di Hotel & Resort Kampoeng Kita, Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Workshop dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat ini diikuti oleh 55 asatid dan asatidzah dengan narasumber Dr. HM. Musfiqon, M. Pd., widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya dan Direktur Penerbit NLC di Sidoarjo.

Pada hari pertama, acara diawali dengan pembukaan oleh kepala MTs. Zaha, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau menginginkan para peserta workshop mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. “Demi lancarnya acara ini dan juga program yang kita canangkan, mohon ikuti workshop ini dengan seksama. Jangan kasih kendor.” Ujar beliau.

Selepas pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi overview kurilulum madrasah yang disampaikan oleh narasumber. Tujuannya adalah agar buku yang nanti dibuat oleh guru sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan tidak menyimpang dari kurikulum nasional.

Setelah overview kurikulum, kegiatan dilanjutkan dengan teknik menulis buku teks pelajaran. Pada sesi ini, narasumber memaparkan bagaimana cara menulis buku dengan baik dan benar. Mulai dari mencari referensi sampai membuat outline buku. “Yang penting dalam menulis buku itu, benar isinya, benar sumbernya, dan benar nulisnya.” Jelasnya.

Pada sesi ini, peserta juga diberi kesempatan untuk praktik membuat outline buku sesuai dengan kompetensi dasar dan materi pada masing-masing mata pelajaran. Tampak para peserta mengikuti acara dengan antusias. Hal itu terlihat ada beberapa peserta yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber, hingga mempresentasikan hasil kerjanya. Kegiatan hari pertama berakhir pada pukul 16.00 WIB.

Pada hari kedua, acara dilanjutkan dengan sesi teknik penulisan referensi online. Pada sesi ini, narasumber menjelaskan tentang cara mengambil referensi dari media online, mulai dari cara mencari referensi yang kapabel, hingga bagaimana cara menulis kutipan yang kita dapat dari online.

Selain itu, peserta diklat juga dibekali materi layout naskah buku yang disampaikan oleh narasumber berbeda, Rizki Janata. Narasumber yang juga murid Bapak Musfiqon ini menjelaskan tata cara pengaturan layout buku, mulai dari pemilihan paper size, hingga numbering.

Proses pembuatan buku bahan ajar ini akan dilaksanakan selama satu tahun. Rencananya, buku bahan ajar karya asatidz dan asatidzah MTs. Zaha akan tersedia untuk santri pada tahun pelajaran 2022-2023. (Gus/Ry)