
Genggong- Bersepeda kini menjadi salah satu olahraga yang digemari masyarakat. Saat ini bersepeda tidak hanya sekedar untuk olahraga saja tapi juga menjadi sarana bersosialisasi dan menjalin silaturrahmi. Seperti yang dilakukan para asatidz Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong hari Ahad (30/7). Mereka bersepeda bersama yang dipimpin langsung oleh kepala madrasah, Abuya KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh MTs Zaha ini bertujuan untuk memperarat silaturrahmi antara semua stake holder di MTs Zainul Hasan Genggong dan juga bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa solidaritas asatidz di MTs Zaha selalu terjaga erat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan pendidikan umat.Selain itu, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk merealisasikan program bersepeda yang beberapa waktu lalu menjadi pembahasan di intern pimpinan madrasah.
Start dari halaman madrasah, rombongan mulai mengayuh pedalnya menuju arah selatan. Lalu menuju daerah Temenggunan dan Selogudig. Dilanjut melewati Patemon dan Jatiurip dengan finish kembali di halaman madrasah. kurang lebih jarak 18 kolometer ditempuh oleh rombongan.
Tampak para asatidz ada yang menggunakan sepeda tua (ontel), sepeda gunung, bahkan sepeda mini. Sebab memang tak ada kreteria sepeda khusus yang ditentukan dalam kegiatan ini. “Kita beri nama kegiatan ini dengan sebutan Green Bike. Semua jenis sepeda bisa, asal bukan sepeda motor”, ujar kepala madrasah.
Kegiatan bersepeda ini, lanjut kepala madrasah, merupakan intruksi ketua yayasan pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong untuk diterapkan di lembaga yang berada dibawah naungan yayasan dengan tujuan untuk mengurangi polusi dan membiasakan dengan hidup sehat. “jadi nantinya asatidz yang jarak rumahnya dengan madrasah kurang dari 3 kilometer untuk berangkat ke madrasah harus bersepeda. Madrasah Tsanawiyah yang mengawali, semoga nanti lembaga lain bisa menyusul”, jelasnya
Sementara itu, wakamad Humas, ustadz Teguh Firmansyah yang juga koordinator kegiatan menyebutkan bahwa sebelum dikampanyekan, para asatidz yang jaraknya dekat dengan madrasah sudah mulai menggunakan sepeda untuk berangkat ke madrasah sejak beberapa hari lalu. “Sejak ada kabar guru yang rumahnya dekat harus bersepda, asatidz MTs. Zaha sudah mulai banyak yang bersepeda ke madrasah. Dan Alhamdulillah kegiatan kampanye ini berjalan dengan lancar”, ujarnya. (Tgh/Fin)


Tinggalkan Balasan