Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran digital dan inovasi teknologi di lingkungan madrasah, para guru MTs. Zainul Hasan Genggong mengikuti kegiatan Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (12–13 September 2026), ini difokuskan pada penguasaan teknologi animasi digital guna mendesain media ajar yang interaktif dan menarik.
Pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para guru dengan keterampilan merancang media ajar modern secara praktis. Memanfaatkan efisiensi teknologi AI, para guru diajak mengeksplorasi berbagai fitur pintar, mulai dari penyusunan alur materi (prompting script), pembuatan karakter avatar visual, pengisian suara otomatis (voiceover), hingga eksekusi final editing video pembelajaran.

Penggunaan video berbasis AI ini diharapkan mampu menjawab tantangan pembelajaran modern. Dengan sajian visual yang dinamis, karakter animasi yang interaktif, serta penyampaian materi yang ringkas, media pembelajaran baru ini diproyeksikan dapat meningkatkan daya tangkap, fokus, serta partisipasi aktif para santri selama proses belajar mengajar di kelas.
Pada hari pertama (Sabtu, 12/9), para guru dibekali kemampuan teknis secara sistematis. Dimulai pukul 08.00 WIB, para guru belajar merumuskan instruksi visual melalui Praktik Pembuatan Prompt Animasi Video. Materi dilanjutkan dengan Praktik Pembuatan Karakter Animasi, proses rendering/generate video, hingga teknik editing video animasi, dan diakhiri dengan Praktik Mandiri I.
Memasuki hari kedua (Ahad, 13/9), kegiatan beralih pada pemantapan karya. Sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB, para guru memanfaatkan sesi Praktik Mandiri II untuk menyempurnakan alur dan visual video ajar mereka. Acara dilanjutkan dengan guru mempresentasikan dan mengumpulkan produk video animasi karya masing-masing. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para guru untuk terus berinovasi dalam menyampaikan materi pelajaran di era digital.

Pentingnya integrasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar ini juga disampaikan oleh Kepala Madrasah MTs. Zainul Hasan Genggong. “Teknologi kecerdasan buatan hadir bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu yang sangat efisien untuk memperkuat kualitas pembelajaran. Melalui workshop ini, kami ingin memastikan para guru mampu menghadirkan materi yang sesuai dengan gaya belajar santri masa kini, sehingga proses belajar di kelas terasa lebih interaktif, dinamis, dan menyenangkan.” ujar beliau.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru MTs. Zainul Hasan Genggong semakin siap dan kreatif dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih modern, menyenangkan, dan efektif bagi para santri. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan karya yang dihasilkan, seluruh peserta yang menyelesaikan produk video AI juga mendapatkan sertifikat kompetensi pelatihan dari pihak madrasah.


Tinggalkan Balasan