Perkuat Fondasi Melalui Matrikulasi

Dalam rangka mengawali tahun ajaran baru, MTs. Zainul Hasan Genggong menyelenggarakan program matrikulasi secara intensif bagi seluruh santri baru kelas 7. Kegiatan pembekalan awal ini dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar keagamaan maupun akademik para santri. Langkah ini menjadi fondasi penting agar setiap santri memiliki pemahaman yang setara dan siap beradaptasi dengan sistem pembelajaran terpadu di lingkungan pesantren.

Rangkaian kegiatan matrikulasi berlangsung selama empat minggu. Pada tiga minggu pertama, matrikulasi berfokus pada penguatan fondasi keagamaan dan literasi bahasa Arab, meliputi matrikulasi Al-Qur’an, Imla’ dan Amsilati yang dilaksanakan pada 14–30 Juli. Melalui matrikulasi ini, para santri dibimbing intensif oleh para ustad dan ustadzah agar memiliki standar kemampuan membaca Al-Qur’an yang tajwidnya benar serta kemahiran dasar dalam penulisan dan pemahaman kaidah bahasa Arab.

Pada minggu keempat, matrikulasi beralih pada pemantapan Matematika Dasar dan Ubudiyah yang dilaksanakan pada tanggal 1–6 Agustus. Matrikulasi Matematika Dasar bertujuan untuk mengasah logika berpikir dan kemampuan berhitung santri, sedangkan matrikulasi Ubudiyah berfokus pada praktik ibadah sehari-hari, mulai dari tata cara bersuci, salat fardu, hingga salat-salat sunnah sesuai tuntunan pesantren.

Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong mengungkapan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini sekaligus menyampaikan pandangannya mengenai arah pembekalan santri ke depan.

“Alhamdulillah, matrikulasi ini sudah terlaksana dengan baik. Dengan penambahan Matematika Dasar, sebenarnya hal ini memberi harapan baru bagi santri teristimewa untuk bisa menjawab tantangan global yang saat ini sudah berbasis data, di mana ada sangkut pautnya dengan matematika. Selain itu, Amsilati dalam matrikulasi juga menjadi roda depan kendaraan santri dalam mengarungi berbagai macam tantangan di era digitalisasi yang semakin masif, sebab mempertahankan cinta kitab salaf itu gampang-gampang susah. Tentunya dengan Imla’ dan Al-Qur’an, santri yang mengikuti matrikulasi tahun ini dapat menjadi insan yang bertanggung jawab secara Qur’ani dan tanpa ragu bisa memberikan ciri khasnya sebagai santri tulen yang tidak pernah meninggalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an dengan segala dimensinya, doakan semoga matrikulasi ke depannya bisa lebih baik dan berkah, Aamiin,” ungkap Beliau

Melalui program matrikulasi ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana adaptasi awal, tetapi juga membekali para santri baru MTs. Zainul Hasan Genggong dengan fondasi agama yang kokoh serta kesiapan akademis untuk menghadapi tantangan zaman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More posts