Gelar Rapat, Madrasah Sampaikan Perubahan Jam Pelajaran dan Inovasi kepada Wali Santri

Genggong- Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 (MTs. Zaha 1) Genggong kembali mengadakan rapat bersama wali santri kelas VII dan VIII pada Ahad (21/7/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan laporan hasil belajar santri pada semester genap. Selain itu, acara yang digelar di GOR Damanhuri Romli ini juga menjadi kesempatan bagi madrasah untuk menyampaikan informasi tentang program terbaru serta layanan SKS yang akan dijalankan tahun depan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan surat Al Fatihah yang dipandu oleh santri putri yang saat itu menjadi pemandu acara, Aznina Amadia,. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al–Quran oleh Sherlina Rohmatul Laili, salah satu santri berperstasi di bidang MTQ. Selepas itu, acara dilanjut dengan sambutan Kepala MTs. Zainul Hasan 1 Genggong.

Dalam sambutannya, ada beberapa hal disampaikan oleh cucu Almarhum KH. Moh. Hasan tersebut. Diantaranya beliau mengharapkan para wali santri menerima hasil keputusan sekolah, utamanya dalam hal penentuan kenaikan kelas. “Apa pun keputusannya, mohon diterima, karena itu merupakan yang terbaik dan sudah melalui proses yang panjang. Lebih-lebih bagi putra-putri bapak/ibu yang belum bisa lanjut ke semester berikutnya.” Dawuhya.

Selain itu, beliau juga mengimbau kepada wali santri agar tidak terlalu memanjakan putra-putrinya. “Kalau sakitnya masih ringan, tidak perlu bawa pulang cukup dibawa berobat disini, karena di sini sudah ada layanan JPKS bagi santri yang sakit,” lanjutnya.

Selepas sambutan dari kepala madrasah, acara dilanjut dengan informasi yang disampaikan oleh Wakamad Kurikulum, Ustadz H.M. Harsoyo Mukhtar, S,Ag., M.M. Salah satu informasi penting di antaranya, perubahan program belajar di madrasah.

Dalam kesempatan itu, ustadz Harsoyo menjelaskan bahwa program fullday dan reguler yang  diterapkan beberapa tahun terakhir sudah berganti menjadi program IT, Agama, Sains, dan umum. Sehingga waktu belajar mengajar bisa diseragamkan. Artinya, Kalau tahun kemarin PBM ada yang berakhir pukul 13.20 dan 13.10, untuk tahun pelajaran baru PBM berakhir serentak pukul 13.10. “Jadi semua santri akan pulang dengan waktu yang sama”, paparnya.

Sebagai gantinya, lanjut ustadz Harsoyo, santri diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan akademiknya di sore hari. Sebab, pihak madrasah memrogramkan kelas sore ini untuk memberikan layanan bimbingan akademik lebih baik.  

Selain perubahan program belajar, poin penting lainnya adalah adanya UKBM atau Unit Kegiatan Belajar Mandiri dalam proses kegiatan belajar mengajar santri. Beliau menuturkan bahwa UKBM merupakan komponen penting dalam menjalankan program SKS.

Setelah penyampaian informasi oleh wakamad kurikulum, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada santri yang mendapatkan peringkat pertama dan kedua, baik pada masing-masing kelas maupun di satuan kelas. Khusus peraih peringkat satuan kelas, madrasah memberikan beasiswa bebas biaya bulanan selama satu semester.

Usai pemberian penghargaan, acara dilanjut dengan sholawat nabi bersama tim hadrah Munsyiduna MTs. Zaha yang dipimpin oleh ustad Sandi Zainullah dan ditutup dengan doa oleh Ustadz Abd. Wafi Haris. Setelah acara berakhir, para wali santri langsung menemui para wali kelas untuk menerima laporan hasil belajar putra-putrinya.