
Genggong-Rencana madrasah untuk melaksanakan wisuda 2 kali dalam setahuan bakal benar-benar terealisasi. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya rapat panitia wisuda kemarin Selasa (22/11). Rapat yang dilaksanakan di kantor MTs. Zainul Hasan Genggong itu membahas tentang persiapan pelaksanaan wisuda amtsilati ke II, serta wisuda perdana tahfidz Juz ‘Amma. Ya selain amtsilati kali ini juga akan diwisuda santri yang telah tuntas hafal Juz ‘Amma.
Rapat ini dilaksanakan setelah sebelumnya tim wisuda melakukan perjalanan ke Jepara Jawa Tengah kemarin Rabu (16/11) dengan tujuan mengundang kembali pada wisuda nanti KH. Taufiqul Hakim, pengarang kitab Amtsilati. Hasilnya, kiai yang juga pengasuh PP Darul Falah Amtsilati ini bersedia hadir kembali ke MTs. Zaha Genggong untuk mewisuda santri.
Dari perjalanan ini juga diperoleh waktu yang pasti untuk pelaksanaan wisuda, yakni hari Ahad, 8 Januari 2016. Sebenarnya, tim sudah menentukan waktu wisuda tanggal 4 Januari, namun setelah dihaturkan beliau (Kiai Taufiq) berhalangan karena harus menghadiri acara serupa di daerah lain. “Saya juga ada acara wisuda di Wonosobo”. Dawuh beliau.
Akibat kendala tersebut tim wisuda dari MTs. Zaha Genggong dengan KH. Taufiqul Hakim harus melakukan musyawarah untuk kembali menentukan waktu yang tepat. Sehingga, tanggal 8 Januari itulah disepakati pelaksanaan wisuda di MTs. Zaha.
Dalam rapat panitia tersebut, kepala madrasah KH. Moh. Hasan Naufal menyampaikan pesan kepada panitia untuk benar-benar mempersiapkan wisuda ke II ini. Beliau berharap wisuda kali ini harus lebih sukses dari sebelumnya. “Persiapkan dari sekarang apa saja yang diperlukan untuk acara wisuda nanti”. Tegas beliau.
Terkait dengan tempat pelaksanaan, ustadz Abd. Wafi Haris, wakamad kesiswaan yang sekaligus dipercaya sebagai ketua panitia wisuda kali ini mengusulkan untuk dilaksanakan di GOR Damanhuri Romly dengan alasan agar tidak terganggu cuaca. “Cuaca saat ini tidak bisa diprediksi, sehingga untuk mengurangi resiko hujan sangat perlu acara wisuda dilaksanakan dalam gedung”. Ucapnya yang disetujui oleh panitia yang lain.
Termasuk rangkaian wisuda, santri calon wisudawan akan diuji dan ditashih oleh tim penguji untuk menentukan layak atau tidaknya diwisuda. Rencananya, uji akhir amtsilati dan pentashihan ini akan dilaksanakan mulai tanggal 29 November hingga 7 Desember mendatang. “Semoga berjalan lancar karena juga bersamaan dengan ujian lisan UAS ganjil. Berharap para santri mempersiapkan semuanya”. Kata ustadz Wafi. (Fin)



Tinggalkan Balasan