Hasil Shodaqoh Santri Terkumpul, MTs. Zainul Hasan Genggong Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

Foto bersama Kepala Madrasah dan Anak Yatim Penerima Santunan Hasil Shodaqoh Santri MTs. Zaha.
Foto bersama Kepala Madrasah dan Anak Yatim Penerima Santunan Hasil Shodaqoh Santri MTs. Zainul Hasan Genggong.

Genggong-Momentum Ramadan tak disia-siakan oleh MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Bulan yang penuh berkah ini menjadi kesempatan untuk berbagi. Seperti dalam acara rapat bersama wali santri kemarin Selasa (14/6), MTs. Zaha Genggong juga berbagi dengan anak yatim dan fakir miskin.

Dalam acara yang dikemas dalam pertemuan bersama wali santri kelas VII dan VIII, MTs. Zaha membagikan sejumlah barang berupa tas sekolah, buku, alat tulis dan sejumlah uang. Sebanyak 30 anak yatim dan fuqara yang berasal dari sekitar madrasah mendapatkan barang yang sama.

Kepala Madrasah KH. Moh. Hasan Naufal menjelaskan bahwa program santunan anak yatim ini merupakan hasil dari program yaumus shodaqoh,  yakni hari dimana santri dan asatidz bershodaqoh bersama. “Setiap hari Kamis kita jadikan hari bershodaqoh. Jadi semua santri beserta asatidz bershodaqoh dihari itu yang dikoordinir oleh ketua kelas dan OSIS. Berapapun jumlahnya tidak masalah, yang penting kita bisa melatih anak untuk saling berbagi”. Ungkapnya.

Lanjut beliau mengatakan bahwa Selama 6 bulan terakhir, atau periode Januari hingga Juni sudah banyak dana yang terkumpul. “Alhamdulillah, baru beberapa bulan program ini digagas sudah banyak dana yang terkumpul. Sisa dana ini akan diberikan kembali pada anak yatim di bulan Muharram nanti. Insya Allah pahalanya juga sampai pada bapak dan ibu semuanya, karena uang yang terkumpul dari santri bersumber dari bapak dan ibu”. Imbuhnya.

Tangis haru hadirin pecah ketika penerima santunan yang mayoritas anak yatim itu maju satu-satu dan menerima santunan yang diberikan oleh kepala madrasah. Salah satu hadirin mengatakan bahwa dia ikut terharu dengan kegiatan ini. “saya kasihan kepada anak itu (anak yatim), masih kecil sudah ditinggal orang tuanya. Ini merupakan program mulia dari madrasah yang perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan”. Ujarnya disela-sela pemberian santunan.

Ustadz Ishak selaku bendahara madrasah dan pemegang uang hasil shodaqoh santri mengatakan bahwa hasil dana yang terkumpul selama 6 bulan ini sebesar Rp. 12.217.500 dan digunakan pada acara santunan ini sebesar Rp. 5.782.500. Sedangkan sisanya sebesar Rp. 6.435.000. Sisa ini akan digunakan kembali pada acara santunan selanjutnya. “Sisa keuangan ini tetap kita gunakan khusus untuk santunan kepada anak yatim ditambah dengan sejumlah uang yang akan dikumpulkan di bulan-bulan berikutnya”. Ungkapnya. (fin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More posts