Kategori: Umum

Berita umum

  • Lagi! Santri MTs. Zaha Tembus Olimpiade Internasional

    Lagi! Santri MTs. Zaha Tembus Olimpiade Internasional

    Bak ketiban durian runtuh. Bulan April 2021 merupakan bulan berkah bagi Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong (MTs. Zaha). Setelah meraih beberapa prestasi di ajang lomba non akademik, kini madrasah tsanawiyah pimpinan KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. ini kembali menorehkan prestasi gemilang. Ahad kemarin (04/4), santri atas nama Ahiqni Abdi Manazil Gibran meraih medali perunggu tingkat SMP/MTs. di ajang olimpiade nasional. Tak ketinggalan Naila Karisma Fatin Nabila juga turut menyumbang Merit Medal pada ajang yang sama.

    Olimpiade yang diadakan oleh Philipine International Mathematical Olympiad (PHIMO) pada 6 maret 2021 ini diikuti oleh puluhan siswa SMP/MTs se-Indonesia secara virtual dengan pengawasan ketat.

    “Alhamdulilah kabar baik di bulan April. Salah satu santri kita, Ahiqni Abdi Manazil Gibran bisa lolos ke ajang olimpiade internasional.” Tutur ustad Hasbullah Rohman selaku koordinator olimpiade MTs. Zaha.

    Dengan hasil tersebut, santri yang masih duduk di bangku semester dua ini berhak mengikuti ajang olimpiade internasional pada September mendatang di Philipina.

    “Insya Allah kalau tidak ada halangan, akan berangkat ke Philipina bulan September tahun ini (red:2021).” Imbuh Ketua Program SKS tersebut.

    Santri ini merupakan hasil bimbingan intensif yang rutin diadakan MTs Zaha kepada santri yang berbakat pada bidang tertentu. Bimbingan ini diadakan setiap minggu untuk melatih santri menghadapi ajang-ajang olimpiade.
    Bukan hanya akademik, bimbingan juga dilakukan pada bidang non akademik.
    Berkat karunia Allah dan kerja keras semua stake holder madrasah, MTs Zaha setiap tahun selalu mengirimkan wakilnya ke ajang nasional maupun internasional.
    Sungguh prestasi yang membanggakan…..
    Masih ragu bergabung dengan MTs. Zaha…????

    Tgh/Ry

  • MTs. Zaha Borong Juara Lomba Tarik Suara, Ini Yang Viral

    MTs. Zaha Borong Juara Lomba Tarik Suara, Ini Yang Viral

    Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong di masa pandemi ini. Kemarin (30/03), dua santri MTs. Zaha berhasil meraih tiga juara sekaligus dalam ajang Gebyar Prestasi Siswa (GPS) se-kabupaten dan kota Probolinggo yang diselenggarakan oleh MAN 1 Probolinggo. Mereka adalah Muhammad Iqbal meraih juara 2 lomba tarik suara dan Annisa Dian Firdausi meraih juara 1 dan juara favorit di lomba yang sama . Lomba yang diadakan oleh MAN 1 Probolinggo tersebut dilaksanakan pada 3 Maret 2021 dan ditayangkan secara live di Youtube.

    Kepastian juara tersebut diketahui lewat surat keputusan yang di-share oleh panitia penyelenggara melalui grup whats app pada Selasa siang.

    Berdasarkan penilaian juri, Annisa Dian Firdausi mengumpulkan nilai 71.3, mengungguli Iqbal sebagai juara dua yang meraih nilai 66. Sedangkan untuk juara favorit, santriwati asal Mojokerto ini mengungguli perolehan like dan viewer dari peserta lain dengan 949 viewer dan 241 like.

    “Alhamdulillah, setelah menunggu hampir sebulan, dua santri kita berhasil dapat tiga piala sekaligus.” Kata Ustad Restu, koordinator lomba lewat pesan telegram.

    Setali tiga uang, salah satu pembina Student’s Day musik, ustad Sulaiman Bakir juga mengapresiasi keberhasilan anak didiknya. “Alhamdulillah, senang sekali mendengar mereka (Annisa dan Iqbal) dapat juara. Mereka memang berbakat di bidang tarik suara. Prestasi ini pastinya tidak lepas dari doa Kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal.” Ungkapnya. Gus/Ry

  • Akhiri Pendidikan, Santri Kelas Akhir MTs Zaha Berikan Kesan Mendalam

    Akhiri Pendidikan, Santri Kelas Akhir MTs Zaha Berikan Kesan Mendalam

    MTs. Zainul Hasan Genggong (MTs. Zaha) menggelar kegiatan selamatan dan tasyakuran akhirussanah bagi santri semester enam (kelas IX). Kegiatan tahunan dengan menerapkan protokol kesehatan ini berlangsung pada Senin (29/3) di GOR Damanhuri Romli dengan dihadiri oleh seluruh santri semester enam, pimpinan, para asatid dan biro pendidikan, Ustad Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag..

    Dimulai pukul 09.00 WIB, kegiatan diawali dengan pembacaan ummul kitab oleh santri semester 4, Muhammad Ashgar Kandias dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

    Setelah itu, Munawwaroh menjadi perwakilan semester 6 untuk memberi pesan dan kesan terakhir kepada asatid. Dalam sambutannya, mantan Duta Madrasah ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh asatidz asatidzah dan kepala madrasah. “Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh asatidz asatidzah khususnya Abuya yang telah membimbing kami dari tidak bisa menjadi bisa.” Ucapnya.

    Setelah pesan dan kesan dari santri, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi tiga santri yang mendapat nilai evaluasi madrasah tertinggi. Ketiga santri tersebut adalah Ghinan Nafsi, Rosa Firdausiah, dan Yasmita Dwi Amelia masing-masing peringkat pertama, kedua, dan ketiga. Hadiah dibagikan oleh Biro Pendidikan yang didampingi oleh kepala madrasah.

    Selepas pembagian hadiah, kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. memberi sambutan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan selamat kepada santri semester enam. ” Terima kasih, kalian sudah sabar, ulet dalam menghadapai berbagai cobaan selama belajar di MTs. Zaha ini, baik yang tiga tahun maupun yang dua tahun. Semoga ilmu yang kalian dapatkan bermanfaat dan barokah,” dawuh beliau.

    Acara dilanjutkan dengan pentas seni. Pada sesi ini, para santri baik putra maupun putri berkesempatan unjuk kebolehan. Mulai dari menyanyi, musikalisasi puisi, teater, sampai tari samman. Seperti yang diperagakan santri putra dalam teater berjudul “Syekh Siti Jenar”. Akting kocak Dofir dkk mengundang decak kagum dan tawa para hadirin.

    Berbeda dengan putra, santri putri menampilkan tiga seni yang dikemas dalam satu penampilan, di antaranya menyanyi, musikalisasi puisi, dan tari samman.

    Tidak hanya santri, kepala madrasah pun juga ikut memberikan penampilan. Beliau menyanyikan lagu “Sempurna” dari Andra n The Backbone.

    Acara ditutup dengan pembacaan sholawat nabi dan doa yang dipimpin langsung oleh kepala madrasah dan diiringi grup hadroh Munsyiduna. Gus/Ry

  • MTs. Zainul Hasan Genggong Peduli Bencana Banjir DRINGU

    MTs. Zainul Hasan Genggong Peduli Bencana Banjir DRINGU

    Bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo sangat menyita rasa simpati masyarakat. Tak terkecuali MTs. Zainul Hasan Genggong.

    Kemarin (16/3), MTs. Zaha Genggong memberikan bantuan sosial kepada para korban banjir di Kecamatan Dringu tersebut. Bantuan yang dibagikan berupa sembako dan pakaian layak pakai. Sebanyak 150 paket sembako dan tujuh kardus pakaian layak pakai dibagikan langsung kepada 75 kepala keluarga Dusun Ngemplak, Desa Dringu.

    Menurut koordinator kegiatan bansos, Ustad Ibrohim Sholeh, bantuan tersebut berasal dari para santri dan asatid MTs. Zaha. ” Ini hasil dari kepedulian warga MTs. Zaha. Walaupun sedikit, semoga bisa bermanfaat bagi warga.” Jelasnya.

    Warga sangat antusias menyambut bantuan dari MTs. Zaha tersebut. Menurut salah satu warga, Dusun Ngemplak merupakan dusun pedalaman yang kurang mendapat bantuan dari luar. “Alhamdulillah. Kami bersyukur sekali (mendapat bantuan). Karena di sini (Dusun Ngemplak) bantuan yang datang hanya beberapa kali. Tidak seperti dusun yang lain.” Tutur beliau. Gus/Ry.

  • Pandemi Melanda, MTs. Zaha Tunjukkan Taringnya

    Pandemi Melanda, MTs. Zaha Tunjukkan Taringnya

    Kabar gembira kembali didapat oleh Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong ( MTs. Zaha) di awal tahun 2021. Di tengah pandemi yang masih melanda negeri, sejumlah santri MTs. Zaha berhasil meraih prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

    Sebanyak sembilan santri berhasil meraih juara pada dua ajang olimpiade yang diikuti secara daring pada 10 sampai dan 11 Januari 2021. Dua olimpiade tersebut yaitu News Junior Olimpiad (NJO) Medan dan Al-Fatimah Competition 2021.

    Para santri yang meraih prestasi di ajang NJO antara lain sebagai berikut. Pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Sulufa Pahlefi (semester 4I) meraih medali perak dan Wildah musyarihah (semester 4I) meraih medali perunggu. Sementara pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, Naila Hilya Aulia, Nuri Faizatul, dan Alza yang sama-sama berada di semester 4J meraih medali perak. Sedangkan Ijazatun Nafiah (semester 2O) meraih medali perunggu pada mata pelajaran matematika.

    Sedangkan pada ajang AlFACOM, tiga santri berhasil meraih prestasi, di antaranya Muh. Ali Syifa’ (semester 4C) meraih juara 3 dan Rahmat Junior Pratama (semester 2C) meraih The Best Ten pada mata pelajaran Matematika. Sementara Ghinan Nafsi M.H. (Semester 6H) meraih The Best Ten pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
    Medali yang diterima pada Kamis (4/2) sangat membanggakan keluarga besar MTs Zaha Genggong Teristimewa.

    Koordinator olimpiade, Ustad Hazbullah Rohman, S. Pd., mengatakan sangat senang dengan hasil yang diraih oleh para santri. “Alhamdulillah… Walaupun dalam kondisi seperti sekarang (red: pandemi), anak-anak masih bisa berprestasi. Ini kabar yang bagus di awal tahun 2021. Semoga ke depannya lebih baik.” Ungkapnya. (Tgh/Ry)

  • Buat Buku Bahan Ajar, MTs. Zaha Adakan Workshop

    Buat Buku Bahan Ajar, MTs. Zaha Adakan Workshop

    Dalam rangka membekali para guru dalam membuat buku bahan ajar, MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar workshop penyusunan buku bahan ajar. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Sabtu dan Ahad (09-10/1) di Hotel & Resort Kampoeng Kita, Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Workshop dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat ini diikuti oleh 55 asatid dan asatidzah dengan narasumber Dr. HM. Musfiqon, M. Pd., widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya dan Direktur Penerbit NLC di Sidoarjo.

    Pada hari pertama, acara diawali dengan pembukaan oleh kepala MTs. Zaha, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau menginginkan para peserta workshop mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. “Demi lancarnya acara ini dan juga program yang kita canangkan, mohon ikuti workshop ini dengan seksama. Jangan kasih kendor.” Ujar beliau.

    Selepas pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi overview kurilulum madrasah yang disampaikan oleh narasumber. Tujuannya adalah agar buku yang nanti dibuat oleh guru sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan tidak menyimpang dari kurikulum nasional.

    Setelah overview kurikulum, kegiatan dilanjutkan dengan teknik menulis buku teks pelajaran. Pada sesi ini, narasumber memaparkan bagaimana cara menulis buku dengan baik dan benar. Mulai dari mencari referensi sampai membuat outline buku. “Yang penting dalam menulis buku itu, benar isinya, benar sumbernya, dan benar nulisnya.” Jelasnya.

    Pada sesi ini, peserta juga diberi kesempatan untuk praktik membuat outline buku sesuai dengan kompetensi dasar dan materi pada masing-masing mata pelajaran. Tampak para peserta mengikuti acara dengan antusias. Hal itu terlihat ada beberapa peserta yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber, hingga mempresentasikan hasil kerjanya. Kegiatan hari pertama berakhir pada pukul 16.00 WIB.

    Pada hari kedua, acara dilanjutkan dengan sesi teknik penulisan referensi online. Pada sesi ini, narasumber menjelaskan tentang cara mengambil referensi dari media online, mulai dari cara mencari referensi yang kapabel, hingga bagaimana cara menulis kutipan yang kita dapat dari online.

    Selain itu, peserta diklat juga dibekali materi layout naskah buku yang disampaikan oleh narasumber berbeda, Rizki Janata. Narasumber yang juga murid Bapak Musfiqon ini menjelaskan tata cara pengaturan layout buku, mulai dari pemilihan paper size, hingga numbering.

    Proses pembuatan buku bahan ajar ini akan dilaksanakan selama satu tahun. Rencananya, buku bahan ajar karya asatidz dan asatidzah MTs. Zaha akan tersedia untuk santri pada tahun pelajaran 2022-2023. (Gus/Ry)

  • Pendaftaran Penerimaan Santri Baru MTs. Zaha Tahun Pelajaran 2021/2022 Resmi Dibuka

    Lima santri MTs Zaha menjadi juara umum Olimpiade matematika Nasional yang dilaksanakan Timo Thailand di Jakarta (5/11/2019)

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 Genggong (MTs. Zaha) mengambil langkah awal untuk mengarungi tahun pelajaran 2021-2022. Kemarin (16/12), Penerimaan Santri Baru MTs. Zaha resmi dibuka.

    Bertempat di kantor putra MTs. Zaha, pembukaan penerimaan santri baru ditandai dengan rokatan/doa bersama pada pukul 09.30 WIB . Acara doa bersama ini dihadiri oleh seluruh asatid-asatidzah, termasuk kepala madrasah, KH.Moh. Hasan Naufal, S.H.I.,M.Pd.

    Sejumlah harapan diungkapkan kepala madrasah terkait penerimaan santri baru tahun ini. “Harapannya kita tetap menjadi madrasah pilihan dan mencapai target yang kita buat. Tidak hanya dari segi jumlah, namun juga kualitas.” tutur beliau.

    Ketua pelaksana penerimaan santri baru, ustad Teguh Firmansyah, S.Pd., M.Pd. optimis tahun ini penerimaan santri baru MTs. Zaha akan sukses dan bisa mencapai harapan. “Meski saat ini pandemi belum berakhir, kami yakin MTs. Zaha adalah salah satu pilihan terbaik karena kami tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal dengan menjaga protokol kesehatan yang ketat. Sehingga santri tidak akan ketinggalan pembelajaran”.

    Informasi yang didapat dari Panitia Penerimaan Santri Baru diantaranya:
    Pendaftaran Gelombang 1 dimulai 16 Desember 2020 s.d 31 Maret 2021, sedangkan gelombang 2 dimulai 1 April 2021 s.d 15 Juli 2021.
    Tes masuk dilaksanakan bersamaan pada 18 Juli 2021 (Ags/Tgh)

  • “Rayakan Hari Guru Nasional, Santri MTs. ZAHA Suguhkan Penampilan dan Beri Bunga untuk Guru”

    “Rayakan Hari Guru Nasional, Santri MTs. ZAHA Suguhkan Penampilan dan Beri Bunga untuk Guru”

    “Tuntutlah ilmu mulai dari gendongan sampai ke liang lahat”. Ungkapan tersebut menunjukkan betapa panjang proses menuntut ilmu bagi manusia. Hal ini tentunya tak lepas dari peran seorang guru. Jasa-jasanya begitu besar bagi bangsa.

    Sebagai bentuk penghormatan kepada para guru, santri MTs. Zainul Hasan 1 Genggong (MTs Zaha) yang dikoordinatori oleh pengurus OSIS (IPNU/IPPNU) memperingati perayaan Hari Guru Nasional pada Rabu (25/11) dengan memberi bunga kepada para guru di MTs. Zaha. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB atau jam pelajaran pertama. Kegiatan ini berlangsung di dua tempat, yaitu di putra dan di putri. Tentunya kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

    Di MTs. Zaha putra, para santri berbaris rapi di teras kelas sambil menyanyikan lagu Hymne Guru yang dipandu oleh tim paduan suara Munsyiduna. Setelah itu, para santri yang diwakili pengurus OSIS (IPNU) memberikan bunga kepada para ustadz (guru). Sedangkan santri lainnya bersalaman kepada para ustad (guru).

    Sementara di putri, perayaan hari guru dilakukan di kelas-kelas. Para santri menyanyikan lagu Hymne Guru yang dipandu oleh salah satu pengurus OSIS (IPPNU) melalui pengeras suara di kantor. Selain memberi bunga, para santri putri juga menyuguhkan beberapa penampilan di kelasnya. Seperti di kelas semester 3J yang membacakan puisi untuk guru di kelas tersebut.

    “Selamat Hari Guru untuk ustadz dan ustadzah MTs. Zaha. Semoga selalu diberikan kesehatan dan panjang umur oleh Allah Subhanahu Wa ta’ala.” Ungkap salah satu santri semester 3J. (Gus/Ry)