• Persiapan Wisuda, MTs. Zaha Gelar Uji Publik Amtsilati dan Tahfidz

    Persiapan Wisuda, MTs. Zaha Gelar Uji Publik Amtsilati dan Tahfidz

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar uji publik bagi calon wisudawan Amtsilati dan Tahfidz Al Qur’an pada Kamis (26/5). Kegiatan yang berlangsung di Aula Tabaarakallah ini dihadiri oleh calon wisudawan, wali santri, kepala madrasah, pimpinan, para asatid, serta dewan penguji. Kegiatan ini merupakan tahap akhir dari rangkaian persiapan wisuda yang akan dilaksanakan bulan Juni mendatang.

    Acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau memohon doa kepada wali santri agar para santri yang akan menjalani uji publik diberi kelancaran dan kemudahan. “Jangan lupa doakan putra-putri Bapak-Ibu sekalian agar diberi kemudahan. Dan buat para santri, Jangan tegang. Bawa rilex saja.” Dawuh beliau.

    Setelah itu, acara dilanjutkan dengan acara inti, yaitu uji publik yang digelar di dua ruangan berbeda. Uji publik calon wisudawan amtsilati berada d Aula Tabaarakallah lantai dua. Sebanyak 103 santri calon wisudawan diuji langsung oleh Koordinator Amtsilati Jatim 3, Kiai Ahmad Kamaluddin.

    Sedangkan calon wisudawan Tahfidz Al Qur’an berada di aula lantai satu. Para calon tahfidz yang berjumlah 45 santri diuji langsung oleh ketua JQHNU Kota Kraksaan, Habib Anis Bin Hamid Bin Syekh Al Habsyi. Gus/Ry

  • Berbagai Penampilan Santri Meriahkan Tasyakuran Akhirussanah

    Berbagai Penampilan Santri Meriahkan Tasyakuran Akhirussanah

    Kegiatan santri semester akhir MTs. Zainul Hasan Genggong tahun pelajaran 2021-2022 resmi ditutup dengan acara Tasyakuran dan Akhirussanah kemarin Ahad (27/03). Pada acara tersebut, para santri diberi kesempatan unjuk kebolehan dengan menyuguhkan penampilan sesuai bakat yang dimiliki dalam sesi pentas seni.

    Sejumlah santri baik putra maupun putri menyuguhkan beberapa penampilan yang atraktif, memukau, sekaligus kocak. Mereka ingin memberi kesan mendalam kepada madrasah, utamanya kepada kepala madrasah Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.i., M.Pd. sebelum keluar dari MTs. Zaha.

    Santri putri menjadi penampil pertama. Mereka memberikan dua penampilan, yaitu Tari Glipang dan musik akustik. Diana Khotibi dkk. membawakan tari khas asli Probolinggo ini dengan begitu enerjik. Gerakan-gerakan mereka mendapat tepuk tangan yang meriah dari para santri dan asatid, termasuk kepala madrasah.

    Begitu juga dengan musik akustik yang dibawakan oleh Annisa Dian Firdausi dkk. Grup band yang beranggotakan enam santri putri ini memberikan penampilan yang tak kalah memukau dengan membawakan lagu “Ada Untukmu” dari Tyok Satrio.

    Sementara itu, santri putra juga memberikan penampilan yang tidak kalah memukau. Mereka menampilkan sebuah drama yang diangkat dari kisah Kiai Barsesoh. Ahmad Ario Danil dkk. memainkan drama dengan penuh penghayatan. Adegan-adegannya pun beragam. Ada yang menegangkan, ada pula yang kocak. Seperti ketika adegan perkumpulan jin, tokoh tuyul yang diperankan oleh Taufiki Rahman ini mengundang tawa para santri dan asatid karena penampilannya yang begitu lucu dan menggemaskan.

    Usai drama, santri putra menutup penampilan dengan bernyanyi bersama dengan diiringi gitar. Pada bagian ini, terlihat kepala madrasah tidak kuasa menahan tangis ketika mendengar lirik menyentuh dari santri putra.

    Penampilan-penampilan santri tersebut juga mendapat apresiasi dari tamu undangan. Pak Didik, perwakilan dari SMK Hafsawati memberikan selamat kepada anak-anak. “Bagus acaranya. Penampilan-penampilannyanya kreatif banget. Nggak mudah kayaknya nyiapin ini semua. Sukses terus buat MTs. Zaha Teristimewa.” Ungkap beliau. Alf/Ry

  • MTs. Zaha Tutup Kegiatan Santri Semester Akhir dengan Tasyakuran Akhirussanah

    MTs. Zaha Tutup Kegiatan Santri Semester Akhir dengan Tasyakuran Akhirussanah

    Genggong- Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar kegiatan Selamatan dan Tasyakuran Akhirussanah bagi para santri semester akhir pada Ahad (27/3). Kegiatan tersebut digelar sebagai wujud syukur atas terselesainya serangkaian acara kegiatan santri semester akhir, serta memberikan kesan dan pesan terakhir kepada santri semester akhir sebelum lulus dari MTs. Zaha.

    Acara yang digelar di Aula Tabaarakallah ini dihadiri oleh seluruh santri semester akhir, termasuk santri yang lulus dalam waktu dua tahun, Asatid-asatidzah, pimpinan, kepala madrasah serta tamu undangan. Mereka mengikuti serangkaian acara mulai dari pukul delapan pagi.

    Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada para santri berprestasi. Mulai dari peringkat kelas, peraih nilai Uji Kompetensi Program (UKP) tertinggi, peraih poin prestasi terbanyak, hingga pemberian piagam kepada santri yang lulus dengan waktu tempuh dua tahun.

    Setelah pemberian penghargaan, acara dilanjut dengan penyampaian pesan dan kesan oleh perwakilan santri semester akhir. Selain menyampaikan pesan dan kesan, perwakilan santri semester akhir juga memberikan cenderamata kepada kepala madrasah dan para Pembimbing Akademik semester akhir.

    Setelah pemberian cenderamata, acara selanjutnya adalah pengarahan dari kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar para santri terus semangat dalam mencari ilmu serta tetap menjaga nama baik madrasah dan pesantren. “Tetap semangat, Nak! Jangan pernah patah semangat. Utamanya dalam beribadah kepada Allah. Hargailah proses belajar kalian dengan mengucap syukur.” Dawuh beliau sambil menahan tangis haru.

    Usai pengarahan dari kepala madrasah, acara dilanjut dengan pentas seni. Pada bagian ini, baik santri putra maupun putri unjuk bakat. Santri putri menampilkan Tari Glipang dan musik, sedangkan putra menampilkan sebuah drama.

    Acara ditutup dengan pembacaan Sholawat Nabi dan doa yang dipimpin oleh kepala madrasah bersama tim hadrah Munsyiduna MTs. Zaha. Gus/Ry

  • Menuju Madrasah Riset, MTs. Zaha Gelar Workshop Kompetensi Guru

    Menuju Madrasah Riset, MTs. Zaha Gelar Workshop Kompetensi Guru

    Genggong- Dalam rangka meningkatkan mutu dan kompetensi guru di bidang riset, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar workshop Penguatan Kompetensi Riset dan Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (22/3) di Aula Tabaarakallah MTs. Zaha ini diikut oleh seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan MTs. Zaha dengan menghadirkan dua narasumber yang kompeten dari Universitas Negeri Malang, yaitu Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si. dan Hendra Susanto, S.Pd., M.Kes., Ph.D.

    Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang riset sehingga bisa menghasilkan suatu karya ilmiah. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai bekal untuk menjadikan MTs. Zaha sebagai madrasah yang berbasis riset.

    Acara dimulai pukul delapan pagi dan dibuka oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau berharap agar para guru dapat mengembangkan kemampuannya dengan berkarya. “Melalui kegiatan ini, saya harap para ustad-ustadzah dapat menyerap ilmu dan menerapkannya di madrasah serta dapat menghasilkan karya-karya ilmiah.” Dawuh beliau.

    Setelah itu, acara dilanjut dengan sesi pertama tentang Strategi Riset dan Publikasi Berbasis Penelitian Tindakan Kelas Menuju Sekolah Berbasis Riset. Pada sesi ini, materi disampaikan oleh Bapak Hendra Susanto. Secara detail beliau menyampaikan mulai dari pengertian riset, bagaimana cara melakukan riset di sekolah, sampai cara sederhana melakukan tindakan penelitian kelas yang merupakan bagian dari riset.

    Sementara itu, pada sesi kedua yang berlangsung mulai pukul satu siang, workshop diisi oleh Bapak Ahmad Taufik, kepala pusat publikasi akademik UM dengan materi Strategi Penyusunan Karya Ilmiah untuk Menunjang Sekolah Berbasis Riset. Pada sesi tersebut, narasumber yang juga Guru Besar UM ini memaparkan tata cara penyusunan karya ilmiah, mulai dari cara membuat latar belakang sampai cara agar karya ilmiah yang disusun nanti terhindar dari plagiasi. Selain itu, pada sesi ini para guru juga menunjukkan karya ilmiah yang dimiliki kepada narasumber.

    Menurut Bapak Taufik, para guru MTs. Zaha sudah punya potensi untuk membuat karya ilmiah. “Saya yakin guru-guru di sini sudah bisa membuat karya ilmiah. Beberapa sudah bisa menemukan permasalahan, tinggal penyusunannya saja yang perlu lebih sistematis. Jelasnya. Gus/Ry

  • Tingkatkan Mutu Lulusan, MTs. Zaha Gelar Uji Kompetensi Program

    Tingkatkan Mutu Lulusan, MTs. Zaha Gelar Uji Kompetensi Program

    Genggong- Guna mencetak lulusan yang bermutu, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan Uji Kompetensi Program bagi santri semester akhir. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (12/3) ini diikuti oleh seluruh sanri dari masing-masing program kelas, di antaranya program Agama, IT, Sains, dan Umum.

    Tujuan dari kegiatan Uji Kompetensi Program ini adalah sebagai evaluasi untuk mengukur ketercapaian pembelajaran pada setiap peserta didik sesuai program. Selain itu, Uji Kompetensi Program juga menjadi salah satu syarat kelulusan bagi santri. Nantinya, para santri yang sudah dinyatakan lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai bukti kelulusannya.

    “Jadi, ini yang berbeda dari MTs. Zaha dengan madrasah atau sekolah lain. UKP (Uji Kompetensi Program) menjadi syarat kelulusan bagi santri untuk mengukur ketercapaian kompetensi. Sehingga lulusan MTs. Zaha benar-benar memiliki keahlian di bidangnya masing-masing.” Ungkap Ustad Hazbullah Rohman selaku Wakamad Kurikulum.

    Dalam Uji Kompetensi Program, target ketercapaian setiap program berbeda-beda sesuai dengan programnya. Untuk program Agama, para santri harus menguasai Nahwu dan Shorrof serta dapat membaca kitab Safinatun najah dengan baik. Sedangkan Program IT, para santri diharuskan menguasai IT dasar dan desain grafis menggunakan Adobe Photoshop.

    Sementara itu, santri Progran Sains harus menguasai perkembangbiakan Vegetatif. Sedangkan Program Umum praktik membuat suatu produk atau karya kerajinan tangan, seperti membuat buket, bambu ulir, melukis, membuat karikatur, hingga membuat pot bunga.Gus/Ry

  • Sambut Hari Peduli Sampah, Warga Madrasah Gelar Bersih-bersih

    Sambut Hari Peduli Sampah, Warga Madrasah Gelar Bersih-bersih

    Dalam rangka menyambut peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari 2022, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong (MTs. Zaha) menggelar aksi bebas sampah dengan kerja bakti membersihkan seluruh area madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat, yaitu di gedung dan halaman MTs. Zaha Putra dan di Gedung putri serta halaman pesantren Zainul Hasan Genggong.

    Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad (20/2) pagi ini diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari para santri, asatid/asatidzah, serta pimpinan.

    Di gedung putra, para santri dan asatid membersihkan sampah dan rumput yang mulai tumbuh di halaman madrasah, membersihkan saluran air, serta merapikan ranting pohon. Selain itu, para santri juga membersihkan area bahu jalan di sepanjang gedung madrasah.

    Sementara di putri, kegiatan dilaksanakan tidak hanya di gedung MTs. Zaha saja, namun juga di halaman pesantren. Para santri dan asatid memunguti sampah yang ada di halaman pesantren dan juga membersihkan rumput-rumput di depan gedung baru.

    “Kami ingin memberikan pengalaman kepada santri untuk peduli lingkungan bekerja bakti. Tidak hanya di madrasah saja, namun juga di lingkungan sekitar madrasah dan pondok.” Ungkap Koordinator kegiatan, Ustad Barokallahufik, S.Pd.

    Selain membersihkan sampah, para santri juga memanfaatkan sampah yang ada di sekitar madrasah untuk dijadikan barang yang bermanfaat. Mereka mendaur ulang sampah seperti plastik, kertas, dan kardus menjadi barang yang unik.

    “Kami ingin memanfaatkan sampah menjadi barang berguna seperti tempat pensil, vas bunga, dan lain-lain. Walau sederhana, yang penting bermanfaat.” Ucap Ismail, ketua OSIS Putra

  • Bazar Teristimewa Meriahkan Acara Pesantren

    Bazar Teristimewa Meriahkan Acara Pesantren

    Sebagai salah satu madrasah yang berbasis enterpreneur, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong ( MTs. Zaha) menggelar bazar hasil karya santri dan asatid MTs. Zaha. Bazar tersebut digelar untuk memeriahkan rangkaian kegiatan pesantren, mulai dari Genggong Go Green Carnival sampai acara Milad ke-41 dan Reuni ke-3 MA Zaha.

    Kegiatan Bazar tersebut berlangsung selama lima hari, mulai sabtu (29/01) hingga Rabu (02/02) di halaman P5 Pesantren Zainul Hasan Genggong.

    Produk yang dibazarkan beraneka ragam, mulai dari hasil kerajinan santri seperti dompet dan tampak meja sampai aneka kuliner seperti nasi bakar, sate usus, es mojito, dan tidak ketinggalan bakso Pak Coy.

    “Kami buka tiga stand, yaitu stand Koperasi Bagong, stand Usaha Kecil Menengah (UKM) madrasah yang produknya dari karya santri dan teman-teman asatid-asatidzah, dan Bakso Pak Coy. Dan Alhamdulillah yang beli cukup ramai” Jelas koordinator bazar MTs. Zaha, Ustadzah Juhairiyah.

    Selain itu, Kepala MA Zaha, Nun Hassan Ahsan Malik, S.Sy., M.Pd., juga sempat berkunjung ke stand MTs. Zaha usai pembukaan rangkaian acara Milad MA. “Wah, ini stand paling besar. Ada kuliner sama kerajinan. Benar-benar teristimewa ini.” Ungkap beliau.

  • Salurkan Bantuan, Wabup Lumajang Apresiasi MTs. Zaha

    Salurkan Bantuan, Wabup Lumajang Apresiasi MTs. Zaha

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana erupsi gunung Semeru Kabupaten Lumajang, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong mengadakan bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada korban. Kegiatan sosial yang dilaksanakan pada Rabu (8/12) ini diwakili oleh pimpinan, pembina OSIS, dan pengurus OSIS MTs. Zaha.

    Jenis bantuan yang diberikan berupa kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para pengungsi, utamanya balita. “Kami fokuskan barang yang disalurkan adalah kebutuhan mendesak, seperti susu formula, popok bayi, pakaian dalam, sabun mandi, sikat gigi, obat-obatan, sandal, kaos kaki, dan sejenisnya.” Papar Ustad Barokallahufik selaku koordinator kegiatan.

    Bantuan yang berasal dari sumbangan santri dan asatid MTs. Zaha ini disalurkan di dua tempat, yaitu Dusun Kebun Deli Utara, Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candi Puro dan Posko 9 yang berada di SMPN 2 Pasirian.

    Khusus di Dusun Kebun Deli Utara Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candi Puro, bantuan langsung diberikan kepada warga. Sebagian warga memilih tidak mengungsi untuk menjaga rumah dan hewan peliharaan.

    Sementara itu, di Posko 9, bantuan yang akan disalurkan kepada pengungsi diterima langsung oleh ketua panitia pelaksana, Bapak Imam. Beliau berterima kasih kepada pihak MTs. Zaha karena sudah ikut andil membantu para korban.

    Tidak hanya itu, pihak MTs. Zaha juga berkesempatan bertemu langsung dengan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati Masdar, M.Si. Beliau juga mengapresiasi pihak MTs. Zaha yang terjun langsung ke posko pengungsian. “Terima kasih banyak kepada Pondok Genggong, khususnya MTs. Zaha yang telah mengirimkan relawan-relawan hebatnya ke sini untuk kegiatan kemanusiaan. Salam buat ketua yayasan, Pak Kiai dan Ibu Nyai di sana.” Tutur beliau.

    Selain memberikan bantuan, MTs. Zaha juga menghibur anak-anak yang berada di posko pengungsian 9 SMPN 2 Pasirian dengan membawa maskot MTs. Zaha, Si Pucu. Tujuannya agar anak-anak terhindar dari trauma pascabencana. Benar saja, kehadiran Si Pucu membuat anak-anak tampak ceria, mereka berkesempatan bermain bersama maskot kebanggaan MTs. Zaha tersebut.