• Tingkatkan Mutu Lulusan, MTs. Zaha Gelar Uji Kompetensi Program

    Tingkatkan Mutu Lulusan, MTs. Zaha Gelar Uji Kompetensi Program

    Genggong- Guna mencetak lulusan yang bermutu, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan Uji Kompetensi Program bagi santri semester akhir. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (12/3) ini diikuti oleh seluruh sanri dari masing-masing program kelas, di antaranya program Agama, IT, Sains, dan Umum.

    Tujuan dari kegiatan Uji Kompetensi Program ini adalah sebagai evaluasi untuk mengukur ketercapaian pembelajaran pada setiap peserta didik sesuai program. Selain itu, Uji Kompetensi Program juga menjadi salah satu syarat kelulusan bagi santri. Nantinya, para santri yang sudah dinyatakan lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai bukti kelulusannya.

    “Jadi, ini yang berbeda dari MTs. Zaha dengan madrasah atau sekolah lain. UKP (Uji Kompetensi Program) menjadi syarat kelulusan bagi santri untuk mengukur ketercapaian kompetensi. Sehingga lulusan MTs. Zaha benar-benar memiliki keahlian di bidangnya masing-masing.” Ungkap Ustad Hazbullah Rohman selaku Wakamad Kurikulum.

    Dalam Uji Kompetensi Program, target ketercapaian setiap program berbeda-beda sesuai dengan programnya. Untuk program Agama, para santri harus menguasai Nahwu dan Shorrof serta dapat membaca kitab Safinatun najah dengan baik. Sedangkan Program IT, para santri diharuskan menguasai IT dasar dan desain grafis menggunakan Adobe Photoshop.

    Sementara itu, santri Progran Sains harus menguasai perkembangbiakan Vegetatif. Sedangkan Program Umum praktik membuat suatu produk atau karya kerajinan tangan, seperti membuat buket, bambu ulir, melukis, membuat karikatur, hingga membuat pot bunga.Gus/Ry

  • Sambut Hari Peduli Sampah, Warga Madrasah Gelar Bersih-bersih

    Sambut Hari Peduli Sampah, Warga Madrasah Gelar Bersih-bersih

    Dalam rangka menyambut peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari 2022, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong (MTs. Zaha) menggelar aksi bebas sampah dengan kerja bakti membersihkan seluruh area madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat, yaitu di gedung dan halaman MTs. Zaha Putra dan di Gedung putri serta halaman pesantren Zainul Hasan Genggong.

    Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad (20/2) pagi ini diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari para santri, asatid/asatidzah, serta pimpinan.

    Di gedung putra, para santri dan asatid membersihkan sampah dan rumput yang mulai tumbuh di halaman madrasah, membersihkan saluran air, serta merapikan ranting pohon. Selain itu, para santri juga membersihkan area bahu jalan di sepanjang gedung madrasah.

    Sementara di putri, kegiatan dilaksanakan tidak hanya di gedung MTs. Zaha saja, namun juga di halaman pesantren. Para santri dan asatid memunguti sampah yang ada di halaman pesantren dan juga membersihkan rumput-rumput di depan gedung baru.

    “Kami ingin memberikan pengalaman kepada santri untuk peduli lingkungan bekerja bakti. Tidak hanya di madrasah saja, namun juga di lingkungan sekitar madrasah dan pondok.” Ungkap Koordinator kegiatan, Ustad Barokallahufik, S.Pd.

    Selain membersihkan sampah, para santri juga memanfaatkan sampah yang ada di sekitar madrasah untuk dijadikan barang yang bermanfaat. Mereka mendaur ulang sampah seperti plastik, kertas, dan kardus menjadi barang yang unik.

    “Kami ingin memanfaatkan sampah menjadi barang berguna seperti tempat pensil, vas bunga, dan lain-lain. Walau sederhana, yang penting bermanfaat.” Ucap Ismail, ketua OSIS Putra

  • Bazar Teristimewa Meriahkan Acara Pesantren

    Bazar Teristimewa Meriahkan Acara Pesantren

    Sebagai salah satu madrasah yang berbasis enterpreneur, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong ( MTs. Zaha) menggelar bazar hasil karya santri dan asatid MTs. Zaha. Bazar tersebut digelar untuk memeriahkan rangkaian kegiatan pesantren, mulai dari Genggong Go Green Carnival sampai acara Milad ke-41 dan Reuni ke-3 MA Zaha.

    Kegiatan Bazar tersebut berlangsung selama lima hari, mulai sabtu (29/01) hingga Rabu (02/02) di halaman P5 Pesantren Zainul Hasan Genggong.

    Produk yang dibazarkan beraneka ragam, mulai dari hasil kerajinan santri seperti dompet dan tampak meja sampai aneka kuliner seperti nasi bakar, sate usus, es mojito, dan tidak ketinggalan bakso Pak Coy.

    “Kami buka tiga stand, yaitu stand Koperasi Bagong, stand Usaha Kecil Menengah (UKM) madrasah yang produknya dari karya santri dan teman-teman asatid-asatidzah, dan Bakso Pak Coy. Dan Alhamdulillah yang beli cukup ramai” Jelas koordinator bazar MTs. Zaha, Ustadzah Juhairiyah.

    Selain itu, Kepala MA Zaha, Nun Hassan Ahsan Malik, S.Sy., M.Pd., juga sempat berkunjung ke stand MTs. Zaha usai pembukaan rangkaian acara Milad MA. “Wah, ini stand paling besar. Ada kuliner sama kerajinan. Benar-benar teristimewa ini.” Ungkap beliau.

  • Salurkan Bantuan, Wabup Lumajang Apresiasi MTs. Zaha

    Salurkan Bantuan, Wabup Lumajang Apresiasi MTs. Zaha

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana erupsi gunung Semeru Kabupaten Lumajang, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong mengadakan bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada korban. Kegiatan sosial yang dilaksanakan pada Rabu (8/12) ini diwakili oleh pimpinan, pembina OSIS, dan pengurus OSIS MTs. Zaha.

    Jenis bantuan yang diberikan berupa kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para pengungsi, utamanya balita. “Kami fokuskan barang yang disalurkan adalah kebutuhan mendesak, seperti susu formula, popok bayi, pakaian dalam, sabun mandi, sikat gigi, obat-obatan, sandal, kaos kaki, dan sejenisnya.” Papar Ustad Barokallahufik selaku koordinator kegiatan.

    Bantuan yang berasal dari sumbangan santri dan asatid MTs. Zaha ini disalurkan di dua tempat, yaitu Dusun Kebun Deli Utara, Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candi Puro dan Posko 9 yang berada di SMPN 2 Pasirian.

    Khusus di Dusun Kebun Deli Utara Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candi Puro, bantuan langsung diberikan kepada warga. Sebagian warga memilih tidak mengungsi untuk menjaga rumah dan hewan peliharaan.

    Sementara itu, di Posko 9, bantuan yang akan disalurkan kepada pengungsi diterima langsung oleh ketua panitia pelaksana, Bapak Imam. Beliau berterima kasih kepada pihak MTs. Zaha karena sudah ikut andil membantu para korban.

    Tidak hanya itu, pihak MTs. Zaha juga berkesempatan bertemu langsung dengan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati Masdar, M.Si. Beliau juga mengapresiasi pihak MTs. Zaha yang terjun langsung ke posko pengungsian. “Terima kasih banyak kepada Pondok Genggong, khususnya MTs. Zaha yang telah mengirimkan relawan-relawan hebatnya ke sini untuk kegiatan kemanusiaan. Salam buat ketua yayasan, Pak Kiai dan Ibu Nyai di sana.” Tutur beliau.

    Selain memberikan bantuan, MTs. Zaha juga menghibur anak-anak yang berada di posko pengungsian 9 SMPN 2 Pasirian dengan membawa maskot MTs. Zaha, Si Pucu. Tujuannya agar anak-anak terhindar dari trauma pascabencana. Benar saja, kehadiran Si Pucu membuat anak-anak tampak ceria, mereka berkesempatan bermain bersama maskot kebanggaan MTs. Zaha tersebut.

  • Persiapan Ujian Akhir, MTs. Zaha Gelar Muhasabah

    Persiapan Ujian Akhir, MTs. Zaha Gelar Muhasabah

    Genggong- Dalam rangka persiapan menghadapi ujian akhir, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar acara muhasabah bagi santri semester 5 pada Senin (6/12) pagi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi semangat dan motivasi spiritual kepada santri semester 5 yang akan menghadapi ujian akhir madrasah.

    Kegiatan yang bertempat di Aula Tabaarokallah MTs. Zainul Hasan tersebut dihadiri oleh semua santri semester 5, Pembimbing Akademik semester 5, serta para pimpinan madrasah. Selain muhasabah, acara tersebut juga diisi dengan sosialisasi jadwal kegiatan akhir bagi santri semester 5.

    Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ashgar Kandias mengawali kegiatan tersebut. Lalu dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

    Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sosialisasi kegiatan semester akhir yang disampaikan oleh Wakil kepala madrasah bagian kurikulum, Ustad Hazbullah Rohman, S.Pd., Di hadapan para santri beliau menyampaikan berbagai hal penting, mulai dari jadwal ujian madrasah, ujian praktik, hingga acara akhirussanah yang harus diikuti oleh seluruh santri semester akhir.

    Usai sosialisasi, Kepala Madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. memberi pengarahan kepada santri. Beliau berpesan agar para santri tetap semangat dalam belajar. ” Tetap jaga niat kalian. Tinggikan cita-cita kalian. Carilah ilmu sebanyak-banyaknya. Karena ilmu dapat menyelamatkan kalian di dunia dan akhirat.” Dawuh beliau.

    Usai pengarahan, acara dilanjut dengan kegiatan muhasabah yang merupakan acara puncak pada kegiatan ini. Muhasabahpun berlangsung secara khidmad. Para santri tampak tidak kuasa menahan air matanya ketika mengikuti renungan yang dipimpin langsung oleh kepala madrasah. Tidak hanya santri, para asatid pun juga ikut larut dalam suasana. Tidak sedikit asatid yang juga meneteskan air mata. Gus/Ry

  • Lestarikan Lingkungan, Santri MTs. Zaha Tanam Pohon di Bukit Dami

    Lestarikan Lingkungan, Santri MTs. Zaha Tanam Pohon di Bukit Dami

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong melalui pengurus OSIS melakukan penanaman pohon di Bukit Dami, Desa Tigasan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo pada Ahad (28/11). Kegiatan ini juga untuk memperingati hari Penanaman Pohon Indonesia yang jatuh pada 28 November 2021.

    Sebanyak dua puluh santri yang didampingi oleh beberapa Asatid melakukan penanaman pohon rambutan di sekitar bukit. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Pengelola Bukit Dami. Ada puluhan pohon yang ditanam oleh para santri.

    Selain penamanan pohon, para santri juga mendapat materi edukasi tentang peduli lingkungan oleh tim pengelola Bukit Dami. Mereka diberi penjelasan tentang pengenalan jenis pohon, fungsi pohon bagi kehidupan, sampai dampak limbah plastik bagi bumi.

    Pak Wahyudi sebagai pemateri mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh OSIS MTs. Zaha. “Sangat bagus, ya. Ada siswa yang peduli terhadap lingkungan seperti ini. Artinya kegiatan yang dilakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan juga bumi.” Jelasnya.

    Ustad Barokallahufik sebagai koordinator kegiatan berharap agar para santri bisa menerapkan apa yang sudah dilakukan di Bukit Dami. “Harapannya agar santri nanti juga bisa membawa pengaruh positif tentang pentingnya menanam pohon dan menjaga lingkunga kepada teman-temannya.”Ungkap beliau. Gus/Ry

  • Aksi OSIS MTs. Zaha Rayakan HGN Bikin Para Guru Terharu

    Aksi OSIS MTs. Zaha Rayakan HGN Bikin Para Guru Terharu

    GENGGONG-Beragam kegiatan dilakukan untuk  memperingati Hari Guru Tahun 2021. Seperti yang dilakukan OSIS Putri MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Untuk lebih memeriahkan Hari Guru yang jatuh pada 25 November, mereka menggelar sebuah Aksi Untuk Guru pada Kamis pagi.

    Kegiatan yang dikemas spontanitas itu dilaksanakan di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong menyuguhkan beberapa penampilan dari para santri, diantaranya paduan suara, pembacaan puisi, dan pemberian bunga kepada para asatidzah. Ratusan santri dan puluhan asatidzah yang juga bergabung secara spontanitas itu membuat acara tampak makin meriah.

    Mengawali aksi tersebut, tim paduan suara Harmoni Hati menyanyikan lagu Terima Kasih Guru. Dalam persembahan lagu tesebut juga disisipi pembacaan puisi oleh lima santri, yakni Najwa Mauludia, Auliatur Rohmaniyah,  Vanessa Cinta, Izza Billa Syaif, dan Mutiara Fitri Salsabila.

    Setelah itu, aksi selanjutnya adalah menyanyikan lagu Himne Guru. Pada momen ini, para santri memberikan bunga kepada para asatidzah, termasuk Nyai Hajah Balqis Husni Sulton, yang kemudian diajak menyanyi bersama oleh para santri.

    Kemeriahan kegiatan tersebut pun mengundang perhatian dari berbagai pihak. Tidak hanya disaksikan oleh santri MTs. Zaha, santri dan asatid dari lembaga lain pun juga ikut menyaksikan.

    Tak heran, kegiatan tersebut juga membuat asatidzah yang hadir jadi terharu. Bahkan tak sedikit yang sampai meneteskan air mata. “Aksi dari santri ini sangat meriah dan bikin terharu. Jujur saya sampai nangis mengikuti acara tadi”. Ujar ustadzah Dyah, guru pengampu TIK.

    Di sisi lain, Pembina Osis Putri, Ustadz Agus Setiawan mengatakan bahwa, kegiatan ini adalah bentuk dari keinginan para santri putri utamanya pengurus OSIS untuk memperingati Hari Guru Nasional. “ Kegiatan ini merupakan ide dari anak-anak OSIS. Mereka memang ingin mempersembahkan penampilan di momen hari guru sebagai bentuk terima kasih kepada para ustad dan ustadah di MTs. Zaha.” Jelas Ustad Agus.

  • Kasi Pendma: MTs. Zaha adalah Madrasah Komplet

    Kasi Pendma: MTs. Zaha adalah Madrasah Komplet

    Pengawas Madrasah dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo mengadakan kunjungan ke Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong pada Kamis (18/11) pagi. Kunjungan tersebut dalam rangka pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTs. Zaha Genggong.

    Pengawas madrasah wilayah Kecamatan Pajarakan Ibu Siti Aminah, S.Ag., M.M., dan Bapak Solehuddin, S.Ag., M.Pd., hadir didampingi Kasi Pendma Kankemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Didik Heriadi, S.Ag., M.Pd. Kehadiran merekapun disambut hangat oleh kepala madrasah dan para pimpinan di Aula Tabaarakallah MTs. Zaha Genggong.

    Sebelum penilaian berlangsung, acara diawali dengan seremonial pembukaan yang dipandu oleh Ustadz Teguh Firmansyah, M.Pd. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

    Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTs. Zaha Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau memaparkan profil dan perkembangan madrasah hingga prestasi-prestasi yang diraih oleh santri MTs. Zaha.

    Selepas sambutan dari kepala madrasah, acara dilanjut dengan pengarahan dari Kasi Pendma, Dr. Didik Heriadi, S.Ag., M.Pd. Dalam pengarahannya, beliau memberikan pujian terhadap MTs. Zaha. “Saya rasa, MTs. Zaha ini merupakan salah satu madrasah yang hampir paripurna dari segala aspek. Karena tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tapi juga menanamkan skill dan moral terhadap anak didik.” Tuturnya.

    Acara dilanjut dengan penilaian terhadap kepala madrasah. Ada empat aspek yang dinilai, di antaranya pengembangan madrasah, manajerial, kewirausahaan, dan supervisi. Teknis penilaian sendiri dilakukan dengan wawancara terhadap kepala madrasah dan pimpinan serta pengecekan data pada tiap aspek. Usai penilaian selesai, tim penilai memberikan refleksi terhadap kegiatan tersebut.Gus/Ry