• Ungguli Para Kandidat, Wildan dan Naila Terpilih Sebagai Ketua OSIS 2022-2023

    Ungguli Para Kandidat, Wildan dan Naila Terpilih Sebagai Ketua OSIS 2022-2023

    Guna melanjutkan roda organisasi, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar pemilihan ketua OSIS. Pemilihan tersebut berlangsung di tempat dan waktu yang berbeda. Pemilihan ketua OSIS Putra dilaksanakan pada Senin 22 Agustus 2020 di Aula Tabaarakallah, sedangkan pemilihan ketua OSIS Putri berlangsung pada keesokan harinya, Selasa 23 Agustus 2022 di halaman pesantren.

    Untuk OSIS Putra, ada tiga kandidat ketua OSIS yang saling bersaing. Mereka adalah Wildan Fatino Kiromi, Muhammad Imam Rafli, dan Muhammad Kholid Syadid Fahmi.

    Sedangkan OSIS Putri, ada empat calon yang akan memperebutkan kursi ketua OSIS masa khidmah 2022-2023. Keempat santri tersebut adalah Izza Billa Syaif, Naila Minhatal Maula, Faisatul Maghfiroh, dan Alfara Nailatus Saniah.

    Mereka telah melalu beberapa proses sebelum terpilih menjadi calon ketua OSIS. Salah satunya adalah debat kandidat yang berlangsung beberapa jam sebelum pemungutan suara.

    Di putra, pemungutan suara dilakukan di kelas-kelas dengan didampingi oleh para guru dan pengurus OSIS. Setelah itu, dilanjut dengan penghitungan suara yang dilaksanakan di Aula Tabaarakallah.

    Hasilnya, kandidat nomor urut satu, Wildan Fatino Kiromi unggul jauh dari para pesaingnya. Santri semester 3A ini mendapat 345 suara. Disusul Muhammad Syadid Fahmi 70 suara dan Imam Rafli 40 suara.

    Sementara itu, pelaksanaan pemungutan suara OSIS Putri tidak jauh berbeda dengan OSIS Putra. Para santri dan asatid melakukan pemungutan suara di masing-masing kelas. Kemudian, penghitungan digelar di halaman pesantren.

    Calon nomor urut dua, Naila Minhatal Maula meraih suara terbanyak dibanding dengan tiga calon lain. Santri semester 3N ini memperoleh dukungan sebanyak 228 suara. Disusul Izza Billa Syaif 167 Suara, Faisatul 47 suara, dan Alfara mendapat 33 suara.

    Dengan hasil ini, Wildan Fatino terpilih menjadi ketua OSIS Putra, sedangkan Naila Minhatal sebagai ketua OSIS Putri masa khidmah 2022-2023.

    “Alhamdulillah. Senang dan tidak menyangka bisa terpilih menjadi ketua OSIS MTs. Zaha.” Ungkap Wildan ketika ditemui usai pemilihan.

    Hal yang sama juga diutarakan oleh ketua OSIS Putri terpilih, Naila Minhatal Maula. Ia berharap bisa amanah dalam menjalankan tugasnya. “Senang pastinya bisa menambah pengalaman baru. Semoga saya bisa amanah, istikamah, dan dapat membawa dampak positif bagi madrasah.” Papar santri asal Lumajang tersebut.Gus/Ry

  • Lagi, MTs. Zaha Borong Juara Olimpiade Bahasa Arab

    Lagi, MTs. Zaha Borong Juara Olimpiade Bahasa Arab

    Setelah dua hari sebelumnya sukses meraih juara pertama di ajang Olimpiade IPA Terpadu Terintegrasi tingkat kabupaten, kini MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali mengukir prestasi membanggakan lewat para santrinya. Tidak tanggung-tanggung, juara pertama dan kedua berhasil diborong oleh para santri teristimewa.

    Adalah Ilyas dan Amelia Asmarani yang berhasil menjadi juara 1 dan 2 Olimpiade Bahasa Arab tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (FMGMP) Bahasa Arab se-Indonesia. Mereka bersaing dengan ratusan siswa dari tingkat SMP/MTs. se-Kabupaten Probolinggo pada 6 Agustus 2022 secara virtual serentak seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia.

    Kabar gembira tersebut didapat setelah panitia penyelenggara mengumumkan secara resmi lewat daring pada Sabtu (20/8) pagi.

    Ustadzah Indah Nihayati, S.Pd., selaku pembina berharap para santri juara tersebut dapat meraih juara di tingkat provinsi.

    “Alhamdulillah. Semoga prestasi ananda ini tidak membuatnya jumawa. Harapan kami, mereka dapat berprestasi di tingkat provinsi.” Jelasnya.

    Atas hasil ini, dua santri tersebut akan mewakili Kabupaten Probolinggo dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab tingkat Provinsi yang akan diadakan pada bulan September mendatang. Gus/Ry

  • Sisihkan Ratusan Peserta, Viori Raih Juara 1 KSM

    Sisihkan Ratusan Peserta, Viori Raih Juara 1 KSM

    Prestasi membanggakan kembali diraih oleh santri MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Kemarin (18/8), salah satu santri teristimewa, Viori Magnata Arungati berhasil meraih juara 1 pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat kabupaten mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Terpadu Terintegrasi.

    Kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) ini digelar secara virtual (online) pada Ahad, 14 Agustus 2022. Viori mengungguli 205 peserta dari SMP/MTs. se Kabupaten Probolinggo.

    Dengan hasil ini, Viori berhak mewakili Kabupaten Probolinggo pada ajang KSM tingkat provinsi yang akan diadakan bulan September mendatang.

    Ustad Saifurrahman, M.Pd. selaku koordinator pelaksana pada MTs. Zaha mengungkapkan kegembiraannya atas hasil tersebut. Menurutnya, prestasi tersebut tidak lepas dari pembinaan yang intens dilakukan oleh pihak madrasah.

    “Alhamdulillah, hasil yang memuaskan buat Viori dan MTs. Zaha. Selamat. Prestasi ini tidak lepas dari bimbingan yang intens. Semoga Viori bisa terus melaju dan dapat mewakili Jawa Timur di tingkat nasional nantinya.” Ungkapnya. Gus

  • Rayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI dengan Upacara-Aneka Lomba

    Rayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI dengan Upacara-Aneka Lomba

    Hari kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen spesial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak terkecuali warga MTs. Zainul Hasan Genggong. Pada hari ulang tahun ke-77 kemerdekaan RI tahun ini, warga MTs. Zaha tidak hanya mengikut upacara kemerdekaan yang diadakan Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong. Namun juga menyemarakkan dengan berbagai lomba internal yang dilaksanakan pada pada Rabu (17/8).

    Di halaman gedung putra, para santri putra bersama asatid dengan penuh semangat mengikuti lomba tarik tambang dan lomba lari sarung yang diadakan oleh madrasah. Mereka dengan penuh semangat mengikuti lomba.

    Sedangkan di gedung putri putri, para santri putri sangat antusias mengikuti lomba balap klompen dan sarung berantai. Mereka berlomba-lomba menjadi yang terbaik namun tak jarang menyuguhkan aksi kocak.

    Ustad Barokallahufik selaku koordinator kegiatan lomba mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kecintaan kita terhadap tanah air dengan menyemarakkan hari kemerdekaan. ” Selain memeriahkan hari kemerdekaan RI, melalui kegiatan ini diharapkan menumbuhkan rasa nasionalisme bagi para santri.” Ungkapnya. Gus/Ry

  • Gandeng Tiga Universitas Negeri untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Gandeng Tiga Universitas Negeri untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Genggong- Acara Milad dan Reuni Akbar yang digelar MTs. Zainul Hasan Genggong pada Rabu (8/6) kemarin menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Hal tersebut dapat dilihat melalui upaya pihak madrasah yang menggandeng sejumlah universitas ternama di Jawa Timur.

    Ada tiga universitas negeri yang dijadikan partner untuk menjalankan program-program unggulan madrasah. Diantaranya, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang (UM), dan Pusat Pengembangan Bahasa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

    Kerjasama pertama yaitu antara MTs. Zaha dengan Fakultas Bahasa dan Seni UNESA. MTs. Zaha memilih universitas di Surabaya tersebut untuk meningkatkan pendidikan dalam bidang seni. Seperti diketahui, bahwa MTs. Zaha Genggong tahun pelajaran baru (2022-2023) akan membuka program kelas baru, yaitu kelas Minat dan Bakat. Program ini dikhususkan bagi santri yang memiliki bakat dan minat untuk mengembangkan potensi diri serta penciptaan suatu produk atau karya.

    Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNESA, Dr. Trisakti M.Sn. berharap kerjasama ini dapat memajukan pendidikan di Indonesia. “Kami berterima kasih telah diundang di acara ini (Milad dan Reuni) dalam rangka kerjasama untuk mewujudkan pendidikan yang maju di Indonesia. Kami harap kerjasama ini tidak hanya sebatas hitam di atas putih, namun implementasi dari kerjasama ini dapat kita wujudkan secara nyata.” Jelasnya.

    Sementara itu, kerjasama dengan Fakultas MIPA UM bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di program kelas sains. Ruang lingkup Kerjasama meliputi pengelolaan kelas sains, peningkatan mutu guru, pembinaan olimpiade, dan pelatihan riset dan karya tulis ilmiah bagi para santri.

    Sedangkan kerjasama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berfokus pada pada pengembangan kelas bahasa asing, mulai dari pelatihan guru sampai metode mengajar. Sama seperti kelas Minat dan Bakat, program kelas Bahasa akan dijalankan mulai tahun depan. Santri di kelas ini akan berfokus pada pembelajaran bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin. Namun tidak meninggalkan pelajaran umum dan agama. Gus/Ry

  • Gelar Milad dan Reuni Akbar, MTs. Gandeng Tiga Universitas Negeri

    Gelar Milad dan Reuni Akbar, MTs. Gandeng Tiga Universitas Negeri

    Dalam rangka memperingati hari jadi madrasah ke-70, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar acara Milad ke-70 dan Reuni Akbar perdana pada Rabu (8/6) kemarin. Acara yang digelar di halaman madrasah ini dihadiri oleh ribuan alumni, seluruh asatid-asatidzah, Ashabul Bait, dan Biro Pendidikan PZH Genggong.

    Selain itu, MTs. Zaha juga mengundang beberapa tamu penting, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Dekan Fakultas MIPA Universitas Malang (UM), Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (UNESA), serta Direktur Pusat Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Malik Ibrahim Malang.

    Dimulai pukul 08.00 pagi, acara Milad diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hubbul Waton.

    Selepas itu, kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. memberi sambutan kepada hadirin. Dalam sambutannya, beliau berterima kasih kepada para alumni dan tamu yang bersedia hadir di acara tersebut.

    Selain itu, kepala madrasah yang akrab disapa Nun Boy tersebut juga menyampaikan bahwa pendidikan merupakan cikal bakal dari besarnya sebuah bangsa. “Untuk itu, kami memiliki tantangan tersendiri dalam mencetak para santri yang punya pandangan ke depan dengan memadukan kurikulum nasional dan kurikulum pesantren. Dan kami di sini (MTs. Zaha), murni atas dasar totalitas di dunia pendidikan.” Dawuh beliau.

    Selepas sambutan kepala madrasah, acara dilanjut dengan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan tiga universitas terkemuka di Indonesia, yaitu Universitas Malang, Universitas Islam Negeri Malik Ibrahim Malang, dan Universitas Negeri Surabaya. Kerjasama tersebut merupakan upaya MTs. Zaha dalam mewujudkan visi MTs. Zaha, yaitu Teristimewa dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi para santri.

    Usai penandatanganan kerjasama, tamu undangan dari tiga univerditas tersebut diberi kesempatan untuk memberi sambutan. Tidak terkecuali kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Dr. Husnul Maram, M.H.I. Dalam sambutannya, beliau memuji MTs. Zaha yang walaupun berada di bawah pesantren yang tidak lepas dari nilai-nilai salafiyah, namun tidak ketinggalan kemajuan teknologi. “Ternyata di MTs. Zaha ini semuanya serba digital. Gurunya, ustadnya semuanya melek teknologi.” Jelas pria asal Gresik tersebut.

    Setelah sambutan dari para tamu undangan, acara dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kepada para tamu undangan. Selain memberi cendera mata, MTs. Zaha juga memberikan penghargaan kepada mantan kepala madrasah. Penghargaan juga diberikan kepada para guru senior yang sudah mengabdi di MTs. Zaha selama lebih dari tiga puluh tahun.

    Usai pemberian penghargaan, acara dilanjut dengan pemotongan tumpeng oleh kepala madrasah dan dilanjutkan penampilan tari dari santri putri serta pengangkatan ketua reuni.

    Selesai acara, para alumni melepas rindu dengan para guru MTs. Zaha dan ashabul bait PZH Genggong dengan sungkem secara bergantian. Gus/Ry

  • Usai Lewati Berbagai Tahap Ujian, 145 Santri Diwisuda

    Usai Lewati Berbagai Tahap Ujian, 145 Santri Diwisuda

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menggelar acara wisuda bagi para santri yang telah lulus program Amtsilati dan Tahfiz Al-Qur’an pada Ahad 5 Juni 2022. Pada acara wisuda Amtsilati ke-VI dan Tahfiz ke-V ini, madrasah mewisuda sebanyak 145 santri, yang terdiri atas 103 wisudawan amtsilati dan 42 wisudawan Tahfiz Al-Qur’an. Acara yang digelar di GOR Damanhuri Romli Pesantren Zainul Hasan ini dihadiri oleh kepala madrasah, asatidz-asatidzah, para wali santri, serta tamu undangan.

    Sebelum prosesi wisuda, para wisudawan diarak terlebih dahulu dari halaman pesantren menuju GOR Damanhuri dengan diiringi oleh Drum Band SD. ZAHA. Usai diarak, para santri memasuki gedung dan menempati tempat duduk yang telah disediakan.

    Acara dimulai pukul delapan pagi dengan diawali oleh pembukaan yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu, acara dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hubbul Waton serta dilanjutkan dengan sambutan dari kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program Amtsilat dan Tahfiz Al-Qur’an sangat progress hingga saat ini.

    Selain itu, beliau juga memuji kesabaran dan keuletan para guru dalam membimbing santri. “Mereka telah melalui proses yang panjang untuk mencapai wisuda. Namun, proses yang panjang ini tidak lepas dari para pembimbing yang sabar, ulet, dan juga tawakkal dalam menghadapi putra-putri panjenengan.” Dawuhnya.

    Di sela-sela sambutan kepala madrasah, juga menampilkan pemutaran video proses yang dilalui para santri menuju wisuda.

    Usai pemutaran video, acara dilanjutkan dengan acara inti, yaitu prosesi wisuda. Sebanyak 42 santri wisudawan Tahfiz diwisuda oleh Ustad Syafi’i Zain, perwakilan Jamiyyatul Qurro’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Kota Kraksaan didampingi kepala madrasah dengan menerima ijazah secara bergiliran. Setelah itu, dilanjutkan dengan prosesi wisuda Amtsilati. Pada sesi ini, kepala madrasah bersama Kiai Kamaluddin mewisuda 103 santri yang telah lulus program Amtsilati.

    Selain mewisuda para santri, madrasah juga memberi cenderamata bagi tamu undangan dan penghargaan bagi para santri dengan nilai terbaik di program Amtsilati dan Tahfiz Al-Qur’an. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada santri tercepat yang menuntaskan program Amtsilati.

    Acara ditutup dengan sholawat nabi dan doa yang dipandu oleh Jam’iyah Hadroh Munsyiduna MTs. Zaha Genggong.

    Wisudawan Terbaik saat menerima penghargaan dalam acara Wisuda Amtsilati Ke-VI dan Tahfidz Al-Qur’an ke-V tahun 2022
  • Kembangkan Program Tahfiz Al Qur’an, MTs. Zaha Gandeng JQHNU Kota Kraksaan

    Kembangkan Program Tahfiz Al Qur’an, MTs. Zaha Gandeng JQHNU Kota Kraksaan

    Berbagai upaya dilakukan Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong dalam mengembangkan program Tahfiz bagi para santri. Salah satunya dengan menggandeng Jamiyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kota Kraksaan.

    Kamis kemarin (26/5), pihak MTs. Zaha bersama ketua JQHNU Kota Kraksaan, Habib Anis Bin Hamid Al Habsyi menandatangani perjanjian kerjasama di Aula Tabaarakallah pada sela-sela pembukaan Uji Publik Amtsilati dan Tahfiz Al Qur’an.

    Habib Anis mengatakan bahwa kerjasama antara MTs. Zaha Genggong dengan JQHNU merupakan jalinan silaturahmi dan menjaga sanad keguruan. “Tujuan utama dari kerjasama ini adalah menjaga sanad keguruan. Itu yang penting. Sehingga nanti para hafiz MTs. Zaha ini ilmunya bisa nyambung ke Rasulullah.” Jelas beliau.

    Sementara itu, Koordinator Program Tahfiz MTs. Zaha, Ustad Syamsuddin, M.Pd mengungkapkan bahwa tahfiz Al Qur’an merupakan program unggulan yang perlu mendapat legalitas. “Dengan kerjasama ini (bersama JQHNU), program tahfiz di MTs. Zaha punya legalitas. Selain itu, para santri nantinya akan mendapat bimbingan langsung dari JQHNU tentang bagaimana standar menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar.” Imbuhnya.