• Lagi, MTs. Zaha Borong Emas Olimpiade Nasional

    Lagi, MTs. Zaha Borong Emas Olimpiade Nasional

    Setelah sebelumnya 11 santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong memborong medali olimpiade nasional, kini MTs. Zaha Genggong lagi-lagi berjaya di Ajang Olimpiade Mipa Sains dan Bahasa ( ONMIPASA) yang diadakan secara daring pada Ahad (22/1).

    Kabar gembira tersebut didapat setelah panitia pelaksana mengumumkan hasil pelaksanaan olimpiade secara daring pada Selasa (24/1) kemarin. Hasilnya, para santri teristimewa ini berhasil meraih tujuh emas, satu perak, dan tiga perunggu.

    Medali emas diraih oleh Ahmad Nadzifi bidang Matematika, Viorry Magnata bidang IPA, Aulia Rahma di bidang Bahasa Inggris, Kamilatul Badriyah dan Airen Sabila pada bidang Bahasa Indonesia dan Alfira Early di bidang IPS .

    Sedangkan perak diraih oleh Nuriyah Rahmawati di bidang matematika serta perunggu didapat Nuraini Labibur bidang Matematika, M. Fataa Yardhan bidang IPA, dan Syadidah di bidang Bahasa Inggris.

    Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Nuraini Labibur di bidang Matematika, M. Fataa Yardan bidang IPA, dan Aulia Rahma bidang Bahasa Inggris.

    Capaian ini merupakan kedua kalinya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan. Wakamad Kurikulum, Ustad Hazbullah Rohman, S.Pd. mengapresiasi prestasi yang diraih oleh para santri tersebut.

    “Alhamdulillah. Prestasi yang sangat membanggakan. Semoga dengan prestasi ini menjadikan MTs. Zaha semakin teristimewa.” Tuturnya. Gus/Ry

  • Awal Tahun, MTs. Zaha Borong Juara Olimpiade Nasional

    Awal Tahun, MTs. Zaha Borong Juara Olimpiade Nasional

    Awal tahun 2023 menjadi awal yang sangat baik bagi Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Sebanyak sebelas santri berhasil memborong medali pada ajang Pekan Olimpiade Sains Nasional (POSN) yang diadakan oleh Yapresindo pada Ahad (08/01) kemarin.

    Mereka berhasil meraih enam medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu dari ajang tingkat nasional yang diikuti secara daring tersebut.

    Kesebelas santri tersebut adalah Kamilatul Badriyah dan Airen Sabila meraih emas bidang Bahasa indonesia, Ahmad Nadzifi dan Nuriyah Rahmawati meraih emas bidang Matematika, serta Ahmad Zakaria dan Nuril Hidayatul meraih emas di bidang IPS.

    Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Nuraini Labibur di bidang Matematika, M. Fataa Yardan bidang IPA, dan Aulia Rahma bidang Bahasa Inggris.

    Sedangkan Perunggu didapat dari bidang Bahasa Inggris yang diwakili Syadida Aqila dan bidang IPA atas nama Viorry Magnata.

    Kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. begitu mengapresiasi hasil yang didapat oleh para santri. “Mabruk alfa mabruk. Allah memberikan keistimewaan buat kalian.” Dawuh beliau.

    Sementara itu, Koordinator Olimpiade, Ustad Hasan Saifurrahman, S.Pd. mengaku bangga atas prestasi yang dicapai oleh para santri. “Alhamdulillah. Dari semua bidang yang kami ikuti, semuanya dapat medali. /Semoga ini menjadi awal yang baik buat tahun ini.” Ujarnya. Gus/Ry

  • Peringati Hari Menanam Pohon, Santri MTs Zaha Tanam Pohon Bakau

    Peringati Hari Menanam Pohon, Santri MTs Zaha Tanam Pohon Bakau

    Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Nasional, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong melalui pengurus OSIS mengadakan penanaman pohon di Pantai Tambaksari, Pajarakan pada Senin (28/11). Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang rutin diadakan untuk mengajarkan kepada santri untuk selalu peduli terhadap lingkungan dengan menanam pohon.

    Sebelum melakukan penanaman, para santri mendapat edukasi tentang pentingnya menanam pohon di tepi pantai sebagai antisipasi terjadinya abrasi. “Walau pun ini hanya langkah kecil, setidaknya dengan menanam pohon di sini (di pantai) kita sudah ikut berpartisipasi mencegah abrasi.” Ungkap Ustad Barokallahufik selaku pemateri.

    Selanjutnya para santri melakukan penanaman pohon di tepi Pantai Tambaksari dengan mendapat arahan dari pendamping tentang bagaimana cara menanam yang baik dan benar. Pohon yang ditanam merupakan pohon bakau yang berjumlah lebih dari seratus pohon. Para santri sangat antusias melakukan penanama pohon bakau tersebut.

    Salah satu pengurus OSIS, M. Fais Santoso mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan menanam pohon tersebut. “Sangat senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan menanam pohon ini. Karena saya bisa membantu reboisasi dan mencegah abrasi. Selain itu, dengan menanam pohon, kita juga ikut mengurangi Global Warming.” Papar santri semester 3C tersebut. Gus/Ry

  • Aksi Sungkeman Santri Warnai Hari Guru Nasional

    Aksi Sungkeman Santri Warnai Hari Guru Nasional

    Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2022, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong mengadakan berbagai aksi. Seperti diketahui, Hari Guru Nasional 2022 jatuh di hari Jumat, 25 November. Namun, para santri yang dikoordinatori oleh pengurus OSIS menggelar aksi pada Kamis (24/11).

    Perayaan Hari Guru Nasional tersebut digelar di dua tempat berbeda, putra dan putri.

    Perayaan di putra dimulai pukul 09.00 WIB dan diawali dengan aksi para santri yang mengajak para asatid yang ada di kelas dan di kantor untuk berkumpul di depan kantor. Kemudian, beberapa santri menyuguhkan penampilan seperti pembacaan puisi dan melantunkan Himne Guru oleh seluruh santri. Setelah itu, para santri melakukan sungkeman kepada semua asatid.

    Sementara di putri, aksi dimulai pukul 10.00 WIB. Diawali dengan pembacaan puisi oleh Duta Madrasah, Izza Billa Saif melalui pengeras suara kantor yang terhubung ke kelas-kelas, para santri lalu mengajak asatidzah berkumpul di halaman pesantren. Setelah berkumpul, para asatidzah dikelilingi oleh seluruh santri putri dan menyanyikan lagu Himne Guru bersama. Selain itu, para santri juga menampilkan musikalisasi puisi dan pemberian hadiah kepada para asatidzah.

    “Di hari Guru ini kami sebagai santri ingin memberi ucapan hari guru dengan aksi. Walau pun tidak seberapa, tapi kami harap ini berkesan bagi para ustadzah.” Ucap salah satu pengurus OSIS.

    Setelah melakukan aksi, para santri didampingi asatid-asatidzah menggelar istighotsah ke maqbaroh para Muassis Pesantren Zainul Hasan Genggong. Gus/Ry

  • Raih Bronze Medal di Ajang TIMO, Dua Santri MTs. Zaha Menuju Thailand

    Raih Bronze Medal di Ajang TIMO, Dua Santri MTs. Zaha Menuju Thailand

    Lagi dan lagi. Santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali mengharumkan nama madrasah. Kali ini, dua santri MTs. Zaha kembali meraih penghargaan tingkat Nasional di ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO).

    Adalah Nuraini Labibur Rosita dan Nuriyah Rahmawati yang berhasil meraih Bronze Medal pada ajang TIMO Heat Round Indonesia Region 2023 yang digelar secara daring pada 30 Oktober lalu. Mereka bersaing dengan ratusan siswa SMP dan sederajat dari seluruh Indonesia.

    Kepastian hasil tersebut didapat setelah panitia mengumumkan hasil olimpiade secara daring pada 21 November 2022 kemarin. Atas hasil tersebut, Rani dan Nurma, sapaan mereka berhak maju ke final round yang akan digelar di Thailand pada bulan Maret mendatang.

    Ustad Hasan Saifur Rahman, S.Pd., M.Pd. selaku koordinator olimpiade MTs. Zaha menyatakan akan mempersiapkan bimbingan sebaik mungkin agar dapat meraih hasil maksimal di final round nanti. “Alhamdulillah, dua peserta didik kami lolos ke babak final pada kompetisi TIMO tahun 2023 ini. Kami akan mempersiapkan strategi bimbingan yang terbaik untuk pelaksanaan final TIMO pada bulan maret mendatang di Thailand.” Tegasnya. Gus/Ry

  • Peringati Gerakan Nasional Membaca, MTs. Zaha Gelar Lomba Karikatur

    Peringati Gerakan Nasional Membaca, MTs. Zaha Gelar Lomba Karikatur

    Dalam rangka memperingati Gerakan Nasional Membaca, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong melalui perpustakaan menggelar Lomba Membuat Karikatur bagi santri MTs. Zaha. Lomba yang bertemakan “Gemar Membaca” ini digelar pada Ahad, 13 November 2022 di dua tempat berbeda, santri putra di Aula Tabaarakallah, sedangkan santri putri di Aula Pesantren.

    Lomba diikuti oleh delapan puluh empat santri dari masing-masing kelas. Rinciannya, 46 santri putri dan 38 santri putra. Sebelum dimulai, lomba dibuka oleh kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Beliau sangat mengapresiasi adanya kegiatan lomba ini.

    Ustadzah Umi Kulsum, selaku koordinator kegiatan menyampaikan bahwa selain mengasah kreativitas santri, lomba ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat baca khususnya bagi santri MTs. Zaha.

    “Yang jelas kita ingin dengan adanya lomba ini, para santri semakin gemar membaca.” Ungkapnya.

    Selanjutnya, para pemenang lomba tersebut akan diumumkan ketika Apel Pelantikan Pelopor Bulan November. Gus/Ry

  • Raih Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Indonesia pada Ajang Opsilon VII

    Raih Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Indonesia pada Ajang Opsilon VII

    Santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali mengukir prestasi di kancah Nasional. Kali ini, Kamilatul Badriyah, santri program dua tahun yang berhasil memperoleh medali perunggu pada Olimpiade Bahasa Indonesia di ajang Opsilon ke-VII.

    Hasil tersebut diraih setelah Mila, sapaan akrab Kamilatul Badriah bersaing dengan ratusan siswa SMP/sederajat seluruh Indonesia pada 29 Oktober 2022 secara daring.

    Kabar gembira tersebut didapat setelah panitia penyelenggara mengumumkan secara daring hasil olimpiade pada Ahad malam (06/11).

    Ustad Hasan Saifur Rahman, S.Pd., M.Pd. selaku Koordinator Olimpiade mengaku bangga dengan prestasi yang diraih Mila tersebut. “Alhamdulillah dapat medali. Pastinya bangga karena OPSILON ini termasuk ajang bergengsi yang soal-soalnya sangat rumit.” Ungkapnya.

    Beliau juga berharap, tahun depan bisa mendapatkan medali emas pada ajang OPSILON tersebut. Gus/Ry

  • Gelar Speak Up, Santri Program Bahasa Unjuk Kemampuan Berbahasa Inggris

    Gelar Speak Up, Santri Program Bahasa Unjuk Kemampuan Berbahasa Inggris

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar kegiatan Speak Up bagi santri Program Bahasa. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (24/8) pagi di Aula Tabaarakallah.

    Kegiatan Speak Up ini merupakan ajang tes publik pembelajaran Bahasa Inggris yang sudah ditempuh oleh santri Kelas Bahasa selama satu bulan baik di madrasah maupun di pondok. Sebanyak 15 santri putra dan 17 santri menyuguhkan berbagai penampilan menggunakan bahasa Inggris, mulai dari drama, puisi, hingga berpidato. Mereka disaksikan oleh pimpinan, para asatid, para tutor, dan santri perwakilan setiap kelas.

    Mr. Pance Subrata, selaku tutor menyampaikan bahwa ajang Speak Up ini bukan akhir dari pembelajaran bahasa inggris yang selama ini dijalani santri. “This is not the end of learning. But the beginning of the language class program. Jadi, ini adalah awal dari program kelas bahasa.” ungkap tutor asal Kampung Inggris Pare Offline (KIPO) tersebut.”

    Selanjutnya, para santri program kelas bahasa ini akan dibimbing khusus terus menerus oleh guru pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris dan pengurus pondok yang sudah ditraining selama sebulan.Gus/Ry