Programkan Duta Madrasah, MTs. Zaha Pilih Dua Santri Terbaik

TERPILIH: Kepala Madrasah bersama M. Hilman Rizkillah Sya’bi, Duta Madrasah Putra tahun 2018

Genggong-Sebanyak 22 peserta calon duta Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan  (MTs. Zaha) Genggong Pajarakan Probolinggo mengikuti kegiatan Pemilihan Duta Madrasah pada Sabtu (6/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan terbaru yang digagas oleh Humas MTs Zaha. Kegiatan ini  dihadiri langsung oleh kepala MTs. Zaha KH. Moh. Hasan Naufal, S.HI dan istri beliau Ny.Hj. Balqis Husni Sulthon. Tampak juga segenap pimpinan, para Asatidz serta para santri.

Ustadz Teguh Firmansyah, Waka Humas mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggaran dengan tujuan untuk memilih duta madrasah yang berasal dari santri. “Nantinya, duta terpilih akan menjadi bagian terpenting di madrasah, sebab dia bisa kita gunakan sebagai duta yang dapat menjadi contoh dalam segala aspek serta dapat mewakili untuk mempromosikan madrasah,” jelasnya.

Dalam pemilihan duta madrasah yang pertama kali dilakukan ini, ada sebanyak 22 peserta calon duta. Dari jumlah itu, akan dipilih dua peserta yakni satu putra dan putri. Para peserta ini merupakan utusan terbaik dari beberapa kelas yang ada di MTs Zaha mulai dari kelas VII dan VIII. Mereka juga merupakan para santri pilihan dengan wawasan luas, mempunyai keterampilan public speaking yang baik, kepercayaan diri tinggi dan tentunya berpenampilan menarik.

Selama seminggu penuh sepulang sekolah para peserta diberikan bekal persiapan oleh wakil kepala madrasah bagian humas, ustadz Teguh Firmansyah dengan berbagai topik seperti public speaking, kepribadian, wawasan kepesantrenan dan nasionalisme. Materi-materi yang disajikan dalam bentuk teori dan praktek ini diselingi dengan humor dan berbagai permainan  yang membuat para santri begitu semangat dan tak terlihat kelelahan dalam mengkuti ajang bergengsi ala MTs Zaha ini.

Munawwaroh, Duta Madrasah Putri Tahun 2018 saat foto bersama kepala madrasah.

Dalam sambutannya, Abuya, sapaan kepala madrasah mengatakan  tujuan dilaksanakan kegiatan ini ini adalah untuk memberikan ruang atau kesempatan kepada santri MTs Zaha untuk berkreasi secara bebas mengekspresikan diri sesuai bakat dan potensinya. Juga sebagai wajah dari MTs Zaha, artinya bahwa jika ingin melihat MTs Zaha, maka lihatlah Duta Madrasah. “Engkau akan melihat semuanya di sana. Ada semangat, ada kekompakan, ada cerdas, ada akhlakul karimah, ada wawasan, ada santri serta ada Nasionalisme di situ,” ungkapnya disambut gemuruh tepuk tangan para santri.

Pemilihan duta ini melibatkan juri dari pihak madrasah. Terpilih sebagai juri dalam kegiatan ini diantaranya, Kepala Madrasah, istri dari kepala madrasah, dan pembina OSIS putri, ustadz Agus Setiawan.

Satu per satu para calon duta madrasah menaiki pentas kehormatan. Acara yang dipandu oleh waka Humas, Ustadz Teguh Firmansyah tersebut berlangsung 4 babak. Yakni, babak penyisihan, babak sepuluh besar, lima besar, dan babak final.

persaingan begitu ketat dan proses pemilihan berjalan begitu seru, hingga akhirnya pada babak final tersisa 3 santri. Mereka adalah Silmi Injela Hasan, Nabila, dan Muwawwaroh. Pada babak final ini, mereka memilih satu pertanyaan di dalam amplop yang harus diberikan kepada dewan juri untuk dibacakan. Satu per satu dari santri tersebut menjawab pertanyaan juri dengan jelas, tenang dan lugas.

Penantian mendebarkan dengan tanda tanya besar berkecamuk di hati para hadirin. Setelah dewan juri mengantongi nama pemenang duta madrasah, diberi kesempatan kepada kepala madrasah beserta istri untuk maju menyematkan selempang duta madrasah. Tampak keduanya bermain-main seperti hendak menyematkan selempang pada ketiga calon, sehingga membuat suasana semakin seru dan menegangkan.

Hingga akhirnya, Sesuai hasil rekap penilaian dewan juri memutuskan Duta Madrasah putrid untuk tahun 2018-2019 dinobatkan kepada Munawwaroh kelas VII F. Sedangkan duta madrasah putra yang acara pemilihannya terpisah dengan putri, dari 14 santri terpilih Hilman Rizkillah Sya’bi dari kelas CI 1A sebagai duta madrasah.