Penulis: Admin MTs Zaha

  • Rayakan Maulid Nabi dengan MTs. Zaha Bersholawat

    Rayakan Maulid Nabi dengan MTs. Zaha Bersholawat

    Dalam rangka memperingati hari kelahiran Baginda Agung Nabi Muhammad SAW, keluarga besar MTs. Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan MTs. Zaha Bersholawat. Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari santri, asatidz-asatidzah, serta karyawan. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh ashabul bait Pesantren Zainul Hasan Genggong. Tampak Nun Alex, Nun Aan, dan Nun Alba, hadir bersama istri memeriahkan acara yang berlangsung pada Rabu (31/11).

    Kegiatan yang berlangsung di halaman MTs. Zaha Putra ini dibawakan oleh pembawa acara Najwa Musdalifa yang sekaligus membuka acara tepat pukul 08.00 WIB. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al- Quran yang dibawakan oleh Ashgar Kandias.

    Selesai pembacaan ayat suci Al Quran, acara dilanjut dengan pelantikan santri Pelopor Kedisiplinan Bulan Oktober 2021 dan pembagian hadiah dan piagam penghargaan untuk santri dan guru berprestasi dalam berbagai ajang perlombaan tahun 2021.

    Setelah itu, dilanjut dengan sambutan kepala madrasah yang disampaikan oleh KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau sangat gembira dengan kegiatan MTs. Zaha bersholawat ini. “Kita patut berbahagia dan bersyukur karena pada detik ini, hari ini, kita masih bisa berkumpul untuk berdzikir, bersholawat kepada Nabi besar Muhammad SAW.” Dawuh beliau.

    Selepas sambutan dari kepala madrasah, acara dilanjutkan dengan Mau’idoh Hasanah oleh Nun Hassan Ahsan Malik. Dalam ceramahnya, pengasuh yang biasa dipanggil Nun Alex berpesan agar para santri senantiasa mengetahui nashab Rasulullah SAW. “Jika bukan karena Rasulullah, tidak mungkin ada kita, tidak akan ada Isra’ Mi’raj, dan tidak akan tercipta surga dan neraka. Maka dari itu, kita sepatutnya hafalkan nashab Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.” Terang beliau.

    Selesai ceramah agama, acara dilanjutkan dengan acara inti, yaitu Sholawat Nabi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh kepala MTs. Zaha, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal beserta Jam’iyah Hadrah Al- Hasanain. Para santri, asatid, dan hadirin mengikuti acara sholawat nabi tersebut dengan penuh khidmat.

    Acara ditutup dengan doa yang juga dipimpin langsung oleh kepala madrasah. Selepas acara, para santri dan asatidz-asatidzah makan bersama ala santri, yaitu polo’an. Gus/Ry

  • Bekali Pengurus OSIS dengan Diklat Jurnalistik-Kepemimpinan

    Bekali Pengurus OSIS dengan Diklat Jurnalistik-Kepemimpinan

    Guna memberi pembekalan dalam menjalankan tugas sebagai pengurus OSIS, MTs. Zaha Genggong mengadakan Diklat Pengurus OSIS Masa Khidmah 2021-2022. Kegiatan tahunan ini berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu sampai Ahad (25-26/9) yang bertempat di Aula MTs. Zaha untuk OSIS putra dan Aula SMA Zaha untuk OSIS Putri. Selain pengurus OSIS, diklat tersebut juga diikuti oleh Duta Madrasah.

    Kegiatan tersebut berisi dua materi yang dilaksanakan secara bergantian. Yakni Kepemimpinan dan Organisasi dengan pemateri M.Hendra, M.Pd.I. dan Jurnalistik Dasar yang disampaikan Rudianto, S.H.

    Pada hari pertama, OSIS Putra mendapat materi Kepemimpinan dan Organisasi. Pada sesi ini, Ustad Hendra memberikan materi kepemimpinan, mulai dari tipe-tipe pemimpin sampai bagaimana menjadi pemimpin yang baik. “Pemimpin yang baik itu adalah pemimpin yang mau mendengar pendapat anggotanya. Dalam hal ini, disebut pemimpin demokrasi.” Ungkap beliau.

    Selain materi kepemimpinan, peserta diklat juga mendapat materi Ke-NU-an. Pada sesi ini, ustad yang juga penulis buku ini memberi pengetahuan tentang sejarah berdirinya NU, para pendiri NU, hingga organisasi yang ada di bawah NU.

    Sementara di putri, para pengurus OSIS mendapat materi Jurnalistik Dasar. Ustad Rudianto yang juga Direksi Radar Bromo ini menyampaikan tentang bagaimana cara membuat berita yang mudah. “Jangan takut salah dalam menulis (membuat berita:red). Jangan pedulikan kosa kata. Yang terpenting, menulis, baca, sunting. Tulis lagi, baca lagi.” Tutur beliau.

    Selain mendapat materi Jurnalistik Dasar, peserta diklat juga melakukan praktik membuat berita. Pemateri yang juga alumnus Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong ini mengapresiasi hasil berita yang dibuat oleh peserta. “Hasilnya sudah bagus-bagus. Cuma cara merangkai kalimatnya saja yang perlu diasah.” Jelasnya.

    Pembina OSIS, Ustad Agus Setiawan berharap dengan adanya diklat ini, para santri dapat menambah wawasan dan pengetahuannya. “Semoga nantinya tidak hanya sekadar sampai di diklat saja, tapi ada tindak lanjutnya, yaitu para pengurus dapat menjalankan program OSIS dengan baik dan dapat mengembangkan bakat menulisnya.” Jelasnya. Gus/Ry

  • Joe-Viori Dinobatkan Sebagai Duta Madrasah 2021-2022

    Joe-Viori Dinobatkan Sebagai Duta Madrasah 2021-2022

    Rahmad Junior Pratama dan Viorri Magnata akhirnya terpilih sebagai Duta Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong tahun 2021-2022. Keduanya terpilih pada acara grand final pemilihan Duta Madrasah yang diselenggarakan pada 13 dan 14 September 2021.

    Joe, Panggilan Rahmad Junior Pratama, sendiri merupakan santri semester 3C. Sementara Viorri merupakan santri dari semester 3J.

    Kegiatan yang merupakan puncak acara dari rangkaian pemilihan Duta Madrasah tersebut digelar di tempat berbeda. Yakni grand final santri putra berlangsung pada Senin (13/9) pagi di halaman MTs. Putra. Sedangkan untuk Duta santri putri digelar pada Selasa (14/9) di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong.

    Keduanya terpilih sebagai duta madrasah setelah melewati beberapa tahapan, mulai dari seleksi kelas, 30 besar, hingga grand final kemarin. Dalam kriterianya, Duta madrasah tersebut dipilih bukan hanya dari penampilan saja, namun juga keterampilan berbicara di depan umum dan memiliki wawasan yang luas.

    Koordinator acara, Ustad Teguh Firmansyah mengatakan bahwa duta madrasah harus menjadi contoh bagi santri lain. “Duta madrasah harus bisa menjadi cerminan santri MTs. Zaha yang sesungguhnya. Selain itu, Duta Madrasah akan menjadi ujung tombak dalam mempromosikan madrasah.” Tutur beliau pada acara grand final. gus/al

  • Giliran Pengurus OSIS Putri Resmi Dilantik

    Giliran Pengurus OSIS Putri Resmi Dilantik

    Kepala Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong kembali melantik pengurus OSIS. Kali ini, giliran pengurus OSIS putri yang dilantik pada Selasa kemarin (14/9), tepat sehari setelah pelantikan pengurus OSIS putra. Dari itu, Tiara Ocha dkk resmi menjadi pengurus OSIS Putri MTs. Zaha masa khidmah 2021-2022.

    Pelantikan sendiri digelar di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong yang ini dihadiri dan disaksikan oleh asatid-asatidzah serta seluruh santri putri. Acara pun berlangsung meriah sekaligus khidmat.

    Sama seperti di putra, sebelum dilantik, pengurus OSIS baru ini melaksanakan prosesi serah terima jabatan dari pengurus OSIS masa khidmah 2020-2021. Tiara Ocha dkk akan meneruskan tanggung jawab yang sebelumnya pimpin oleh Zuhriatun Nisa’.

    Kepala MTs. Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. berharap pengurus OSIS baru tersebut dapat mengemban amanah dengan baik. “Jadikan khidmah ini sebagai garda terdepan kalian dalam mengemban amanah. Jika kalian berkhidmah dengan sungguh-sungguh, maka barokah akan kalian dapat.” Dawuh beliau ketika memberikan pengarahan.Gus/Ry

  • Pengurus OSIS Putra Masa Khidmah 2021-2022 Resmi Dilantik

    Pengurus OSIS Putra Masa Khidmah 2021-2022 Resmi Dilantik

    Genggong- Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong resmi memiliki pengurus OSIS baru. Kepala MTs. Zaha, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. secara langsung melantik pengurus OSIS putra masa khidmat 2021-2022 Pada Selasa (13/9)

    Sebanyak tiga puluh santri yang terpilih menjadi pengurus OSIS diambil sumpahnya di hadapan para santri dan asatid. Acara yang digelar di halaman MTs. Zaha Putra ini berlangsung dengan khidmat.

    Sebelum dilantik, pengurus OSIS masa khidmat 2020-2021 menyerahkan jabatan, fungsi, dan tugasnya secara simbolis kepada pengurus OSIS baru. Setelah pelantikan, kepala madrasah juga memberikan sertifikat kepada pengurus OSIS masa khidmat 2020-2021 yang telah selesai melaksanakan tugas selama satu tahun.

    Setelah itu, acara dilanjut dengan pengarahan kepala madrasah. Dalam pengarahannya, beliau berharap para santri, utamanya pengurus OSIS baru menata niat kembali. “Tata kembali niat kalian, terutama para pengurus OSIS yang baru dilantik ini, niatkan dua hal. Pertama, niat berkhidmah, kedua, mencari barokah.” Dawuh beliau. Gus/Ry

  • Mengenal Lebih Dekat Sosok Ketua OSIS Terpilih Masa Khidmat 2021-2022

    Mengenal Lebih Dekat Sosok Ketua OSIS Terpilih Masa Khidmat 2021-2022

    Pemilihan Umum Ketua OSIS MTs. Zainul Hasan Genggong telah usai. Baik putra maupun putri, sudah mendapatkan sosok ketua yang akan memimpin roda organisasi santri ini untuk satu tahun kedepan walau pun belum dilantik.
    Lalu, siapakah sosok pemimpin yang mendapat amanah dari santri dan asatid ini???


    OSIS Putra akan dikomandoi oleh Ismail. Ismail merupakan santri semester 3A program Agama. Ia lahir di Surabaya, 12 Desember 2007 silam dari pasangan Ahsanul Haq dan Fida Elis Zunaida. Santri yang juga memiliki saudara kembar ini memiliki hobi berenang dan bercita-cita menjadi dosen.


    Tidak seperti santri pada umumnya, santri pondok pusat ini cenderung pendiam. Namun siapa sangka ketika debat kandidat, Ismail mampu menyampaikan visi dan misi dengan lugas dan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan lancar tanpa terbata-bata.
    Ketika ditanya perasaannya terpilih menjadi ketua OSIS Putra, ia mengungkapkan kegembiraannya dengan sikap malu. “ Ya, pastinya senang, Ustad. Karena saya memang ingin menjadi pengurus OSIS. Dan Alhamdulillah, saya ternyata terpilih menjadi ketua.” Jelas santri asal Kota Pahlawan tersebut.

    Selain itu, ia juga mengutarakan harapannya setelah terpilih menjadi Ketua OSIS. “Harapan saya yang pasti ingin membawa OSIS di MTs. ZAHA ini lebih maju lagi, lebih kreatif, dan tentunya santri-santrinya berakhlak mulia.” Ungkapnya.


    Sementara itu, OSIS Putri akan dipimpin oleh Tiara Ocha Ramadhina. Ia lahir di Blitar pada 5 Oktober 2006. Ocha, panggilan akrabnya merupakan pengurus OSIS/IPPNU masa khidmat 2020-2021 dan menjabat sebagai anggota Pembinaan Pendidikan dan Budi Pekerti. Santri yang mondok di Pondok Damanhuri Romli ini sangat gemar dengan olah raga, utamanya Bulutangkis dan bercita-cita menjadi pengusaha.


    Pengalamannya menjadi pengurus OSIS Putri tahun lalu membuat ia PeDe. Itulah sebabnya ketika debat kandidat kemarin, Ocha begitu tenang dalam menjawab pertanyaan baik dari moderator maupun dari audiensi.
    Sama seperti Ismail, Ocha sangat senang bisa terpilih menjadi Ketua OSIS Putri. “Alhamdulillah, senang dan bangga. Senang karena terpilih menjadi ketua OSIS, bangga karena usaha saya berhasil dan mendapat kepercayaan dari teman-teman santri serta para asatidz.” Ungkap santri yang saat ini duduk di semester 3 O.


    Namun, santri asal Sidoarjo ini tidak ingin larut dalam kegembiraan. Bahkan sebelum dilantik, ia akan menyusun program yang akan ia jalankan nanti bersama para anggotanya. ”Pertama, saya akan menyusun program bersama pengurus OSIS terpilih agar program-program OSIS yang kemarin belum terlaksana dapat dilaksanakan tahun ini.” Terang santri dari pasangan Choirul Huda dan Sri Dwi Astuti tersebut.Gus/Ry

  • Debat Kandidat Pemilihan OSIS, Calon Ketua Paparkan Visi Hingga Program Unggulan

    Debat Kandidat Pemilihan OSIS, Calon Ketua Paparkan Visi Hingga Program Unggulan

    Ada banyak rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka pemilihan Ketua OSIS (IPNU/IPPNU) MTs. Zainul Hasan Genggong. Salah satunya adalah debat kandidat. Sabtu kemarin (04/9), OSIS (IPNU/IPPNU) MTs. Zainul Hasan Genggong mengadakan acara debat kandidat bagi para calon Ketua OSIS (IPNU/IPPNU) masa khidmat 2021-2022.

    Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengukur kemampuan para calon dalam hal kecakapan menyampaikan pendapat. Selain itu, debat kandidat bertujuan agar warga madrasah, terutama santri dapat menilai para calon Ketua OSIS (IPNU/IPPNU) yang akan dipilih.

    “Kita ingin para santri mengenal para calon yang akan dipilih. Mana yang menurut mereka berkompeten dalam memimpin OSIS ke depannya.” Jelas Ustad Ufik selaku Pembina OSIS Putra.

    Kegiatan debat ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, yakni putra di Aula Putra lantai dua, dan putri di Aula SMA ZAHA lantai tiga.

    Debat berlangsung empat sesi. Pada sesi pertama, para calon memaparkan visi dan misi. Mereka dengan lantang menyampaikan visi dan misinya. Keempat calon OSIS Putra memiliki visi yang berbeda, namun garis besarnya sama, yaitu ingin memajukan OSIS/IPNU MTs. ZAHA dengan melaksanakan berbagai program.

    “Saya ingin OSIS/IPNU menjadi wadah bagi para santri dalam menyampaikan aspirasi, inspirasi, dan informasi.” Tegas salah satu calon ketua OSIS/IPPNU nomor urut tiga, Ahmad Iqbal Hakan.

    Setelah pemaparan visi dan misi, sesi selanjutnya adalah pertanyaan dari moderator. Pertanyaan seputar MTs. ZAHA dan OSIS/IPNU dapat dijawab dengan lancar oleh keempat calon.

    Sesi ketiga, lebih seru lagi. Masing-masing calon saling bertanya tentang program yang akan dilaksanakan jika menjadi ketua OSIS/IPNU. Mereka saling memberi tanggapan terhadap jawaban calon lain.

    Kemudian, sesi terakhir merupakan pertanyaan dari audiensi, yaitu santri dan asatid. Banyak para santri yang ingin bertanya kepada para calon. Namun, moderator hanya memberi tiga kesempatan.

    Sementara itu, di putri, jalannya debat tidak jauh berbeda dengan di putra. Namun, para calon sempat bingung ketika ditanya oleh salah satu ustad tentang memilih tetap menjadi ketua OSIS/IPPNU atau menjadi Duta Madrasah jika nanti terpilih.

    “ Ya kalau bisa jadi ketua OSIS/IPPNU dan jadi Duta, Ustad. Hehe. Tapi kalau saya harus memilih, saya sebenarnya ingin menjadi Duta Madrasah karena itu keinginan saya dari semester satu.” Ungkap Tiara Ocha, kandidat nomor urut tiga.

  • Ismail dan Tiara Ocha Raih Suara Terbanyak di Pemilihan Ketua OSIS/IPNU & IPPNU 2021-2022

    Ismail dan Tiara Ocha Raih Suara Terbanyak di Pemilihan Ketua OSIS/IPNU & IPPNU 2021-2022

    Genggong-MTs. Zainul Hasan Genggong melalui Pengurus OSIS (IPNU/IPPNU) kembali menggelar pemilihan Ketua OSIS (IPNU/IPPNU) MTs. Zainul Hasan Genggong masa khidmat 2021-2021 pada sabtu (4/9). Kegiatan tahunan ini berlangsung di dua tempat, yaitu santri putra di gedung putra sedangkan santri putri di gedung putri.

    Ada empat kandidat calon Ketua OSIS Putra (IPNU), yaitu Rahmat Junior Pratama, M. Haris Rizqullah, Ahmad Iqbal Hakan, dan Ismail. Sementara di putri juga memiliki empat kandidat. Mereka adalah Auliatur Rohmaniyah, Fasya Adina, Tiara Ocha Ramadhina, dan Rofika Ifana Putri.

    Berbeda dari tahun sebelumnya, pemilihan OSIS kali ini hanya memilih calon ketua saja, bukan pasangan calon. “Kali ini kami buat hanya calon ketua agar beda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana, mereka, para kandidat ini sudah melalui beberapa tahapan sebelum ditentukan menjadi calon ketua OSIS (IPNU/IPPNU).” Jelas Ustad Agus selaku Pembina OSIS.

    Sebelum mencoblos, para kandidat mengikuti debat kandidat di masing-masing tempat yang disaksikan oleh seluruh santri dan asatidz. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemungutan suara yang dilaksanakan di masing-masing kelas dan langsung dilaksanakan penghitungan suara oleh pengurus OSIS (IPNU/IPPNU). Sementara itu, asatidz mencoblos di depan kantor yang telah disediakan bilik suara.

    Usai penghitungan suara, hasil pemungutan suara langsung diumumkan kepada seluruh warga madrasah. Hasilnya, di putra, Ismail terpilih menjadi ketua OSIS/IPNU setelah berhasil mengumpulkan 226 suara. Disusul Rahmat Junior Pratama dengan 83 suara, Ahmad Iqbal Hakan 71 suara, dan M. Haris Rizqullah 70 suara.

    “Puji syukur Alhamdulillah saya ucapkan karena saya bisa terpilih menjadi Ketua OSIS. Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah memercayai saya. Mohon dukungannya agar saya bisa melaksanakan program-program OSIS ke depannya.” Tutur Ismail.

    Sementara di putri, calon nomor urut tiga, Tiara Ocha Ramadhina berhak menjadi Ketua OSIS/IPPNU setelah meraih 271 suara. Ia unggul dari Rofika Ifana Putri yang mendapat 201 suara, Auliatur Rohmah 96 suara, serta Fasya Adina 17 suara.

    “Senang sekali rasanya terpilih jadi ketua OSIS. Terima kasih kepada semuanya atas dukungannya. Semoga saya amanah dalam menjalankan tugas ini dan dapat membawa OSIS lebih maju lagi” Ucap santri semester tiga tersebut. Gus/Ry