Kategori: Berita Genggong

  • Santuni Anak Yatim dan Fuqara di Acara Tasyakkuran Kelas IX

    Santuni Anak Yatim dan Fuqara di Acara Tasyakkuran Kelas IX

    Kepala Madrasah KH. Moh. Hasan Naufal Saat Memberikan Santunan Kepada Anak Yatim dan Fuqara

    Genggong- Acara MTs. Zaha Bersholawat dengan tajuk Kebersamaan Hakiki dalam Lantunan Surgawi yang diadakan oleh Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong kemarin Sabtu (1/5) tak hanya diisi dengan acara sholawatan. Dalam kesempatan tasyakkuran kelas IX dan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan itu, MTs. Zaha kembali mengadakan bakti sosial. Hal itu diwujudkan dalam bentuk pemberian santunan kepada para anak yatim dan fuqara. Santunan yang merupakan hasil shodaqoh santri dan asatidz disalurkan kepada 30 anak yatim dan fuqara’ di GOR Damanhuri Romly, tempat digelarnya MTs. Zaha Bersholawat.

    Santunan kali ini merupakan santunan kali ketiga yang dilakukan oleh MTs. Zaha Genggong Setelah yang pertama dilakukan pada saat rapat kenaikan kelas dan tanggal 10 Muharrom yang lalu. Program ini menurut ustadz Ishak, selaku bendahara madrasah akan terus dijalankan. “Dana yang digunakan untuk santunan ini adalah murni hasil shodaqoh dari santri dan para asatidz pada program Yaumus Shodaqoh (Hari Bershodaqoh) yang dilakukan setiap hari Kamis. Kita melaksanakan santunan hari ini ini karena ada 2 alasan , yang pertama untuk menyambut bulan Ramadhan dan yang kedua Tasyakkuran untuk kelas IX yang akan lulus”. Ujarnya.

    Sedangkan para penerima santunan ini merupakan anak yatim dan fuqara yang berasal dari desa sekitar MTs. Zaha Genggong. “Semuanya merupakan siswa dari SD dan MI dari daerah sekitar Genggong yang tergolong yatim dan tidak mampu”. Ujar ustadz Teguh Firmansyah, wakamad Humas yang bertugas mengundang anak yatim pada kegiatan ini.

    Acara dimulai pada jam 9.30 wib. Sebelum kegiatan santunan, acara didahului dengan penampilan para santri kelas IX yang berupa puisi serta penyampaian pesan dan kesan.

    Usai penampilan para santri acara santunanpun dimulai. Para penerima santunan maju kedepan menempati barisan di depan para santri MTs. Zaha. Mereka maju didampingi oleh walinya dan masing-masing dari mereka menerima barang berupa tas, alat tulis, dan sejumlah dana pendidikan. Santunan sendiri diberikan oleh kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal. Diiringi instrument lagu yang berjudul Bunda membuat acara semakin khidmat. Air matapun tampak tak terbendung mengalir deras di pipi para santri dan asatidz yang ikut terharu menyaksikannya.

    Acara dilanjutkan dengan sambutan kepala MTs Zainul Hasan Genggong. Kepala madrasah beliau menyampaikan bahwa santunan ini bukan merupakan santunan dari yang terkuat kepada yang terlemah tetapi merupakan pemacu semangat bagi para yatim dan yatimah. Beliau juga menambahkan bahwa Rasulullah dengan keyatimannya beliau bisa menaklukkan dunia. “Santunan ini merupakan pemacu spirit kalian untuk terus menatap kehidupan dengan optimis, seperti optimisnya Rasulullah, seorang yatim yang bisa menaklukkan dunia”. Ungkap beliau ditengah-tengah sambutannya.

    Beliau juga menyampaikan beberapa motivasi kepada santri MTs. Zaha dan penerima santunan untuk selalu saling menghargai satu sama lain. “Yang menerima jangan merasa lemah dan yang memberi jangan merasa lebih, karena adanya yang memberi dan menerima seperti ini dunia semakin indah,” ujar beliau (Tgh/Fin)

  • KH. Moh. Hasan Naufal: Jangan Pernah Ada Niat Berhenti dari Genggong

    KH. Moh. Hasan Naufal: Jangan Pernah Ada Niat Berhenti dari Genggong

    Sholawat Nabi yang dipimpin oleh Kepala Madrasah KH. Moh. Hasan Naufal

    Genggong- Usai mengikuti beberapa rangkaian kegiatan akhir santri kelas IX, Sabtu kemarin (13/5) santri kelas IX Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo mengikuti kegiatan pamungkas, yakni bersholawat bersama. Acara dengan tajuk “Kebersamaan Hakiki dalam Lantunan Surgawi” berlangsung meriah.

    Rasa lelah usai mengikuti berbagai ujian akhir dan kegiatan Haflatul Imtihan Pesantren Zainul Hasan Genggong rupanya tak menyurutkan semangat para santri dalam mengikuti acara MTs. Zaha Bersholawat ini. Bertempat di GOR Damanhuri Romly, para santri berkumpul rapi dengan seragam khasnya dan berbaur dengan para asatidz dan asatidzah yang saat itu berbusana serba putih.

    Sebelum bersholawat dimulai, acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibawakan oleh M. Bagus Fajariyanto, santri kelas IX D. Lalu dilanjutkan penampilan puisi dan penyampaian pesan kesan dari perwakilan santri kelas IX. Pesan kesan yang disampaikan oleh Jinani Firdausi As’ad mengaduk perasaan para asatidz dan para santri yang hadir. Penyampaian yang tenang dan menjiwai pidatonya membuat yang hadir tak kuasa meneteskan air mata. “Terima kasih ustadz/ustadzah atas jasa panjenengan. Kami dulu bukan apa-apa. Kami dulu hanya angka nol. Sekarang kami bisa mengetahui cara untuk menatapi kehidupan ini. Tolong jangan lupakan kami dalam sujud dan do’a panjenengan. Tariklah tangan kami jikalau nanti kaki kami tergelincir di neraka-Nya.” Ujarnya.

    Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada tiga puluh anak yatim dan fuqoro’ oleh kepala MTs Zaha Genggong, Abuya KH. Moh. Hasan Naufal. Seperti biasa, santunan ini merupakan hasil dari hasil shodaqoh para santri dan asatidz setiap hari Kamis. Usai santunan, acara diteruskan dengan sambutan sekaligus mau’idhoh hasanah yang disampaikan langsung oleh kepala madrasah.

    Abuya (sapaan akrab beliau) menyampaikan bahwa perpisahan ini hanyalah sementara, bukanlah untuk seterusnya. Dalam sambutannya beliau juga berpesan untuk menjadi santri yang tidak pernah berhenti dari Pesantren Zainul Hasan Genggong. “Jangan pernah berhenti dari Genggong. Sebab jika kalian berhenti dari pesantren ini maka sanad keilmuan kalian akan terputus dari Al-Marhum Kiai Hasan Sepuh Genggong. Jadi sekalipun kalian melanjutkan pendidikan di luar sana, niatkan untuk pindah sementara dan suatu saat kembali untuk mengabdi supaya kita tetap diakui sebagai santrinya (Kiai Sepuh, red). Sambungkan selalu hati kalian dengan Genggong. Karena Genggong itu istimewa nak, pernah ada wali berkata bahwa barokah Genggong ini jika diberikan pada tujuh turunan, maka tidak akan habis”, pesan beliau kepada para santri.

    Beliau juga mengingatkan para santri untuk menyudahi pelanggaran yang pernah dilakukan di MTs. Zaha. “Sekecil apapun pelanggaran yang pernah kalian lakukan, jangan pernah kalian ulangi lagi di jenjang pendidikan selanjutnya. Jadilah santri yang selalu taat pada peraturan”, dawuh beliau.

    Usai memberikan sambutan, kepala madrasah juga langsung memimpin pembacaan maulid nabi yang diiringi dengan hadroh munsyiduna MTs. Zaha. Semangat santri dalam mengikuti lantunan sholawat semakin tampak. Suara lantang mereka tunjukkan mengikuti irama sholawat yang dibawa dengan gerakan tangan ke atas. Kegiatan ini ditutup dengan doa dan semua santri bersalaman dengan para asatidz MTs. Zaha.  (Tgh/Fin)

     

  • Sambut Hari Jadi Kabupaten Probolinggo Ke 271, Santri MTs. Zaha Menulis Doa dan Harapan

    Sambut Hari Jadi Kabupaten Probolinggo Ke 271, Santri MTs. Zaha Menulis Doa dan Harapan

    Kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal saat mengikuti kegiatan menulis doa dan harapan untuk kabupaten Probolinggo
    Kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal saat mengikuti kegiatan menulis doa dan harapan untuk kabupaten Probolinggo

    Genggong- Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berada di wilayah kabupaten Probolinggo, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan tentunya ikut serta mendukung program positif yang dilakukan pemerintah setempat. Seperti halnya kegiatan Festival Doa dan Harapan yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo. Selasa kemarin (25/4), santri MTs. Zaha ikut menggelar aksi menulis doa dan harapan tersebut.

    Dalam kegiatan itu, turut hadir tim dari dinas kominfo kabupaten Probolinggo dan Jawa Pos Radar Bromo yang disambut langsung oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal beserta para santri. Para santri mulai berkumpul di halaman madrasah sekitar pukul 07.30 WIB, sesaat setelah kegiatan Profatan atau Program Menghafal dan Mengkhatamkan Al-Qur’an berakhir.

    Santri yang mengikuti kegiatan ini dibagi menjadi dua tempat. Yakni untuk santri putra mengikuti kegiatan di halaman madrasah, sedangkan untuk santri putri di aula madrasah. “Mereka kami ajak untuk mengikuti kegiatan ini, karena ini merupakan kegiatan positif. Khususnya agar mereka bisa menyalurkan harapan-harapan dan doa mereka untuk kemajuan kabupaen Probolinggo”, ujar KH. Moh. Hasan Naufal.

    Disamping itu, Kepala bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Probolinggo Andjar Noermala, mengaku sangat senang dan terkesan bisa berkumpul bersama para santri untuk mendoakan kemajuan kabupaten Probolinggo. Ia berharap dengan kegiatan ini doa para santri yang dinilai tulus bisa memberikan manfaat dan keberkahan untuk kabupaten Probolinggo. “Kabupaten Probolinggo milik kita bersama, doa dan peran kalian sangat berarti. Tidak menutup kemungkinan kelak diantara kalian ada yang memimpin kabupaten Probolinggo ini”, ujarnya dihadapan para santri.

    Usai acara pembukaan itu, para santri mulai menuliskan doa dan harapannya diatas lembaran kertas yang telah disiapkan. Tak terkecuali kepala madrasah beserta asatidz MTs. Zaha ikut serta menuliskan doa dan harapan terbaiknya. Hasil tulisan mereka dikumpulkan untuk diserahkan kepada tim dari Diskominfo untuk dibacakan dan dipilih yang terbaik.

    “Selamat Hari Jadi ke-271 kabupaten Probolinggo, tanah kelahiran yang kubanggakan. Semoga Allah selalu memberikan kedamaian dan keberkahan untuk bumi Probolinggoku ini. kami juga berharap agar pemerintah kabupaten Probolinggo selalu menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan”, tulis salah satu santri MTs. Zaha. (Tgh/Fin)

  • Raih Juara 1 KSM Tingkat Kabupaten, 2 Santri MTs. Zaha Berhak Mengikuti KSM Tingkat Provinsi

    Raih Juara 1 KSM Tingkat Kabupaten, 2 Santri MTs. Zaha Berhak Mengikuti KSM Tingkat Provinsi

    Para Peserta saat Mengikuti KSM Tingkat Kabupaten di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo (22/4)

    Genggong- Semangat juang santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo dalam mengukir prestasi kembali membuahkan hasil. Hal ini ditunjukan dengan diraihnya Juara Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten Probolinggo kemarin Sabtu (22/4). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

    Pada kesempatan ini santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong berhasil membawa pulang 3 juara, yaitu Juara 1 mata pelajaran Matematika diraih oleh Adinda Febriani Saputri dan Juara 1 mata pelajaran bahasa Arab yang diraih oleh Tutik Alawiyah. Disusul juara 2 mata pelajaran IPS diraih oleh Ika Akbarwati Oktavia yang hanya selisih 1 poin dengan peraih juara 1. Nilai sempurna kembali diraih oleh Tutik Alawiyah, ia kembali berhasil menjawab dengan benar semua soal mata pelajaran bahasa Arab.

    Namun dibalik kesuksesan itu juga ada sebuah kegagalan yang dialami. Khususnya mata pelajaran Biologi dan Fisika yang diwakili oleh Alya Agitha Ramadhani dan Ayu Sulistiyowati gagal meraih juara. Mereka hanya bisa memposisikan pada urutan ke 4 dan 5.

    Meski demikian, menurut Ustad Hazbullah Rohman, Ketua jurusa umum MTs. Zaha menilai bahwa capaian ini sudah bagus dan patut disyukuri meski dinilai masih kurang maksimal. Sebab menurutnya dari 5 peserta yang mewakili hanya ada 2 santri saja yang akan mewakiliki pada tingkat provinsi Jawa Timur. “Pertama kita mengucap syukur Alhamdulillah atas prestasi ini. Yang kami sayangkan adalah mapel IPS, selisih nilai dengan juara 1 hanya 1 poin saja. Tapi hal ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk berbenah lagi agar nanti bisa lebih banyak yang menjadi juara”. Ujarnya.

    Sebagaimana diketahui bahwa KSM tingkat kabupaten ini diikuti oleh peserta se kabupaten Probolinggo yang menjadi juara pada tingkat Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Yakni peraih juara 1 dan 2 tingkat KKM. MTs. Nurul Jadid, KKM. MTs.N Paiton, KKM MTs.N Pajarakan, dan KKM MTs. Zainul Hasan Genggong. Sedangkan mata pelajaran yang dilombakan tetap sama seperti pada tingkat sebelumnya, yakni Matematika, Biologi, Fisika, Bahasa Arab, dan IPS. Namun ada penambahan soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada setiap mapelnya. Sehingga total jumlah soal sebanyak 75 butir soal, dengan rincian 50 butir soal sesuai mata pelajaran yang dilombakan dan 25 butir soal PAI.

    Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh kepala seksi pendidikan madrasah, Drs. H. Taufik, M.Pd.I. bahwa KSM kali ini tidak sama dengan KSM pada tahun sebelumnya. “Ada beberapa perbedaan, yang pertama, soal KSM tidak murni mapel yang biasa kita pelajari di madrasah, namun ada tambahan soal mapel Pendidikan Agama Islam. Hal ini mengharuskan para peserta untuk menguasai kedua materi tersebut. Inilah kelebihan madrasah. Yang kedua, soal ini 100% dibuat oleh Panitia yang berasal dari pendidikan madrasah, tidak dibuat oleh KKM Kabupaten. Jadi KSM ini menjadi fair play competition. Masing-masing juara pada setiap cabang KSM akan mewakili Kabupaten Probolinggo di KSM tingkat Provinsi Jawa Timur”, jelasnya.

    Sedangkan untuk pemberian hadiah, panitia pelaksana KSM tingkat kabupaten ini memberikan info bahwa pemberian hadiah berupa trofi dan sertifikat akan dilaksanakan pada apel bersama di kantor kementerian agama kabupaten Probolinggo pada tanggal 17 Mei mendatang. (Tgh/Fin)

  • Persiapkan Program PDCI, MTs. Zaha Berkunjung ke MTs Negeri Lumajang

    Persiapkan Program PDCI, MTs. Zaha Berkunjung ke MTs Negeri Lumajang

    Seremonial dalam acara study banding PDCI MTs. Zaha Genggong di MTs. Negeri Lumajang

    Genggong- Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo melakukan kunjungan ke MTs. Negeri Lumajang kemarin Jumat (7/4). Kunjungan yang diikuti oleh pimpinan dan tim PDCI MTs. Zaha ini bertujuan untuk memantapkan langkah MTs. Zaha untuk merealisasikan program Peserta Didik Cerdas Istimewa (PDCI) yang akan dimulai pada tahun pelajaran baru nanti.

    MTs. Negeri Lumajang dipilih sebagai tempat berkunjung dikarenakan madrasah tersebut merupakan madrasah yang telah membuka program PDCI selama 2 tahun. Disamping itu, Sekretaris Kurikulum Kanwil Jawa Timur juga merekomendasikan untuk berkunjung ke MTs. Negeri Lumajang. “Bapak Syahrir, selaku sekretaris bagian kurikulum merekomendasikan kepada kami untuk segera melakukan study banding ke MTs. Negeri Lumajang. Disana termasuk madrasah yang sukses menjalankan program PDCI”, ujar Ustadz Teguh Firmansyah, Wakamad Humas MTs. Zaha.

    Rombongan yang berjumlah 12 orang tiba di Lumajang  jam 9.30 dan langsung beramah tamah di aula MTs. Negeri Lumajang  yang diterima langsung oleh Bapak H. Jamaluddin, M.Pd, Kepala Madrasah dan didampingi para wakil kepala madrasah. Di aula ini pula acara seremonial dan pembahasan maksud serta tujuan digelar.

    Diawali oleh KH. Moh. Hasan Naufal, kepala MTs. Zaha Genggong yang mengutarakan tujuannya datang bersama rombongan ke MTs. Negeri Lumajang. “Yang pertama kami ingin menjalin silaturrahim dan kedua ingin melihat dan meniru proses pengelolaan madrasah dan pembelajaran berbasis SKS by School sehingga bisa memberikan layanan kepada siswa Cerdas Istimewa dengan program PDCI”. Tuturnya.

    Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTs. Negeri Lumajang, Bapak H. Jamaluddin, M.Pd. Ustadz Jamal (sapaan akrabnya) menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas kehadiran dan kesediaan rombongan MTs Zaha Genggong telah menjadikan MTsN Lumajang  sebagai sarana percontohan.

    “Kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada MTs Zaha Genggong yang telah menyempatkan hadir ke madrasah kami dan menjadikan madrasah kecil ini sebagai mitra dalam menjalankan program PDCI ”. Ungkapnya.

    Usai sambutan masing-masing kepala madrasah, acara dilanjut dengan presentasi waka kurikulum MTs.N Lumajang, ibu Vivin yang juga termasuk ketua PDCI madrasah setempat. Ia memaparkan banyak tentang tahapan-tahapan dalam menjalankan program PDCI, mulai dari proses seleksi, pembelajaran, hingga penanganan terhadap siswa yang memiliki kecerdasan istimewa ini. “tidak sulit menjalankan program ini, yang penting ada keinginan dan kemauan besar, kita bisa menjalankannya”, pungkasnya.

    Acara ditutup dengan pemberian cinderamata oleh MTs. Zaha Genggong. Sebelum pulang rombongan diberi kesempatan berkunjung ke kelas PDCI yang berjumlah dua rombel untuk melihat langsung proses pembelajaran dan sarana prasarana di kelas PDCI. (Tgh/Fin)

    Pemberian cinderamata oleh KH. Moh. Hasan Naufal kepada bapak Jamaluddin, Kepala MTs. Negeri Lumajang
  • Seleksi KSM Tingkat KKM, MTs. Zaha Raih Semua Juara

    Seleksi KSM Tingkat KKM, MTs. Zaha Raih Semua Juara

    Dari kiri: Alya Aghita, Ayu Sulistyowati, Tutik Alawiyah, Adinda Febriani, dan Ika Akbarwati Oktavia. peraih juara I KSM tingkat KKM

    Genggong- Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs. Zainul Hasan Genggong melakukan seleksi peserta Kompetisi Sains Madrasah atau KSM tingkat KKM kemarin Ahad (19/3). Dalam kegiatan itu, peserta dari Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong berhasil meraih juara. Tak tanggung, dari lima mata pelajaran (mapel) yang dilombakan, santri MTs. Zaha mampu meraih juara I.

    Kelima santri tersebut yakni Adinda Febriani Saputri yang menjuarai mapel Matematika, Ayu Sulistyowati mapel Fisika, dan Alya Agitha Ramadhani sebagai juara mapel Biologi. Disusul oleh Ika Akbarwati Oktavia sebagai juara mapel IPS dan Tutik Alawiyah juara mapel Bahasa Arab. Mereka semua mampu menyisihkan peserta dari madrasah-madrasah penggabung yang mengikuti KSM ini.

    Bahkan, nilai teristimewa diraih oleh Tutik Alawiyah, santri kelas VIII yang beberapa waktu lalu sempat mengalahkan Mahasiswa dalam ajang cerdas-cermat amtsilati ini mampu menjawab dengan benar semua soal KSM mata pelajaran Bahasa Arab. “tidak tahu saya ustadz kalau bisa benar semua, padahal saya jawab seadanya”, ujar Tutik setelah penerimaan trofi dengan gaya humorisnya.

    Dari  capaian tersebut, sesuai dengan surat keputusan ketua KKM dan aturan yang berlaku, maka para pemenang tersebut berhak mewakili KKM MTs. Zaha pada ajang KSM tingkat kabupaten. Selain itu, peraih juara II juga ikut mewakili KKM pada tingkat kabupaten yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu ke-4 bulan ini.

    Ketua KKM MTs. Zaha KH. Moh. Hasan Naufal menyampaikan bahwa KSM ini tujuan utamanya disamping mencari peserta yang akan mewakili KKM juga bertujuan untuk menjalin silaturrahim antar pelajar di lingkup keluarga besar KKM MTs. Zaha. Beliau juga memberi apresiasi kepada semua peserta yang telah mengikuti KSM ini. “Kalian yang belum menjadi juara jangan berkecil hati, mengikuti seleksi ini sudah menunjukkan bahwa kalian memiliki jiwa kompetitif yang siap bertarung menghadapi masa depan. Dan kalian yang menjadi juara jangan berbangga dulu, karena setelah ini kalian akan bertarung di tingkat kabupaten. Untuk itu harus berusaha dan belajar lebih serius lagi”, ucapnya yang dilanjutkan menutup acara dengan doa. (fin)

     

  • MTs. Zaha Adakan Try Out Bersama untuk SD-MI

    MTs. Zaha Adakan Try Out Bersama untuk SD-MI

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Tahun ini, MTs. Zainul Hasan Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo mengadakan Try Out Bersama tingkat SD-MI se-Jawa Timur. untuk itu Ayo adik-adik yang sekarang duduk di bangku kelas VI SD maupun MI negeri dan swasta bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan ini. Uji Kemampuan dan Raih Hadiah Jutaan Rupiah.

    1. PERSYARATAN UMUM LOMBA

    1. Peserta adalah perwakilan siswa/siswi MI/SD Negeri/Swasta yang masih aktif dan duduk dibangku kelas VI

    2. Masing-masing Peserta dari MI/SD mendaftarkan calon peserta kepada panitia  sampai tanggal 10 April 2017 dengan kelengkapan sebagai berikut:

    • Mengisi Formulir Pendaftaran
    • Foto copy Raport Kelas VI (Semester XI)

    3. Setiap lembaga/sekolah dapat mengirimkan maksimal 5 (lima) peserta.

    4. Melakukan Check In peserta 15 menit sebelum acara dimulai.

    5. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah) per peserta

    2. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

    Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:

    Hari                 :    Sabtu

    Tanggal           :    15  April   2017 M

    Jam                 :    07.30 WIB – Selesai

    Tempat           :    GOR Damanhury Romli PZH Genggong. Jl. Km.3 PZH Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur

    3. WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

    Pendaftaran dilakukan pada tanggal 11 Maret-10 April 2017 dengan 2 cara berikut:

    1. Mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh disini https://www.mtszaha1.sch.id/download dan menyerahkan kembali melalui:
    • Sekretariat pendaftaran, atau
    • Kirim email di info@mtszaha1.sch.id
    1. Melalui sms/wa dengan dengan format : DaftarTO#NamaPeserta#Asal Sekolah#Alamat contoh: DaftarTO#Abdullah#MI Islam#Pajarakan, Probolinggo Dan mengirimkan ke nomor 085287410526 (Hazbullah) / 085230155096 (Teguh F)

     4. PETUNJUK TEKNIS

    1. LJK berbentuk manual yang akan disediakan oleh panitia.
    2. Soal Try Out berjumlah 60 butir soal pilihan ganda ( 20 soal Bhs Indonesia, 20 Soal Matematika, 20 Soal IPA dikerjakan dalam waktu 1 x 90
    3. Jawaban benar +4, jawaban salah -1, jawaban kosong 0.
    4. Peserta terbaik adalah peserta yang meraih nilai tertinggi
    5. Jika ada peserta mendapatkan jumlah nilai yang sama, maka pemenangnya adalah peserta dengan jawaban salah yang paling sedekit.
    6. Apabila terdapat nilai yang sama persis (jumlah jawaban benar dan salah), maka untuk juara akan ditentukan melalui peserta yang terlebih dahulu selesai mengerjakan soal. (dihitung waktu)
    7. Peserta terbaik akan diumumkan pada hari itu juga/diakhir acara.
    8. Setiap peserta membawa alat tulis dan Alas sendiri.

    5. PERATURAN KEGIATAN

    1. Peserta hadir dan mlakukan registrasi ulang maksimal 15 menit sebelum acara dimulai.
    2. Peserta mengikuti prosedur pelaksanaan sesuai yang telah ditentukan.
    3. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

    6. FASILITAS DAN PENGHARGAAN

    Dalam kegiatan try Out ini semua peserta dan peserta terbaik akan mendapatkan fasilitas. Adapun fasilitas tersebut sebagai berikut:

    1. Untuk Semua Peserta
    • Sertifikat
    • Snack & Soft drink
    • Souvenir menarik
    • Berkesempatan merebutkan doorprize
    1. Untuk Peserta Terbaik
    • Terbaik ke-I : Trophy, Uang Pembinaan Rp. 1.000.000, dan Sertifikat
    • Terbaik ke-II : Trophy, Uang Pembinaan Rp. 750.000, dan Sertifikat
    • Terbaik ke-III: Trophy, Uang Pembinaan Rp. 500.000, dan Sertifikat
    • Terbaik ke-IV : Trophy dan Sertifikat
    • Terbaik ke-V : Trophy dan Sertifikat
    • Terbaik ke-VI : Trophy dan Sertifikat

    Dan masing-masing juara akan mendapatkan beasiswa pendidikan di MTs. Zainul Hasan Genggong jika pemenang tersebut melanjutkan pendidikannya di MTs. Zainul Hasan Genggong.

    7. LAIN-LAIN

    1. Seluruh kebutuhan peserta (berupa konsumsi nasi, pakaian, transportasi, dll) bukan merupakan tanggung jawab panitia.
    2. Panitia hanya menyediakan tempat, softdrink, snack, MCK, dan layanan yang terkait dengan lomba (seperti tercantum pada poin diatas)
    3. Untuk informasi bisa hubungi:
    • Hazbullah Rohman, S.Pd. 085287410526
    • Teguh Firmansyah, S.Pd 085230155096
    • dan bergabung di facebook page di http://www.facebook.com/mtszaha1

    Download Pamflet

    Download Formulir Pendaftaran

  • Menata Hati Perbaiki Diri, Bekali Spiritual Santri Bersama SBT

    Menata Hati Perbaiki Diri, Bekali Spiritual Santri Bersama SBT

    Suasana Pelatihan untuk Santri Putri oleh Team Spiritual Building Training

    Genggong-Pendidikan Akhlaqul Karimah merupakan hal yang penting bagi diri anak sebelum mereka mendapatan pendidikan intelegensi. Dengan bermodalkan akhlak yang baik, maka nurani pun akan ikut bersinar sehingga pemahaman intelegensi pun akan mudah terserap dengan baik. Oleh karena itulah, pada  hari Selasa kemarin (7/3), Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong  mengadakan pelatihan Spiritual bagi santri MTs. Zaha. Bersama Spiritual  Building Training (SBT) hasil kerjasama dengan penerbit Tiga Serangkai acara berlangsung di GOR Damanhuri Romli PZH Genggong.

    Acara yang diisi oleh trainer ternama, H. Andi Kusuma Brata S.E, S.Kom, M.M, M.Si, MCH, CHt ini berlangsung dua sesi, pertama diikuti oleh santri putri dari pagi hingga jam 12.00 WIB, lalu dilanjut peserta santri putra hingga sore jam 15.00 WIB. Semua santri dari kelas VII sampai kelas IX berkesempatan mengikuti kegiatan ini.

    Berkesempatan dalam membuka acara mewakili Kepala MTs. Zaha, wakamad Humas, Ustadz Teguh Firmansyah. Dalam sambutannya beliau menekankan bahwa kesuksesan diperoleh dengan sabar dan memanfaatkan waktu dengan baik. “Seorang Bill Gates, penemu Microsoft, dalam usahanya membuat perangkatnya melakukan percobaan bukan hanya dalam hitungan satu atau dua kali. Dari 100 percobaannya hanya satu yang sukses. Oleh karena itu kalian harus sabar, mampu memanfaatkan waktu dengan baik serta tidak menyalahkan keadaan dan orang lain” Pungkasnya.

    Pelatihan ini ditujukan untuk memberikan bekal spiritual kepada santri agar mereka dapat “memerintahkan” diri mereka untuk bisa terus maju dalam hidup yang berkarakter, lebih disiplin dalam beramal, mengedepankan akhlak, mengutamakan iman & taqwa, serta senantiasa mengingat Allah dan RasulNya. Dengan penyampaian materi yang sesuai dengan karakter remaja, membuat para santri tampak menikmati pelatihan tersebut. Materi kegiatan yang dikemas dilakukan dengan riang berupa dongeng tentang akhlak dan berbagai bentuk tayangan motivasi lainnya yang membuat para santri selalu antusias dengan rangkaian materi yang diberikan para pemateri.

    Sebelum acara dimulai, Andi Kusuma Brata menjelaskan pemahaman mengenai pentingnya shalat lima waktu yang merupakan tiang pokok agama Islam yang tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apapun. Dengan menyisipkan kisah tentang Bilal bin Rabbah, yang merupakan Mu’adzin pertama dalam sejarah Islam. Disusul dengan memberikan pemahaman mengenai keteladanan nabi Ismail sebagai sosok teladan yang sangat berbakti terhadap orang tua, sehingga dengan keikhlasan hatinya rela untuk menyerahkan dirinya untuk dijadikan kurban atas ujian yang sedang diberikan terhadap nabi Ibrahim, A.S yang tidak lain merupakan ayahnya sendiri.

    Dilanjutkan dengan memberikan lebih banyak motivasi dan refleksi diri bagi murid-murid, Andi Kusuma menjelaskan kepada santri bahwa untuk menuju kesuksesan diperlukan adanya perencanaan. Oleh karena itu, beliau menanamkan motivasi dengan semboyan “Sukses Itu Direncanakan”. “Tidak ada sukses yang datang dengan tiba-tiba dan sukses karena keberuntungan. Semuanya direncanakan” paparnya.

    Suasana GOR mendadak hening bagai tak berpenghuni ketika kegiatan hendak usai. Sebab, disisa waktu itu trainer Andi memberikan waktu kepada peserta untuk instrospeksi diri. Ia meminta agar mengingat kesalahan yang telah dilakukan, baik kepada Allah, orang tua, dan guru. “Andaikan saat ini raga kalian tak bernyawa lagi, atau bahkan melihat orang tua kalian berbaring terbujur kaku sebelum kalian meminta maaf kepadanya”, ujarnya yang diikuti isak tangis peserta.

    Dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar ilmu yang didapat bisa menjadi modal bagi para santri MTs. Zainul Hasan Genggong sehingga mereka yang diharapan menjadi generasi penerus bangsa memiliki kecerdasan emosional yang baik, yang nantinya akan menjadi modal penting bagi santri saat dia beranjak dewasa”Let’s do the best, God do the rest”, ujar Andi pada kata penutupannya. (Tgh/Fin)

    Santri Putra Saat Mengikuti Acara bersama SBT