Penulis: Admin MTs Zaha

  • Lalui Tiga Laga Serius, Asatidz MTs.ZAHA Menatap Final.

    Lalui Tiga Laga Serius, Asatidz MTs.ZAHA Menatap Final.

    Setelah tim futsal santri MTs Zainul Hasan 1 Genggong (MTs Zaha) memastikan menembus final pada Selasa (15/10), kini giliran tim futsal asatid yang memastikan diri melaju ke babak final.
    Pada rangkaian lomba futsal dalam rangka Hari Santri Nasional yang digelar Rabu (16/10), tim yang dikomandoi oleh ustadz Harvi berhasil menembus final setelah melalui tiga pertandingan melelahkan.

    Pada babak 16 besar yang digelar pagi, tim asatid MTs Zaha berhasil mengalahkan tim asatid SMP Unggulan Zaha dengan skor telak 4-0. Gol dicetak masing-masing oleh ustadz Masruri, ustadz Harvi, ustadz Ali, dan ustadz Roy.

    Di babak 8 besar yang digelar sore hari tim asatid MTs. Zaha kembali bertanding berhadapan dengan SMK Zaha. Meski berkali-kali menyerang, tim asatid hanya bisa unggul tipis 1-0 melalui ustad Harvi dua menit jelang bubar. Namun itu sudah cukup membawa MTs. Zaha ke semi final.
    Pada laga semi final yang digelar 10 menit setelah bertanding melawan SMK, tim MTs Zaha berhadapan dengan tim kampus INZAH. Menghadapi tim yang diisi oleh beberapa dosen dan karyawan ini, pertandingan berjalan seru dan menguras energi. Meski harus bermain dua kali, para asatid MTs Zaha tak terlihat capai. Itu terbukti ketika laga berjalan 3 menit, MTs. Zaha sudah unggul 1-0 lewat gol bunuh diri pemain INZAH. Ustadz Harvi, lagi-lagi menjadi pembeda dengan menambah keunggulan MTs Zaha menjadi 2-0. Sayang, MTs Zaha gagal clean sheet karena tim INZAH berhasil membobol gawang MTs Zaha yang dijaga ustad Muchlis. Babak pertama berakhir 2-1.

    Pada babak kedua semifinal, laga berjalan seru dan keras. Meski begitu, tim MTs Zaha untuk ketiga kalinya berhasil membobol gawang INZAH lewat ustadz Masruri. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, tim INZAH hanya bisa membalas satu gol lagi sehingga tim asatidz MTs. Zaha berhasil menembus final dengan skor 3-2.
    Seluruh pemain menyambut gembira kemenangan ini. Kapten tim, ustad Harvi, mengatakan bahwa capaian ini dipersembahkan untuk kepala madrasah. “Alhamdulillah, kami bisa menembus final. Targetnya memang tembus final. Para pemain berharap Non Boy (kepala MTs. Zaha, red) bisa bermain di final nanti.” Tuturnya.

    Di final, MTs Zaha masih akan menunggu lawan antara MA Model, MA Zaha Mumtaz, atau SD Zaha. Ketiganya akan bertanding pada Kamis pagi (17/10). Laga final akan digelar pada Kamis sore. (Gus/Ry)

  • Dihadiri Alumni Berprestasi, Semangat Santri Membara….

    Dihadiri Alumni Berprestasi, Semangat Santri Membara….

    Ada pemandangan berbeda ketika pelaksanaan upacara bendera dan pengukuhan calon pelopor kedisiplinan  santri putri bulan Oktober kemarin (15/10). Pada kegiatan rutin bulanan tersebut, MTs. Zainul Hasan 1 Genggong (MTs. Zaha) kedatangan salah satu alumnus yang baru saja lulus dan diterima sebagai siswa SMA Taruna Bhayangkara Banyuwangi, Muhammad Hidayah Bimantara.  Ia sengaja hadir ke madrasah untuk mengurusi ijazah. Namun, kepala MTs Zaha, KH.Moh. Hasan Naufal, S.HI.,M.Pd. mengajaknya ikut upacara bendera untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para santri.

    Pada kesempatan itu, Bima, sapaan akrabnya diperintah untuk mendampingi kepala madrasah yang menjadi pembina upacara.

    Dalam sambutannya, Kepala Madrasah yang sering dipanggil Non Boy ini berpesan agar santri lebih semangat dalam belajar. “Kalian di sini bisa jadi apa saja. Dengan niat dan usaha. Kenapa saya bilang begitu? Karena di depan kalian ada salah satu bukti bahwa santri MTs. Zainul Hasan teristimewa bisa dan mampu menjadi apa saja.” Tandas Beliau disambut tepuk tangan santri.

    Beliau juga menyampaikan bahwa Bima tersebut merupakan satu-satunya santri yang mampu bersaing dengan ratusan calon murid baru untuk masuk di SMA Bhayangkara. Tak hanya itu beliau juga mendoakan agar anak tersebut nantinya mampu lolos sebagai anggota POLRI dan sukses menata karirnya sampai pangkat tertinggi.

    Tidak hanya mendampingi kepala madrasah, Bima yang berpakaian seragam taruna ala polisi tersebut juga diberi kesempatan untuk memberi sambutan kepada para santri putri. Tepuk tangan santri putri pecah ketika Bima mengucapkan salam. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa disiplin adalah kunci kesuksesan. “Jadikan disiplin sebagai kebutuhan, bukan sebagai kewajiban,” tuturnya

    Dia juga menambahkan bahwa doa para guru sangat berperan dalam kelulusannya menembus SMA tersebut. Di akhir sambutannya, Bima berpesan kepada para santri agar selalu takdzim dan hormat kepada para guru dan juga selalu disiplin dalam segala hal.

    Selesai upacara bendera, santri yang menamatkan bangku tsanawiyah selama dua tahun itu langsung beramah tangan tangan dengan para asatidz di aula madrasah. (Gus/Ry)

  • Program SKS MTs. ZAHA Divisitasi Dirjen Pusat, Kepala Madrasah Optimis.

    Program SKS MTs. ZAHA Divisitasi Dirjen Pusat, Kepala Madrasah Optimis.

    MTs. Zaha kembali menunjukkan keseriusan dan kesiapannya dalam menjalankan program SKS. Kemarin (10/10), lembaga pimpinan KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. ini divisitasi  oleh Dirjen Kemenag Pusat . Selain MTs. Zaha, ada sejumlah madrasah yang juga ikut divisitasi guna diuji kesiapannya menjalankan program SKS. Kegiatan yang berlangsung di MTs.N 2 Probolinggo ini bertujuan untuk mendapatkan SK dari Dirjen Pusat terkait penyelenggaraan program SKS. 

    Tim SKS MTs. Zaha yang diketuai oleh Ustad Hazbullah Rohman, S.Pd. bersama Wakil Kepala Bagian kurikulum dan Kepala Madrasah didapuk mewakili lembaga untuk menjawab dan memberikan keterangan terhadap tim asesor. Mereka membawa instrument-instrumen yang dibutuhkan dalam proses verifikasi.

    Sejumlah instrumen langsung dicek oleh tim verifikasi dari kemenag pusat yang diwakili oleh Bapak Syafril, Bapak Dr. Suwandi, dan Bapak Arisandi. Di antaranya instrumen dari kemenag, portofolio, ARD, dan tidak ketinggalan UKBM yang menjadi ciri khas madrasah juga  turut dicek.

    Kepala Madrasah, KH. Moh Hasan Naufal, sangat optimis terhadap hasil visitasi yang dilakukan dirjen kemenag. Beliau mengatakan bahwa verifikasi dan pengecekan berjalan lancar.

    “Alhamdulillah, dari MTs. Zaha Tidak ada kendala dan tidak ada yang salah. Hanya ARD (Aplikasi Rapor Digital) saja yang belum sempurna. Tidak hanya kita. Hampir semua lembaga penyelenggara SKS belum memiliki ARD yang baku.” Dawuhnya. (Gus/Ry)

  • Persiapan Menjalankan Program, OSIS MTs. Zaha Adakan Studi Banding

    Persiapan Menjalankan Program, OSIS MTs. Zaha Adakan Studi Banding

    OSIS Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 Genggong (MTs. Zaha) tidak henti-hentinya menimba ilmu untuk menjalankan masa kepengurusan satu tahun ke depan. Setelah beberapa hari lalu para pengurus OSIS mendapatkan ilmu jurnalistik, latihan dasar kepemimpinan, dan baris berbaris, kini OSIS MTs. Zaha mengadakan studi banding ke Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 (MTsN 3) Pamekasan, Madura. Kegiatan tersebut bertujuan untuk studi banding saling berbagi ilmu antara MTs. Zaha dengan MTsN 3 Pamekasan.

    Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat kemarin (4/10) ini diikuti oleh 23 pengurus OSIS baik putra maupun putri dan didampingi oleh pembina OSIS dan Waka kesiswaan Mereka merupakan pengurus harian dan koordinator seksi masing-masing bagian.

    Acara diawali dengan seremonial penyambutan oleh MTsN 3 Pamekasan yang juga menjalankan program SKS seperti halnya MTs. Zaha. Setelah acara seremonial, pengurus osis MTsN 3 Pamekasan mengajak pengurus OSIS MTs. Zaha untuk melihat-lihat keadaan madrasah. Mulai dari kelas, , Mading, aula kegiatan sampai ruang OSIS.

    Setelah berkeliling madrasah, pengurus OSIS dari dua madrasah berkumpul di ruang OSIS guna sharing tentang program dari masing-masing pengurus OSIS dari kedua madrasah. Tampak para santri terlibat diskusi yang santai dan bersahabat. Tidak ketinggalan juga para pembina OSIS dari dua madrasah tersebut.
    Menurut pembina OSIS Mts.N 3 Pamekasan, Bapak Samsul Bahri, S.Pd., menyusun program OSIS jangan bamyak-banyak dan muluk-muluk. Sebagai contoh, ia menjelaskan program PHBI bulan Muharram yang dikemas dengan acara bakti sosial dengan membersihkan musholla sekitar madrasah dan membagikan alat kebersihan.” Buat program yang sederhana, tetapi dapat dilaksanakan dengan baik. Yang penting OSIS bisa bertanggung jawab, disiplin, dan jadi contoh bagi siswa lain,” ujarnya.

    Usai diskusi dan sharing program, para pengurus OSIS kedua madrasah bersama para pembina dan Waka kesiswaan beramah tamah dan berfoto bersama. ( Gus/Ry)

  • OSIS MTs. Zainul Hasan 1 Genggong Menuju yang Lebih Teristimewa …

    OSIS MTs. Zainul Hasan 1 Genggong Menuju yang Lebih Teristimewa …

    Hari Terakhir Diklat, OSIS Berlatih Baris-Berbaris.

    Setelah mendapatkan materi Latihan Dasar Kepemimpinan dan Jurnalistik, OSIS (IPNU/IPPNU) MTs. Zainul Hasan 1 Genggong Masa Khidmat 2019-2020 kembali mendapatkan bekal dalam menjalankan roda organisasi. Kali ini, materi yang didapat oleh pengurus osis, ketua kelas, dan duta madrasah adalah pelatihan baris-berbaris. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (29/9) ini berlangsung di dua tempat terpisah. Santri putra lapangan Desa Temenggungan Kecamatan Pajarakan, sedangkan santri putri mendapatkan di area Pondok Baitus Sholihin, Desa Temenggungan Kecamatan Pajarakan. Hal ini merupakan rangkaian acara diklat yang berlangsung selama tiga hari.

    Di putra, acara dimulai dengan pengarahan oleh pemateri, Kak Ibrahim Sholeh dan Kak Mukhlas. “Mohon ikuti kegiatan ini dengan baik. Agar nanti kalian bisa menyerap ilmu dan dapat mempraktikkannya di madrasaha,” Tutur Kak Ibrahim yang juga salah satu Pembina Pramuka di MTs. Zainul Hasan 1 Genggong.

    Selanjutnya para peserta diklat berjalan menuju ke lapangan Desa Temenggungan. Di sana, mereka diajari cara melakukan aba-aba dalam baris-berbaris dengan benar. Selain itu, para peserta diklat yang berjumlah empat puluh delapan santri ini juga praktik baris-berbaris. Mulai dari cara hadap kanan, balik kanan, sampai langkah tegap maju. Meski cuaca saat itu lumayan terik, para santri menjalani diklat dengan penuh semangat. Walau pun ada beberapa santri yang kondisi fisiknya kurang baik.

    Sementara di putri, kegiatan dipandu langsung oleh Ustad Muhammad Mutawally Assyarowi. Hampir sama dengan putra, peserta diklat di putri yang berjumlah lima puluh dua santriwati ini juga mendapat pelatihan baris-berbaris yang baik dan benar. Namun bedanya, Para peserta diklat putri cukup kaget karena pemateri memberi pengarahan dengan sangat tegas. Sehingga, yang awalnya peserta menjalani pelatihan dengan bergurau dan cengengesan, seketika menjadi tegang dan tegas.

    “Walau pun kalian cewek, bukan berarti kalian harus lemah. Cewek juga harus disiplin, baik dalam perkataan, maupun perbuatan.” Kata pemateri  yang biasa dipanggil Kak Roy.

    Setelah berlatih baris-berbaris, peserta diklat putri kembali ke halaman pesantren untuk praktik upacara bendera. Di sana, mereka dilatih bagaimana cara hormat kepada bendera yang benar sampai cara menjadi pemimpin dalam upacara bendera.

    ( Gus/Ry)

  • Hari Pertama Diklat, Para Pengurus OSIS Belajar Menulis Dan Asah Kepemimpinan

    Hari Pertama Diklat, Para Pengurus OSIS Belajar Menulis Dan Asah Kepemimpinan

    Genggong – Guna membekali Pengurus OSIS ( IPNU/IPPNU) dalam menjalankan program-programnya, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 Genggong menggelar kegiatan Diklat Pengurus OSIS (IPNU/IPPNU) masa khidmat 2019-2020 pada Jumat (27/9). Kegiatan ini berlangsung di dua tempat, yakni OSIS Putri di ruang kelas VII J dan OSIS Putra di ruang kelas VII C. Materi diklat dibagi menjadi dua, yakni pelatihan jurnalistik bagi OSIS Putri dan latihan dasar kepemimpinan bagi OSIS Putra. Selain pengurus OSIS, diklat ini juga diikuti oleh seluruh ketua kelas dan Duta Madrasah.

    Di putri, kegiatan jurnalistik dimulai pukul 07.30 WIB dengan menghadirkan pemateri dari Jawa Pos Radar Bromo, Rudianto, S.H. Menurut pemateri yang juga alumnus Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong ini, menulis adalah kegiatan gampang, apalagi menulis berita. Tinggal kita mau nulis berita dari sudut pandang mana.” Jelasnya. Dalam diklat tersebut, para santri diberi pengetahuan tentang apa itu jurnalistik dan bagaimana cara menulis berita yang baik. Selain itu, peserta diklat juga praktik membuat berita. Meskipun acara sampai sore, para peserta diklat tampak antusias mengikuti acara tersebut. Terutama saat praktik membuat berita.

    Di akhir acara, Pembina OSIS Putri, Ustad Agus Setiawan memberikan hadiah kepada dua peserta terbaik dalam membuat berita. Dua santri tersebut antara lain Khoirun Nisa’ dan Ghinan Nafsi Manzilatul Hasanah dari kelas VIII H.

    Di lain tempat, OSIS Putra mendapat materi tentang Latihan Dasar Kepemimpinan dan pengetahuan tentang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Materi ini disampaikan oleh Ustad Mochammad Hendra, M.Pd.I. selaku pemateri. Menurutnya, seorang pemimpin dimulai dari memimpin diri sendiri. “Jadi, seorang pemimpin harus tahu dan mengerti ilmunya. Jika tidak, maka organisasinya akan hancur.” Tandasnya.

    Tidak kalah dengan OSIS Putri, OSIS Putra juga begitu saksama mendengarkan materi yang disampaikan oleh Ustad yang juga dosen di INZAH. Selain mendapat materi tentang kepemimpinan dan IPNU, para peserta (OSIS Putra) juga diberi game yang mengasah kemampuan kepemimpinan dan kerjasama santri.(Ag/Ry)

  • PELANTIKAN OSIS ( IPNU ) PUTRA TERISTIMEWA

    PELANTIKAN OSIS ( IPNU ) PUTRA TERISTIMEWA

    Pengurus OSIS Putra (IPNU) dilantik, Kepala Madrasah berharap Pengurus OSIS Kompak

    Selang sehari setelah pelantikan OSIS Putri (IPPNU) Mts. Zainul Hasan 1 Genggong masa bakti 2019-2020, kini giliran pengurus OSIS putra (IPNU) yang diresmikan oleh kepala madrasah, KH. Moh.Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. kegiatan yang berlangsung Kamis (19/9) tersebut bertempat di halaman gedung putra Mts. Zainul Hasan 1 genggong.

    Sama seperti pelantikan OSIS putri sebelumnya, acara dimulai pada pukul 07.30 wib dengan menyanyikan lagu Indonesia raya oleh paduan suara Harmoni hati putra. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan susunan pengurus OSIS (IPNU) masa bakti 2019-2020 dan laporan pertanggungjawaban.

    Prosesi serah terima jabatan menjadi acara berikutnya. Pengurus OSIS harian lama secara resmi menyerahkan jabatan, fungsi, dan tugasnya kepada pengurus OSIS harian baru dengan menyerahkan  bendera OSIS, bendera madrasah, dan bendera merah putih. Setelah serah terima jabatan, para pengurus OSIS terpilih masa bakti 2019-2020 dilantik langsung oleh kepala madrasah.

    Setelah dilantik, ketua OSIS terpilih, M. Rangga Yanto dan ketua OSIS demisioner, David Anggun Felani langsung menandatangani berita acara serah terima. Dalam prosesi tersebut, mereka disaksikan oleh kepala madrasah, wakil kepala bagian kesiswaan, dan pembina OSIS Putra yang juga menandatangani berita acara.

                Usai penandatanganan berita acara, ketua OSIS terpilih dan ketua OSIS demisioner memberi sambutan kepada peserta apel. Demikian juga dengan  Duta Madrasah yang juga memberi selamat kepada OSIS terpilih.

                Sambutan terakhir sekaligus doa sebagai acara penutup disampaikan oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. beliau mengucapkan selamat kepada pengurus OSIS terpilih masa bakti 2019-2020. “Menjalankan sebuah roda organisasi itu gampang-gampang susah.  Dibilang sulit karena tugasnya memang berat. Tapi itu semua akan terasa mudah ketika kalian bisa kompak dan bersama-sama dalam bekerja.,” tandas beliau. Selain itu, beliau juga berharap kepada OSIS baru agar lebih memunculkan NU dalam program-programnya. ( Ags/Ry )

  • PELANTIKAN OSIS PUTRI (IPPNU)

    PELANTIKAN OSIS PUTRI (IPPNU)

    Pengurus OSIS  Putri (IPPNU) MTs. Zainul Hasan 1 Genggong Dilantik, Kepala Madrasah Meminta Inovasi Terbaru.

    Selesai sudah tugas dan kewajiban pengurus OSIS Putri MTs. Zainul Hasan 1 Genggong masa bakti 2018-2019. Hal itu ditandai ketika acara pelantikan pengurus OSIS putri baru MTs. Zainul Hasan 1 Genggong Masa Bakti 2019-2020 yang berlangsung Rabu, 18/9. Bertempat di halaman pesantren Zainul Hasan Genggong, prosesi pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung sangat khidmat.

    Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya yang dilantunkan oleh paduan suara Harmoni Hati MTs. Zaha. Kemudian dilanjutkan pembacaan susunan pengurus OSIS baru yang disampaikan oleh ust.Sandi Zainullah dan pembacaan laporan pertanggung jawaban OSIS masa bakti 2018-2019 oleh salah satu pengurus OSIS masa bakti 2018-2019, .

    Berlanjut ke acara inti, yaitu serah terima jabatan dari pengurus OSIS periode 2018-2019 kepada pengurus OSIS baru periode 2019-2020 berlangsung sangat khidmat. Pasalnya, dalam prosesi serah terima jabatan tersebut pengurus OSIS baru dan lama berbaris rapi di atas karpet biru. Kemudian, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus OSIS baru periode 2019-2020 oleh kepala madrasah.

    Usai dilantik, ketua OSIS baru dan lama yakni Deby Sakinatul Jannah dan Munawwaroh menandatangani berita acara serah terima jabatan yang disaksikan langsung oleh kepala madrasah, wakil kepala madrasah bagian kesiswaan, dan pembina OSIS putri. Tepuk tangan yang meriah dari para santri peserta apel mengiringi jabat tangan dan pelukan antara ketua OSIS lama dan ketua OSIS baru.

    Setelah itu, acara dilanjut dengan sambutan dari ketua OSIS terpilih, ketua OSIS lama, dan ketua Duta Madrasah terpilih.

    Sambutan dari kepala madrasah menjadi acara terakhir sebelum apel dibubarkan. Dalam sambutannya, beliau sangat antusias dengan pengurus OSIS terpilih. “Saya harap ada inovasi-inovasi program OSIS dari pengurus yang terpilih ini. Apa lagi mulai tahun ini, OSIS berganti nama menjadi IPPNU. Jadi, dalam program-program OSIS, unsur ke-NU-annya harus lebih ditonjolkan ” tutur beliau. Selain itu, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus OSIS masa bakti 2018-2019 yang telah melaksanakan program-program dengan baik.

    Setelah pelantikan, Pengurus OSIS terpilih akan didiklat selama tiga hari sebagai bekal dalam melaksanakan program-program OSIS. ( Ags/Ry )