Penulis: Admin MTs Zaha

  • MTs. ZAHA BERSHOLAWAT   “Mereguk Cinta di Taman Sang Nabi”

    MTs. ZAHA BERSHOLAWAT “Mereguk Cinta di Taman Sang Nabi”

    MTs. Zaha kembali menggelar kegiatan bersholawat pada Selasa (26/11) kemarin. Acara rutin tahunan ini sekaligus bertujuan menyambut bulan kelahiran Baginda nabi besar Muhammad S.A.W. seluruh warga madrasah, mulai dari kepala madrasah, pimpinan, sampai santri putra dan putri turut hadir pada acara yang di gelar di halaman MTs. Zaha putera tersebut.

    Selain warga madrasah, beberapa Shohibul bait juga turut memeriahkan acara yang bertajuk “Mereguk Cinta di Tanah Sang Nabi” tersebut. Acara digelar pukul 08.00 dengan diawali pembukaan oleh pembawa acara dari kelas CI2A, Imron Rosyadi.


    Tidak seperti biasanya, acara MTs. ZAHA bersholawat kali ini juga disuguhi penampilan dari para santri. Baik santri putra maupun santri putri sama-sama “unjuk gigi” pada acara tersebut. Santri putra menampilkan drama tentang Bilal Bin Robah, sedangkan santri putri menampilkan puisi bertema Rindu Nabi Muhammad. Selain penampilan dari para santri, kegiatan MTs. ZAHA bersholawat juga diselingi pemberian pin pelopor kedisiplinan dan pemberian penghargaan bagi santri dan asatid berprestasi di ajang lomba Hari Santri Nasional yang digelar oleh Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong bulan lalu.


    Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa santri MTs. ZAHA adalah orang-orang teristimewa. “Kalian adalah orang-orang teristimewa. Kalian tidak pernah melihat langsung Rasulullah, namun kalian selalu mengingat dan menyanjungnya,” dawuhnya.


    Kegiatan bersholawat sendiri baru dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Dipimpin langsung oleh kepala Madrasah dan diiringi oleh tim hadroh Al Munsyiduna MTs. ZAHA, seluruh santri dan asatid sangat antusias dan penuh semangat melantunkan pujian-pujian kepada Rasulullah. Meski hari sudah siang, tidak tampak wajah lesu dan lelah dari para santri untuk terus bersholawat sembari berharap kehadiran Sang Nabi.
    Acara ditutup dengan doa oleh Gus Ahmad Askandar.(Gus.Ry)

  • Produk Sehat Pak Coy MTs. ZAHA Ludes Hari Pertama.

    Dalam rangka memberi pelayanan makanan yang sehat kepada santri, MTs. Zainul Hasan 1 Genggong me-launching warung bakso di area halaman MTs. ZAHA putra. Bukan bakso biasa yang biasa dibuat dengan daging dan tepung saja. Namun, bakso buatan Ustad Zahrul Ibad dkk ini terbuat dari sayur sawi.


    Pembukaan warung pada Senin (25/11) kemarin disambut dengan sangat antusias oleh para santri dan asatid. Di buka sekitar pukul 10.00 WIB, Ustad Zahrul dkk sudah diserbu oleh puluhan santri yang ingin mencicipi bakso yang diberi nama “Pak Coy” ini. Jelas saja. Dalam waktu satu jam, bakso ludes dibeli oleh para santri dan asatid. Bahkan, banyak asatid yang kecewa karena tidak kebagian pada hari itu
    “Alhamdulillah hari ini baksonya sudah habis. Karena hari pertama, kami buat tidak terlalu banyak soalnya takut belum laris. Eh ternyata ludes,” terang Ustad Ibad sambil merapikan tempat duduk.


    Ustad ibad menambahkan bahwa bahan bakso ini terbuat dari sayur sawi yang diambil langsung di Green House MTs. ZAHA. “pembuatannya sama seperti bakso pada umumnya. Namun untuk bahan, kami tambahi sayur sawi.” Imbuhnya. (Gus.Ry)

  • MTs. Zaha Buka Lowongan Guru dan Pustakawan 2019

    MTs. Zaha Buka Lowongan Guru dan Pustakawan 2019

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Diinformasikan kepada semuanya bahwa kami, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong  Pajarakan Probolinggo Jawa Timur di tahun 2019 ini kembali membuka pendaftaran tenaga pendidik dan kependidikan.

    Rinciannya adalah 1 orang Guru Matematika, 1 orang Guru Bahasa Inggris, dan 1 orang tenaga pustakawan. untuk itu, mari daftar dan bergabung bersama kami, MTs. Zaha Teristimewa.

    Selengkapnya bisa download pengumumannya dibawah ini..

    Terima Kasih.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  • Outing Class MTs. Zainul Hasan Membawa Ilmu Baru

    Outing Class MTs. Zainul Hasan Membawa Ilmu Baru

    Ilmu yang dipraktikkan akan menjadi kuat melekat di otak. Mungkin inilah istilah yang tepat untuk menggambarkan kegiatan santri semester akhir Msdrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong (MTs. Zaha) program Cerdas Istimewa (CI). Sudah menjadi agenda rutin setiap tahun bagi santri CI melaksanakan Outing class. Outing class kali ini pada pembelajaran mata pelajaran IPA tentang perkembangbiakan hewan di Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Maharani zoo & Goa. Kegiatan yang dilaksanakan kemarin (2/11) ini berangkat jam 00.00 WIB dini hari didampingi oleh ketua program SKS, Pendamping Akademik dan guru IPA.


    Peserta outing class tersebut diikuti 25 santri dari CI putra dan putri.
    Sebelum ke lokasi outing class rombongan masih berziarah ke wisata religi Asmoroqondi. Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan Yasin dan tahlil serta do’a bersama sekaligus melaksanakan sholat shubuh berjamaah.
    Tujuan pertama para santri memasuki Maharani Zoo dan Goa untuk untuk mengidentifikasi dan menemukan hewan untuk menganalisis perkembangbiakannya serta menuliskan nama ilmiahnya. Para santri sangat antusias dan semangat dalam kegiatan outing class ini karena secara langsung melihat hewannya. Selain itu para santri juga mrnemukan beberapa hewan Albino, hewan yg tidak memiliki pigmen warna dalam tubuhnya sehingga tubuh hewan tersebut berwarna putih.


    Selama kegiatan observasi berbagai macam jenis-jenis hewan para santri juga diberikan Lembar Kerja (LK) Sistem Perkembangbiakan Hewan yg disediakan oleh pengampu IPA yaitu Ustadz Sholeh Nura Aditama, S.Si. LK ini sebagai media dalam pembelajaran outing class. Di lokasi ini juga para santri juga memasuki museum satwa yang didalamnya terdapat kerangka asli paus bongkok, paus biru, kerangka tiruan dari hewan mammoth, brontosaurus dan pterosaurus.


    Di Maharani zoo juga para santri mencoba terapi ikan yg juga menjadi salah satu fasilitas di yang begitu banyak manfaatnya. Para santri juga masuk Goa Maharani untuk mengamati jenis bebatuan. Usai di Maharani Zoo & Goa dilanjutkan ke WBL. Di WBL para santri menikmati berbagai macam wahana permainan Dan mereka sangat semangat dan gembira. Selain itu, mereka mengamati berbagai macam jenis serangga dan kerang-kerang yg dimuseumkan di WBL.


    Ketua SKS, ustadz Hazbullah Rohman,S.Pd. mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk perkembangan kecerdasan anak dikarenakan anak mengamati langsung materi yang disampaikan sebelumnya di madrasah.


    “Ini sangat penting bagi tumbuh kembang otak anak. Mereka sekarang Learning by doing, yang membuat mereka melihat langsung realitas materi yang disampaikan di madrasah”. Tutur ustadz yang cukup kocak ini.
    Setelah selesai menjajal wahana di WBL, para santri langsung bertolak ke pesantren. (Tgh/Ry)

  • Sempurnakan Psikologi Pengajaran, MTs Zaha Gelar Pelatihan Nasional…..

    Sempurnakan Psikologi Pengajaran, MTs Zaha Gelar Pelatihan Nasional…..

    Rangkaian memperingati Hari Santri Nasional, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong (MTs. Zaha) menggelar Pelatihan Nasional Guru sehari bersama Trainer dari Griya Parenting Indonesia, Ustadz Mohammad Thohir, M.Pd.I, dengan tema “Teaching Management”. Acara yang dilaksanakan kemarin ini (26/10) dihadiri semua guru yang ada di MTs Zaha, para pengurus pesantren serta wakil kepala bagian kesiswaan dari semua lembaga yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah MTs Zaha.

    Pelatihan di GOR Zainurrahmah ini diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTs Zaha, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengharapkan para peserta seminar untuk mengikuti dengan sungguh-sungguh dan mencatat semua hal yang penting. “Hari ini Anda akan mendapatkan ilmu yang sangat penting dalam menghantarkan kita menjadi guru yang baik, oleh karena itu, saya mohon kepada semua peserta agar mengikuti acara ini dengan baik dan sampai berakhir” tutur beliau.

    Seminar ini dibuka langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Bapak Dr. H. Didik Heriadi, S. Ag., M.Pd. Dalam sambutannya Kasi Pendma menghimbau, agar para guru yang hadir hari ini dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik. Karena tidak semua guru  bisa berkesempatan mengundang ahli psikolog yang merupakan trainer.

    “Acara hari ini merupakan acara yang sangat istimewa, karena MTs Zaha telah mensukseskan program Kemenag, yaitu Gerakan Membangun Madrasah. Jarang Madrasah yang peduli pada ilmu stake holdernya, utamanya guru. Beruntunglah jenengan yang mengikuti kegiatan seperti ini. Pada hari ini panjenengan akan belajar untuk menjadi guru selangkah lebih maju untuk menghadapi era 4.0 yang begitu cepat sekarang ” ucap Bapak Didik,.

    Kasi Pendma ini juga mengatakan bahwa nara sumbernya  merupakan pemateri pelatihan yang sudah berpengalaman, semua guru sangat tersentuh dengan materi yang beliau sampaikan. Maka dari itu manfaatkan kesempatan ini untuk memahami manajemen mengajar sebagai guru.

    “Saya berpesan kepada semua guru yang mengikuti Pelatihan ini agar dapat mengambil ilmu yang disampaikan oleh Ustadz Thohir sebanyak-banyaknya.  Setelah ini, ayo tularkan ke semua orang atau guru yang ada di lingkungan kita, mudah-mudahan dapat bermanfaat, karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” ucapnya.

    Pada kesempatan tersebut sebelum menyampaikan materi, Ustadz Mohammad Thohir mengajak para guru yang hadir untuk menerima tantangan bersama, kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan materi tentang “Manajemen Hati Guru”.

    “Perlu dipahami dalam mendidik anak tidak perlu dengan kekerasan tapi harus dengan pola kecintaan. Semua Anak pada dasarnya Cerdas karena spektrum cerdas itu luas. Maka jangan ada diskriminasi pada anak, karena Tuhan menciptakan manusia dengan kecerdasan masing-masing. Oleh karena itu temukan kecerdasan putra-putri kita,” bebernya.

    Ustadz Thohir juga mengatakan, bahwa dalam pendidikan anak-anak juga perlu di berikan waktu untuk bermain. Sebagai guru harus memahami peran yang baik, anak juga punya hak untuk didengar, karena kunci sukses menghadapi anak guru harus kreatif, tanpa kekerasan. Acara yang selesai pada pukul 15.00 WIB itu ditutup dengan doa oleh Kepala MTs Zaha. (tgh/ry)

  • Petugas Apel Hari Santri Nasional Kebanggaan MTs Zainul Hasan.

    Petugas Apel Hari Santri Nasional Kebanggaan MTs Zainul Hasan.

    Hari Santri Nasional (HSN) tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 Genggong (MTs Zaha). Betapa tidak, selain ikut dalam serangkaian acara lomba dan apel, santri putri MTs. ZAHA mendapat kepercayaan sebagai petugas apel HSN yang digelar di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong.


    Sebanyak sepuluh santri MTs. Zaha bertugas menjalankan pelaksanaan apel yang pesertanya terdiri atas seluruh santri putri dan asatidzah dari berbagai lembaga. Sepuluh santri tersebut adalah Alifia Nur Fadilah sebagai pemimpin apel, Adhima Balqis sebagai protokol, Laili Muzdalifatul Jannah pembawa naskah resolusi jihad, Syalum Malika sebagai pembawa naskah ikrar santri, serta Aznina Amadia, Barizatul Jannah, Danilia Ali, Fitria Hidayati, Ayu Lifiatur, dan Debi Sakinatul menjadi pemimpin pleton.


    “Awalnya sih deg-degan. Tapi pas acara sudah berjalan, Alhamdulillah bisa bertugas dengan baik. Walaupun ada anggota yang tidak kuat.” Jelas Fia yang mendapat tugas sebagai pemimpin. Fia juga menambahkan bahwa dirinya bersama teman-temannya bangga menjadi petugas apel di hari yang bersejarah.


    Selain mendapat kepercayaan menjadi petugas apel, tim paduan suara Harmoni Hati MTs. Zaha juga diberi amanah untuk mengisi acara. Sebanyak empat lagu, yaitu Indonesia Raya, Hubbul Wathon, Hari Santri, dan Ayo mondok dibawakan oleh tim paduan suara yang dibina oleh Ustad Sandi. Penampilan mereka juga mendapat apresiasi dari para peserta.


    Pada apel tersebut, pembina apel dipercayakan kepada Nun Hassan Ahsan Malik. Dalam amanatnya, beliau berpesan bahwa seorang santri, utamanya santri Genggong, harus mengamalkan satlogi santri. “Yang pasti kalian harus Sopan santun, Ajeg, Nasehat, Taqwallah, kemudian, Ridhollah, dan Ikhlas Lillahi Ta’ala. Di akhir sambutannya, beliau melontarkan yel-yel dengan penuh semangat yang disambut antusias oleh para peserta apel. (Gus/Ry)

  • WARGA MTs. ZAINUL HASAN GELAR SEJUTA SHOLAWAT UNTUK BANGSA…

    WARGA MTs. ZAINUL HASAN GELAR SEJUTA SHOLAWAT UNTUK BANGSA…

    Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional, warga Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 Genggong menggelar kegiatan membaca satu juta sholawat pada Senin (21/10). Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari setelah Profatan ini dibagi menjadi dua titik, yaitu santri putra dan para ustad di gedung putra dan santri putri beserta ustadzah di gedung putri.

    Kegiatan ini digelar untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia agar diberi keberkahan dan kemaslahatan dalam perjalanannya.

    “Sejuta sholawat ini kami persembahkan untuk negeri. Dengan harapan semoga Allah memberi keberkahan dan kemaslahatan kepada negeri dengan sejuta keberagaman ini,” jelas ustad H.Ishak yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

    Dimulai pukul 07.30 WIB, para santri dan asatid membaca sholawat bersama-sama dengan dipandu oleh Ustad. Sandi. Para santri duduk berjejer di depan kelas dan teras kantor.
    Sementara di putri, pembacaan sholawat dipandu oleh ustad Teguh Firmansyah. Para santri putri membaca di masing-masing kelas didampingi oleh para ustad-ustadzah yang mengajar di kelas tersebut.
    Usai pembacaan sejuta sholawat, kegiatan belajar mengajar kembali normal. (Gus/Ry)

  • Sehari, MTs. Zainul Hasan  Raih 3 Juara pada Ajang HSN 2019

    Sehari, MTs. Zainul Hasan Raih 3 Juara pada Ajang HSN 2019

    Rangkaian acara lomba dalam rangka Hari Santri Nasional YPPZH terus digelar. Kemarin, MTs. Zainul Hasan 1 Genggong (MTs. Zaha) tidak mau ketinggalan dalam menyemarakkan hari santri. Madrasah penyelenggara program SKS ini ikut serta dalam lomba paduan suara santri putri yang digelar Kamis (17/10) pagi. Bertempat di Aula Barozain SMA ZAHA, MTs. Zaha harus bersaing dengan 13 tim paduan suara dari lembaga di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan dan Hafsawati, termasuk kampus STIH, dan STIKES. Hasilnya, tim yang dilatih oleh ustad Sandi Zainullah, ustadzah Jumriatul Hasanah, dan ustad Sulaiman Bakir ini mampu keluar sebagai juara 2.


    Seperti penuturan ustadzah Jumriatul Hasanah, “Alhamdulillah kita bisa juara 2. Meski saingannya berat karena tidak hanya tingkat SMP, tapi juga tingkat SMA dan mahasiswa.” Jelas ustadzah yang biasa dipanggil ustadzah Jem.
    Seperti penuturan ustadzah Jumriatul Hasanah,
    “Alhamdulillah kita bisa juara 2. Meski saingannya berat karena tidak hanya tingkat SMP, tapi juga tingkat SMA dan mahasiswa.” Jelas ustadzah yang biasa dipanggil ustadzah Jem.

    Pada lomba tersebut, juara 1 diraih oleh SMA Zaha dan juara 3 diraih oleh SD zaha. Di lomba lain,tim futsal santri dan asatid MTs. ZAHA berlaga di final. Pada partai pertama, tim santri MTs. ZAHA berhadapan dengan tim futsal Wushto. Pada laga tersebut, santri MTs. Zaha tidak berhasil meladeni permainan Wustho yang pemainnya rata2 adalah santri MA dan mahasiswa. Tim futsal santri menyerah 2-1.


    Nasib yang sama diperoleh oleh futsal asatidz. Melawan SD Zaha yang pemainnya berfisik kekar, asatid MTs. ZAHA terpaksa menyerah 1-2.
    Meski sama-sama kalah di final, Wakamad Kesiswaan, Ustad Abdul Wafi Haris tidak kecewa. ” Ya tidak apa-apa walau juara 2. Ini sudah bagus. Apalagi di tingkat santri, materi pemainnya memang tidak imbang.” Tuturnya.


    Sejauh ini, MTs. Zaha berhasil meraih 4 juara, di antaranya juara 1 catur tingkat SMP, juara 2 paduan suara, juara 2 futsal tingkat SMP, dan juara 2 futsal tingkat asatid. (Gus/Ry)