• Tasyakkuran Khotmil Qur’an, MTs Zaha Gelar Santunan Anak Yatim dan Polo’an Akbar

    Tasyakkuran Khotmil Qur’an, MTs Zaha Gelar Santunan Anak Yatim dan Polo’an Akbar

    Genggong- Sudah menjadi kegiatan rutin bagi keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong (MTs Zaha) setelah menuntaskan program menghafal dan mengkhatamkan Al-Qur’an (profatan), para santri mengadakan tasyakkuran dan selamatan. Hal tersebut dilakukan pada hari ini, Sabtu (14/9). Kegiatan yang juga bertepatan dengan 14 Muharrom ini bertempat di GOR Damanhury Romli. Hadir dalam acara tersebut Kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.HI.,M.Pd. beserta istri beliau, Nyai Hj. Balqis Husni Sulthon, para santri, asatidz dan asatidzah serta para anak yatim didampingi walinya.

    Tasyakkuran dan selamatan yang dikemas dengan kegiatan santunan anak yatim dan Polo’an Akbar atau makan bersama ala santri ini berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB. Acara yang dipandu dengan pembawa acara berbahasa Inggris ini menjadi kejutan tersendiri bagi santri yang hadir. Nabila, santri kelas IX J memandu acara dengan berbahasa Inggris membuat acara nampak beda. Pasalnya setiap acara di MTs Zaha selalu berbahasa Indonesia. Kegiatan tasyakkuran dan selamatan ini diawali dengan menuntaskan sisa bacaan surat mulai Ad-Dhuha sampai surat An-Nas. Pembacaan surat-surat tersebut dipimpin oleh beberapa santri putri yang diikuti oleh seluruh santri dan asatidz-asatidzah.


    Setelah khatam Al Quran, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 40 anak yatim yang sengaja diundang dari beberapa kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Santunan tersebut merupakan hasil shodaqoh yang dikumpulkan oleh para santri dan asatidz pada program Yaumus Shodaqoh yang dikumpulkan setiap hari Kamis.


    Santunan kali ini merupakan santunan kali keenam yang dilakukan oleh MTs. Zaha Genggong. Dalam sambutannya kepala madrasah menuturkan bahwa program ini akan terus dijalankan. “Dana yang digunakan untuk santunan ini adalah murni hasil shodaqoh dari santri dan para asatidz yang dilakukan setiap hari kamis. Kita mengambil hari ini untuk melakukan kegiatan ini karena merupakan bulan istimewa, yakni bertepatan bulan Muharram”. Ujarnya.


    Beliau juga menuturkan bahwa santunan tersebut juga merupakan tasyakkuran atas khataman Al Quran. ”Alhamdulillah santunan dan Polo’an ini merupakan bentuk tasyakkuran dan selamatan kita warga MTs Zaha yang telah mengkhatamkan Al Quran dalam program profatan”, ucap beliau dalam sambutannya.


    Dalam kesempatan itu beliau juga mengajak asatidz asatidzah santri dan seluruh anak yatim yang hadir supaya menjadi santri yang ahli Al Quran dan ahli sedekah.


    Salah satu anak yatim penerima santunan berterus terang bahwa dirinya merasa senang dan terkesan kebaikan MTs Zaha. Ia juga mengaku belum pernah mengikuti kegiatan santunan yang begitu meriah seperti ini sebelumnya. “Ini baru pertama saya merasakan makan bersama Kyai dan kakak-kakak santri sebanyak ini. Terima kasih dari kami untuk MTs Zaha”, ujar Fathullah, penerima santunan dari kecamatan Maron


    Sebagai acara penutup, setelah doa para santri menikmati makan bersama. Mereka berjejer rapi berhadap-hadapan membentuk barisan yang masing-masing di depannya tersaji makanan dengan beralaskan plastik. Makanan ini sengaja disiapkan oleh pihak madrasah untuk dimakan bersama. Dan sebagian santri juga membawa makanan dari pondok dan rumah. Setelah doa makan dibaca oleh Kepala Madrasah para asatidz dan santri pun dengan lahap menikmati nasi polo’an dengan nikmat.

  • Duo Jakarta Terpilih Menjadi Duta MTs Zaha Genggong

    Duo Jakarta Terpilih Menjadi Duta MTs Zaha Genggong

    Terpilih: Muhammad Ali Syifa’ (paling kiri) dan Fazatirraysah Azka El Ghifari (paling kanan) saat foto bersama usai ditentukan sebagai duta madrasah tahun 2019-2020.

    Genggong-Promosi adalah sebuah metode untuk memajukan dan mengembangkan potensi sebuah lembaga agar masyarakat tertarik dengan lembaga tersebut. Sebuah strategi promosi yang dilakukan MTs Zaha adalah memilih duta madrasah sebagai salah satu ujung tombak untuk membidik peminat MTs Zaha. Hari ini Sabtu (14/9) sebanyak 35 peserta calon duta Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong Pajarakan Probolinggo mengikuti kegiatan Pemilihan Duta Madrasah.

    Kegiatan yang dilaksanakan di GOR Damanhury Romli ini merupakan bagian dari program tahunan bidang humas MTs Zaha. Kegiatan yang diselenggarakan ini selain untuk promosi madrasah juga sebagai bentuk seleksi untuk memilih dua santri yang mencirikan MTs Zaha Genggong. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh kepala MTs. Zaha KH. Moh. Hasan Naufal, S.HI, M.Pd. dan istri beliau Nyai Hj. Balqis Husni Sulthon. Tampak juga segenap pimpinan, para Asatidz dan santri putri menyaksikan pemilihan ini.

    Dari 35 peserta ini dipilah 20 besar santri putri dan 15 besar santri putra hasil penyisihan sebelumnya. Di kegiatan final duta madrasah ini akan dipilih dua peserta yakni satu putra dan putri untuk mewakili mendapatkan gelar duta madrasah. Para peserta ini merupakan utusan terbaik dari beberapa kelas yang ada di MTs Zaha dari kelas VII dan VIII. Mereka juga merupakan para santri pilihan dengan wawasan luas, baik wawasan umum maupun wawasan pesantren, mempunyai keterampilan public speaking yang baik, kepercayaan diri tinggi dan tentunya berpenampilan menarik.

    Selama sebulan penuh sepulang sekolah para peserta digodok oleh wakil kepala madrasah bagian humas, ustadz Teguh Firmansyah, S.Pd.M.Pd. dengan berbagai topik seperti public speaking, kepribadian, wawasan kepesantrenan dan nasionalisme. Materi-materi yang disajikan dalam bentuk teori dan praktek ini diselingi dengan humor dan berbagai permainan yang membuat anak-anak begitu semangat dan tak terlihat kelelahan dalam mengkuti ajang bergengsi di MTs Zaha ini.

    Dalam sambutannya, Nun Boy, sapaan kepala madrasah mengatakan bahwa ujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan ruang atau kesempatan kepada santri MTs Zaha untuk berkreasi secara bebas mengekspresikan diri sesuai bakat dan potensinya. Juga sebagai wajah dari MTs Zaha. “Dengan sebuah arti bahwa jika ingin melihat MTs Zaha, maka lihatlah Duta Madrasah, engkau akan melihat semuanya di sana. Ada semangat, ada kekompakan, ada kecerdasan, ada akhlakul karimah, ada wawasan, ada santri serta ada welcome di situ” ungkapnya disambut gemuruh tepuk tangan para santri.

    Lebih jauh lagi beliau menghimbau agar duta madrasah terpilih mempromosikan MTs Zaha ke khalayak luar dengan ciri khas santri MTs Zaha, yaitu apa adanya tetapi teristimewa. Terpilih sebagai juri dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kepala Madrasah, istri beliau dan pembina OSIS putri, ustadz Agus Setiawan.

    Satu per satu para calon duta madrasah menaiki pentas kehormatan. Acara yang dipandu langsung oleh waka Humas tersebut berlangsung 4 babak. Babak dua puluh besar, sepuluh besar, dan babak final. Setelah melalui babak final, para peserta harus menunggu hasil perekapan nilai dari dewan juri menjadi acuan untuk memilih duta madrasah 2019/2020.

    Penantian mendebarkan dengan tanda tanya besar berkecamuk di hati para hadirin. Setelah dewan juri mengantongi nama pemenang duta madrasah, diberi kesempatan kepada kepala madrasah beserta istri untuk maju menyematkan selempang duta madrasah. Terpilih Muhammad Ali Syifa’ dari Jakarta Utara dan Fazatirraysah Azka El Ghifari dari Jakarta Selatan menjadi duta madrasah putra dan putri. Lengkap sudah nama-nama pemenang duta madrasah, di pundak mereka madrasah akan dikenal oleh para masyarakat dengan akhlak dan kecerdasannya.

  • Tim Asatidz dan Santri MTs. Zaha Genggong Juara Lomba Gerak Jalan

    Tim Asatidz dan Santri MTs. Zaha Genggong Juara Lomba Gerak Jalan

    Genggong- Dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia, MTs Zainul Hasan 1 (MTs. Zaha 1) Genggong kembali ikut serta dalam lomba gerak jalan yang diadakan panitia Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-74 RI tingkat kecamatan Pajarakan Probolinggo pada Rabu (21/8/2019).

    Lomba yang diikuti oleh ratusan tim yang terdiri dari masyarakat dan sekolah di wilayah kecamatan Pajarakan tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB. Lomba gerak jalan ini menempuh jarak sekitar 7 kilometer, start dari lapangan Selogudig dan finish di lapangan Pabrik Gula (PG) Pajarakan.

    MTs. Zaha sendiri mengirim empat pleton barisan. Dua pleton dari asatidz dan asatidzah serta dua pleton yang lain dari para santri putra. Hasilnya, tim santri MTs. Zaha dengan nomor urut 87 keluar sebagai juara III.

    Seperti yang disampaikan oleh koordinator lomba gerak jalan MTs Zaha, Ustadz Restu Singgih yang mendampingi tim MTs Zaha ketika lomba berlangsung mengatakan bahwa capaian ini merupakan hasil jerih payah dan semangat santri serta persiapan dalam mengikuti lomba tahunan ini.

    Sebab, tidak mudah bagi tim MTs Zaha untuk meraih juara tersebut. Mereka harus bersaing dengan puluhan peserta se-kecamatan Pajarakan. Dengan disiplin dan penampilan memukau para dewan juri, sehingga tropi juara tersebut dapat diraih.

    “Terbayar sudah. Tidak sia-sia latihan tim kita 2 minggu sebelum perhelatan ini. Semoga prestasi ini berlanjut terus di tahun ajaran baru ini” pungkasnya.

    Tak ingin kalah saing. Tim asatidz yang dikomandani oleh ustadz Roy berhasil membawa pulang juara I sebagai peserta kategori umum. Raihan ini merupakan kali pertama dari tim asatidz MTs Zainul Hasan Genggong dalam lomba juara gerak jalan setelah dua tahun sebelumnya sempat vakum dalam mengikuti lomba gerak jalan di tingkat kecamatan.

    Tim asatidz sendiri sebenarnya tidak ada target untuk menjadi juara. Sebab, setiap tahun regu asatidz memang selalu tampil memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia serta menunjukkan kekompakan dari semua warga madrasah. Selain tim asatidz, tahun ini juga diikuti oleh tim asatidzah.“Kami tidak menyangka para asatidz bisa juara. Ini sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Sebuah persembahan dari asatidz untuk MTs Zaha teristimewa.” Ujar ustadz Roy.

  • OSBA Hari Kedua, Kenalkan Profil dan Para Pendiri Pesantren

    OSBA Hari Kedua, Kenalkan Profil dan Para Pendiri Pesantren

    Genggong- Memasuki hari kedua masa orientasi santri baru (OSBA) MTs. Zainul Hasan 1 Genggong pada Senin (22/7) para peserta dijamu dengan beberapa materi dari para narasumber yang mayoritas berasal dari pimpinan madrasah. Dalam kesempatan itu, santri baru mendapat tiga materi, antara lain profil pesantren dan pengenalan muassis genggong, sosialisasi tata tertib santri, serta pengenalan bimbingan konseling.

    Materi profil pesantren menjadi yang pertama disajikan kepada santri. Di sesi ini, Ustad Teguh Firmansyah, S.Pd., M.Pd. selaku pemateri menjelaskan tentang sejarah berdirinya pesantren, mulai dari pendiri pertama sampai pengasuh saat ini. Selain mengenalkan tentang sejarah dan para muassis pesantren, wakil kepala madrasah bagian humas ini juga menampilkan video inspiratif menyentuh hati yang sukses membuat para peserta osba meneteskan air mata. “Sebagai santri baru, hal yang pertama kalian rasakan adalah rindu. Rindu orang tua, rindu keluarga. Namun jangan sampai rindu itu mengecewakan orang tua kalian yang ingin anaknya sukses di pesantren ini.” Tuturnya.

    Selanjutnya, materi kedua tentang sosialisasi tata tertib santri disampaikan oleh wakil kepala madrasah bagian kesiswaan, Ustad Abdul Wafi Haris, S.H., M.Pd.I.. Pada sesi ini, beliau lebih banyak menjelaskan tentang buku CPS (Catatan Pribadi Santri). “Nantinya kalian akan mendapatkan buku CPS ini bukan hanya untuk mencatat pelanggaran yang kalian lakukan, namun juga mencatat prestasi apa saja yang kalian torehkan di MTs. Dengan catatan prestasi tersebut, maka poin pelanggaran yang kalian akan berkurang.” Tandasnya.

    Usai sosialisasi tata tertib santri, acara dilanjutkan dengan pengenalan Bimbingan dan Konseling (BK) yang disampaikan oleh Ustadzah Halimatus Sa’diyah, S.Pd. Pada sesi ini, para santri baru diajak untuk senam BK agar bersemangat lagi dalam menyimak pemateri.

    Selesai senam, Guru BK yang biasa dipanggil ustadzah Ima ini langsung menjelaskan tentang BK, mulai dari pengertian, sampai asas-asas guru BK. Ustadzah Ima juga menjelaskan bahwa guru BK bukan guru yang harus ditakuti. Namun sebaliknya, guru BK adalah orang tua bagi santri, tempat  curhat dan konsultasi santri. “Jika kalian punya permasalahan apa saja, silahkan datangi kami, guru BK. Curhatlah kepada kami, anggap kami orang tua kalian. Insya Allah akan kami bantu mencari jalan keluarnya.” Jelasnya.Usai penyampaian tiga materi, acara ditutup dengan pengarahan dan doa oleh ustad Sandi Zainullah. Selesai acara, para santri langsung meninggalkan GOR dengan didampingi oleh para pengurus OSIS.

  • Gelar Rapat, Madrasah Sampaikan Perubahan Jam Pelajaran dan Inovasi kepada Wali Santri

    Gelar Rapat, Madrasah Sampaikan Perubahan Jam Pelajaran dan Inovasi kepada Wali Santri

    Genggong- Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 (MTs. Zaha 1) Genggong kembali mengadakan rapat bersama wali santri kelas VII dan VIII pada Ahad (21/7/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan laporan hasil belajar santri pada semester genap. Selain itu, acara yang digelar di GOR Damanhuri Romli ini juga menjadi kesempatan bagi madrasah untuk menyampaikan informasi tentang program terbaru serta layanan SKS yang akan dijalankan tahun depan.

    Kegiatan diawali dengan pembacaan surat Al Fatihah yang dipandu oleh santri putri yang saat itu menjadi pemandu acara, Aznina Amadia,. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al–Quran oleh Sherlina Rohmatul Laili, salah satu santri berperstasi di bidang MTQ. Selepas itu, acara dilanjut dengan sambutan Kepala MTs. Zainul Hasan 1 Genggong.

    Dalam sambutannya, ada beberapa hal disampaikan oleh cucu Almarhum KH. Moh. Hasan tersebut. Diantaranya beliau mengharapkan para wali santri menerima hasil keputusan sekolah, utamanya dalam hal penentuan kenaikan kelas. “Apa pun keputusannya, mohon diterima, karena itu merupakan yang terbaik dan sudah melalui proses yang panjang. Lebih-lebih bagi putra-putri bapak/ibu yang belum bisa lanjut ke semester berikutnya.” Dawuhya.

    Selain itu, beliau juga mengimbau kepada wali santri agar tidak terlalu memanjakan putra-putrinya. “Kalau sakitnya masih ringan, tidak perlu bawa pulang cukup dibawa berobat disini, karena di sini sudah ada layanan JPKS bagi santri yang sakit,” lanjutnya.

    Selepas sambutan dari kepala madrasah, acara dilanjut dengan informasi yang disampaikan oleh Wakamad Kurikulum, Ustadz H.M. Harsoyo Mukhtar, S,Ag., M.M. Salah satu informasi penting di antaranya, perubahan program belajar di madrasah.

    Dalam kesempatan itu, ustadz Harsoyo menjelaskan bahwa program fullday dan reguler yang  diterapkan beberapa tahun terakhir sudah berganti menjadi program IT, Agama, Sains, dan umum. Sehingga waktu belajar mengajar bisa diseragamkan. Artinya, Kalau tahun kemarin PBM ada yang berakhir pukul 13.20 dan 13.10, untuk tahun pelajaran baru PBM berakhir serentak pukul 13.10. “Jadi semua santri akan pulang dengan waktu yang sama”, paparnya.

    Sebagai gantinya, lanjut ustadz Harsoyo, santri diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan akademiknya di sore hari. Sebab, pihak madrasah memrogramkan kelas sore ini untuk memberikan layanan bimbingan akademik lebih baik.  

    Selain perubahan program belajar, poin penting lainnya adalah adanya UKBM atau Unit Kegiatan Belajar Mandiri dalam proses kegiatan belajar mengajar santri. Beliau menuturkan bahwa UKBM merupakan komponen penting dalam menjalankan program SKS.

    Setelah penyampaian informasi oleh wakamad kurikulum, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada santri yang mendapatkan peringkat pertama dan kedua, baik pada masing-masing kelas maupun di satuan kelas. Khusus peraih peringkat satuan kelas, madrasah memberikan beasiswa bebas biaya bulanan selama satu semester.

    Usai pemberian penghargaan, acara dilanjut dengan sholawat nabi bersama tim hadrah Munsyiduna MTs. Zaha yang dipimpin oleh ustad Sandi Zainullah dan ditutup dengan doa oleh Ustadz Abd. Wafi Haris. Setelah acara berakhir, para wali santri langsung menemui para wali kelas untuk menerima laporan hasil belajar putra-putrinya.

  • Pembukaan OSBA 2019, Nun Boy: Prioritaskan Niat Mencari Barokah

    Pembukaan OSBA 2019, Nun Boy: Prioritaskan Niat Mencari Barokah

    Genggong- Kegiatan Orientasi Santri Baru (OSBA) Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 (MTs. Zaha 1) Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo resmi dibuka oleh kepala madrasah pada Sabtu pagi (20/7/2019) di halaman madrasah setempat.

    Sebanyak 466 santri baru ikut serta dalam kegiatan yang bertema “Tak Kenal Maka Tak Teristimewa” ini. Selain santri baru itu, pembukaan OSBA juga dihadiri oleh pimpinan, asatid/asatidzah, dan pengurus OSIS.

    Acara yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB tersebut diawali dengan persiapan masing-masing pasukan. Dilanjutkan dengan lagu mars MTs. Zaha yang dilantunkan oleh Paduan Suara Harmoni Hati. Kemudian, acara dilanjutkan dengan penyematan atribut OSBA oleh kepala madrasah kepada dua perwakilan santri baru. Selepas itu, para santri baru juga dijamu oleh lagu “Selamat datang”.

    Setelah disambut dengan lagu “selamat datang”, acara dilanjut dengan sambutan dari Kepala MTs. Zainul Hasan 1 Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau memberi ucapan selamat datang kepada santri baru. Selain itu, kepala madrasah yang juga salah satu Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong ini juga berpesan kepada santri baru agar memprioritaskan niat untuk mencari barokah di Madrasah yang memiliki jargon dan visi “Teristimewa” ini.

    “Prioritaskan niatmu ke sini untuk mencari barokah para Masyayikh Genggong dan menimba ilmu. Jangan sekali-kali ada niat masuk MTs. ZAHA untuk mencari teman. Karena jika kalian memprioritaskan niat ke madrasah untuk mencari teman, maka suatu saat kalian akan kecewa.” Tuturnya.

    Selepas sambutan, kepala madrasah langsung membuka acara OSBA. Momen pembukaan OSBA cukup meriah karena selain pelepasan balon ke udara, pembukaan ditandai dengan atraksi bom asap oleh OSIS Putra.Selesai acara pembukaan, para santri baru langsung menuju ke GOR Damanhuri Romli untuk menerima beberapa materi tentang profil, visi, misi, dan program unggulan madrasah.

  • Hasil Tes Gelombang 2 PPDB 2019-2020

    Hasil Tes Gelombang 2 PPDB 2019-2020

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Berikut kami sampaikan hasil tes dan pemetaan kelas Penerimaan Santri Baru (PPDB) MTs. Zainul Hasan 1 Genggong Gelombang 2 tahun pelajaran 2019-2020.

    Kami ucapkan Selamat dan Sukses kepada calon peserta didik yang telah dinyatakan DITERIMA sebagai peserta didik (Santri) MTs. Zainul Hasan Genggong. Ahlan wasahlanselamat bergabung bersama kami di MTs. Zaha Teristimewa. Semoga Barokah dan Manfaat.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    Hasil Tes PPDB Gelombang 2 dapat didownload dibawah ini:

  • Kelulusan Diumumkan Melalui Website Madrasah, Begini Langkah Lihatnya

    Kelulusan Diumumkan Melalui Website Madrasah, Begini Langkah Lihatnya

    Genggong- Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong akan mengumumkan kelulusan peserta didiknya pada Rabu esok (29/5/2019). Jadwal tersebut sebagaimana jadwal pengumuman kelulusan untuk jenjang SMP/MTs yang tertuang dalam POS Ujian Nasional tahun pelajaran 2018-2019.

    Tak seperti tahun sebelumnya, untuk tahun ini pihak madrasah akan mengumumkan kelulusan melalui website madrasah. Hal ini dilakukan guna memberikan pelayanan terbaik untuk para santri (siswa) dan  wali santri. Sebab, pengumuman kelulusan tahun ini bersamaan dengan libur Ramadhan sehingga semua santri sudah pulang ke rumah masing-masing. Hal tersebut menjadi sedikit kendala untuk menghadirkan santri ke madrasah mengingat banyaknya santri yang berasal dari luar kota maupun luar Jawa.

    “Jadi  kalau melalui website santri tidak perlu datang ke madrasah dan wali santri juga tidak perlu repot mengantarkan putra dan putrinya ke madrasah. Selain itu, juga dapat mencegah para santri untuk melakukan hal-hal yang tidak dinginkan pascapengumuman. Ya meskipun di tahun-tahun sebelumnya juga tidak pernah terjadi santri kami melakukan hal yang tidak bermanfaat seperti konvoi dan sebagainya,” ujar KH. Moh. Hasan Naufal, kepala madrasah yang akrab disapa Nun Boy ini.

    Selain itu, lanjut Nun Boy, pengumuman kelulusan melalui website ini termasuk inovasi terbaru dari madrasah. Sehingga santri yang berasal dari luar kabupaten maupun luar pulau Jawa yang saat ini menikmati liburan di rumah masing-masing tidak perlu datang ke madrasah. “Jadi pengumuman kelulusan bisa diakses di rumah masing-masing dengan menggunakan perangkat PC, laptop, HP  maupun perangkat lain yang terhubung ke internet,” jelasnya.

    Oleh Karena itu ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh santri maupun wali santri yang hendak melihat hasil pengumumannya melalui website. Sebab, pihak madrasah tidak mengumumkan secara keseluruhan. Artinya, pengumuman kelulusan ini hanya dapat dilihat oleh yang bersangkutan saja dengan menggunakan nomor peserta yang digunakan untuk login saat ujian nasional berbasis komputer (UNBK) beberapa waktu lalu.

    Untuk langkah-langkahnya, santri terlebih dahulu menyiapkan kartu peserta yang digunakan untuk login UNBK, lalu masuk ke website madrasah yang memuat pengumuman kelulusan di www.pengumuman.mtszaha1.sch.id. Setelah itu masukkan username dan password seperti yang tertera di kartu peserta UNBK lalu klik cek data.

    Setelah cek data tersebut diklik, maka akan tampil data pribadi mulai dari nama, tempat tanggal lahir, status kelulusan hingga nilai UN yang diperoleh. Disini harus dipastikan data yang muncul adalah benar dan merupakan data milik sendiri.

    Terkait dengan hasil kelulusan, pihak madrasah telah menggelar rapat bersama para pimpinan dan dewan asatidz-asatidzah dan memutuskan hasil kelulusan dari masing-masing santri pada Selasa (28/5/2019) pagi tadi.

    “Hasilnya sudah rampung. Insya Allah Rabu besok pengumuman kelulusan dapat diakses mulai pukul 10.00 WIB. Jadi Lulus atau tidak lulus, memperoleh nilai baik atau buruk, atau apapun hasilnya itu semua merupakan yang terbaik. Apapun hasilnya harus diterima dengan lapang dada,” pesan kepala madrasah.

    ———————-
    Petunjuk Singkat Melihat Hasil Pengumuman:
    1. Masuk ke halaman website http://www.pengumuman.mtszaha1.sch.id
    2. Setelah masuk ke halaman pengumuman, masukkan Username dan Password sesuai dengan yang tertera pada kartu peserta UNBK.
    3. Lalu Klik CEK DATA untuk melihat hasil kelulusan.
    4. Pastikan data yang muncul adalah data pribadi/milik diri sendiri.
    5. Pastikan selalu bersyukur atas hasil yang sesuai harapan dan tabah jika hasil tidak sesuai keinginan.

    NB. Jika lupa username dan password atau kartu hilang hubungi melalui WA/Telegram 085204567372 dengan menyertakan Nama Lengkap, Tempat Tanggal Lahir, dan Nama Orang Tua.