Kategori: Prestasi

  • MTs. Zaha Berhasil Bawa Pulang 2 Trofi Tingkat Jawa Timur

    MTs. Zaha Berhasil Bawa Pulang 2 Trofi Tingkat Jawa Timur

    Jinani Firdausi As’ad (Kiri) dan Adelia Damayanti dengan Trofi yang diraih.

    Genggong- Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menambah daftar juaranya di awal tahun ini. Prestasi yang sangat membanggakan diukir oleh dua santri putri kelas IX, yaitu Adelia Damayanti dan Jinani Firdausi As’ad. Kedua santri tersebut berturut-turut berhasil menyabet juara Harapan 3 dan juara Harapan 1 Essay Bahasa Arab pada ajang Internasional Education Fair Nuris Got Talent.

    Kegiatan olimpiade se-Jawa Timur ini dilaksanakan kemarin Sabtu (28/1) di pondok pesantren Nurul Islam (Nuris) Sumbersari, Jember. Walaupun cakupan wilayah olimpiade ini se-Jawa Timur, namun kegiatan yang dilangsungkan di pondok asuhan Ro’is Syuriah PCNU Jember KH. Muhyidin Abdusshomad ini diikuti oleh beberapa siswa program pertukaran pelajar. Mereka berasal dari Cina, India, Arab dan Malaysia.

    Tidak mudah bagi MTs Zaha untuk meraih juara tersebut. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuannya pada dua babak yaitu babak penyisihan dan final. Pada babak penyisihan, santri tersebut harus berjuang  melawan ratusan peserta tingkat SMP/MTs Se Jawa Timur. Alhamdulillah kedua santri tersebut bisa masuk final dengan delapan peserta yang lain. Perjuangan yang melelahkan di final membuahkan hasil, mereka menyabet juara harapan 1 dan 3. Prestasi juara yang lain banyak diraih oleh para peserta dari luar kota penyelenggara, diantaranya Sidoarjo, Surabaya dan Malang.

    Menurut ustadz Hazbullah Rohman, kajur Umum yang mendampingi santri mengatakan bahwa  capaian ini dinilai sudah baik, karena ini kali pertama MTs Zaha mengikuti lomba di Nuris, sedangkan para juara yang lain rata-rata sudah langganan juara di sini. “Alhamdulillah bisa membawa pulang 2 piala. Ini kali pertama kami ikut di sini, yang lain sudah langganan. Hal ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk berbenah lagi agar nanti bisa memborong prestasi di sini. Kita lihat tahun depan”. Tegasnya dengan nada mantap.

    Hal senada juga disampaikan oleh Adelia Damayanti, santri kelas IX H peraih juara harapan 1 pada olimpiade ini menyatakan bahwa para peserta banyak berasal dari sekolah yang bonafit. namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya mengharumkan MTs Zaha. “awalnya teman-teman ciut melihat lawannya, namun kami diyakinkan oleh ustadz Hazbullah bahwa kami bisa. MTs Zaha pasti bisa.” Ujarnya. (Tgh/Fin)

    Pemberian Trofi oleh Panitia Nuris Got Talent Kepada Juara dari MTs. Zaha
  • Ikuti Apel Besar Pelajar, MTs. ZAHA dapat Penghargaan dari Kapolres Probolinggo

    Ikuti Apel Besar Pelajar, MTs. ZAHA dapat Penghargaan dari Kapolres Probolinggo

    Santri MTs. Zaha Genggong foto bersama Kapolres Probolinggo usai Apel Besar Pelajar

    Genggong- Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Probolinggo, Satlantas Polres Probolinggo mengadakan Apel Besar Pelajar SMP/MTs. Se Kabupaten Probolinggo pada Rabu pagi (18/1). Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Polres Probolinggo tersebut diikuti sekitar 15 SMP/MTs. Se Kabupaten Probolinggo, tak terkecuali MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong.

    Sebanyak 24 santri perwakilan dari MTs. Zaha Genggong menjadi bagian dalam barisan apel yang dimulai pukul 07.30 WIB itu. Dengan didampingi ustadz Agus dan ustadz Harvi mereka berbaris rapi menjadi satu pasukan.

    Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin tersebut berlangsung khidmat. Dalam amanatnya, beliau berpesan agar para remaja SMP/MTs. menahan diri untuk mengendarai motor. Karena dalam segi usia, Pelajar SMP/MTs. belum memenuhi syarat untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi atau SIM. “Selain itu, sebagai warga negara yang baik, pelajar harus menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban berlalu lintas”. Tuturnya.

    Dalam kegiatan apel tersebut, terasa lebih spesial bagi MTs. Zaha Genggong. Pasalnya, dari semua lembaga SMP/MTs. yang menghadiri apel tersebut, MTs. Zaha Genggong menjadi satu-satunya lembaga yang mendapat piagam penghargaan langsung dari Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin. Piagam penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Kapolres terhadap MTs. Zainul Hasan Genggong yang telah menyediakan sarana transportasi bagi siswa sehingga dapat mencegah pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pelajar di bawah umur. (Gus/Fin)

    Foto Bersama Peserta Apel Besar Pelajar SMP/MTs di Halaman Polres Probolinggo
    Piagam Penghargaan dari Polres Probolinggo untuk MTs. Zaha Genggong
  • MTs. Zainul Hasan Genggong Panen Juara pada Ajang AKSIOMA 2017

    MTs. Zainul Hasan Genggong Panen Juara pada Ajang AKSIOMA 2017

    Himmatul Choiroh Ali (2 dari kiri) dan Layli Mamlu’atul Ulfiyah (pakai jubah) dengan piala yang diraih pada cabang pidato bahasa Arab

    Genggong- Lagi-lagi Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menambah pundi-pundi piala dalam ajang AKSIOMA tahun 2017 tingkat kabupaten Probolinggo. Pada hari kedua (Selasa, 10/1) perwakilan MTs. Zaha berhasil mendominasi pada cabang pidato bahasa Arab, hal ini terbukti dengan diraihnya juara 1 dan 2 oleh peserta dari MTs. Zaha. Yakni Juara 1 diraih oleh Himmatul Choiroh Ali yang baru duduk di bangku kelas VII MTs Zaha, selanjutnya juara 2 diraih oleh Laily Mamlu’atul Ulfiyah santri kelas VIII MTs Zaha.

    Ustadz Edy Kurniawan Farid yang menjadi pendamping cabang pidato bahasa Arab tampak bahagia melihat hasil yang dicapai kedua santri tersebut. “Alhamdulillah berkat barokah dan doa para guru, pidato Bahasa arab terbang ke tingkat Provinsi. Semoga pembinaan di tingkat Kabupaten bisa terus maksimal.” Ungkapnya.

    Selanjutnya pada cabang lomba tenis meja MTs. Zaha kembali menorehkan namanya. Duet antara Devi Mariska dan Imroatis Sa’diyah yang semuanya masih kelas VII ini berhasil menyabet Juara 3 cabang lomba tenis meja ganda putri. Selain itu, kerjasama Ilham Raihan M dan M. Iqbal juga berhasil meraih juara 2 cabang lomba tenis meja ganda putra.

    Tak hanya disitu prestasi yang diraih, cabang lomba bulu tangkis ganda putra yang diwakilkan oleh Mushoniful Khoirot dan M. Rafli juga berhasil meraih juara 2. Tak kalah membanggakan, M. Nur Fitradinata, santri kelas VIII yang ikut bertarung pada cabang lomba bulu tangkis tunggal putra sukses menuliskan namanya di posisi teratas, ia sukses mengalahkan semua peserta hingga resmi menjadi juara 1. Secara otomatis, Adin (sapaan M. Nur Fitradinata) mewakili kabupaten Probolinggo dalam ajang AKSIOMA tingkat Provinsi Jawa Timur.

    Disusul oleh cabang lomba pidato Bahasa Indonesia yang diwakili oleh Kelvina Berlian Noer Riza dari kelas 7 F berhasil menjadi juara 2 setelah bersaing lagi di partai final.

    Sedangkan pada cabang futsal MTs. Zaha juga tidak kalah saing dengan kontingen yang lain, juara 2 berhasil diraih oleh tim fulsal asuhan ustadz Agus Setiawan. Raihan tersebut dicapai setelah pertandingan yang cukup ketat dan menegangkan dengan lawan di lapangan futsal Handayani Paiton. “Persaingan memang sangat ketat dan kita sempat tertinggal 1-3 di babak pertama, lalu babak kedua kita bisa menyamakan kedudukan menjai 3-3. Skor adu penaltipun tetap sama, namun setelah lotre koin posisi kita sebaga penjaga gawang dan lawan penendang bola sehingga keeper kita tak bisa menepis bola. Tapi ya Alahamdulillah kita berhasil juara 2. Semoga 2 tahun lagi kita juara 1.” Tutur ustadz Agus. (Tgh/Fin)

    Tim Futsal foto bersama pembina setelah pemberian hadiah
    Atlet Tenis Meja MTs. Zaha (paling tengah) dengan piala yang diraih.
  • Hari Pertama Aksioma, MTs. Zaha Raih Beberapa Juara

    Hari Pertama Aksioma, MTs. Zaha Raih Beberapa Juara

    Peserta Aksioma Mengikuti Pembukaan di Lapangan PJB Paiton

    Genggong- Perhelatan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah atau AKSIOMA  tahun 2017 tingkat kabupaten Probolinggo resmi dibuka kemarin Senin (9/1). Pembukaan yang digelar di lapangan PJB Paiton dimeriahkan oleh para peserta Aksioma tingkat Kabupaten Probolinggo. Ikut hadir juga beberapa pejabat pemerintah kabupaten Probolinggo, diantaranya Bupati Hj. Puput Tantriana Sari, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo.

    Dalam sambutannya bupati Probolinggo menyampaikan agar kegiatan ini dijadikan sebagai ajang silaturrahim antar pelajar di kabupaten Probolinggo. Dia juga berpesan agar selalu menjunjung tinggi sportifitas dalam bertanding. “Selamat bertanding dengan semangat sportifitas yang tinggi”. Tuturnya yang dilanjutkan membuka aksioma tahun 2017.

    Seperti yang telah ditentukan, Aksioma yang akan digelar hingga 12 Januari mendatang memperebutkan piala dari beberapa cabang lomba baik bidang seni maupun olahraga tingkat MTs dan MA. Diantaranya bidang seni ada Pidati 3 bahasa, MTQ, Tahfidz, Design grafis, Kaligrafi, Cipta dan baca puisi serta singer atau menyanyi. Setelah itu cabang olahraga ada futsal, bulu tangkis, tenis meja, atletik, volley ball, dan catur. Beberapa diantaranya langsung dilombakan seusai acara pembukaan.

    Sementara itu, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong yang juga ikut andil dalam aksioma ini bertarung di hari pertama pada beberapa cabang lomba. Hasilnya, Afindra Yanuarsyah santri kelas 8A berhasil meraih juara 3 MTQ.

    Ustadz Hasan Jazuli, pendamping bidang MTQ menyampaikan permohonan maaf karena hanya bisa memberikan tropi juara ke 3. “Kami target juara pertama, tapi mungkin masih belum berpihak pada MTs. Zaha. Mohon maaf atas kelemahan kami”. Ujarnya.

    Dicabang lomba lain, ada pidato Bahasa Indonesia yang diwakili oleh Kelvina Berlian Noer Riza dari kelas 7 F berhasil menjadi juara 1 tapi tidak sampai disitu. Menurut ustadzah Indah Nihayati, pendamping Kelvina menyampaikan bahwa pemenang tersebut akan diuji kembali esok harinya (hari ini, red). “Mohon doanya semoga tetap bisa mempertahankan Juara 1”. Harapnya.

    Hal serupa juga dialami perwakilan cabang lomba catur. Sebanyak 2 putra dan 1 putri harus menyelesaikan 4 babak lagi yang juga akan dituntaskan hari ini. “anak kita memiliki peluang untuk menang, semoga juara 1 juga bisa didapat pada cabang catur ini”. Ujar ustadz Sholehuddin, Pembina cabang lomba catur. (fin)

    Afindra Yanuarsyah dengan Tropi Juara 3 cabang lomba MTQ
    Kelvina (paling kiri) bersama pemenang juara 2 dan 3
  • Borong Juara Festival Anak Sholeh Indonesia, MTs. Zaha akan Mewakili pada Tingkat Provinsi

    Borong Juara Festival Anak Sholeh Indonesia, MTs. Zaha akan Mewakili pada Tingkat Provinsi

    Pembagian Hadiah kepada Para Pemenang FASI III
    Pembagian Hadiah kepada Para Pemenang FASI III

    Genggong- Jiwa pantang menyerah santri MTs. Zainul Hasan (MTs Zaha) Genggong dalam mengukir prestasi semakin terbukti. Hal ini ditunjukan dengan diborongnya juara Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) III tingkat Kabupaten-Kota Probolinggo kemarin Ahad (20/11). Kegiatan sendiri berlangsung di Pondok Pesantren Mambaul Ulum desa Pondok Wuluh, Leces, Kabupaten Probolinggo.

    Sebagaimana petunjuk teknis (juknis) pada FASI III  tingkat kabupaten-Kota, festival ini diikuti oleh peserta dengan usia 7, 12 dan 15 tahun sebagai perwakilan dari SD/MI dan SMP/MTs se kabupaten-Kota Probolinggo. Pada kesempatan ini perwakilan dari MTs. Zaha Genggong berhasil membawa pulang 4 tropi juara, yaitu Juara 1 tilawah putri usia 15 tahun yang diraih oleh Fina Tamamatun Ni’mah santri kelas IX F dan Kelvina Berlian Noer Riza kelas VII F sebagai Juara 1 pidato Bahasa Indonesia putri usia 15 tahun. Selanjutnya juara harapan III tahfidz putra usia 15 tahun diraih oleh M. Luqman Masyhud kelas VIII A serta juara III tahfidz putri usia 15 tahun diraih oleh Siti Nur Afifah santri kelas VII H.

    Pengumuman pemenang dan pembagian hadiah dilakukan pada hari itu juga, tepatnya dimulai pada jam 19.00 WIB. Diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua panitia Ustadz Adnan. Dalam sambutannya dia menyampaikan bahwa FASI III ini dilaksanakan dengan sangat objektif dan tidak ada rekayasa sehingga para juara yang terpilih memang benar-benar juara yang sesungguhnya. “Festival ini menghadirkan juri tingkat Jawa Timur yang sudah bersertifikat”. Tegasnya.

    Dia juga menyampaiakan bahwa peserta yang meraih juara I akan mewakili kabupaten-kota Probolinggo pada FASI tingkat Jawa Timur. “Khusus juara I nanti akan mewakili tingkat Jatim tahun depan”. Ujarnya sebelum menutup sambutannya.

    Disamping keberhasilan ini, Ustad Edy Kurniawan Farid selaku Kajur Agama menyampaikan bahwa, capaian ini berkat doa dan barokah para guru-guru di Genggong. “Alhamdulillah, terima kasih kami ucapkan kepada Kepala Madrasah, segenap pimpinan, asatidz, khususnya para pembina cabang lomba yang telah berusaha sekuat tenaga lahir batin sehingga hasil ini dapat kita raih. Akhirnya rasa capai kami terobati setelah sejak jam 8.00 tadi pagi hadir di sini. Seribu jempol untuk MTs Zaha”. Ucapnya saat ditemui usai pemberian hadiah.

    Dia juga berharap agar tidak berpuas diri untuk mengukir prestasi. Masih banyak kegiatan-kegiatan yang harus diikuti dan tentunya harus pulang dengan juara. “Semoga juara semakin banyak kita raih pada Aksioma yang akan dilaksanakan tanggal 9-10 Januari tahun depan”. Ujarnya. (Tgh/Fin)

  • MTs. Zaha Raih Juara Kedua Mading 3D Se Pesantren Genggong

    MTs. Zaha Raih Juara Kedua Mading 3D Se Pesantren Genggong

    Mading Hasil Karya Santri MTs. Zaha ketika Prosesi Penilaian oleh Dewan Juri
    Mading Hasil Karya Santri MTs. Zaha ketika Prosesi Penilaian oleh Dewan Juri

    Genggong– Usaha santri MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong dalam mengikuti lomba mading 3D tak sia-sia. Santri yang tergabung dalam pengurus OSIS putri MTs. Zaha ini berhasil meraih juara kedua dalam lomba yang diadakan oleh Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Genggong kemarin Jum’at (21/10).

    Sebanyak 14 Peserta  dari semua lembaga pendidikan dibawah Yayasan Hafshawaty dan PZH Genggong,  MTs. Zaha berhasil menempati juara kedua setelah SMA Unggulan ditetapkan sebagai juara pertama dan SMA Reguler menempati posisi juara ketiga. Hasil membanggakan ini merupakan hasil dari usaha dan persiapan para santri. “OSIS sudah mempersiapkan diri sejak seminggu sebelum lomba. Mereka dibimbing langsung oleh ustadz Nanang, Pembina student day bidang kerajinan tangan”. Ujar Ustadz Agus, Pembina OSIS yang juga mendampingi OSIS dalam lomba tersebut.

    Pada lomba yang digelar menyambut Hari Santri Nasional (HSN) ini, MTs. Zaha menjadi satu-satunya lembaga yang mendelegasikan 2 peserta. Ya, masing-masing lembaga lain hanya mengirimkan 1 perwakilan saja. “Alhamdulillah satu diantara perwakilan kami menjadi juara, tapi tidak tahu grup mana yang juara karena panitia tidak memberitahu”. Ujar ustadz Agus.

    Pembacaan hasil pemenang dan pembagian hadiah dilaksanakan kemarin Sabtu (22/10) seusai apel memperingati HSN di lapangan P5 PZH Genggong. Tropi diberikan oleh pembina apel, KH. Moh. Hasan Naufal, sedangkan sertifikat diberikan oleh KH. Moh. Hasan Maulana. Hadiah sendiri diterima oleh masing-masing waka kesiswaan dari masing-masing lembaga yang juara. Untuk MTs. Zaha sendiri, diterima oleh ustadz Abd. Wafi Haris. (Tgh/Fin)

    Hadiah Diterima oleh Wakamad Kesiswaan, Ustadz Abd. Wafi Haris.
    Hadiah Diterima oleh Wakamad Kesiswaan, Ustadz Abd. Wafi Haris.
  • Raih Juara II Langkah Tegap Maju

    Raih Juara II Langkah Tegap Maju

    BANGGA: Santri yang Berhasil Meraih Juara Foto Bersama dengan Piala yang Diraih.
    BANGGA: Santri yang Berhasil Meraih Juara Foto Bersama dengan Piala yang Diraih.

    Genggong- Santri MTs. Zainul Hasan kembali menambah satu tropi di lemari prestasi madrasah. Tropi juara kali ini dipersembahkan oleh para santri dalam lomba gerak jalan yang diadakan oleh panitia hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke-71. Santri yang tergabung dalam satu peleton ini berhasil meraih juara II kategeri pelajar putra tingkat SMP/MTs.

    Lomba yang dilaksanakan pada hari Sabtu (27/8) ini diikuti oleh berbagai lembaga di wilayah kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo, termasuk MTs. Zaha Genggong yang saat itu mendelegasikan 2 peleton. “Alhamdulillah, kita juara meskipun hanya juara II” ujar ustadz Agus Setiawan selaku penanggung jawab lomba gerak jalan di MTs. Zaha.

    Start dari lapangan Selogudig kecamatan Pajarakan para peserta dari MTs. Zaha dengan urutan nomor 98 dan 114 ini berjalan dengan formasi barisan yang ditentukan panitia hingga finish di area PG Pajarakan. Keringat deras bercucuran karena menempuh jarak 7 kilometer tak mematahkan semangat untuk menunjukkan yang terbaik, hal ini terlihat dari gerakan langkah tegap yang berirama rapi.

    Semangat santri makin tampak terlihat ketika melewati area Pesantren Zainul Hasan Genggong, ya disana banyak para santri yang ikut mendukung para peserta. Diantara sekian banyak penonton dipinggir jalan,  ternyata kepala madrasah KH. Moh. Hasan Nafal juga rela dibawah terik matahari untuk memberikan dukungan khusus kepada peserta. Seketika itu juga formasi barisan khusus dipersembahkan khusus pula oleh peserta kepada kepala madrasah.

    Prestasi membanggakan ini tak luput dari usaha madrasah dalam mempersiapkan santri mengikuti kegiatan ini. Dari seleksi ketat yang dilakukan,  pihak madrasah juga mendatangkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari koramil Pajarakan. “Sebanyak 6 kali kita latihan bersama TNI”. Ujar Agus

    Kepala madrasah mengapresiasi prestasi santri, karena beberapa tahun ini MTs. Zaha vakum dalam mengikuti lomba gerak jalan di kecamatan Pajarakan, lebih-lebih menjadi juara yang memang sudah sangat lama belum berpihak pada MTs. Zaha. Dengan juara yang diraih pada tahun ini, beliau menginginkan yang lebih baik ditahun mendatang. “Tahun depan Kkita harus jurara pertama”. Tutur beliau ketika ditemui di ruangannya. (Tgh/Fin)

  • Bawa Pulang 2 Juara pada Ajang KSM Tingkat Kabupaten

    Bawa Pulang 2 Juara pada Ajang KSM Tingkat Kabupaten

    Foto para juara bersama guru pendamping sesaat setelah pemberian hadiah di MTs.N Pajarakan
    Foto para juara bersama guru pendamping sesaat setelah pemberian hadiah di MTs.N Pajarakan

    Genggong-  Semangat santri dalam mengukir prestasi semakin terbukti. Hal ini ditunjukan dengan diraihnya kembali Juara Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan Kemarin Sabtu (27/3) di MTs. Negeri Pajarakan Kabupaten Probolinggo.

    KSM tingkat kabupaten ini diikuti oleh peserta perwakilan dari 4 KKM se kabupaten Probolinggo yang menjadi juara pada tingkat sebelumnya. diantaranya KKM. MTs. Nurul Jadid, KKM. MTs.N Karanganyar, KKM MTs.N Pajarakan, dan KKM MTs. Zainul Hasan Genggong. Sedangkan mata pelajaran yang dilombakan tetap sama seperti pada tingkat sebelumnya, yakni Matematik, Biologi, Fisika, Bahasa Inggris, PAI, dan IPS.

    Pada kesempatan ini perwakilan dari Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan 1 (MTs. Zaha 1) Genggong berhasil membawa pulang 2 juara, yaitu Juara 2 mata pelajaran biologi diraih oleh Intan Balqis Humairoh dan Husnawati sebagai Juara 1 mata pelajaran PAI.

    Namun menurut Ustad Hazbullah Rohman, capaian ini dinilai masih kurang maksimal, karena dari 6 peserta yang mewakili hanya ada 2 santri saja yang keluar jadi juara. “Kami akui masih gagal untuk kembali menyapu bersih seluruh juara. Ini termasuk keteledoran kami. Tapi hal ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk berbenah lagi agar nanti bisa lebih banyak yang menjadi juara”. Ujarnya.

    Hal senada juga disampaikan oleh Jinani Firdausi As’ad, santri kelas VIII G yang mewakili mata pelajaran Matematika pada KSM ini menyatakan bahwa saat itu konsentrasinya sangat kurang. Santri yang langganan juara ini juga mengaku bahwa konsentrasinya sedang terpecah oleh Ujian Tengah Semester (UTS), ya memang waktu itu berbarengan dengan UTS. “Saya mohon maaf jika kali ini gagal, Insya Allah jika ada lomba lagi saya akan berusaha lebih maksimal dan menjadi juara lagi” Ujarnya.

    Sesuai dengan peraturan yang baru, bahwa mata pelajaran MIPA (Matematika, Biologi, dan Fisika) akan diadu lagi pada bulan Juni mendatang untuk penentuan juara yang akan mewakili di tingkat provinsi, sedangkan yang mata pelajaran Bahasa Inggris, PAI, dan IPS hanya cukup di tingkat kabupaten saja. (Fin)