Kategori: Prestasi

  • Terima Trofi KSM dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo

    Terima Trofi KSM dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo

    Adinda Febriani Saputri Saat Menerima Trofi KSM dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo

    Genggong- Pemenang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat kabupaten Probolinggo tahun 2017 menerima hadiah pada hari Rabu kemarin (17/5). Hadiah yang berupa trofi dan piagam itu diberikan langsung oleh kepala kantor kementerian agama kabupaten Probolinggo, H. Santoso di halaman kantor kemenag setempat.

    Bersamaan dengan apel yang dilakukan oleh kemenag kabupaten Probolinggo, para pemenang KSM dari tingkat MI hingga tingkat MA itu diundang untuk menerima hadiah, mereka berbaris rapi dihadapan para pejabat kemenag kabupaten Probolinggo yang mengikuti apel tersebut. Tiga santri Madrasah Tsanawiyah  Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan menjadi bagian dari apel tersebut. Yakni Adinda Febriani Saputri yang meraih Juara I mata pelajaran Matematika dan PAI, Tutik Alawiyah peraih Juara I mata pelajaran bahasa Arab dan PAI, serta peraih juara II mapel IPS dan PAI, Ika Akbarwati Oktavia. Mereka semua peraih juara KSM tingkat kabupaten Probolinggo yang digelar pada 22 April lalu.

    Drs. H. Taufik, kepala seksi pendidikan madrasah yang saat itu bertugas sebagai pembina apel menyampaikan beberapa prestasi yang telah diraih oleh kemenag kabupaten Probolinggo. Ia juga memberikan apresiasi dan menaruh harapan besar kepada pemenang yang akan mengikuti KSM tingkat provinsi Jawa Timur. “Selamat kepada para pemenang, semoga yang mewakili di tingkat provinsi nantinya bisa membawa harum nama kabupaten Probolinggo”, ujarnya.

    Diakhir apel para pemenang dipanggil untuk maju di barisan paling depan. Protokoler memanggil satu persatu para juara dari tingkat MI, MTs, dan MA. Trofi diberikan langsung oleh kepala kantor kemenag yang didampingi oleh Kasi Pendma, Kasi Pontren, Kasi Haji dan Umroh serta kepala seksi yang hadir.

    Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan panitia, KSM tingkat provinsi Jawa Timur akan dilaksanakan di Surabaya pada hari Rabu 24 Mei mendatang. Ust. Hazbullah Rohman, kajur umum MTs. Zaha berharap para peserta dari MTs. Zaha bisa menjadi yang terbaik. “Kami sudah berusaha maksimal dengan memberikan bimbingan khusus kepada anak didik kami yang akan berangkat ke tingkat provinsi, mohon doanya semoga nantinya pulang dengan membawa juara”, harapnya (fin)

    Foto bersama Para Juara KSM dari MTs. Zaha Genggong bersama Kepala Kantor Kemenag Kab. Probolinggo
  • Raih Juara 1 KSM Tingkat Kabupaten, 2 Santri MTs. Zaha Berhak Mengikuti KSM Tingkat Provinsi

    Raih Juara 1 KSM Tingkat Kabupaten, 2 Santri MTs. Zaha Berhak Mengikuti KSM Tingkat Provinsi

    Para Peserta saat Mengikuti KSM Tingkat Kabupaten di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo (22/4)

    Genggong- Semangat juang santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo dalam mengukir prestasi kembali membuahkan hasil. Hal ini ditunjukan dengan diraihnya Juara Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten Probolinggo kemarin Sabtu (22/4). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

    Pada kesempatan ini santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong berhasil membawa pulang 3 juara, yaitu Juara 1 mata pelajaran Matematika diraih oleh Adinda Febriani Saputri dan Juara 1 mata pelajaran bahasa Arab yang diraih oleh Tutik Alawiyah. Disusul juara 2 mata pelajaran IPS diraih oleh Ika Akbarwati Oktavia yang hanya selisih 1 poin dengan peraih juara 1. Nilai sempurna kembali diraih oleh Tutik Alawiyah, ia kembali berhasil menjawab dengan benar semua soal mata pelajaran bahasa Arab.

    Namun dibalik kesuksesan itu juga ada sebuah kegagalan yang dialami. Khususnya mata pelajaran Biologi dan Fisika yang diwakili oleh Alya Agitha Ramadhani dan Ayu Sulistiyowati gagal meraih juara. Mereka hanya bisa memposisikan pada urutan ke 4 dan 5.

    Meski demikian, menurut Ustad Hazbullah Rohman, Ketua jurusa umum MTs. Zaha menilai bahwa capaian ini sudah bagus dan patut disyukuri meski dinilai masih kurang maksimal. Sebab menurutnya dari 5 peserta yang mewakili hanya ada 2 santri saja yang akan mewakiliki pada tingkat provinsi Jawa Timur. “Pertama kita mengucap syukur Alhamdulillah atas prestasi ini. Yang kami sayangkan adalah mapel IPS, selisih nilai dengan juara 1 hanya 1 poin saja. Tapi hal ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk berbenah lagi agar nanti bisa lebih banyak yang menjadi juara”. Ujarnya.

    Sebagaimana diketahui bahwa KSM tingkat kabupaten ini diikuti oleh peserta se kabupaten Probolinggo yang menjadi juara pada tingkat Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Yakni peraih juara 1 dan 2 tingkat KKM. MTs. Nurul Jadid, KKM. MTs.N Paiton, KKM MTs.N Pajarakan, dan KKM MTs. Zainul Hasan Genggong. Sedangkan mata pelajaran yang dilombakan tetap sama seperti pada tingkat sebelumnya, yakni Matematika, Biologi, Fisika, Bahasa Arab, dan IPS. Namun ada penambahan soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada setiap mapelnya. Sehingga total jumlah soal sebanyak 75 butir soal, dengan rincian 50 butir soal sesuai mata pelajaran yang dilombakan dan 25 butir soal PAI.

    Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh kepala seksi pendidikan madrasah, Drs. H. Taufik, M.Pd.I. bahwa KSM kali ini tidak sama dengan KSM pada tahun sebelumnya. “Ada beberapa perbedaan, yang pertama, soal KSM tidak murni mapel yang biasa kita pelajari di madrasah, namun ada tambahan soal mapel Pendidikan Agama Islam. Hal ini mengharuskan para peserta untuk menguasai kedua materi tersebut. Inilah kelebihan madrasah. Yang kedua, soal ini 100% dibuat oleh Panitia yang berasal dari pendidikan madrasah, tidak dibuat oleh KKM Kabupaten. Jadi KSM ini menjadi fair play competition. Masing-masing juara pada setiap cabang KSM akan mewakili Kabupaten Probolinggo di KSM tingkat Provinsi Jawa Timur”, jelasnya.

    Sedangkan untuk pemberian hadiah, panitia pelaksana KSM tingkat kabupaten ini memberikan info bahwa pemberian hadiah berupa trofi dan sertifikat akan dilaksanakan pada apel bersama di kantor kementerian agama kabupaten Probolinggo pada tanggal 17 Mei mendatang. (Tgh/Fin)

  • Seleksi KSM Tingkat KKM, MTs. Zaha Raih Semua Juara

    Seleksi KSM Tingkat KKM, MTs. Zaha Raih Semua Juara

    Dari kiri: Alya Aghita, Ayu Sulistyowati, Tutik Alawiyah, Adinda Febriani, dan Ika Akbarwati Oktavia. peraih juara I KSM tingkat KKM

    Genggong- Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs. Zainul Hasan Genggong melakukan seleksi peserta Kompetisi Sains Madrasah atau KSM tingkat KKM kemarin Ahad (19/3). Dalam kegiatan itu, peserta dari Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong berhasil meraih juara. Tak tanggung, dari lima mata pelajaran (mapel) yang dilombakan, santri MTs. Zaha mampu meraih juara I.

    Kelima santri tersebut yakni Adinda Febriani Saputri yang menjuarai mapel Matematika, Ayu Sulistyowati mapel Fisika, dan Alya Agitha Ramadhani sebagai juara mapel Biologi. Disusul oleh Ika Akbarwati Oktavia sebagai juara mapel IPS dan Tutik Alawiyah juara mapel Bahasa Arab. Mereka semua mampu menyisihkan peserta dari madrasah-madrasah penggabung yang mengikuti KSM ini.

    Bahkan, nilai teristimewa diraih oleh Tutik Alawiyah, santri kelas VIII yang beberapa waktu lalu sempat mengalahkan Mahasiswa dalam ajang cerdas-cermat amtsilati ini mampu menjawab dengan benar semua soal KSM mata pelajaran Bahasa Arab. “tidak tahu saya ustadz kalau bisa benar semua, padahal saya jawab seadanya”, ujar Tutik setelah penerimaan trofi dengan gaya humorisnya.

    Dari  capaian tersebut, sesuai dengan surat keputusan ketua KKM dan aturan yang berlaku, maka para pemenang tersebut berhak mewakili KKM MTs. Zaha pada ajang KSM tingkat kabupaten. Selain itu, peraih juara II juga ikut mewakili KKM pada tingkat kabupaten yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu ke-4 bulan ini.

    Ketua KKM MTs. Zaha KH. Moh. Hasan Naufal menyampaikan bahwa KSM ini tujuan utamanya disamping mencari peserta yang akan mewakili KKM juga bertujuan untuk menjalin silaturrahim antar pelajar di lingkup keluarga besar KKM MTs. Zaha. Beliau juga memberi apresiasi kepada semua peserta yang telah mengikuti KSM ini. “Kalian yang belum menjadi juara jangan berkecil hati, mengikuti seleksi ini sudah menunjukkan bahwa kalian memiliki jiwa kompetitif yang siap bertarung menghadapi masa depan. Dan kalian yang menjadi juara jangan berbangga dulu, karena setelah ini kalian akan bertarung di tingkat kabupaten. Untuk itu harus berusaha dan belajar lebih serius lagi”, ucapnya yang dilanjutkan menutup acara dengan doa. (fin)

     

  • Regu Scorpion  Peroleh  Delapan Trofi pada Ajang LKKPP

    Regu Scorpion Peroleh Delapan Trofi pada Ajang LKKPP

    Tim Pramuka MTs. Zaha dengan trofi juara yang diraih pada LKKPP 2017

    Genggong-  Tak ingin kalah dengan peserta lomba seni, olahraga, dan akademik dari MTs. Zaha yang telah berhasil membawa 9 trofi, rupanya kerja keras tim pramuka MTs. Zainul Hasan Genggong selama dua hari mengikuti LKKPP (lomba kreasi dan kompetisi pramuka penggalang) yang diadakan oleh MAN Karanganyar Paiton ini membuahkan hasil. Kemarin (05/3), tim pramuka MTs. Zaha dengan nama regu Scorpion berhasil membawa pulang delapan trofi dari sepuluh cabang lomba yang dilombakan selama dua hari.

    Kegiatan yang diikuti oleh pramuka penggalang se kabupaten Probolinggo tersebut dimulai dengan upacara pembukaan terlebih dulu. Sejatinya, regu Scorpion mengawali kegiatan ini dengan pesimis karena pada lomba pertama, Scout Cheff, tim yang dipimpin oleh Nur Fajar kurniawan gagal menyumbangkan tropi. Barulah pada lomba kedua yakni smaphore, Regu Scorpion berhasil menyumbangkan tropi. Tim yang diketuai oleh M. Nasiruddin tersebut berhasil merebut juara 2.

    Kesuksesan regu Scorpion terus berlanjut pada lomba-lomba berikutnya. Dua dari tiga lomba yang dilaksanakan secara bersamaan berhasil direbut tim scorpion. M. Ilham dkk berhasil menyumbangkan tropi juara 2 untuk Pionerring. Sedangkan Faisal Fadil berhasil menjadi juara dua pada lomba poster.

    Tidak sampai di situ, regu scorpion lagi-lagi berhasil menorehkan nama di papan juara. Dua lomba yang digelar sekaligus berhasil diraih. Kali ini giliran M. Nasiruddin menjadi yang teratas dalam lomba Golden Scout (cerdas-cermat) dan Musoniful Khoirot dkk berhasil merebut juara 2 lomba Hasta Karya.

    Berlanjut pada lomba sore dan malam hari, regu scorpion yang diketuai oleh Sofwanut Turki ini lagi-lagi berhasil mempersembahkan tropi. Dua lomba yang perlu kekompakan dan kerjasama tim berhasil mereka raih, yaitu lomba PBB Isyarat dan tari Islami. Tim Scorpion berhasil menjadi juara ketiga pada kedua lomba tersebut.

    Pada hari  kedua atau hari terakhir, hanya ada satu lomba yang dilombakan sekaligus sebagai lomba pamungkas pada kegiatan LKKPP tersebut, yakni atraksi yel-yel. Dan lagi-lagi, regu scorpion berhasil menjadi juara ketiga, sekaligus menjadi tropi terakhir yang didapat.

    Sayangnya, raihan delapan tropi tersebut belum bisa menjadikan Tim Pramuka MTs. Zaha juara umum karena kalah dalam perhitungan poin. Kendati demikian, pencapaian tim pramuka yang dibina oleh Kakak Mutawally Assyarowwi ini patut diapresiasi. Pasalnya, perolehan tropi tahun ini meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.

    Kak Roy (sapaannya) menyampaikan kepada para peserta untuk tidak pernah putus asa dan tetap semangat. “Alhamdulillah, kita sudah berusaha maksimal dan hasilnya pun juga meningkat dibandingkan tahun kemarin. PR kita, tahun depan harus bisa merebut juara umum”, Tuturnya setelah penyerahan tropi selesai. (Gus/Fin)

    Ilham Hamdani saat menerima trofi juara 3 atraksi yel-yel
    Faisal Fadil ketika menerima trofi juara 2 lomba poster
    Mushoniful Khoirot ketika menerima trofi juara 3 Tari Islami
    Shofwanut Turki ketika menerima trofi juara 3 PBB Isyarat
    Ilham Romadhona Maksum saat menerima trofi juara 2 Pioonering
    Nur Fajar Kurniawan menerima trofi juara 2 Hasta Karya
    Noval Jayyad Hasan saat menerima trofi juara 2 Smaphore
    M. Nashiruddin saat menerima trofi Juara 1 Golden Scout
  • Sembilan Trofi GPS Berhasil Diraih oleh Santri MTs. Zaha

    Sembilan Trofi GPS Berhasil Diraih oleh Santri MTs. Zaha

    Para Jawara foto bersama dengan trofi yang diraih.

    Genggong- Lagi-lagi Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menorehkan namanya dalam ajang Gebyar Prestasi Siswa (GPS) tahun 2017. Para santri yang mengikuti kegiatan itu sukses mengulang prestasi tahunan tingkat kabupaten Probolinggo yang dilaksanakan oleh MAN Karanganyar Paiton ini. Terbukti, saat GPS ini dilaksanakan sejak 27 Maret lalu, MTs. Zaha berhasil mengumpulkan 8 trofi juara, baik dalam bidang seni, olahraga maupun akademik.

    Dalam bidang olahraga, MTs. Zaha mendominasi juara pada cabang tenis meja. Hal ini terbukti dengan diraihnya juara 1 putra dan juara 2 putri oleh peserta dari MTs. Zaha. Yakni Juara 1 putra diraih oleh Alfian Fawaid santri kelas IX, selanjutnya juara 2 putri diraih oleh Laily Devi Mariska santri kelas VII.

    Selanjutnya pada cabang pidato bahasa Arab dan pidato bahasa Madura MTs. Zaha juga sukses menorehkan namanya pada papan juara. Himmatul Choiroh Ali yang masih kelas VII ini berhasil menyabet Juara 3 cabang lomba pidato bahasa Arab, disusul Robith Ilman santri kelas IX meraih juara 3 pada cabang lomba pidato bahasa Madura.

    Tak berhenti disitu, cabang seni lain santri MTs Zaha menambah juara pada cabang lomba tartil putra. Peserta dengan nama M. Bagus Fajariyanto, santri kelas IX ini berhasil meraih juara 2. diikuti oleh teman seangkatannya M. Saifurrijal yang juga berhasil menyabet juara 3 pada cabang lomba baca kitab. Selain itu, cabang lomba qosidah Islami yang diwakilkan oleh tim qosidah MTs. Zaha putri juga berhasil meraih juara 3.

    Terakhir, prestasi yang juga tak kalah membanggakan datang dari bidang akademik, Aisyah Raihan Fadilah, santri kelas IX yang ikut bertarung pada olimpiade Bahasa Indonesia sukses menuliskan namanya di posisi teratas, ia sukses mengalahkan semua peserta hingga resmi menjadi juara 1. Disusul oleh cabang mapel IPS yang diwakili oleh Ika Akbarwati Oktavia dari kelas VIII berhasil menjadi juara 2.

    Para juara tersebut menerima trofi sesaat setelah closing ceremony kegiatan GPS yang dilaksanakan di MAN Karanganyar Pation tadi pagi (5/3).

    Rasa banggapun tampak dari wajah Ustadz Hazbullah Rohman, Kajur Umum yang ikut mendampingi santri selama mengikuti GPS di MAN Paiton tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kegigihan dari para peserta. Ia menilai para peserta sangat semangat mengikuti lomba ini. “Syukur kepada Allah, MTs. Zaha memang teristimewa. kali ini kita panen juara lagi di GPS. Inilah hadiah kecil yang dapat kami persembahkan untuk kepala Madrasah yang saat ini sedang menunaikan ibadah Umroh. Beliau yang selalu memotivasi kami untuk menjadi yang terbaik dan tentunya menjadi yang teristimewa”, ujar ustadz pengampu mapel Matematika ini. (Tgh/Fin)

     

    Aisyah Raihan Fadilah saat menerima trofi Juara 1 Olimpiade Bahasa Indonesia
    Alfian Fawaid saat menerima trofi Juara 1 Tenis Meja Putra
    Devi Mariska saat menerima Juara 2 Tenis Meja Putri
    Himmatul Choiroh Ali dengan trofi Juara 3 Pidato Bahasa Arab
    Ika Akbarwati Oktavia, Juara 2 olimpiade IPS
    M. Bagus Fajariyanto, Juara 2 Tartil Putra
    M. Saifurrijal Juara 3 Baca Kitab
    Robith Ilman Juara 3 Pidato Bahasa Madura
    Ketua Regu Qosidah saat menerima trofi juara 3 Qosidah Islami

     

  • Raih Juara 1 Insya’ Se Jawa Timur dalam Ajang ALCO Festival

    Raih Juara 1 Insya’ Se Jawa Timur dalam Ajang ALCO Festival

    Moh. Khoirul Rijal saat menerima hadiah Juara 1 Insya’.

    (Genggong) Santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo tak henti-hentinya berusaha untuk mengukir prestasi. Terbaru, MTs. Zaha berhasil membawa pulang piala juara 1 Insya’ dan juara harapan 1 seni albanjari pada kegiatan Albanjari and Composing Festival (ALCO) tahun 2017 tingkat jawa timur Sabtu kemarin (25/2).

    Lomba ini merupakan lomba tahunan yang diadakan oleh MA Model Hafshawaty Zainul Hasan. Ratusan peserta dari beberapa daerah di Jawa Timur datang untuk mengasah kemampuannya dan berusaha menjadi yang terbaik dalam bidang mengarang bahasa Arab dan Inggris serta seni hadrah albanjari. Mengangkat tema meningkatkan eksistensi bahasa Arab, bahasa Inggris , dan seni Islami, kegiatan ini dibuka langsung oleh kepala MA Model, Ning Hj. Hasanatud Daroini.

    Kesempatan inipun tak dilewatkan oleh santri MTs. Zaha Genggong untuk ikut serta mengasah kemampuannya. Berbekal persiapan yang cukup matang, Moh. Khoirul Rijal, santri kelas IX B MTs. Zaha berhasil menjadi pemenang dalam cabang lomba inysa’. Diapun berhak membawa pulang trofi dan uang pembinaan yang disediakan panitia. Kemenanganpun dilengkapi oleh tim hadrah Munsyiduna MTs. Zaha yang bisa membawa pulang juara harapan 1.

    Ustadz Edi Kurniawan Farid, Ketua Jurusan Umum yang saat itu mendampingi peserta menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini. Beliau menilai santri MTs. Zaha sudah mampu merangkai tulisan dengan baik dan sesuai kriteria yang ditentukan, yakni kaedah bahasa, isi atau sistematika, dan kerapian tulisan. “Peserta kita mampu menunjukkan dan memberikan yang terbaik. Kita akan kembangkan lagi untuk peserta yang berhasil ini. Namun kita juga akan perbaiki peserta yang masih belum bisa menjadi juara, sehingga diharapkan tahun depan bisa juara”, ucap ustadz Farid.

    Hal itu juga disampaikan oleh ustadz Sandi, pembina cabang lomba hadrah. Capaian ini dinilai sudah cukup untuk tim hadrah munsyiduna karena ini merupakan lomba pertama yang diikuti oleh tim hadrah MTs. Zaha. “Belum genap setahun tim hadrah munsyiduna ini terbentuk, jadi wajar lah dengan juara yang didapat. Tapi semuanya akan kami evaluasi dan latih kembali sehingga bisa tampil lebih baik pada event lomba berikutnya”, ujarnya. (Fin)

    Tim Hadrah Munsyiduna foto bersama piala yang diraih pada ajang ALCO Festival
  • Santri MTs. Zaha Juara Setelah Kalahkan Mahasiswa

    Santri MTs. Zaha Juara Setelah Kalahkan Mahasiswa

    Dari kiri: Adelia Damayanti, Tutik Alawiyah, dan Halimatus Sakdiah dengan piala yang yang diraih.

    Genggong- Ungkapan semut menang melawan gajah mungkin bisa digunakan untuk menggambarkan perjuangan tim Amtsilati Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo ketika mengikuti  lomba cerdas cermat Amtsilati kemarin (19/2). Sebab, tim Amtsilati MTs. Zaha yang beranggotakan Halimatus Sakdiyah dan Tutik Alawiyah santri kelas VIII serta Adelia Damayanti santri kelas IX MTs. Zaha ini berhasil menyisihkan 29 tim lainnya yang mayoritas tingkat pendidikannya lebih tinggi, yakni tingkat Madrasah Aliyah hingga Perguruan Tinggi.

    Kegiatan lomba yang dikemas dalam GEMA  (Gebyar Muhibbul Arobiyah) se-Tapal Kuda (Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, Jember dan Banyuwangi, red) ini dilaksanakan di Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) Kraksaan. Khusus lomba cerdas cermat panitia  tidak memilah kategori atau tingkat pendidikan. “Pesertanya umum, jadi semuanya sama dan tidak dibedakan menurut tingkat pendidikan, yang penting batas maksimal usia 19 tahun”, ujar Kholilullah, wakil ketua panitia Gema.

    Rupanya kebijakan panitia tersebut tak membuat keder tim dari MTs. Zaha. Terbukti pada babak penyisihan tim MTs. Zaha memimpin dengan skor tertinggi. Sebanyak 8 tim lolos babak penyisihan dan berlanjut babak final.

    Keseruan semakin tampak pada babak final. Gemuruh supporter dan semangat peserta melebur jadi satu. Dibabak final ini pula tim MTs. Zaha kembali harus berjuang melawan tim yang beranggotakan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dari pondok Nurul Jadid Paiton, bahkan terdapat  salah satu peserta yang berstatus pengajar amtsilati.

    Hasilnya, tim MTs. Zaha berhasil menjadi pemenang dengan total nilai 1900. Disusul oleh tim PBA NJ dengan total nilai 1200 dan MAK NJ dengan nilai 1100 serta berada diurutan terakhir PP Assulthon dengan perolehan  nilai 600.

    Rasa bahagiapun terpancar dari ketiga santri MTs. Zaha tersebut. Salah satunya Adelia Damayanti. Dirinya tak hentinya bersyukur dan mengaku sangat senang telah memenangkan lomba ini. “Alhamdulillah tuntas sudah perjuangan berat kami. Terima kasih kepada Abuya (KH. Moh Hasan Naufal, red) dan para asatidz di MTs. Zaha atas doanya. Kemenangan ini tak luput dari doa para asatidz sekalian,” tutur Adelia, ketua tim Amtsilati.

    Rasa bangga juga diungkapkan oleh ustadz Abdul Wafi Haris, wakamad Kesiswaan. Beliau menilai bahwa capaian ini sudah sangat baik, sebab ini merupakan bukti keberhasilan MTs. Zaha dalam menerapkan metode Amtsilati. “Kita patut bangga atas prestasi ini, santri kita sudah membuktikan bahwa Amtsilati di MTs. Zaha betul-betul maksimal, semoga kita bisa mengembangkan lebih baik lagi, ” pungkas Ustadz Wafi. (Tgh/Fin)

    Adelia Damayanti (paling kiri) saat menerima hadiah juara 1 diacara GEMA
  • Tim Robotika MTs. Zaha Juara 1 tingkat Jawa Timur

    Tim Robotika MTs. Zaha Juara 1 tingkat Jawa Timur

    Ahmad Burhan Maliki (paling kanan) saat menerima hadiah yang diberikan oleh Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (Pens), Dr. Zainal Arif, S.T, M.T

    Genggong-Jerih payah sebuah perjuangan akhirnya terbayar. Mungkin inilah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan keberhasilan tim robotika MTs Zaha. Meski sempat gagal di ajang perlombaan tingkat nasional beberapa bulan lalu, namun kemarin (11/2) tim robotika MTs Zaha yang tergabung dalam tim OROMZA (Otomasi dan Robotika MTs Zaha) berhasil membuktikan kemampuannya di ajang Olimpiade ke 14 cabang robotika tingkat Jawa Timur.

    Olimpiade yang dilaksanakan di SMA Unggulan Hafshawaty Probolinggo ini menjadi tempat melampiaskan hasrat juara bagi dua tim robotika MTs Zaha, yakni OROMZA 1 dan OROMZA 2. Tak tanggung-tanggung, dua kategori juara langsung disabet mereka. Dua prestasi tersebut diantaranya juara 1 best finish dan juara 1 best design. Lebih membanggakan lagi, kategori best design ini hanya diraih satu-satunya oleh MTs. Zaha.

    Tim juri dari Politeknik Elektronika Negeri  Surabaya (PENS) yang didatangkan panitia memutuskan tim OROMZA 1 yang dimotori oleh Rifqi Amri Almasyhudi dan M. Rofiqul Jailani sebagai juara 1 kategori best design. Kategori ini dinilai berdasarkan kriteria desain robot paling menarik dan terunik.

    Sedangkan juara 1 best finish disabet oleh tim OROMZA 2 yang dinahkodai oleh Bahrul Ulum dan Ahmad Burhan Maliki. Robot Oromza 2 ini sempat membuat cengang tim juri dan para peserta lain dikarenakan speed yang luar biasa dalam menempuh lintasan, yakni dalam waktu 17 detik. Jauh melampaui para peserta lain yang rata-rata berada di atas 1 menit untuk mencapai finish.

    Dalam perlombaan ini dibagi dalam 2 babak. Pada babak penyisihan masing-masing tim diberi kesempatan untuk melajukan robot miliknya pada lintasan yang disediakan panitia dengan waktu 3 menit. Dari babak ini, tim juri menilai dengan beberapa poin dan diambil 8 peserta dengan perolehan nilai poin tertinggi untuk selanjutnya diadu pada babak adu cepat. Semua tim dari MTs. Zaha lolos dalam babak penyisishan ini.

    Namun asa untuk sama-sama meraih best finish kandas setelah hasil undian menentukan OROMZA 1 dan OROMZA 2 harus bertemu dalam perdelapan final. Sehingga harus merelakan tim OROMZA 1 yang tertinggal  untuk keluar lintasan.

    “Sayangnya kami harus perang saudara. Padahal kami sudah prediksi untuk bisa juara 1 dan 2 karena memang robot kami melaju dengan sangat baik di lintasan. Tapi ya  Alhamdulillah kedua tim berhasil menyisihkan 27 peserta lain dan keduanya sudah juara. hehe…”, kelakar Ustadz Nizar, pembina Student’s Day bidang robotika yang mendampingi para peserta.

    Ungkapan rasa bangga juga disampaikan oleh Waka Kesiswaan Ustadz Abd Wafi Haris. Beliau menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan pembina yang berhasil mengharumkan MTs. Zaha melalui prestasinya. “Tidak sia-sia kita membuka bimbingan cabang robotika dalam Student’s Day (sehari penyaluran Minat dan Bakat santri, red) ini. Belum genap 1 tahun tim robotika sudah mempersembahkan dua trofi tingkat Jatim. Seribu jempol buat tim robotika MTs Zaha. Semoga prestasi ini dapat diraih terus oleh tim robotika MTs. Zaha”, tutur ustadz berkacamata ini. (Tgh/Fin)

    Kemeriahan saat pelaksanaan Lomba. Tampak Tim MTs. Zaha menunjukkan kemampuannya (kiri)
    Foto Bersama Peserta dan Pembina beserta Trofi yang diraih