Kategori: Umum

Berita umum

  • Visitasi Akreditasi, Tim Asesor BAP Madrasah Jawa Timur Puji MTs. Zaha Genggong

    Visitasi Akreditasi, Tim Asesor BAP Madrasah Jawa Timur Puji MTs. Zaha Genggong

    Genggong- Sejumlah Sekolah dan Madrasah Negeri maupun Swasta kedatangan tamu istimewa, yakni tim asesor yang datang ke sekolah dan madrasah untuk melakukan penilaian akreditasi. Seperti halnya Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong, pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 14-15 Juli kemarin juga menerima tamu yang datang setiap lima tahun sekali tersebut. Sebagaimana jadwal yang ditentukan oleh Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M)  Jawa Timur, tim asesor yang hadir ke MTs. Zaha merupakan tim 45 yang diwakili oleh Bapak Drs. Sadjid, M.Sc dan Bapak Saiful Asyari S.Ag., M.Pd.I.

    Sebelum terjun lapangan, kegiatan visitasi tersebut diawali dengan acara seremonial yang berlangsung di ruang gedung baru MTs. Zaha yang juga dihadiri oleh para asatidz dan asatidzah MTs. Zaha, dilanjut dengan sambutan yang disampaikan oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal.

    D

    Proses Penilaian Akreditasi dengan melihat berkas yang dimiliki madrasah

    alam sambutannya beliau menyampaikan terima kasih serta permohonan maaf kepada tim asesor jika dalam penyambutan hingga proses penilaian terdapat banyak kekurangan. Dalam kesempatan itu pula beliau menyampaikan sedikit program yang telah dilakukan oleh MTs. Zaha, termasuk perkembangannya dari tahun ke tahun. Disela-sela sambutannya beliau menayangkan video profil MTs. Zaha melalui layar dan televisi yang telah disediakan.
    “Kehadiran tim asesor ini sangat berguna bagi kami semua, utamanya dalam rangka untuk meningkatkan pendidikan dan mengevaluasi diri. Untuk itu kami mohon bimbingannya agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada para santri”, ujarnya yang diakhiri dengan hadiah pantun untuk tim asesor.

    Hal tersebut juga disampaikan oleh kepala biro Pendidikan, Bapak Dr. Abd. Aziz. Dalam penilaiannya, beliau menyampaikan bahwa MTs. Zaha merupakan gudangnya prestasi. Sebab banyak prestasi-prestasi yang berhasil diraih oleh MTs. Zaha. Selain itu, identitas lulusan yang memiliki keunggulan tersendiri membuat MTs. Zaha selalu mengalami peningkatan. Termasuk dalam hal akreditasi yang semula MTs. Zaha dari status diakui lalu menjadi status disamakan hingga saat ini terakreditasi A.  “Semoga nilai tersebut tetap bisa dipertahankan sehingga benar-benar menjadi madrasah teristimewa dengan legalitasnya”, ujar doctor yang pernah menjabat kepala MTs. Zaha ini.

    Peninjauan lokasi dan sarana prasarana oleh asesor

    Selanjutnya sambutan disampaikan oleh tim asesor, bapak Sadjid. Beliau mengajak agar tim dari MTs. Zaha tidak terlalu tegang namun selalu siap untuk menunjukkan berkas yang diminta sesuai instrumen akreditasi. Tim dari MTs. Zaha sempat dibuat senang saat disampaikan bahwa beliau sudah bisa menilai cukup dengan melihat tayangan video profil. Namun kegembiraan tersebut hilang seketika saat beliau melanjutkan pembicaraannya. “Bisa menilai tapi berkas tetap harus diperiksa”, terangnya.

    Sementara itu, bapak Saiful menyampaikan terima kasih kepada MTs. Zaha atas penyambutannya. “kami berdua datang sebagai tamu, jadi tamu manut sama tuan rumah. Namun kami mohon apa yang dibutuhkan nanti  terkait dengan perintah pada instrument akreditasi  agar dipenuhi”, ujarnya.

    Usai seremonial tersebut, tim 8 standar MTs. Zaha menuju ruang sebelah tempat berkas atau bukti fisik untuk ditunjukkan kepada asesor. Penilaian berkas dan bukti fisik hingga survey lokasi dan sarana prasarana berlangsung hingga pukul 16.00 WIB.

    Diakhir visitasi atau pada saat penutupan, tim asesor banyak memberikan masukan untuk bahan perbaikan dibeberapa hal. “Namun secara keseluruhan, MTs. Zaha Genggong  sangat bagus, memang is the best”, ujar bapak Saiful. (pin)

  • Ajak Wali Santri Aktif Menanyakan Putra-Putrinya

    Ajak Wali Santri Aktif Menanyakan Putra-Putrinya

    Genggong- Segenap pimpinan dan asatidz Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong mengadakan silaturrahim bersama wali santri kelas VII dan VIII kemarin Ahad (9/7/2017). Silaturrahim dalam rangka pembagian hasil belajar santri ini berlangsung di GOR Damanhuriy Romli Genggong.

    Dalam kesempatan ini pihak madrasah menyampaikan beberapa hal kepada wali santri yang hadir tekait program dan inovasi pengembangan pendidikan yang dilakukan oleh MTs. Zaha Genggong. Pertemuan ini diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Afindra Yanuarsyah, santri MTs. Zaha peraih juara pada Aksioma tingkat kabupaten Probolinggo tahun lalu.

    Dilanjutkan dengan penyampaian informasi dinas oleh wakil kepala madrasah bagian kurikulum, ustadz HM. Harsoyo Mukhtar. Pada sesi itu beliau menyampaikan jumlah keadaan santri dan para santri berprestasi setahun terakhir serta program yang telah dilakukkan. Diantaranya program yaumus shodaqoh atau hari bersedekah yang dilakukan setiap hari kamis mampu memberikan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin dengan biaya puluhan juta rupiah. “dana itu dihasilkan dari putra-putri bapak-ibu yang dikumpulkan setiap hari kamis”, paparnya.

    Selain itu beliau juga mengajak wali santri untuk selalu memantau perkembangan para santri atau putra-putrinya sendiri. Sebab, peran serta orang tua dinilai penting untuk mendukung perkembangan dan pengawasan santri santri. “Meski setiap bulan pihak madarasah telah melaporkan keadaan putra dan putrinya melalui wali kelas, namun laporan itu masih dibilang kurang detail karena dalam bentuk format yang sama. Untuk itu jika ingin lebih tahu perkembangan lebih detailnya silahkan bertanya kepada kami, bisa melalui wali kelas, guru BK, maupun wakamad kesiswaan”, jelasnya.

    Sebab, lanjut ustadz Harsoyo, jika menanyakan secara langsung wali santri bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas. Terkadang juga info yang disampaikan oleh pihak madrasah tidak sampai kepada wali santri dikarenakan nomor kontak yang sering ganti.

    Pemberian hadiah kepada santri prestasi

    Selain itu, kepala madrasah KH. Moh. Hasan Naufal dalam sambutannya juga mengingatkan kepada wali santri untuk selalu mendukung program dan inovasi yang dilakukan oleh MTs. Zaha Genggong. Sebab menurutnya inovasi yang dilakukan tidak lain untuk memajukan pendidikan yang ada agar tidak jalan ditempat. “Semuanya demi kemajuan dan kualitas putra-putri panjenengan semua”, tegas beliau.

    Dalam kegiatan ini juga diberikan hadiah kepada para santri peraih peringkat terbaik di kelas dan para santri peraih juara lomba tingkat kabupaten dan provinsi selama setahun terakhir. Dilanjut dengan pembacaan sholawat nabi dan doa yang dipimpin oleh kepala madrasah. (Fin)

  • Pengumuman Hasil Seleksi PPDB Gelombang 1

    Pengumuman Hasil Seleksi PPDB Gelombang 1

    Assaamu’alaikum Wr. Wb.

    Berikut kami sampaikan hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru / PPDB MTs. Zainul Hasan Genggong tahun pelajaran 2017-2018.

    Kami ucapkan Selamat dan Sukses kepada peserta didik yang telah dinyatakan DITERIMA sebagai peserta didik (Santri) MTs. Zaha Genggong. Ahlan wasahlan, selamat bergabung bersama kami di MTs. Zaha teristimewa.

    Khusus Program PDCI (Peserta Didik Cerdas Istimewa) nominasi pesertanya sebagaimana pada lampiran pengumuman ini, untuk kepastiannya menunggu hasil tes IQ yang akan dilaksanakan tanggal 17 Juli  mendatang.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    Hasil Seleksi PPDB Gel. 1 dapat didownload dibawah ini:

  • Sambut Hari Jadi Kabupaten Probolinggo Ke 271, Santri MTs. Zaha Menulis Doa dan Harapan

    Sambut Hari Jadi Kabupaten Probolinggo Ke 271, Santri MTs. Zaha Menulis Doa dan Harapan

    Kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal saat mengikuti kegiatan menulis doa dan harapan untuk kabupaten Probolinggo
    Kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal saat mengikuti kegiatan menulis doa dan harapan untuk kabupaten Probolinggo

    Genggong- Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berada di wilayah kabupaten Probolinggo, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kecamatan Pajarakan tentunya ikut serta mendukung program positif yang dilakukan pemerintah setempat. Seperti halnya kegiatan Festival Doa dan Harapan yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo. Selasa kemarin (25/4), santri MTs. Zaha ikut menggelar aksi menulis doa dan harapan tersebut.

    Dalam kegiatan itu, turut hadir tim dari dinas kominfo kabupaten Probolinggo dan Jawa Pos Radar Bromo yang disambut langsung oleh kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal beserta para santri. Para santri mulai berkumpul di halaman madrasah sekitar pukul 07.30 WIB, sesaat setelah kegiatan Profatan atau Program Menghafal dan Mengkhatamkan Al-Qur’an berakhir.

    Santri yang mengikuti kegiatan ini dibagi menjadi dua tempat. Yakni untuk santri putra mengikuti kegiatan di halaman madrasah, sedangkan untuk santri putri di aula madrasah. “Mereka kami ajak untuk mengikuti kegiatan ini, karena ini merupakan kegiatan positif. Khususnya agar mereka bisa menyalurkan harapan-harapan dan doa mereka untuk kemajuan kabupaen Probolinggo”, ujar KH. Moh. Hasan Naufal.

    Disamping itu, Kepala bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Probolinggo Andjar Noermala, mengaku sangat senang dan terkesan bisa berkumpul bersama para santri untuk mendoakan kemajuan kabupaten Probolinggo. Ia berharap dengan kegiatan ini doa para santri yang dinilai tulus bisa memberikan manfaat dan keberkahan untuk kabupaten Probolinggo. “Kabupaten Probolinggo milik kita bersama, doa dan peran kalian sangat berarti. Tidak menutup kemungkinan kelak diantara kalian ada yang memimpin kabupaten Probolinggo ini”, ujarnya dihadapan para santri.

    Usai acara pembukaan itu, para santri mulai menuliskan doa dan harapannya diatas lembaran kertas yang telah disiapkan. Tak terkecuali kepala madrasah beserta asatidz MTs. Zaha ikut serta menuliskan doa dan harapan terbaiknya. Hasil tulisan mereka dikumpulkan untuk diserahkan kepada tim dari Diskominfo untuk dibacakan dan dipilih yang terbaik.

    “Selamat Hari Jadi ke-271 kabupaten Probolinggo, tanah kelahiran yang kubanggakan. Semoga Allah selalu memberikan kedamaian dan keberkahan untuk bumi Probolinggoku ini. kami juga berharap agar pemerintah kabupaten Probolinggo selalu menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan”, tulis salah satu santri MTs. Zaha. (Tgh/Fin)

  • MTs. Zaha Adakan Try Out Bersama untuk SD-MI

    MTs. Zaha Adakan Try Out Bersama untuk SD-MI

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Tahun ini, MTs. Zainul Hasan Genggong kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo mengadakan Try Out Bersama tingkat SD-MI se-Jawa Timur. untuk itu Ayo adik-adik yang sekarang duduk di bangku kelas VI SD maupun MI negeri dan swasta bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan ini. Uji Kemampuan dan Raih Hadiah Jutaan Rupiah.

    1. PERSYARATAN UMUM LOMBA

    1. Peserta adalah perwakilan siswa/siswi MI/SD Negeri/Swasta yang masih aktif dan duduk dibangku kelas VI

    2. Masing-masing Peserta dari MI/SD mendaftarkan calon peserta kepada panitia  sampai tanggal 10 April 2017 dengan kelengkapan sebagai berikut:

    • Mengisi Formulir Pendaftaran
    • Foto copy Raport Kelas VI (Semester XI)

    3. Setiap lembaga/sekolah dapat mengirimkan maksimal 5 (lima) peserta.

    4. Melakukan Check In peserta 15 menit sebelum acara dimulai.

    5. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah) per peserta

    2. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

    Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:

    Hari                 :    Sabtu

    Tanggal           :    15  April   2017 M

    Jam                 :    07.30 WIB – Selesai

    Tempat           :    GOR Damanhury Romli PZH Genggong. Jl. Km.3 PZH Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur

    3. WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

    Pendaftaran dilakukan pada tanggal 11 Maret-10 April 2017 dengan 2 cara berikut:

    1. Mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh disini https://www.mtszaha1.sch.id/download dan menyerahkan kembali melalui:
    • Sekretariat pendaftaran, atau
    • Kirim email di info@mtszaha1.sch.id
    1. Melalui sms/wa dengan dengan format : DaftarTO#NamaPeserta#Asal Sekolah#Alamat contoh: DaftarTO#Abdullah#MI Islam#Pajarakan, Probolinggo Dan mengirimkan ke nomor 085287410526 (Hazbullah) / 085230155096 (Teguh F)

     4. PETUNJUK TEKNIS

    1. LJK berbentuk manual yang akan disediakan oleh panitia.
    2. Soal Try Out berjumlah 60 butir soal pilihan ganda ( 20 soal Bhs Indonesia, 20 Soal Matematika, 20 Soal IPA dikerjakan dalam waktu 1 x 90
    3. Jawaban benar +4, jawaban salah -1, jawaban kosong 0.
    4. Peserta terbaik adalah peserta yang meraih nilai tertinggi
    5. Jika ada peserta mendapatkan jumlah nilai yang sama, maka pemenangnya adalah peserta dengan jawaban salah yang paling sedekit.
    6. Apabila terdapat nilai yang sama persis (jumlah jawaban benar dan salah), maka untuk juara akan ditentukan melalui peserta yang terlebih dahulu selesai mengerjakan soal. (dihitung waktu)
    7. Peserta terbaik akan diumumkan pada hari itu juga/diakhir acara.
    8. Setiap peserta membawa alat tulis dan Alas sendiri.

    5. PERATURAN KEGIATAN

    1. Peserta hadir dan mlakukan registrasi ulang maksimal 15 menit sebelum acara dimulai.
    2. Peserta mengikuti prosedur pelaksanaan sesuai yang telah ditentukan.
    3. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

    6. FASILITAS DAN PENGHARGAAN

    Dalam kegiatan try Out ini semua peserta dan peserta terbaik akan mendapatkan fasilitas. Adapun fasilitas tersebut sebagai berikut:

    1. Untuk Semua Peserta
    • Sertifikat
    • Snack & Soft drink
    • Souvenir menarik
    • Berkesempatan merebutkan doorprize
    1. Untuk Peserta Terbaik
    • Terbaik ke-I : Trophy, Uang Pembinaan Rp. 1.000.000, dan Sertifikat
    • Terbaik ke-II : Trophy, Uang Pembinaan Rp. 750.000, dan Sertifikat
    • Terbaik ke-III: Trophy, Uang Pembinaan Rp. 500.000, dan Sertifikat
    • Terbaik ke-IV : Trophy dan Sertifikat
    • Terbaik ke-V : Trophy dan Sertifikat
    • Terbaik ke-VI : Trophy dan Sertifikat

    Dan masing-masing juara akan mendapatkan beasiswa pendidikan di MTs. Zainul Hasan Genggong jika pemenang tersebut melanjutkan pendidikannya di MTs. Zainul Hasan Genggong.

    7. LAIN-LAIN

    1. Seluruh kebutuhan peserta (berupa konsumsi nasi, pakaian, transportasi, dll) bukan merupakan tanggung jawab panitia.
    2. Panitia hanya menyediakan tempat, softdrink, snack, MCK, dan layanan yang terkait dengan lomba (seperti tercantum pada poin diatas)
    3. Untuk informasi bisa hubungi:
    • Hazbullah Rohman, S.Pd. 085287410526
    • Teguh Firmansyah, S.Pd 085230155096
    • dan bergabung di facebook page di http://www.facebook.com/mtszaha1

    Download Pamflet

    Download Formulir Pendaftaran

  • KH. Taufiqul Hakim Kembali Mewisuda Santri MTs. Zainul Hasan Genggong

    KH. Taufiqul Hakim Kembali Mewisuda Santri MTs. Zainul Hasan Genggong

    Prosesi Wisuda Program Amtsilati MTs. Zainul Hasan Genggong

    Genggong- Rasa gembira bercampur bahagia terpancar dari wajah 172 santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong. Mereka adalah wisudawan dan wisudawati MTs. Zaha tahun 2017. Dalam acara Wisuda Amtsilati Ke-II dan Tahfidz Juz ‘Amma perdana ini terdiri dari 78 wisudawan Amtsilati dan 94 wisudawan Juz ‘Amma. Prosesi wisuda tersebut berlangsung di GOR Damanhury Romli Pesantren Zainul Hasan  Genggong.

    Wisudawan Juz ‘Amma dikukuhkan oleh Pengasuh Pesantren  Zainul Hasan genggong, KH. Moh. Hasan Saiful Islam.  Sedangkan  wisudawan Amtsilaty dikukuhkan langsung oleh pengarang kitab amtsilati yakni KH. Taufiqul Hakimdari Jepara Jawa Tengah. Kedua prosesi tersebut didampingi oleh kepala MTs Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I.

    Digelar mulai pukul 08.00 WIB, wisuda kali ini diawali dengan “Kirab Satu Jiwa” para wisudawan-wisudawati. Kirab yang didampingi para asatidz tersebut dimulai dari halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong menuju lokasi wisuda. Diiringi grup drumband dari SD Zainul Hasan Genggong semakin menambah meriah suasana.

    Selain wali santri wisudawan-wisudawati, para pengasuh dan shohibul bait Pesantren Zainul Hasan Genggong turut hadir diacara wisuda ini. Selain itu, pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dan kepala lembaga dibawah naungan Yayasan Pesantren Zainul Hasan Genggong menambah kesempurnaan acara.

    Dalam sambutannya, kepala MTs. Zaha Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal mengatakan  bahwa program wisuda ini merupakan bentuk apresiasi madarasah kepada para santri yang sudah berjuang menorehkan prestasi menuntaskan program amtsilati dan hafalan Al-Qur’an. “Kami akan memberikan yang terbaik untuk putra-putri ummat, semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan barokah”. Harapnya.

    Sebelum diwisuda, santri diuji publik dihadapan para hadirin. Pada uji publik ini membuat suasana makin meriah. Pasalnya para santri yang diuji tidak hanya bisa membaca kitab yang dipilih secara acak oleh hadirin, tapi juga mampu memberikan dasar bacaan yang sesuai dengan qoidah amtsilati. kekompakan menjawab yang dilontarkan dalam bentuk nadhom disambut dengan tepuk tangan hadirin yang begitu meriah. Lebih spesial lagi, uji publik ini dilakukan langsung oleh pengarang kitab amtsilati.

    KH. Taufiqul Hakim menjelaskan bahwa dengan metode amtsilati santri bisa belajar membaca kitab kuning dengan senang. Karena pembelajarannya dengan sistem nadhom yang dibaca berulang-ulang tapi juga ada target agar santri bisa menuntaskan pelajarannya. “Diharapkan selama 6 bulan santri sudah bisa tuntas belajarnya dan sudah bisa membaca kitab yang belum ada makna dan harokatnya alias kitab gundul. Dan metode ini bisa digunakan oleh semua kalangan bahkan bagi santri yang belum pernah belajar kitab saja juga bisa. Ini baru tingkat pemula, akan ada lagi 10 jilid untuk lanjutan Amtsilaty ini, sudah hampir terbit cetakannya”. tegasnya.

    Dalam wisuda ini juga terdapat 6 wisudawan terbaik, yaitu 3 wisudawan terbaik Amtsilaty dan 3 wisudawan Juz Amma. Wisudawan Amtsilaty terbaik diantaranya Tutik Alawiyah sebagai wisudawan terbaik pertama, Halimatus Sa’diyah pada posisi kedua, dan terbaik ketiga diraih oleh Rifqa Annisa Safitri. Penghargaan diberikan langsung oleh KH. Taufiqul Hakim yang didampingi oleh kepala madrasah. Sedangkan wisudawan Juz ‘Amma terbaik secara berurutan yaitu, Shafira Munawaroh Dahlan, Siti Nur Afifah, dan Moh. Luqman Masyhud.

    Dr. Abd Aziz Wahab, M.Ag, kepala Biro Pendidikan Pesantren Zainul Hasan genggong  yang mewakili Ketua yayasan menambahkan, dalam perkembangannya MTs. Zainul Hasan Genggong ini merupakan satu-satunya MTs di kabupaten Probolinggo yang melaksanakan wisuda Amtsilaty dan Juz Amma. Madrasah ini sudah memiliki semua kriteria untuk dikatakan sebagai madrasah yang maju. Salah satunya MTs Zainul Hasan mempunyai karakteristik yang tidak dimiliki oleh lembaga lain, yaitu unggul dalam Amtsilaty.

    Sementara itu, H. Moh. Sakdun, M.Pd yang hadir mewakili Kankemenag Kabupaten Probolinggo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada MTs Zainul Hasan Genggong yang selalu melestarikan Al Quran dan budaya salaf. Beliau juga berpesan kepada para wisudawan untuk membudayakan baca Al Quran. “Atas nama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menyampaikan apresiasi atas segala inovasi yang dilakukan oleh MTs. Zainul Hasan, Wisuda ini merupakan bukti kemajuan MTs. Zaha”. Ujarnya.

    Acara wisuda ini ditutup dengan pembacaan sholawat nabi yang dimpimpin langsung oleh kepala MTs. Zaha  diiringi jam’iyah hadrah Munsyiduna MTs. Zaha dan Do’a bersama yang dipimpin oleh KH. Taufiqul Hakim. (Tgh/Fin)

    Kirab Satu Jiwa Wisudawan-Wisudawati MTs. Zainul Hasan Genggong
    Wisudawan Terbaik Program Tahfidz Juz ‘Amma
    Wisudawan Terbaik Program Amtsilati
  • Bukti Cinta tuk Sang Baginda, Santri MTs. Zaha Bersholawat Bersama

    Bukti Cinta tuk Sang Baginda, Santri MTs. Zaha Bersholawat Bersama

    Pembacaan Sholawat Nabi yang dipimpin oleh Kepala Madrasah KH. Moh. Hasan Naufal

    Genggong-Terik matahari makin membakar semangat santri dalam bersholawat memperingati maulid nabi yang diadakan oleh MTs. Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo. Acara dengan tajuk “suka cita dalam cinta habibana Muhammad SAW” dilaksanakan kemarin Kamis (22/12), tepat 2 hari sebelum pelaksanaan UAS Ganjil.

    Bertempat di halaman madrasah, para santri berkumpul rapi dengan bersarung dan mengenakan baju dan kopyah putih. Ya memang khusus hari itu semua santri dihimbau untuk berseragam islami. “Untuk santri pakaian putih bersarung, begitu juga asatidz, serta asatidzah mengenakan jubah”. Kata ustadz Abd. Wafi Haris, wakamad kesiswaan.

    Sebelum mulai bersholawat, acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an. Lalu dilanjutkan dengan sambutan sekaligus mau’idhoh hasanah yang disampaikan langsung oleh kepala madrasah Abuya KH. Moh. Hasan Naufal.

    Abuya (sapaan akrab beliau) menyampaikan bahwa cinta harus tumbuh dalam setiap insan yang bernyawa, terlebih kecintaan kepada sang baginda agung Nabi Muhammad SAW. Karena dengan cinta semua halangan dan rintangan jadi tak terasa. “Kalian salah satu buktinya, dengan kecintaan kepada baginda rosul, panas mentaripun jadi tak terasa”. Dawuh beliau sembari member semangat kepada para santri.

    Untuk acara ini, lanjut abuya, memang dikhususkan untuk santri putra saja. Tujuannya tak lain agar kekhusyu’an dalam bersholawat senantiasa terjaga. Seain itu, akses jalan untuk santri putri menuju lokasi gedung putra cukup jauh. “supaya kalian tidak lirik kanan-kiri sehingga kita bisa lebih khusu’ dalam bersholawat”. Pesan beliau kepada santri.

    Usai memberikan sambutan, kepala madrasah juga langsung memimpin pembacaan maulid nabi yang diiringi dengan hadroh munsyiduna MTs. Zaha feat Al-Hasanain. Semangat santri dalam mengikuti lantunan sholawat semakin tampak. Suara lantang mereka tunjukkan mengikuti irama sholawat yang dibawa, seakan mereka tak perduli semakin panasnya terik matahari.

    Sebagai acara penutup, para santri dan asatidz serta asatidzah menikmati makan bersama. Dengan membentuk barisan panjang mereka menikmati makanan yang dibawa serta menikmati indahnya kekeluargaan yang tercipta di MTs. Zaha Genggong. (fin)

    Indahnya Kebersamaan- Asatidz MTs. Zaha Makan Bersama Beralaskan Daun Pisang
  • MTs. Zaha Programkan Madrasah Menghafal dan Mengkhatamkan Al-Qur’an

    MTs. Zaha Programkan Madrasah Menghafal dan Mengkhatamkan Al-Qur’an

    gerakan-mengkhatam

    Genggong– Suasana pagi di Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong bakal lebih semarak dan khidmat. Pasalnya, madrasah yang berada dibawah Yayasan Pesantren Zaha ini memprogramkan Madrasah Menghafal dan Mengkhatamkan Al-Qur’an. Dengan program ini, semua santri hingga asatidz akan mengaji bersama untuk mengkhatamkan Al-Qur’an.

    Hal ini disampaikan oleh ustadz Abdul Wafi Haris, wakamad kesiswaan pada rapat pimpinan (rapim) kemarin Senin (28/11). Menurutnya, program ini hasil dari usulan para asatidz pembina Al-Qur’an yang menginginkan semua santri kompak mengkhatamkan Al-Qur’an di madrasah. Baik itu santri yang menetap di pesantren maupun santri yang berangkat dari rumah. “Tujuannya, kita berusaha semoga dengan program ini dapat membantu kelancaran santri dalam membaca Al-Qur’an serta para santri bisa istiqomah mengkhatam. Lebih-lebih dengan begitu seringnya membaca bisa mencapai level hafal juga”. Paparnya.

    Berkaitan dengan waktu palaksanaan, ustad Wafi menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan pada pagi hari sebelum dimulainya pelajaran, baik santri putra dan santri putri. Beliau akan menggantikan waktu takriran nadhom dan pembacaan surah yasin yang sudah lama dilakukan. Menurutnya, para santri sudah dilihat mampu menghafal nadhom saat jam pelajaran, sehingga kegiatan ini dinilai tidak mengganggu program madrasah yang sudah berjalan.

    “Untuk Nadhom, santri sudah cukup bisa menghafal pada jam pelajaran, baik pelajaran amtsilati, nahwu, maupun shorrof. Jadi program ini kita mulai jam 07.15 hingga jam 07.30 atau sesuai jam takriran biasanya. Jika kita hitung, dengan waktu singkat itu masing-masing santri bisa mengkhatamkan dalam waktu 3 bulan. Jika dikalikan jumlah santri, dalam 3 bulan tersebut MTs. Zaha bisa mencapai seribu kali khataman lebih”. Paparnya jelas.

    Program ini langsung disetujui oleh kepala madrasah KH. Moh. Hasan Naufal yang juga hadir dalam rapim tersebut. Menurutnya ini merupakan kegiatan mulia yang memang harus ada di MTs. Zaha. “Saya sangat setuju dengan program ini. Semoga bisa berjalan lancar sesuai harapan. kita sebut program ini dengan istilah Pro Fatan, kepanjangannya Program Menghafal dan mengkhatam Al-Qur’an”. Tutur beliau.

    Rencananya, program ini akan dimulai pada awal semester genap nanti atau setelah libur Maulid. “Nanti ketika santri pulang akan kami berikan surat pemberitahuan kepada wali santri tentang program ini dan meminta agar para santri mempunyai Al-Qur’an khusus untuk di madrasah, sehingga ketika kembali santri sudah memiliki Al-Qur’an khusus tersebut”. Kata ustadz Wafi. (Fin)