Kategori: Info Pilihan

  • Tim Asesor Puji Program Inovasi MTs. Zaha Saat Visitasi Akreditasi

    Tim Asesor Puji Program Inovasi MTs. Zaha Saat Visitasi Akreditasi

    Genggong- Tahun 2023 merupakan tahun yang penting bagi Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs.Zaha) Genggong. Sebab, pada Senin dan Selasa (08-09/05), MTs. Zaha kedatangan Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) yang diwakili oleh dua asesor asal Malang, Dr. Miftahu Soleh, M.Sc. dan Arito, S.Ag., M.A.

    Dua asesor tersebut mendapat tugas untuk melaksanakan visitasi akreditasi bagi MTs. Zaha selama dua hari. Sekitar pukul 08.00 WIB, tim asesor datang ke MTs. Zaha dan disambut hangat oleh seluruh asatid-asatidah. Mereka langsung melakukan observasi terhadap sarana prasarana dan lingkungan madrasah mulai dari gedung madrasah, ruang kelas, koperasi santri, kantin, ruang OSIS, hingga kamar mandi.

    Setelah itu, acara dilanjut dengan pembukaan atau temu awal yang berlangsung di Aula Tabaarakallah dengan agenda sambutan dari kepala madrasah sekaligus pemutaran video profil. Kemudian dilanjut dengan sambutan dari Biro Pendidikan Pesantren Zainul Hasan dan  tim asesor.

    Usai pembukaan, tim asesor langsung melakukan telaah dokumen empat komponen, yaitu komponen mutu lulusan, komponen mutu guru, komponen proses pembelajaran, dan komponen manajemen madrasah. Selain telaah dokumen, para asesor juga mewawancarai kepala madrasah, para guru, komite madrasah, wali santri, serta alumni. Rangkaian kegiatan di hari pertama ini berakhir hingga pukul 16.00 WIB.

    Di hari kedua, tim asesor melakukan observasi kelas dengan menilai langsung praktik pembelajaran di kelas. Setelah melakukan observasi kelas, tim asesor melakukan survei dengan memberi angket dan mewawancarai para santri.

    Sekitar pukul 13.00, acara dilanjutkan dengan penutupan. Pada sesi ini, tim asesor memaparkan hasil observasi selama dua hari di MTs. Zaha. Menurut tim asesor yang diwakili Bapak Arito, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa secara umum MTs. Zaha sangat bagus karena memiliki program-program yang inovatif.

    “Secara umum, MTs. Zaha ini sangat bagus dan luar biasa. Terutama program-programnya. Banyak program dengan istilah unik yang mudah diingat dan dapat membentuk karakter santri serta, Seperti Profatan, pelopor kedisiplinan, Petasan,  Cyber Fann (Tim Website),  dan lain sebagainya.” Ungkap beliau.

    Disisi lain, Dr. Miftahus Soleh juga menyampaikan berbagai keunggulan dan kelebihan yang dimiliki MTs. Zaha. Seperti pengamatannya dalam observasi kelas. Beliau menilai bahwa setiap guru dapat menguasai kelas dan menciptakan kelas yang menyenangkan sehingga para santri terlibat aktif dalam berkomunikasi, berkolaborasi, serta berkreativitas dalam proses pembelajaran.

    “Dari awal mengamati, saya menunggu dan mencari kekurangan guru dalam kegiatan pembelajaran, tapi di sini saya tidak menemukannya. Ini bukti bahwa guru-gurunya luar biasa.” Ungkap asesor lulusan Electrical Engineering Fachhochschule Darmstadt, Germany

    Selain itu, tim asesor juga berterima kasih kepada warga madrasah yang sudah menyambut  beliau berdua dengan sangat ramah selama dua hari.

    Usai penutupan, kegiatan visitasi akreditasi ditutup dengan makan bersama ala santri, yaitu polok’an. Gus/Ry

  • MTs. Zaha Wisuda 264 Santri Tahfidz dan Amtsilati

    MTs. Zaha Wisuda 264 Santri Tahfidz dan Amtsilati

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menggelar wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-VI dan Amtsilati ke-VII bagi para santri yang tuntas program Tahfidz dan Almtsilati pada Ahad (12/2). Sebanyak 264 santri menjalani wisuda yang digelar di GOR Damanhuri Romli PZH Genggong. Mereka terdiri atas 79 wisudawan Tahfidz Al-Qur’an dan 185 wisudawan Amtsilati.

    Acara ini dihadiri oleh Para Ashabul Bait Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong, Ketua JQHNU Kota Kraksaan, Habib Anis Al Habsyi, Kepala Biro Pendidikan PZH Genggong, Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag., Kepala Biro Kepesantrenan PZH Genggong, Gus Dr. M. Haris Damanhuri, M.Kes., wali santri, dan Kepala sekolah /madrasah di bawah Yayasan Pendidikan PZH Genggong.

    Selain itu, turut hadir pula para pejabat di wilayah Kementerian Agama Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo, di antaranya Kasi Pendidikan Kesetaraan dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Jawa Timur, Dr. H. Nur Ibadi, M.Ag, Kepala Kemenag Probolinggo, Dr. Ahmad Sruji Bahtiar, M.Pd., Kasi Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Didik Heriyadi, S.Ag., M.Pd., serta Pengawas Madrasah, Ibu Hj. Siti Aminah, M.Pd.

    Sebelum acara dimulai, para santri dikirab dari halaman pesantren hingga tempat acara dengan diiringi drum band dan pasukan baris-berbaris santri putra MTs. Zaha Genggong. Acara baru dimulai pukul 07.30 dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan Hubbul Wathon.

    Setelah itu, acara dilanjut dengan sambutan dari Kepala Madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau meminta doa dari para hadirin untuk para wisudawan. “Kami mohon doanya, terutama kepada Bapak-Ibu wali santri. semoga para wisudawan-wisudawati yang akan dikukuhkan hari ini ke depannya lebih semangat dalam menegakkan agama Allah melalui Al-Qur’an dan Amtsilati.” Dawuh beliau.

    Sambutan juga diberikan oleh Bapak Dr. Nur Ibadi, M.Ag. Beliau memberi selamat dan mendoakan para wisudawan-wisudawati menjadi generasi yang maslahah dan barokah dunia hingga akhirat.

    Sebelum prosesi wisuda, para santri wisudawan melaksanakan uji publik. Uji publik Tahfidz dipandu oleh Ustad Qosimur Ridho Al-Hafidz. Para santri dipilih secara acak dan mendapatkan soal acak, lalu menjawabnya di hadapan para hadirin, termasuk wali santri. sorak tepuk tangan meriah terdengar kala santri berhasil meneruskan ayat yang dibacakan oleh penguji.

    Sementara itu, uji publik Amtsilati dipandu langsung oleh Koordinator Amtsilati Jawa Timur 3, Ustad Kamaluddin. Para santri dengan lancar mampu menjawab pertanyaan dari penguji. Bahkan, ada santri yang mampu menerjemahkan kitab dengan bahasa inggris.

    Selanjutnya, para wisudawan melaksanakan prosesi wisuda. Ijazah Tahfidz Al-Qur’an diberikan langsung oleh Habib Anis Al Habsyi didampingi Kepala Madrasah. Sedangkan Ijazah Amtsilati diserahkan oleh Ustad Kamaluddin juga didampingi Kepala Madrasah.

    Usai prosesi, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan bagi santri wisudawan berprestasi, di antaranya wisudawan terbaik dan wisudawan tercepat. Selain itu, MTs. Zaha juga memberikan cendera mata kepada tamu undangan yang hadir sebagai bentuk apresiasi.

    Usai pemberian cendera mata, acara dilanjut pengarahan oleh Biro Pendidikan PZH Genggong, Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag. Beliau begitu bangga dengan wisudawan-wisudawati Tahfidz dan Amtsilati.

    Acara diakhiri dengan pembacaan sholawat nabi yang dipandu langsung oleh Tim Hadroh Munsyiduna MTs. Zaha serta doa oleh KH. Moh. Hasan Zidni Ilma dan Habib Anis Al Habsyi. Gus/Ry

  • Aksi Sungkeman Santri Warnai Hari Guru Nasional

    Aksi Sungkeman Santri Warnai Hari Guru Nasional

    Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2022, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong mengadakan berbagai aksi. Seperti diketahui, Hari Guru Nasional 2022 jatuh di hari Jumat, 25 November. Namun, para santri yang dikoordinatori oleh pengurus OSIS menggelar aksi pada Kamis (24/11).

    Perayaan Hari Guru Nasional tersebut digelar di dua tempat berbeda, putra dan putri.

    Perayaan di putra dimulai pukul 09.00 WIB dan diawali dengan aksi para santri yang mengajak para asatid yang ada di kelas dan di kantor untuk berkumpul di depan kantor. Kemudian, beberapa santri menyuguhkan penampilan seperti pembacaan puisi dan melantunkan Himne Guru oleh seluruh santri. Setelah itu, para santri melakukan sungkeman kepada semua asatid.

    Sementara di putri, aksi dimulai pukul 10.00 WIB. Diawali dengan pembacaan puisi oleh Duta Madrasah, Izza Billa Saif melalui pengeras suara kantor yang terhubung ke kelas-kelas, para santri lalu mengajak asatidzah berkumpul di halaman pesantren. Setelah berkumpul, para asatidzah dikelilingi oleh seluruh santri putri dan menyanyikan lagu Himne Guru bersama. Selain itu, para santri juga menampilkan musikalisasi puisi dan pemberian hadiah kepada para asatidzah.

    “Di hari Guru ini kami sebagai santri ingin memberi ucapan hari guru dengan aksi. Walau pun tidak seberapa, tapi kami harap ini berkesan bagi para ustadzah.” Ucap salah satu pengurus OSIS.

    Setelah melakukan aksi, para santri didampingi asatid-asatidzah menggelar istighotsah ke maqbaroh para Muassis Pesantren Zainul Hasan Genggong. Gus/Ry

  • Gelar Speak Up, Santri Program Bahasa Unjuk Kemampuan Berbahasa Inggris

    Gelar Speak Up, Santri Program Bahasa Unjuk Kemampuan Berbahasa Inggris

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong menggelar kegiatan Speak Up bagi santri Program Bahasa. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (24/8) pagi di Aula Tabaarakallah.

    Kegiatan Speak Up ini merupakan ajang tes publik pembelajaran Bahasa Inggris yang sudah ditempuh oleh santri Kelas Bahasa selama satu bulan baik di madrasah maupun di pondok. Sebanyak 15 santri putra dan 17 santri menyuguhkan berbagai penampilan menggunakan bahasa Inggris, mulai dari drama, puisi, hingga berpidato. Mereka disaksikan oleh pimpinan, para asatid, para tutor, dan santri perwakilan setiap kelas.

    Mr. Pance Subrata, selaku tutor menyampaikan bahwa ajang Speak Up ini bukan akhir dari pembelajaran bahasa inggris yang selama ini dijalani santri. “This is not the end of learning. But the beginning of the language class program. Jadi, ini adalah awal dari program kelas bahasa.” ungkap tutor asal Kampung Inggris Pare Offline (KIPO) tersebut.”

    Selanjutnya, para santri program kelas bahasa ini akan dibimbing khusus terus menerus oleh guru pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris dan pengurus pondok yang sudah ditraining selama sebulan.Gus/Ry

  • Usai Lewati Berbagai Tahap Ujian, 145 Santri Diwisuda

    Usai Lewati Berbagai Tahap Ujian, 145 Santri Diwisuda

    Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali menggelar acara wisuda bagi para santri yang telah lulus program Amtsilati dan Tahfiz Al-Qur’an pada Ahad 5 Juni 2022. Pada acara wisuda Amtsilati ke-VI dan Tahfiz ke-V ini, madrasah mewisuda sebanyak 145 santri, yang terdiri atas 103 wisudawan amtsilati dan 42 wisudawan Tahfiz Al-Qur’an. Acara yang digelar di GOR Damanhuri Romli Pesantren Zainul Hasan ini dihadiri oleh kepala madrasah, asatidz-asatidzah, para wali santri, serta tamu undangan.

    Sebelum prosesi wisuda, para wisudawan diarak terlebih dahulu dari halaman pesantren menuju GOR Damanhuri dengan diiringi oleh Drum Band SD. ZAHA. Usai diarak, para santri memasuki gedung dan menempati tempat duduk yang telah disediakan.

    Acara dimulai pukul delapan pagi dengan diawali oleh pembukaan yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu, acara dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hubbul Waton serta dilanjutkan dengan sambutan dari kepala madrasah, Almukarram KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program Amtsilat dan Tahfiz Al-Qur’an sangat progress hingga saat ini.

    Selain itu, beliau juga memuji kesabaran dan keuletan para guru dalam membimbing santri. “Mereka telah melalui proses yang panjang untuk mencapai wisuda. Namun, proses yang panjang ini tidak lepas dari para pembimbing yang sabar, ulet, dan juga tawakkal dalam menghadapi putra-putri panjenengan.” Dawuhnya.

    Di sela-sela sambutan kepala madrasah, juga menampilkan pemutaran video proses yang dilalui para santri menuju wisuda.

    Usai pemutaran video, acara dilanjutkan dengan acara inti, yaitu prosesi wisuda. Sebanyak 42 santri wisudawan Tahfiz diwisuda oleh Ustad Syafi’i Zain, perwakilan Jamiyyatul Qurro’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Kota Kraksaan didampingi kepala madrasah dengan menerima ijazah secara bergiliran. Setelah itu, dilanjutkan dengan prosesi wisuda Amtsilati. Pada sesi ini, kepala madrasah bersama Kiai Kamaluddin mewisuda 103 santri yang telah lulus program Amtsilati.

    Selain mewisuda para santri, madrasah juga memberi cenderamata bagi tamu undangan dan penghargaan bagi para santri dengan nilai terbaik di program Amtsilati dan Tahfiz Al-Qur’an. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada santri tercepat yang menuntaskan program Amtsilati.

    Acara ditutup dengan sholawat nabi dan doa yang dipandu oleh Jam’iyah Hadroh Munsyiduna MTs. Zaha Genggong.

    Wisudawan Terbaik saat menerima penghargaan dalam acara Wisuda Amtsilati Ke-VI dan Tahfidz Al-Qur’an ke-V tahun 2022
  • Tingkatkan Mutu Lulusan, MTs. Zaha Gelar Uji Kompetensi Program

    Tingkatkan Mutu Lulusan, MTs. Zaha Gelar Uji Kompetensi Program

    Genggong- Guna mencetak lulusan yang bermutu, Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong menggelar kegiatan Uji Kompetensi Program bagi santri semester akhir. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (12/3) ini diikuti oleh seluruh sanri dari masing-masing program kelas, di antaranya program Agama, IT, Sains, dan Umum.

    Tujuan dari kegiatan Uji Kompetensi Program ini adalah sebagai evaluasi untuk mengukur ketercapaian pembelajaran pada setiap peserta didik sesuai program. Selain itu, Uji Kompetensi Program juga menjadi salah satu syarat kelulusan bagi santri. Nantinya, para santri yang sudah dinyatakan lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai bukti kelulusannya.

    “Jadi, ini yang berbeda dari MTs. Zaha dengan madrasah atau sekolah lain. UKP (Uji Kompetensi Program) menjadi syarat kelulusan bagi santri untuk mengukur ketercapaian kompetensi. Sehingga lulusan MTs. Zaha benar-benar memiliki keahlian di bidangnya masing-masing.” Ungkap Ustad Hazbullah Rohman selaku Wakamad Kurikulum.

    Dalam Uji Kompetensi Program, target ketercapaian setiap program berbeda-beda sesuai dengan programnya. Untuk program Agama, para santri harus menguasai Nahwu dan Shorrof serta dapat membaca kitab Safinatun najah dengan baik. Sedangkan Program IT, para santri diharuskan menguasai IT dasar dan desain grafis menggunakan Adobe Photoshop.

    Sementara itu, santri Progran Sains harus menguasai perkembangbiakan Vegetatif. Sedangkan Program Umum praktik membuat suatu produk atau karya kerajinan tangan, seperti membuat buket, bambu ulir, melukis, membuat karikatur, hingga membuat pot bunga.Gus/Ry

  • SEMARAK MUSKERWIL PWNU JATIM, STAN BAZAR MTS ZAHA DIBANJIRI PENGUNJUNG

    SEMARAK MUSKERWIL PWNU JATIM, STAN BAZAR MTS ZAHA DIBANJIRI PENGUNJUNG

    Semarak perhelatan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jawa Timur yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton semakin ramai dipadati pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat kemarin (30/11). Hal ini didukung oleh adanya Bazar Nusantara yang diikuti oleh berbagai pondok Pesantren se Jawa Timur. Salah satu diantara ratusan pesantren yang mengikuti bazar adalah Pesantren Zainul Hasan Genggong. pada bazar ini Pesantren Zainul Hasan Genggong diwakili oleh Tim Bazar MTs Zainul Hasan Genggong (MTs Zaha).


    Tim bazar MTs Zaha yang diberi kesempatan emas ini tidak menyia-nyiakan momentum yang diberikan. berbagai hasil karya santri dipamerkan di stan yang telah disediakan panitia, diantaranya batako, bunga hias, vas bunga dari sampah, kaligrafi, air mancur dari sampah, bahkan beberapa makanan dan minuman hasil karya santri MTs Zaha melalui program Student’s day.


    Ustadz Kholil, pengunjung yang merupakan pengurus PCNU dari salah satu kabupaten di Jawa ,terlihat menyusuri stan bazar MTs Zaha untuk mencoba bakso dari sawi pakchoy. “Mantep banget bakso buatan santri Genggong nih…. pentolnya enak banget. Rasa sawinya muncul. pastinya mengurangi kolesterol. Bisa dicoba yang lain…,” ucap Ustadz Kholil sambil terkekeh. Ustadz Kholil yang datang bersama teman-temannya tak lupa membeli beberapa barang hasil karya santri seperti kaligrafi dan bunga. “aku beli buat istri di rumah, soalnya barangnya bagus dan harganya terjangkau,” kata Ustadz Kholil.


    Sementara itu, Hj. Faiqoh dan Hj. Laila warga Kabupaten Probolinggo yang mengaku datang untuk mengirim putranya mampir ke stan untuk bertanya tentang cara pembuatan batako plastik dan vas bunga dari sampah. “Tadi pulang ngirim anak, kita mampir di sini karena kepo batako plastik dan vas dari sampah. Skalian beli camilan di stan MTs Zaha ini. Kita sudah muter-muter tadi,” katanya.


    Ustadz Nanang sebagai penanggungjawab stan MTs Zaha mengatakan bahwa stan MTs Zaha menjadi stan paling ramai di ajang muskerwil dikarenakan barang-barang yang dipamerkan merupakan barang yang unik dan jarang dibuat orang. ” Alhamdulillah ramai banget, banyak pengurus NU yang hadir hanya sekedar untuk tanya-tanya. Banyak juga yang membeli. Salah satu yang bikin kami kaget adalah kehadiran pengasuh pondok Nurul Jadid, KH. Zuhri Zaini. Beliau banyak meminta informasi tentang barang-barang yang kami pamerkan. Beliau antusias sekali.” tutur Ustadz Nanang sambil tersenyum.


    Bazar yang digelar Muskerwil PWNU tersebut menjadi ajang pembuktian bagi para santri dari berbagai pesantren di Jawa Timur untuk menunjukkan bahwa jati diri santri juga untuk memperkuat perekonomian bangsa. seperti yang ditunjukkan oleh Pesantren Zainul Hasan Genggong yang diwakili MTs Zaha. (Tgh/Ry)

  • Penilaian Kinerja Kepala Madrasah MTs. Zainul Hasan Genggong.

    Penilaian Kinerja Kepala Madrasah MTs. Zainul Hasan Genggong.

    Sejumlah madrasah Tsanawiyah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten (Kankemenag) Probolinggo kedatangan tamu istimewa, yakni tim pengawas madrasah yang datang ke madrasah untuk melakukan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM). Seperti halnya pada Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong, pada hari Kamis tanggal 28 Nopember kemarin juga menerima tamu pengawas madrasah yang diberi tugas Kankemenag. Sebagaimana jadwal yang ditentukan oleh Seksi Pendidikan Madrasah, tim pengawas yang hadir ke MTs. Zaha adalah Bapak Harianto, S.Pd. dan Ibu Hj. Siti Aminah, S.Ag.,MM.


    Kegiatan PKKM tersebut diawali dengan acara ramah tamah pimpinan madrasah dengan tim pengawas di ruang kepala Madrasah. Ramah tamah berlangsung singkat, tim pengawas segera memasuki ruang assessment PKKM di ruang SKS. Dalam PKKM tersebut, tim pengawas memeriksa semua berkas dan bukti fisik delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang sudah disiapkan madrasah. Selesai memeriksa berkas dan bukti fisik, kedua pengawas memberikan motion jempol sebagai bentuk hasil PKKM bernilai istimewa yang disambut dengan applaus pimpinan madrasah.


    Selanjutnya tim pengawas mengadakan pertemuan dengan pimpinan dan para asatidz dan asatidzah MTs. Zaha. Pada pertemuan tersebut, kepala MTs Zaha, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I, M.Pd dalam sambutannya beliau menyampaikan terima kasih serta permohonan maaf kepada tim pengawas jika dalam penyambutan hingga proses penilaian terdapat banyak kekurangan. Dalam kesempatan itu pula beliau menyampaikan sedikit program yang telah dilakukan oleh MTs. Zaha, termasuk perkembangannya dari tahun ke tahun. “Kehadiran tim pengawas pada PKKM ini sangat berguna bagi kami, utamanya dalam rangka untuk meningkatkan pendidikan dan mengevaluasi diri. Untuk itu kami mohon bimbingannya agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada para santri”, ujarnya yang diakhiri dengan hadiah pantun untuk tim pengawas yang disambut gelak tawa hadirin.


    Selanjutnya sambutan disampaikan oleh tim pengawas, Ibu Hj. Siti Aminah, S.Ag.,MM. Beliau menyampaikan bahwa akreditasi A yang dimiliki MTs Zaha sebenarnya sudah cukup menentukan dalam PKKM, namun tugas pengawas adalah memeriksa dan memberikan assesment. “nilai akreditasi MTs Zaha sangat menentukan dalam PKKM ini terkait kelengkapan berkas dan bukti fisik”, terangnya.Usai PKKM tersebut, tim pengawas langsung dihidangkan makan bersama dengan polo’an khas MTs Zaha dan dihidangkan bakso sawi pakchoy. (Tgh/Ry)