Juara II MTQ pada Ajang MIC MAN 2 Jember

M. Fatoni Dailani, Santri MTs. Zainul Hasan Genggong yang Meraih Juara II MTQ pada ajang MIC MAN 2 Jember

Santri Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong kembali mengikuti berbagai lomba. Kali ini, mereka bersaing pada ajang Muharram Islamic Competition (MIC) di MAN 2 Jember selama tiga hari, 14-16 Oktober 2017. Lomba-lomba yang diadakan se-Jawa Timur itu antara lain kaligrafi, pidato bahasa arab, MTQ, olimpiade matematika, dan lomba pramuka penggalang.

Dimulai dengan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), MTs. Zaha mendelegasikan tiga santri. Pada lomba yang diikuti oleh lebih dari seratus peserta ini, salah satu perwakilan MTs. Zaha, M. Fatoni Daelani berhasil menjadi juara ke dua. Hal ini merupakan suatu kebanggaan mengingat santri asal lumajang tersebut saat ini masih kelas VII. Sedangkan delegasi lainnya, Faga yang juga masih duduk di kelas VII harus puas dengan juara harapan, yang kali ini tidak disediakan tropi oleh panitia.

Kemudian, pada lomba pidato bahasa arab, MTs. ZAHA mengirimkan dua wakil, yakni Himmatul Coiroh Ali dan Layly Mamlu’uatul. Himmatul Coiroh sebenarnya membuka asa MTs. Zaha ketika masuk ke babak semi final. Namun, perjuangannya harus terhenti dan hanya menempati juara harapan, yang juga tidak disediakan tropi.

Untuk lomba kaligrafi yang diwakili oleh Dila, masih belum beruntung. Hal ini tidak lepas dari teknis yang diubah oleh panitia, yang semula biasanya tempat menggambar dituangkan pada kertas manila penuh, ketika perlombaan menggunakan setengah kertas manila. “ya mungkin juga belum rezeki kita”, ujar ustadz hazbullah, Pembina lomba MTs. Zaha.

Pada hari ke dua, Adinda Febriani Saputri dan Saifiatil Kamila berjuang di lomba olimpiade matematika. Sayangnya, mereka masih harus lebih giat lagi belajar. Mereka berdua gagal menyabet juara. Mereka masih kalah bersaing dengan SMP negeri. Meski begitu, mereka berdua berhasil memposisikan namanya teratas untuk lembaga MTs.

Ustad Hazbullah Rohman juga mengatakan, ini menjadi pelajaran bagi kami agar lebih mempersiapkan diri lagi. “kebetulan kami tidak ikut TM, dan sedikit banyak kurang tahu teknis dari masing-masing lomba. Ini jadi pelajaran tersendiri bagi kami. Insya Allah kita akan selalu benahi” tegasnya.  (Gus/Fin)