Meriahkan HUT RI Ke-72, Kepala Madrasah Ikuti Lomba Tarik Tambang

Kepala Madrasah KH. Moh. Hasan Naufal (Bersepatu) saat Mengikuti Lomba Tarik Tambang HUT RI ke 72

Genggong- Banyak cara yang dilakukan untuk memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia, salah satunya dengan mengadakan lomba-lomba. Seperti yang dilakukan Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan (MTs. Zaha) Genggong.  Usai melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih pada hari Kamis (17/8/2017), MTs. Zaha mengadakan berbagai lomba, yakni lomba tarik tambang, lomba bakiak, dan lomba balap karung.

Lomba yang digelar di halaman madrasah setempat ini tak hanya diikuti oleh santri dari masing-masing kelas, tapi juga diikuti oleh para asatidz. Untuk kategori asatidz ini dibagi menjadi 4 kategori, yakni guru perwakilan dari pimpinan, perwakilan dari karyawan dan TU, perwakilan dari guru agama, dan perwakilan dari guru umum. Lomba pun semakin meriah, sebab kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal turun langsung ke lokasi perlombaan. Beliau bukan untuk menonton, tapi sebagai peserta dengan kategori pimpinan.

Dalam perlombaan ini, lawan tak ditentukan menurut kategori, tapi sesuai hasil pengundian. Sehingga seringkali dalam perlombaan ini guru melawan santri. Tak seperti biasa, santri yang biasanya selalu nurut kepada guru tapi tidak untuk kali ini. Para santri dari perwakilan kelas tak mau kalah, mereka tampak semangat untuk menang meski yang menjadi lawan main adalah gurunya. “Ya inilah perlombaan. Kita adakan lomba ini sebagai hiburan untuk para santri. Konsep sederhana tapi meriah”, ujar ustadz Agus Setiawan, koordinator lomba.

Lomba tarik tambang merupakan lomba yang pertama. Dalam lomba ini masing-masing regu berjumlah 5 orang. Perlombaan semakin seru saat laga regu guru melawan regu santri, disusul regu pimpinan melawan santri. Di regu pimpinan inilah kepala madrasah turun tangan melawan beberapa regu yang lain. Usai babak semi final regu pimpinan berhak masuk babak final setelah mengalahkan regu karyawan.  Hingga akhirnya di babak final ini regu pimpinan harus menerima kekalahan setelah berhadapan dengan kelas 9A                .

Usai tarik tambang, lanjut dilaksanakan Lomba bakiak. Dalam lomba ini tak ada perwakilan guru yang juara. Semua juara diraih oleh perwakilan santri dari masing-masing keleas. Yakni juara 2 dari kelas 9D dan juara 1 diraih oleh kelas9B. Dilanjut dengan lomba balap karung yang dimenangkan oleh perwakilan pimpinan yang diwakili oleh ustadz Adit dan disusul oleh kelas 9A sebagai juara kedua.

Kepala madrasah, KH. Moh. Hasan Naufal mengatakan bahwa lomba ini bertujuan untuk menjaga kekompakan dari seluruh lapisan madrasah. Beliau juga berharap dengan adanya kegiatan ini rasa kekeluargaan semakin terasa. “ Sebab kita memang menilai bahwa kita ini satu keluarga, yakni keluarga MTs. Zaha. Interaksi dengan para santri bukan hanya seperti interaksi guru dan murid, tapi juga kita harus bisa membangun hubungan seperti orang tua dan anak supaya tidak hanya ilmu yang disalurkan, tapi juga akhlak dapat kita tanamkan dengan kokoh, sehingga kita harus jaga itu. Salah satunya dengan kegiatan ini. Lomba ini yang pertama kali dilakukan, insya Allah tahun depan akan diadakan kembali dengan yang lebih meriah dari ini”, tuturnya. (pin)